
"apa maksudnya kamu bicarakan ini semua?" tanya Namjoon
"ohh tenang Namjoon, aku tidak akan mengambil hak asuh anak yang sudah kuberikan kepadamu kok, aku hanya datang mau mengatakan maaf dan terimakasih tadi saja" jelas Yuhan
"Yuhan eoni.. dia memang bukan anakku, tapi aku sudah anggap dia sebagai anak kandungku, anak Namjoon adalah anakku juga" kata Minsi
"iya Minsi eoni.. aku paham, maafkan aku merepotkan kamu selama keberadaan Minjoon dan terimakasih juga"
Yuhan menjelaskan betul betul ia datang atas niatan baiknya tanpa mau merusak atau mengganggu apapun terkait hubungan Minjoon dengan Namjoon atau bahkan Minsi
setelah dari sana, mereka mulai membaik, hubungan Yuhan dengan Namjoon dan Minsi membaik, mereka sering berkomunikasi, bertemu, mengobrol
Minjoon juga sering datang menemani Yuhan ketika Yuhan butuh teman untuk jalan karna sejak Yuhan menikah, ia mengurangi pergi bersama Unji, bahkan Unji tidak lagi tinggal bersama Yuhan meskipun masih menjaga rumah Yuhan dan sering datang kepada Yuhan, ada Taemin sebagai suami sayangnya sibuk, jarang ada waktu kosong yang lama
Yuhan menggantikan sosok Unji yang menemaninya kemana mana kepada Taemin sebagai suaminya meskipun tidak bisa seperti Unji yang setiap hari ada, karna Taemin juga seorang pengusaha sejak ia selesai kontrak dengan SHINee beberapa tahun lalu
beberapa hari berikutnya..
Yuhan merasa badannya tidak enak, ia seperti tidak suka bau yang terlalu menyengat seperti ia pakai biasanya, ia merasa dirinya berbeda akhir akhir ini
tapi padahal kehilangan mood makan dan mengurangi makan, malah badan Yuhan terkesan membengkak dan Yuhan terlihat cubby
beberapa temannya dan staffnya mengatakan Yuhan memang menambah berat badan terlihat posturnya membengkak tapi Yuhan mengelak
tapi ketika Yuhan bertemu Minsi dan Namjoon untuk qtime mereka bersama Taemin juga untuk double date
Minsi menyeletuk..
"Yuhan eoni, kamu berisi ya sekarang, lagi enak makan pasti kan? jadi senang melihat kamu tambah cubby" kata Minsi
"ahh tidak kok, biasa saja aku, memangnya kenapa senang?"
"ya ada temannya jadi haha, aku kan cubby juga" kata Minsi
"eh iya ya" jawab Yuhan
Namjoon pun merasa Yuhan memang semakin berisi, ia tau Yuhan bukan tipe yang suka dengan badan berisi
Yuhan identik dengan badan kurus, ia selalu pintar merawat proposinal tubuhnya, Namjoon berpikir pasti Yuhan tengah hamil
hanya saja ia tidak mau speak up kepada Namjoon dan Minsi, tapi semua pikirannya salah karna ternyata Taemin juga baru sadar Yuhan berisi
"eh bener juga kamu berisi, nambah berat badan pig?" ucap Taemin
"kamu juga, masak sih? perasaan sama gini gini saja"
"tapi akhir akhir ini kamu gak merasa enak makan?" tanya Taemin
"malah gak enak makan, sering tidak makan aku" jawab Yuhan
Yuhan menjelaskan ia sering kehilangan mood makan tapi ia juga bingung kenapa banyak yang mengatakan ia tambah berisi
Yuhan juga menjelaskan ia sering pusing, sering mual, sering kehilangan mood mau melakukan aktifitas, semua masalah badannya kurang enak Yuhan ceritakan pada Taemin
"serius pig? ahh kamu hamil deh pig, coba periksa" kata Taemin
"hamil dari mana? tidak ada aku hamil"
"di cek dulu, itu gejala kehamilan pig, kamu ini, ayo pergi periksa pulang dari sini ya" kata Taemin
"ah masak sih hamil? yaudah iya"
mereka pergi ke rumah sakit setelah launch berempat double date dengan pasangan Namjoon Minsi
sesampainya dirumah sakit, dokter mulai memeriksa dan benar dokter mengatakan jika Yuhan tengah hamil
tentu mendengar itu, Taemin senang bukan main, ia memang sudah sangat menginginkan, Taemin adalah orang yang sama dengan Namjoon, sejak dulu ingin sekali menjadi seorang ayah
mendengar Yuhan hamil, tentu itu membuat Yuhan sangat bahagia, Taemin menjaga betul Yuhan dan memanjakan nya
terbukti dari sikap Taemin dimana dulunya ia tidak suka pada gadis tanpa kesibukan
hari hari berlalu..
beberapa undangan pernikahan berdatangan dari teman teman Yuhan dimulai dari Aekyo dan Tanwoo
Yuhan mendapatkan undangan dari pernikahan Aekyo tapi Taemin tidak membolehkan Yuhan datang, jadi yang akan datang hanya Taemin, Yuhan biar istirahat dirumah saja
"loh pig? kok gak bilang kamu kalau sore ini datangnya ke pernikahan Aekyo? kukira malam nanti" kata Yuhan
"malam biar enak gak kepikiran kamu"
"yaah aku belum siap siap, aku malas jam segini diluar masih panas"
"iya memang jangan ikut kamu, gak usah ikut dirumah saja"
"ahh gitu? terus kamu?"
"pergi sendiri bisa, aku hanya memperlihatkan diri saja biar tau kalau datang"
"tapi sudah kamu transfer ke rekeningnya Aekyo kan?"
"sudah kok"
Yuhan dan Taemin memang sama, sama sama memberikan bantuan biaya pernikahan Aekyo tapi dengan transferan uang saja ke rekening Aekyo
karna Aekyo belum tau, jadi Taemin datang untuk sekalian memberitahu
Taemin pergi dan sesampainya..
"hai ko.. selamat ya, selamat hyung" sapa Taemin
"iya makasih makasih, sudah sempatkan datang" kata Tanwoo
"ahh oppa, terimakasih sudah datang, ehh Yuhan mana ya?" tanya Aekyo
"Yuhan tidak bisa datang, dia lagi hamil, saya takut dia kecapekan"
"wooh Yuhan hamil? waaah aku baru dengar, sudah berapa bulan?"
"baru masuk dua bulan sih"
"waaah selamat selamat, kapan kapan aku boleh ya menjenguk"
"boleh dong"
"yasudah hyung, silahkan menikmati acaranya" kata Tanwoo
"sudah, saya datang sebentar saja, kepikiran kalau lama lama Yuhan ditinggalkan sendirian, saya sama mau bilang, tadi pagi saya sudah transfer uang untuk membantu biaya pernikahan, yaa bisa buat tambah tambah mulai hidup barunya sih"
"waah ditransfer? kok repot! pasti banyak?"
"iya transfer ke rekeningmu, gak banyak, setidaknya bisa nambah nambah kan buat apa apa"
setelah dari pernikahan itu, ia balik menemui Yuhan
tapi dua hari setelah pernikahan Aekyo, Aekyo mengecek uang masuk yang dimaksud oleh Taemin, ia kaget karna kiriman diberikan Yuhan Taemin adalah 50juta
sampai rumah, Aekyo mengadu kepada Tanwoo, Tanwoo meminta agar mengembalikannya saja pada Yuhan, Aekyo rasa setuju, mereka menelfon Yuhan
"halo Yuhan?"
"ya ko? kenapa ko?"
"Yuhan, soal transfer kemarin, kok..." ucapnya terpotong
"ahh ko, maaf ya, aku lagi hamil gak bisa keluar jadi ia sendirian Taemin datang, aku gak bermaksud untuk tidak menghargai undangan kok" kata Yuhan
"bukan, bukan soal itu, aku bingung kenapa yang masuk 50 juta? itu sangat banyak loh, bagaimana aku mau mengembalikan nya?"