
"iya terimakasih Yuhan, semoga kamu jadi menikah sama Hee ya, dia anak nya baik banget kok, pendiam diantara suju"
"hehe iya pak"
"meskipun agak rame anaknya, tapi baik kok" kata Chunsuk
"siap pak"
saat Chunsuk keluar dari ruangan itu akan pergi, Yuhan menitip kan sebentar baby Ryung disana pada staff yang masih free kerjaan, Yuhan ikut keluar dan berlari mengejarnya, Yuhan memanggilnya
"pak.." panggil Yuhan
"eh, kenapa lagi?"
"emm saya mau bicara pak soal pekerjaan, ada tidak ya lowongan untuk saya?" tanya Yuhan
"oh serius? kamu mau? ada saya bagian editing videos photos"
"mau banget pak, kapan bisa saya bertemu anda untuk membahas ini?"
"kapan saja kamu mau, lebih cepat lebih baik"
"tapi serius kan pak, ini?"
"kamu mengenal saya kan, kalau saya bilang ada masak bercanda?"
"oh iya sih pak"
mereka mengatur waktunya kapan bertemu dan menempatkan pada awal bulan depan
Yuhan meminta lowongan pekerjaan karna ia butuh pekerjaan sejak berhenti dari bangtan
Yuhan pun balik keruangan tadi lagi dan beberapa staff menanyakan tentang rumor dulunya Yuhan memang mantan pacar Chunsuk, dan Yuhan membenarkan
jadi sebagian staff super junior ada yang tau dan ada yang belum tau soal itu, jadilah Yuhan membenarkan dan menjelaskan hubungannya dengan Chunsuk disana
setelah acara selesai, super junior juga sudah balik dan akan pergi masing masing, Yuhan dan Heechul bersiap akan pergi
"sini chagi, aku yang gendong dia pakai ini" kata Heechul
"kamu kan baru perform, aku bawa bayi dengan stroller nya saja biar, jangan kamu"
Yuhan pulang bersama Heechul dan tak lama mereka berjalan melewati bangtan, Heechul menyapa member bangtan disana terutama Yoongi tapi hanya sekedar menyapa dan lanjut pergi
Yuhan nya hanya diam tanpa menyapa bahkan tanpa menoleh kearah bangtan, menyibukkan diri dengan baby Ryung
karna Heechul dan Yuhan melewati mereka bukan berpapasan, jadi bangtan melihat ke arah Yuhan dan Heechul dimana terlihat Yuhan tengah membawa bayi itu dengan stroller bayinya dan Heechul berjalan disamping Yuhan sembari merangkul leher Yuhan
itu Namjoon, lalu bagaimana dengan Momo?
sedikit cerita tentang Momo, ia malah berbeda dengan Namjoon, mungkin ia memang sakit hati karna Heechul dengan cepat bersama gadis lain, tapi ia masih berpositif thinking jika Heechul masih akan kembali kepadanya
setelah dalam mobil, gantian baby Ryung duduk dipangkuan Heechul karna Yuhan menyetir
"enak juga ya punya pacar jago setir" kata Heechul
"kenapa?" tanya Yuhan
"ya bisa aja di andalkan pas situasi aku lagi capek dan tidak mungkin menyetir"
"memangnya sebelumnya gak bisa menyetir?"
"kurasa sih bisa, tapi selama denganku, aku terus menyetir, eh iya chagi, balik rumahku saja"
"oh ini kerumahmu gak ke apartemen saja?"
"tidak, kerumah saja"
"okeh, terus nanti bagaimana Naryu menjemput baby Ryung?"
"kerumahku saja, sudah kukabari kok"
"oh yasudah"
mereka menuju balik kerumah Heechul, setelah sampai, Yuhan meminta Heechul pergi masuk duluan saja biar bersih bersih langsung istirahat, biar baby Ryung diurus Yuhan
saat Yuhan masuk..
"eh baby Ryung?" sapa kakak Heechul
"hai bibi ku" sapa Yuhan mengajari baby Ryung
"ahh tua nya aku"
"sama lah, aku kan juga bibi dia, eoni"
"haha iya ya"
"oh ya, kok sepi eoni, kemana bibi?"
"amma di toko nya, nanti balik sama appa sore, sekalian kan nunggu appa pulang?"
"oh ditoko siapa?"
"ya toko amma, amma ada toko anggur, memangnya Heechul gak bilang?"
"tidak"
"Hee, kamu gak bilang amma punya toko anggur?" tanya kakaknya
"iya lupa, emang ada chagi, di dekat sini sih, biasanya balik makan siang, atau capek balik saja, tapi kalau tidak nunggu appa menjemput pulang dia kerja" jelas Heechul
"waaah, pengen kesana, apa hanya anggur dijual bibi?"
"iya kalau lagi ada promo buah lain murah, amma ambil dan menjualnya harga normal, kalau tidak ada promo ya tidak, hanya jual anggur" jelas kakaknya
"yasudah, nanti lain waktu, pas aku ada waktu, kamu aku ajak kesana"
"mau mau, sekarang saja, kan eoni lagi gak sibuk?"
"oh yaudah ayo, gakpapa, sekalian ajak jalan baby Ryung"
"kagak ada, kenapa malah jadi pergi sih eoni, gak ada"
Heechul melarang Yuhan pergi hari itu, Yuhan bersama nya dan tidak boleh pergi tanpa nya kecuali ia sibuk
"kan Yuhan yang minta loh" kata kakaknya
"iya bentar saja, pengen lihat, jadi pas kapan kapan mau main enak" kata Yuhan
"gak ada, nanti saja pergi sama aku, kamu sekarang waktunya buat aku saja"
"astaga iya iya"
"dasar bayi tua" jawab kakaknya
"apa nuna?" tanya Heechul
"ssst, sudah ih kamu ini" ucap Yuhan
dua jam kemudian, Naryu dan Boseo menjemput baby Ryung dirumah Heechul dan itu pertama kali nya Boseo datangi rumah pacar kakaknya
sebelumnya ia tidak pernah tau dimana alamat pacar kakaknya, tinggalnya dimana, sama siapa dirumah, tapi dengan Heechul jadi tau, maklum kan pacar Boseo adalah adik sepupu Heechul
setelah mereka membawa pergi baby Ryung, pas sekali ayah ibu Heechul datang, menyapa Naryu juga
"ehh ada Yuhan juga, ketemu sama sepupu nya Heechul?" tanya ibunya
"iya, kenal lah ma" jawab Heechul
"lah udah kenal? kapan kenalan? barusaja?"
"pacar Naryu tadi itu, Boseo itu adik Yuhan" kata Heechul
"oh ya?"
"iya bi, adik angkat, anak dari orang tua angkat saya" ucap Yuhan
Yuhan menjelaskan jika Boseo adalah adiknya, dan orang tua Heechul baru tau sekarang
malamnya, Yuhan ditahan untuk makan malam disana, Yuhan menurutinya, ia selalu tidak bisa menolak permintaan ibu Heechul
tapi tengah makan, kakak Heechul sengaja mengatakan jika Yuhan tadi ingin sekali datang ke toko buah milik amma tapi dilarang sama Heechul
"bukan dilarang nuna, tapi Yuhan kan waktunya buat aku" kata Heechul
"waah ya besok gimana?"
"boleh bi, besok Yuhan kesini lagi kok" kata Yuhan
"lah, pagi saja, menginap disini saja, jadi enak besok kamu berangkat dari sini saja kalau mau ada acara"
jadi ada senjata meminta Yuhan menginap lagi, dan Yuhan menurutinya saja, Heechul jadi malu melihat tingkah keluarganya sering menahan Yuhan pulang dan menginap disini
saat masuk kamar Heechul, Heechul mendekati Yuhan dan meminta maaf atas kelakuan keluarganya
"kenapa? ada yang mau dibicarakan kah?" tanya Yuhan
"aku minta maaf ya kepadamu, karna kelakuan amma dan nuna sering membuatmu ditahan"
"ahh gakpapa kok, kamu ini seperti sama siapa saja, aku sudah paham"