
"bukan, tapi bagus, tidak usah lagi hubungi dia karna aku sudah tidak apa apa sama dia, soal kenapanya, nanti kuceritakan lain waktu saja" jawab Yuhan
"nunaaa.. aku boleh memelukmu?" tanya Boseo dengan takut, takut ditolak
"tentu" jawab Yuhan membentangkan tangannya
mereka kembali membaik juga seperti hubungan Yuhan dengan keempat orang tuanya
Yuhan menjelaskan juga kepada Boseo jika semua telah membaik, meskipun ada hubungan yang hancur
Heechul melihat itu baru yakin jika memang Yuhan dan Boseo adik kakak meskipun bukan kandung
membahas keluarga, Boseo lega semua normal, Yuhan balik membaik, barulah Yuhan menanyakan soal perut Naryu yang kata Namjoon hamil
"eh, tapi aku mau bahas juga ini dari tadi" kata Yuhan
"apa nuna?"
"kata Namjoon... itu.. Naryu.. hamil?" tanya Yuhan
"ahh iya eoni, aku hamil" kata Naryu
"terus? mana perutnya gak ada"
"sudah keluar lah eoni"
"waah serius?"
"iyaa, ada di ruangan sini, sini aku tunjukkan"
Naryu meletakkan bayi mereka di ruangan khusus dibuat dalam ruangan kerja itu
melihat bayi tidur disana, Yuhan tidak terasa meneteskan air mata dan menyentuhnya
"apa aku boleh menggendongnya?" tanya Yuhan
"boleh lah" jawab Boseo
"tentu lah eoni, boleh"
Yuhan menggendongnya sambil bicara sendiri
"ini laki laki apa perempuan?" tanya Heechul
"laki laki dong" jawab Boseo
"oh iya, siapa namanya?" tanya Heechul lagi
"Ryung Bo Jo Seo" jawab Naryu
"wih, panjang kali" kata Heechul
"ya kan ikut nama bapaknya lah, nama bibi nya (Yuhan) juga"
"wooh, iya kah? siapa memangnya?" tanya Heechul
"ya itu tadi, Ryungbo Joseo"
"itu nama bayinya, nama bapaknya, namamu, sama nama Yuhan"
"Yang Bo Seo Juan, itu nama aku, Boseo panggilnya, kalau nuna ya nama panjangnya Yang Yu Han Juan"
"wooh, serius? waah baru tau aku"
Heechul memang baru tau soal nama Yuhan ternyata sepanjang itu, sebenarnya tidak begitu panjang ya tapi untuk suku nama di negara korea, terdapat empat suku kata termasuk panjang
karna biasanya dikorea namanya hanya dua atau tiga suku kata, itu saja ada sematan nama keluarga
Yuhan dan Boseo sama saja sebenarnya, diambil dari sematan nama orang tua, jadi sama dengan bayi Boseo dan Naryu itu yang diambil tak jauh dari nama ayah dan ibunya
"aarggh aku sudah lama tidak mendengar banyak kabar kalian, maafkan aku ya" kata Yuhan
"tidak masalah lah nuna, aku paham posisi kamu" kata Boseo
"oh iya, sudah satu jam lagi Heechul oppa mau pergi acara mc malam nya, aku pamit ya"
"iya, kapan kapan main lagi" kata Heechul
"oh gitu, yasudah, gakpapa, nuna makasih ya"
"ya Bo.."
"oh ya minta alamatnya eoni" kata Naryu
"nah iya, penting itu, aku tau kamu pindah tapi gak bilang aku" kata Boseo
mendengar itu Yuhan kaget, karna kan ia tidak mungkin memberikan alamat rumahnya, jadi ia memberikan alamat apartemennya saja pada Boseo
"oh kamu tinggal di apartemen ini?" tanya Boseo
"iya"
"tidak kok"
setelah selesai membahas banyak hal, Yuhan harus pamit karna Heechul akan pergi bekerja
dan untuk seminggu kedepan, Yuhan tidak bisa bertemu dengan Heechul karna pekerjaan Heechul tapi Yuhan sering datang kerumah Heechul untuk sekedar bertemu dengan ayah ibu Heechul, mengobrol dengan kakaknya juga, yaa sekedar berhubungan baik lah
saat hari kedua tidak ada kegiatan diluar, Heechul tidak menghubunginya juga, baru akan keluar dari kamarnya, ia melihat Unji duduk didepan teras dengan kresek bungkusan baju
"dari laundry ya Unji?" tanya Yuhan
"bukan, ini dari pak Juan"
"oh, apa itu?"
"titip baju katanya yang sempat dipinjami"
"ahh, dimana pap? pergi?"
"iya tadi kesini, melihat kamu tidur jadi balik cuma bilang titip ini ke saya"
Yuhan membawa masuk bungkusan baju itu kekamarnya tapi saat ia mau menata baju itu, ia baru ingat mau mengembalikan beberapa barang milik Namjoon yang masih ada pada Yuhan termasuk mobil, cincin, dan baju baju dan lainnya
Yuhan mulai menyisiri lemari nya dan mengumpulkan semua baju yang dirasa milik Namjoon
selesai semua, Yuhan keluar dan menemui Unji
"Unji, itu dikamar ku bawa dua kantong kresek bekas laundry, itu baju baju Namjoon mau ku kembalikan" kata Yuhan
"siap nona"
"sama cincin di kamu kan ku titipkan?"
"iya masih dikamarku nona"
"siapkan juga, semua bawa masuk mobil merah terus panaskan mobil itu, bentar lagi kita pergi ke apartemen ku"
"oh okeh baik, kok ke apartemen nona? bukan ke apartemen Namjoon?"
"ambil baju Namjoon yang masih sisa di apartemen saya"
"oh baiklah"
Yuhan pun bersiap siap untuk pergi bersama Unji ke apartemennya
"loh ini sudah saya panaskan mobil merah nya nona" kata Unji
"iya kamu bawa mobil merah itu, saya bawa mobil hitam ini saja"
Unji menuriti saja permintaan Yuhan dan mereka pun sampai di apartemen itu lalu membereskan semua baju dan barang milik Namjoon
"kenapa harus semua dibalikkan nona?" tanya Unji
"saya dari dulu anti menyimpan barang mantan, buat apa, oh sama satu lagi, itu di kamar walk in closed ada kardus besar, bawakan juga ya"
"oh itu, dipojok?"
"iya bawa juga"
setelah semua dibawa ke depan mobil, kardus besar nya biar di mobil hitam, sedangkan barang barang Namjoon sisanya di apartemen masuk ke mobil merah saja
mereka pergi ke apartemen Namjoon, Yuhan parkirkan mobilnya, lalu meminta Unji masuk mobil hitam miliknya, dan merapikan mobil merah untuk dikembalikan
setelah selesai, Yuhan menuju ke admin depan lobi..
"selamat siang kak, ada yang mau dibantu?" tanya staff
"iya, ini saya bisa titip untuk pemilik unit atas nama Namjoon?"
"oh bisa, hanya kotak ini saja?"
"iya, saya tinggal ya"
"siap kak, terimakasih"
baru akan keluar, tiba tiba Moonjang menyapa Yuhan
"hai nuna" sapa Moonjang dengan ramah
tapi Yuhan malah hanya menoleh kearah Moonjang, tanpa menjawab apapun sapaan Moonjang bahkan tanpa tersenyum sedikit pun dan lanjut pergi lagi seperti tidak saling kenal dengan Moonjang
Moonjang bingung tapi ia diam saja karna dipikirnya mungkin sangat sibuk
Yuhan pergi meninggalkan apartemen Namjoon dengan hanya menitipkan bungkusan berisi kotak kecil yang isi dalam kotanya adalah kunci mobil
Yuhan hanya perlu menitipkan kunci mobil itu karna barang barangnya sudah ada di dalam mobil tersebut
baru 20menit Yuhan pergi, Namjoon datang, ini adalah hari pertamanya datang ke apartemennya setelah beberapa bulan ia tidak datangi dan tidak tau bagaimana keadaan dalam apartemennya karna pasti Yuhan tidak akan datang ke apartemennya