
"sudah, kasus ini, laporkan saja" kata Yoongi
"aku mulai tidak nyaman memang, kalau hanya dikeluarkan, itu tidak akan membuat dia jerah" kata Jungkook
semua menyuarakan untuk tuntutan kepada Yuhan, dan ceo juga staff utama kecuali Kwan menyetujui untuk pelaporan Yuhan pada polisi dan tuntutan terkait banyak hal yang dirugikan oleh mereka
lalu bagaimana dengan Namjoon?
kemana dia selama rame pembahasan masalah hari ini tentang Yuhan?
Namjoon ada ditengah tengah keributan, tapi ia tidak tau bagaimana cara untuk membela karna semua bukti sangat kuat terkait Yuhan pelaku sasaeng yang selama ini masih jadi incaran
"Namjoon! masih berat dengan keputusan mu? katakan!" tanya ceo
"apa kamu mau terus kita pada kehancuran?" tanya Yoongi
"sekarang pilih, kamu pertahankan Yuhan dan biarkan kami bubar, atau kamu pertahankan kami tapi lepaskan Yuhan" kata ceo
mendengar ucapan itu, Namjoon kaget, ia tidak bisa memilih opsi pertama mengingat bagaimana ia sudah setengah mati memperjuangkan untuk bangtan, tapi harus berhenti ditengah karier mereka yang naik
"kamu tetap kan sekarang, atau saya yang akan menetapkan sekarang soal pembubaran?" tanya ceo
"saya memilih bangtan" kata Namjoon
Namjoon terlalu besar pedulinya kepada bangtan, impiannya bersama bangtan terlalu besar juga mengalahkan seluruh kehidupan intinya
jangan kan kekasih, keluarga saja sampai dia rela tinggalkan jauh demi mengejar kariernya
tak hanya itu, beberapa kali opsi pilihan yang sama pernah didapatkan Namjoon
terkait opsi pilihan selalu Namjoon memilih bangtan dengan yang lain
mengingat beberapa tahun lalu, dimana prank terjadi ketika Namjoon disuruh memilih solo karier atau bangtan tapi Namjoon milih bangtan padahal jika memilih solo karier, mungkin Namjoon akan jauh lebih terkenal dari sekarang
terkait pilihan ini juga, pernah ia diminta memilih diantara pilihan terberat, untuk tinggalkan keluarga dan berjuang bersama bangtan atau tidak tapi pilihannya masih bangtan
dan itu semua tidak hanya Namjoon yang mengalami tapi semua member yang harus rela menentang keinginan orang tuanya untuk masa depan anak mereka berdasarkan yang mereka mau
akhirnya keputusan yang Namjoon ambil di opsi kali ini dimana ini ketiga kalinya pilihan harus diambil Namjoon dan Namjoon masih memilih bangtan
dan malah itu berakhir dengan keputusan Namjoon tersebut
"sekarang angkat tangan yang mau membela Yuhan?" tanya ceo
semua diam, tanda tidak berani mengangkat tangan dan mengeluarkan pembelaan termasuk Aekyo, Kwan dan Jijun apalagi Namjoon
sementara malam nya, Yuhan sempat meninggalkan Heechul karna ia kepikiran di dorm
Yuhan keluar dari kamar rawat Heechul lalu ia melihat hapenya tapi mati, jadi kepikiran bagaimana di dorm
Yuhan jadi masuk lagi dan men-charger hapenya, baru saat bisa menyala, Yuhan kaget melihat banyak telfon masuk dari Aekyo dan sebuah pesan chat dari Aekyo
"disini sudah datang bangtan,
tapi ada staff utama termasuk ceo
dan ada Hyo, kamu kenapa susah dihubungi?"
isi pesan tersebut
melihat itu jelas Yuhan langsung memasukkan lagi hapenya, Yuhan berharap masih ada cela untuk ia menyangkal semua pernyataan Hyohoon dan membuat beberapa orang disana percaya padanya dibanding Hyohoon
Yuhan berpamitan kepada ayah, ibu dan kakak Heechul tapi tidak sempat pamit kepada Heechul karna Heechul sudah tidur malam itu
Yuhan pun pergi dari rumah sakit, langsung menuju ke dorm, dan sesampainya, sudah ada bangtan full member disana
Yuhan terlambat datang!
"Yuhan.." ucap Aekyo
seketika itu semua mengarah kepada Yuhan, lalu Yoongi melemparkan bukti semua nya terkait Yuhan
"ini bisa saya jelaskan" kata Yuhan
"kami membantumu menerima kamu sebagai staff untuk membantu kami bukan memberikan jalan kepadamu" kata Yoongi
"maaf Yuhan nuna, kami sudah tau semuanya disini, kamu keterlaluan" kata Jungkook
"kami sunggu kecewa kepadamu" kata Jimin
"kami sudah tau semua siapa kamu, dan sampai hati kamu melakukannya kepada kami padahal kami sudah percaya" kata Hoseok
"sekarang semua keputusan sudah kami buat, kami melanjutkan ini ke kepolisian" kata Yoongi
Yuhan langsung menoleh Namjoon disana berharap ada pembelaan tapi tidak, Namjoon hanya menunduk dan diam bahkan dengan tragisnya Namjoon langsung memutuskan Yuhan didepan member disana
"kamu memutuskanku?" tanya Yuhan pada Namjoon
"maaf" kata Namjoon
"ohh okeh baik..." jawab Yuhan
Yuhan langsung paham jawaban kata "maaf" itu artinya Namjoon memilih memutuskan Yuhan daripada membelanya disana
Yuhan pun berjalan akan keluar dorm dan ia sempat menoleh kearah Namjoon berharap masih di cegah kepergiannya tapi nihil
ini adalah titik kehancuran Yuhan karna Yuhan yang tidak tau bahwa dirinya sudah terproses untuk penuntutan terkait bangtan
ia berpikir besok nya saja untuk menemui Namjoon lagi meskipun ia tau jika semua sudah terlambat
Yuhan kembali ke rumah sakit, lalu duduk disana dan diam
"Yuhan, datang sudah?" sapa kakaknya
"iya eoni" jawab Yuhan
"kenapa diam? ada masalah?"
"tidak ada"
"tadi Heechul sempat bangun, nyariin kamu, kami bilang kamu ke rumah teman, biar dia gak kuatir"
"ahh makasih ya kak, sudah bantuin kasih alasan, oh ya kak, makasih ya kak sudah jagain Heechul oppa"
"ya aku yang berterimakasih harusnya, kamu kan yang orang asing buat Heechul dan saya kakaknya"
"iyaa"
Yuhan berusaha menutupi apa yang baru saja terjadi, dan membantu kaluarga Heechul mengurus Heechul semalaman dan sampai esok paginya balik kerumah nya lagi
semalaman Yuhan tidak tidur, menjaga Heechul tapi juga memikirkan kejadian di dorm bangtan kemarin, siangnya Yuhan pun pulang karna akan beristirahat dan keluarga Heechul mengizinkannya saja karna kan Yuhan sudah membantu mereka seharian kemarin
Yuhan pergi tidak balik untuk istirahat, tapi mencari Namjoon, sayangnya Namjoon seharian ditunggu tidak ada datang ke apartemennya, ditunggu di lobi apartemen Namjoon juga tidak terlihat keberadaan Namjoon disana
tapi Yuhan ragu menghubungi Namjoon
sekalinya menghubungi Namjoon, nomor nya tidak aktif, sampai seharian mencoba menelfoni Namjoon sekitar ada 50 lebih panggilan dari Yuhan tapi nomor hape Namjoon masih tidak aktif
akhirnya Yuhan memutuskan jika masalahnya dengan Namjoon telah berakhir
seharian sudah waktu bebas Yuhan telah berakhir, Yuhan memutuskan balik ke rumah nya dan beristirahat disana dan tidak bisa diganggu
"Yuhan.. kau datang?" sapa Misilia
"iyaa" jawab Yuhan tanpa membuka pintu kamarnya
"oh yaudah, istirahatlah"
tak lama lagi Jazlyn menyapa Yuhan mengatakan jika sudah membuatnya makanan kesukaannya yaitu salad sayur dan susu soya
"Yuhan.. aku buatkan buat kamu makan pagi" kata Jazlyn
"iyaa" jawab Yuhan
"ayo keluar, kamu belum makan dari pagi ini sudah masuk siang"
"iya iya nanti, aku lagi malas"
tak lama juga gantian Nania membujuk agar Yuhan makan siang