You Should Be Me

You Should Be Me
70



akhirnya Misilia membawa Namjoon ke sangkar Nickly, member bangtan lain juga jadi ikut dengan Misilia dan Namjoon karna takut juga


setelah ditempatnya...


"Yuhan? bagaimana?" tanya Misilia


"ahh, sudah aman, dia tidur" jawab Yuhan


Yuhan sambil keluar dari sangkar bersama dengan Nania dan Jazlyn


"ada apa nuna?" tanya Seokjin


"dia sakit, dia memang panas beberapa hari badannya"


Yuhan menjelaskan jika Nickly atau Bobe sama dengan dirinya kalau sakit sering melantur, jalan bahkan lari tanpa tujuan, itu memang kebiasaan buruk Yuhan ketika sakit yang juga jadi kebiasaan Bobe dan Nickly terutama Nickly karna Nickly berjenis kelamin perempuan jadi sangat mirip dengan Yuhan


disini ucapan itu diingat betul oleh Seokjin, sebagai rasa ia peduli dan menyukai Yuhan untuk suatu saat bisa jadi jembatan dia memberikan perhatian pada Yuhan


tapi tetap kalah dengan apa yang sudah dipedulikan Namjoon pada Yuhan dan para peliharaannya


"aduh, maafkan aku yaa.. kalian pasti takut" kata Yuhan


"aaargh, aku takut nyawaku tak terselamatkan" kata Jimin


"sangat itu nuna, aku deg degan" kata Taehyung


"haha iya iya aku paham, kalian belum terbiasa, ayo masuk, biar kusiapkan makan buat kalian" kata Yuhan


"woooah makan" kata Jungkook dan Seokjin bersamaan


mereka urusan makan bukan lagi nomor dua tapi nomor satu dan pertama


Yuhan meminta ketiga temannya menyiapkan makanan, Yuhan juga membantu mengurus meja makan untuk bangtan


setelah selesai, Yuhan mengajak mereka masuk dan duduk bersama dimeja makan


banyak hidangan daging dan lain lain disana, Yuhan menyuruh agar bangtan makan juga menyuruh tiga temannya makan


tapi Yuhan malah tidak ikut makan, tau penyebabnya kan, karna Yuhan tidak akan pernah makan daging hewan apapun itu


Yuhan pergi ke dapur dan menyiapkan makanannya sendiri yaitu salad sayur


"nuna ayo makan" ajak Seokjin


"iya sana dah makan kalian"


"iya, dia ada makanan sendiri, dia tidak akan bisa makan bersama kita" jelas Nania


"aah kenapa?" tanya Jimin


Namjoon tanpa berpamitan pun pergi dari sana mengikuti Yuhan untuk makan di meja dapur belakang


"Yuhan" sapa Namjoon


"Namjoon? kenapa kau kemari?" tanya Yuhan


"iya, aku ingin makan disini saja"


"tapi"


"iya aku tidak membawa makanan darisana kok, aku makan bersama dengan kamu dan makan makanan mu" kata Namjoon


"sayuran? begini? mau?"


"mau lah, mau" kata Namjoon


"sinilah duduk" kata Yuhan dengan begitu bahagia


yaa.. mereka jadilah makan berdua didapur itu dengan sepiring salad sayur


Namjoon bukan penggemar berat makanan sehat, tapi ia ingin menunjukkan bagaimana besar rasa pedulinya kepada Yuhan, gadis dicintainya itu


tapi Yuhan sambil membahas mengapa Namjoon sejak awal datang tadi terus diam saja, hanya menanyakan Kwan diawal datang tadi, sisanya hanya diam


"oh iya, kamu sejak awal datang kenapa diam?"


"ahh, mau bicara apa memang?" tanya Namjoon


"ya tidak biasanya, kamu diam"


"emm, aku bingung juga, ada anak anak member lain, lagi pula aku tau semua sudah tentang kamu kan, mereka banyak bicara karna banyak hal tidak tau sedangkan aku sudah tau kamu"


"ahh ya benar juga"


Yuhan menanyakan karna baginya aneh, Namjoon bukanlah Yoongi, dimana Yoongi hanya akan diam sepanjang harinya sedangkan Namjoon akan banyak sekali pembahasan


disini Yuhan merasa Namjoon berbeda dari banyaknya pria ia temui, sayang sekali usia yang membuat Yuhan kembali tersadar jika Namjoon dibawahnya bahkan usia Namjoon sama dengan usia adik Yuhan yaitu Boseo


"sayangnya ya.." ucap Yuhan pelan


"ahh tidak ada" kata Yuhan


"sayangnya.. tadi apa maksudnya?"


"tidak ada, haha"


mereka mengobrol kecil berdua di meja makan minimalis dapur bersih rumah itu


Yuhan berpikir disini, apa harus Yuhan mulai menjalani hubungan tidak lagi berdasarkan materi tapi berdasarkan kenyamanan, tapi berpikir ulang lagi tetap saja Namjoon bukan tipe nya dari segi usianya


sementara mereka berduaan, Nania menjelaskan bagaimana kebiasaan Yuhan yang makan sayur dan buah alias non daging sama sekali, dan bagaimana Yuhan akan sedih berhari hari ketika melihat orang lain makan daging hewan


itu alasan Yuhan tidak mau makan bersama atau hanya melihat member lain makan daging enak enak.an


"wooah sampai segitu nya?" tanya Seokjin kaget


"emm, itulah Yuhan" jawab Nania


"memang kalian belum begitu kenal dengan Yuhan bagaimana?" tanya Jazlyn


"yaa kami baru kenal, terbilang baru" jawab Hoseok


"ahh, itu lah sedikit dari sikap Yuhan sih, aku dulu baru kenal juga sama kaget nya seperti kalian" jawab Misilia


mereka mengobrol tapi lupa jika Namjoon tak bersama mereka tapi menemani Yuhan didapur


baru setengah makan, diluar Boseo baru datang kebetulan ia datang bersama pacarnya yang akan dia kenalkan pada Yuhan dimana ini juga menjadi perkenalan pertama pacar Boseo kepada Yuhan


baru turun dari mobil..


"kok rame? lagi ada teman nya eoni kah?" tanya Naryu, pacar Boseo


"iya kurang tau, sepertinya begitu, ayo masuk saja, kan ada aku" jawab Boseo


mereka masuk dan disambut Jazlyn..


"Bo.. kamu datang?" sapa Jazlyn


"ya nuna, ada acara apa nuna?"


"tidak ada, ini ada tamu saja, tamunya Yuhan"


"mana Yuhan nuna?"


"dibelakang"


Boseo bersama pacarnya pun ke dapur, pacar Boseo melihat keberadaan bangtan merasa jika kakak dari pacarnya pasti bukan orang biasa


ia melihat kearah dalam ternyata kakak perempuan pacarnya berduaan dengan leader bangtan, ini bukan hal biasanya memang terlihat


lalu siapa pacar Boseo?


kenapa ia merasa semua dia lihat adalah moment paling langkah?


nanti dijelaskan lagi, lanjut cerita..


tadinya tidak mau mengganggu karna terlihat Namjoon dengan Yuhan sangat dekat bahkan makan satjlu hidangan piring berdua


Boseo tersenyum lebar, berpikir bahwa mungkin Yuhan sudah mulai bisa menerima hati Namjoon berdasarkan kenyamanan seperti apa yang Boseon sarankan beberapa hari lalu ketika membahas Namjoon juga


jadilah Boseo menyapa Yuhan tengah makan bersama Namjoon


"nuna" sapa Boseo


"Bo? kamu datang?"


"ehh ada Nam? pantesan rame, oh tadi bangtan ya diluar juga" kata Boseo


"Nam?" tanya Namjoon melirik Yuhan


"oh sorry, itu maksud aku Namjoon" kata Boseo


"hehe jadi aku dan Boseo terbiasa memanggil nama kamu sebutan Nam" kata Yuhan


"ahh" jawab Namjoon


Boseo datang menjelaskan tentang pacar nya, ia mengenalkan kepada Yuhan dan Yuhan welcome dengan pacar baru Boseo itu


"yaudah lanjutin dulu saja sudah nuna, kamu masih makan ini" kata Boseo


"yaudah deh nanti kesini lahi malam" kata Yuhan


"okeh, aku sama pacarku kesini malam nanti"


sementara di meja makan luar dapur, member bangtan malah jadi mode ghibah membicarakan siapa baru datang itu