
"ahh yasudah, kupikir sekalian aku mau ke agenci gitu, siapa tau ketemu" kata manager nya lagi
"tidak hyung, tidak ada"
"oh yaudah, okeh deh"
Heechul langsung heboh memanggil manggil member lainnya padahal semua member tengah tidak ada di dorm karna pekerjaan masing masing
maklum, member super junior tengah fokus solo karier mereka meskipun mereka masih bersama menjadi sebuah grup
ada yang yang nge-mc, ada yang shooting drama, shooting mv single, shooting iklan, dan banyak pekerjaan solo karier masing masing dan sebenarnya termasuk Heechul sebagai mc sebuah acara
"halo, chagiya?" sapa Heechul
"yaa, kok lama chagiya angkatnya?" tanya Yuhan
"iya lagi nyari member lainnya tadi, tapi ternyata pergi"
"loh ada apa di cari?"
"gak ada, mau pamer telfon darimu"
"chagiyaa.. kupikir kenapa, eh iya, aku baru balik, ketemuan yuk" ajak Yuhan
"waah iya ayo, kapan chagiya?"
"besok ya"
"okeh besok, lusa aku ada kerjaan soalnya"
"oh ya? aku ikut antar kamu boleh?"
"waah serius? boleh lah"
mereka janjian ketemuan..
Heechul mengirim pesan chat di grup untuk jadwal besok malam ketemuan dengan Yuhan
hari esoknya, Yuhan juga sudah janjian sama Heechul untuk pergi jalan, dari pagi nya, kebetulan Heechul tidak ada kerjaan, Yuhan juga lagi dapat liburnya dua hari
dan bebas karna Namjoon hari ini masih di dorm, besok jadwal balik kerumah ayah ibunya dulu, jadi Yuhan bebas dua hari bersama Heechul
setelah Heechul sampai apartemen Yuhan, ia lupa tidak memiliki kartu akses masuk
saat menyapa satpam, satpam menahannya dan meminta kartu akses masuk khusus atau dipanggil saja temannya yang bersangkutan
Heechul lupa jika memang seketat itu sistem aturan kerja untuk staff di apartemen itu, bahkan dua kali ia datang tetap tidak ada izin masuk jika tidak ada kartu akses masuknya tadi kecuali yang bersangkutan keluar
jadilah Heechul menelfon Yuhan..
"halo, iya" sapa Yuhan
"dimana? aku didepan, tapi satpamnya melarangku masuk dan menyuruhmu turun chagiya" kata Heechul didepan satpam jaga itu
"iya tunggu, aku turun sekalian lanjut pergi deh"
Yuhan lupa memberikan kartu akses masuk untuk Heechul bisa masuk, setelah Yuhan turun dan satpam itu kaget melihat yang datang Yuhan
kok kaget? kenapa?
ya lah jelas kaget, Heechul menelfon seseorang yang diakui nya ada yang kenal dengan satu pemilik unit di apartemen itu
masalahnya, pria itu memanggil sebutan chagiya yang artinya sayang dalam bahasa korea, tapi yang diketahui satpam itu bukanlah pria ini pacar Yuhan
Yuhan datang dan pergi bersama Heechul, Heechul menggerutu karna ia dilarang masuk tadi, Yuhan hanya tertawa kecil karna Heechul menceritakan kekesalannya tapi dengan kelucuan
"aku juga lupa, ini kartu aksesnya, buatmu pegang, biar enak keluar masuknya ke apartemen" kata Yuhan
"oh iya ini tadi yang dia minta, oh jadi gini kartu akses masuk sana"
"iya, semacam kartu identitas kependudukan lah"
"iya mirip"
setelah sampai di mall, mereka memarkirkan dulu mobilnya diparkiran mall
"kita pergi jalan keluar dulu ya chagiya, makan dulu" kata Heechul
"okeh, tapi jangan yang daging ya"
"siap"
baru setelah mereka makan, mereka pergi dan jalan lagi ke mall tadi karna mobilnya sudah aman terparkir disana
setelah sampai di mall, mereka masuk, jalan, menonton, yaa seperti biasa lah, berbelanja juga dan menikmati first day mereka untuk qtime
"waah tadi ada, toko baju ya chagiya" kata Yuhan
"foto suju? ada lagi, dimana?"
"itu toko baju juga, tapi beda gaya sih"
"oh iya, ssst biarin chagiya, aku tertutup rapat kok ini haha"
"haha iya"
jalan mengitari seluruh mall, dua kali sudah mendapatkan lapak dengan gambar terpajang milik super junior dengan lengkap member nya
karna memang super junior masih salah satu BA atau brand ambasador dari salah satu merk pakaian olah raga
lanjut jalan ke lantai atanya lagi, baru sampai di lantai tujuh dari mall itu, Heechul langsung melihat ada toko eskrim
"kamu suka es krim?" tanya Heechul
"mau, mana?"
"itu, buah buahan, asik tuh pasti rasanya"
"waah iya, mau aku"
mereka mengantri, membeli, membayarnya dan duduk di pinggiran koridor lantai mall itu, tidak duduk di kursi disediakan lapak es nya karna penuh
saat tengah duduk, ternyata ada yang mengenali Yuhan
ya dikenalin lah, karna Yuhan tidak memakai baju tertutup malah cukup seksi, hanya Heechul tertutup menghindari kerumunan nantinya
saat mereka semakin mendekati Yuhan dengan seorang pria, dan semakin dikenali Yuhannya
seorang laki laki dan perempuan cukup tua dan mereka yakin itu Yuhan tapi bukan dengan Namjoon, bukan dengan tunangannya tapi dengan pria lain karna keduanya hafal betul postur tubuh Namjoon sedikit lebih tinggi dan besar dibandingkan pria bersama Yuhan sekarang
lalu siapa dua orang mengenali Yuhan tersebut?
mereka adalah Munha dan Hajun, ayah ibu kandung Yuhan sendiri
"ini beneran Yuhan kan yang kita lihat?" tanya Munha
"iya lah, apa kamu lupa? aku mengingat betul, itu Yuhan" jawab Hajun
"pria itu?" tanya Munha
mereka berdua mengikuti perginya Yuhan bersama pria asing itu sepanjang Yuhan jalan di mall itu
tapi sepertinya Hajun mengenali siapa pria bersama Yuhan tapi ia tidak bisa memastikan siapa pria itu
"aku juga tidak tau siapa pria itu, tapi dia kurasa bukan Namjoon" kata Hajun
"iya, kamu kenapa bilang gitu? bukannya Yuhan dan Namjoon bertunangan, ya harusnya dengan Namjoon dia pergi, kalau temannya tidak akan sejauh itu dekatnya" kata Munha
"aku yakin itu bukan Namjoon, aku sangat menghapal bagaimana Namjoon meskipun dia tertutup rapat"
"aku juga merasa begitu sih, aku merasa dia bukan Namjoon, karna posturnya juga sangat beda dari Namjoon"
"apa mungkin itu teman Yuhan?"
ya jelas Hajun mengenali, karna Heechul dengan Hajun masih ada hubungan darah, anak anak Hajun dengan Sungwan adalah sepupu Heechul, harusnya ia tau tapi tidak bisa mengarahkan kesana pikiran nya
Hajun hanya fokus dengan kebersamaan Yuhan dengan pria itu sepertinya bukan teman biasa, tapi Munha apalagi Hajun yakin betul pria itu bukan Namjoon
mereka terus mengikuti Yuhan bersama pria itu, tapi Yuhan belum juga sadar ada yang mengikutinya bersama Heechul
"kemana lagi?" tanya Heechul
"emm, kemana ya, kamu kok tanya, kan terserah kamu chagiya" kata Yuhan
"iya, kemana yaa, aku bingung, ini masih siang"
"hampir sore ini"
"iya hampir sore, apa udah mau balik aja? aku anter kalau mau balik gakpapa"