
"ya terus siapa namanya kalau kamu tau?" tanya Hogjuan
"ya gak tau, aku lupa tanya juga"
"yasudah lah jangan terlalu dipikirkan, yang penting Yuhannya ada kabar dimana dan baik baik saja kan"
"iyaa"
setelah selesai telfon itu juga, Heechul langsung keluar dengan membawa satu bantalnya menyisahkan satu buat Yuhan di kasurnya itu
tak lama Yuhan selesai, tapi ia lupa ia tidak membawa baju ganti, kalau pakai baju sebelumnya, ia risih karna sudah dianggap kotor apalagi sudah ia pakai seharian jalan bersama Heechul
tapi mau meminjam baju milik Heechul, ia takut salah ambil, tiba tiba buka lemari kan lancang, jadi Yuhan yang hanya memakai handuk di badannya selesai mandi, dengan santai nya keluar dan kearah Heechul
"chagiyaa, aku lupa tidak bawa baju kan, aku pakai baju apa?" tanya Yuhan
"chagi, astaga, kenapa memakai handuk saja?"
"aku kan gak bawa baju habis mandi mau pakai baju apa ya handuk"
"aduh, iya ayo masuk kamar dulu"
Heechul menarik Yuhan masuk kamarnya keburu ada yang tau keluarganya kan gak enak kecuali mereka dirumah itu hanya berdua
Yuhan duduk diranjang menunggu Heechul ambilkan ia baju
"ini coba yang mana yang mau kamu pakai" kata Heechul
"ahh, satu aja baju warna hitam"
"yasudah pakailah, aku diluar, keluarlah kalau sudah selesai pakai baju"
"iyaa, masak telanjang?"
"tadi itu?"
"pakai handuk kan itu"
"iya udah pakai dulu bajunya"
Heechul kembali ke depan televisi, Yuhan hanya memakai baju atasan saja, tanpa memakai bawahan, karna baju atasan Heechul dipakainya saja sudah cukup panjang seperti memakai mini dres
tadinya Yuhan mau tidur makanya memakai baju atasan saja, tapi ia melihat tidak ada selimut, jadilah ia keluar lagi
"chagiyaa" sapa Yuhan
Heechul yang tengah makan mie cup jadi tersedak ketika menyeruput kuahnya karna melihat Yuhan keluar hanya memakai baju atasannya saja
Heechul minum dulu, menenangkan karna baru saja tersedak, Yuhan membantu Heechul dan memeluknya meminta maaf karna membuat Heechul kaget
"aduh chagi maaf ya, kamu kaget?" ucap Yuhan
"tidak apa apa, untung tidak pedas mie nya, bisa sesak aku" gerutu Heechul
padahal kagetnya Heechul bukan karna suara mendadak dari Yuhan tapi karna baju yang dipakai Yuhan
"chagi, kemana celana nya tadi aku bawakan juga?"
"iya aku mau tidur langsung loh tadinya, kamu gak siapin selimut aku tidak bisa tidur tanpa selimut"
"astaga iya aku lupa, tunggu, aku tersedak ini"
langsung Heechul menarik tangan Yuhan lagi dan masuk kamarnya lagi, sebenarnya Yuhan memang berpakaian tidak terlalu seksi, meskipun masih seksi tapi tidak se-terbuka dulu
kebiasaan itu diterapkan Namjoon selama berpacaran dengan Yuhan karna selalu melarangnya memakai baju mini ketika ditempat asing kecuali diapartemen dan berdua saja
tapi ketika Yuhan memakai baju atasan saja seperti tadi, itu sangat mini dan terbuka sangat jelas
"makasih chagi" ucap Yuhan
"iyaa chagiya, tidur yaa"
"iyaa"
Yuhan mencium pipi Heechul disana, jika Yuhan mencium duluan, tandanya ia sudah memiliki perasaan pada Heechul meskipun setengah hati karna setengahnya masih tertutup karna milik Namjoon
karna tidak tahan juga Heechu sejak tadi melihat Yuhan sangat seksi yang baru mandi
dengan rambut yang masih basah, diciumnya pula, langsung duduk di kasur itu dan menarik Yuhan agar duduk di pangkuannya lalu ber-mesra mesra-an
berciuman pipi bahkan bibir, keduanya menikmati meskipun sama sama bukan ciuman pertama mereka
dan kejadian itu malah tidak sengaja dilihat oleh kakak perempuan Heechul, dimana ketika ia mau pinjam charger hape adiknya karna miliknya rusak, tidak sengaja melihat kejadian itu
beruntung keduanya tidak sadar jika ia melihat mereka dan dengan cepat kakak Heechul menutup pintu itu lagi perlahan membiarkan hapenya mati saja yang penting tidak mengganggu adiknya dan pacarnya itu
paginya...
saat Yuhan bangun, Heechul sudah terbangun duluan tapi masih duduk di sofa sembari mengumpulkan nyawa baru bangun sedangkan Yuhan sudah bersihkan wajahnya
"chagiya, kamu ada acara apa hari ini?" tanya Yuhan
"aku ada acara mc dua jam lagi"
"yasudah sana pergi bersiap siap, aku antarkan ya"
"waah serius?"
"iya lah, aku pernah janji kan mau temanin kamu bekerja"
"iya aku mau mau, tapi habis itu nanti pulang kerja, sorenya gak balik kalau begitu, karna acara makan makan nya sama teman teman acara aku mc ini"
"oh yasudah gakpapa"
"buat apa kemarin kita beli baju couple nya ya, apa kita bawa saja bajunya?"
"iya bawa saja, ditasku masuk"
mereka pergi makan pagi bersama keluarga Heechul tapi kakak Heechul hanya melirik kearah keduanya sambil tersenyum lebar
"dih nuna, ada apa denganmu?" tanya Heechul
"ahh, tidak" jawab kakaknya
"kenapa Heechul?" tanya ibunya
"itu nuna tiba tiba senyum dia lebar"
"gakpapa kan, aku senyum dengan hapeku saja"
kakak Heechul menyimpan rahasia apa yang sudah ia lihat semalam dan tidak mengatakan apapun termasuk senyum sendiri itu karna mengingat kejadian semalam ia lihat itu
Yuhan dan Heechul pergi, membawa mobil Yuhan karna mobil Heechul akan dibawa ayahnya kerja
mereka pun jalan, tapi Yuhan meminta mampir ke market
"chagiya, disini sini ada market berhenti dulu ya" kata Yuhan
"oh yaudah, mau beli apa?"
"rumput laut"
"oh camilan? bentar lagi didepan ada market kok"
setelah sampai, hanya Yuhan yang turun karna Heechul tidak memakai masker jadi takutnya malah gaduh karna keberadaan Heechul, bagaimana pun Heechul pernah menjadi salah satu member idol yang pernah terkenal dijamannya sebelum bangtan
Yuhan turun hanya membawa dompetnya saja meninggalkan tasnya disana
tapi ternyata hape Yuhan dapat telfon masuk yang kali ini membuat Heechul bingung karna yang menelfon Yuhan dengan nama kontak "Munha eoma"
"ini siapa? kemarin mam, kupikir ibu Yuhan, tapi ini kok eoma? ibu siapa?" gerutu Heechul
karna penasaran, telfon juga tidak terputus, jadi Heechul mengangkatnya
"halo? Yuhan.. kamu dimana?" tanya Munha
"emm, masih dijalan bi" kata Heechul
"ahh, Namjoon?" tanya Munha
"ahh, bukan, saya Heechul, temannya"
"oh bukan ya, maaf maaf, saya pikir Namjoon, Yuhan dimana ya nak?"
"ada, ini mau dijalan tapi lagi di market"
"oh yasudah gakpapa, nanti sampaikan saja dari ibu nya, Munha, menelfonnya ya"
"oh siap bi"
"apa sama Namjoon juga?"
"tidak, kami hanya berdua"
"oh, oh yaudah lanjutkan deh, titip Yuhan ya jagain dia"
"pasti bi"
Heechul menutup telfonnya lalu berpikir..