You Should Be Me

You Should Be Me
158



tengah sibuk, tiba tiba Hyohoon datang...


untuk apa Hyohoon datang?


ia diminta oleh Jijun untuk membantu kepengurusan foto dan video bangtan


Jijun tidak tau jika Hyunsoon dan Hyohoon adalah adik kakak.


Jijun juga tidak tau jika Hyohoon punya masalah dengan Yuhan dan sekarang bertambah dengan Tanwoo.


"hyung?" sapa Hyohoon


semua menoleh kaget kecuali Jijun karna ia yang memanggilnya


"eh Hyo, disini, bantu aku untuk pengecekan detail foto dan video" kata Jijun


"iya hyung"


melihat itu Tanwoo mulai emosi, tapi Yuhan menahan nya, Yuhan menyentuh tangan Tanwoo untuk lebih tenang


Hyunsoon melirik kepada Yuhan karna ia tau kakaknya itu mantan Yuhan, tapi Hyunsoon melihat seperti nya ada masalah ditutupi oleh Yuhan dengan Tanwoo ketika melihat kakaknya itu


saat sibuknya mereka selesai, lanjut mereka ikut meeting untuk beberapa hal yang perlu di bicarakan dengan staff utama agenci termasuk ceo terkait beberapa video dan foto yang siap di edarkan


saat semua beres, semua lepas kerja dan bisa balik ke tempat masing masing, jadi bangtan bisa balik ke dorm, beberapa staff juga bisa pulang kerumah


"akhirnya.. kerjaan selesai" kata Tanwoo


"eh Yuhan, kamu mau pulang bareng aku?" tanya Jijun


"tidak, aku kan ada motor sendiri sudah"


"oh yaudah, siapa tau bareng gitu"


"tidak deh, kamu duluan gak apa"


"ohh Yuhan, aku kemarin lihat dirumahmu rame sekali" kata Kwan


"oh dua hari lalu ya? itu ada kegiatan organisasi"


"organisasi apa?" tanya Kwan


"biasa, para pemelihara hewan buas, tapi aku tidak hadir"


"tapi lepas dari hari itu, maksudnya hari lainnya, rumah sepi banget, kandang kandang kosong? kamu pindah?"


"iya pindah" jawab Yuhan diam diam melirik Namjoon


"bilang lah Yuhan, aku pikir kenapa selalu menolak ajakkanku balik" kata Kwan


"ya itu, kan gak searah lagi"


"iya baru tau, kupikir kenapa kan"


tadinya Kwan ingin menghindari Yuhan karna sering menolaknya pulang bareng tapi ketika tau Yuhan pindah rumah, ia tidak jadi menghindari Yuhan karna mungkin maksud Yuhan sudah tidak searah lagi


karna Hyohoon tidak kuat dengan rasa cemburunya, ia melihat Yuhan begitu terkesan sangat baik pada beberapa pria disana


apalagi Hyohoon memang curiga dan cemburu dari semua staff hanya kepada Kwan dan Jijun, sedangkan mereka berdua lah yang sejak tadi memang mengobrol dengan Yuhan


"kalian belum tau siapa dia (Yuhan)" kata Hyohoon mengarahkan kode kepada Yuhan


"apa maksudnya?" tanya Kwan


"yaa kalian belum tau bagaimana seorang gadis yang bersembunyi dari ke-busuk-an nya" kata Hyohoon lagi


"kenapa melirikmu pada sahabatku?" ucap Jijun


"buat kalian nih, aku cuma mau peringatkan saja,kurasa kalian perlu berhati hati dengan gadis didepan kalian, dia tidak sebaik yang kalian duga" kata Hyohoon


"tunggu, jangan sembarangan bicara, kamu memaksudkan itu buat Yuhan?" tanya Namjoon


"yaa.. buat kalian, lihat saja, nanti akan tau siapa Yuhan, belangnya dia bagaimana" kata Hyohoon


sejak tadi dengan jelas Hyohoon mengkode jika ucapannya untuk Yuhan, lalu kemana Yuhan?


dia diam saja, membiarkan Hyohoon berbicara karna ia yakin tidak akan ada yang percaya pada ucapan Hyohoon


ia percaya jika semua staff dan bangtan pun lebih mempercayai Yuhan dibandingkan ucapan Hyohoon


tapi kode itu seperti peringatan keras dari Hyohoon tentang siapa Yuhan


yaitu Yoongi..


dimana sejak awal Yoongi memang tidak pernah menyukai Yuhan sedikit pun karna Yoongi berpikir jika Yuhan dulunya sasaeng ya itu akan tetap Yuhan sasaeng dimata Yoongi


Yoongi paling membenci pekerjaan sasaeng, bahkan dibandingkan sasaeng atau hatter, Yoongi memilih jika hatter lebih baik dari pada sasaeng


Hyohoon pun pergi, sedangkan yang lain satu persatu pergi, tapi dengan banyak tanda tanya kenapa Hyohoon mengatakan itu lalu Yuhan diam


Yuhan diam? yaa dia diam, karna ia kaget juga Hyohoon mengatakan itu disana tanpa takut dapatkan peringatan dari agenci karna sikapnya


dengan beraninya, Hyohoon pun mengatakan hal yang membuat semua staff didalam ruangan meeting itu bingung dengan maksudnya


terkesan seolah Hyohoon sudah tau siapa Yuhan sebenarnya yang masih Yuhan tutupi bahkan dari semua orang


diruangan itu hingga tersisa Namjoon dan Tanwoo tapi keduanya tidak ada yang mau mengalah keluar lebih dulu agar bisa mengobrol dengan Yuhan, karna Yuhan masih mengerjakan sisa kerjaannya di ruangan itu


"emm, hyung, apa kamu tidak pulang?" tanya Namjoon


"tidak, kamu sendiri yang lain sudah balik ke dorm loh" kata Tanwoo


"iya belum, aku masih ada urusan sama Yuhan" kata Namjoon


"sama dong, aku juga sedikit ada urusan" ucap Tanwoo


"oh bicarakan saja disini" kata Yuhan


"apanya?" tanya Namjoon dan Tanwoo bersamaan


"ya kalian, mau bicara apa"


"tapi aku privasi berdua Yuhan" kata Namjoon


"aku penting Yuhan" kata Tanwoo


"Tan oppa, katakan saja apa"


"gakpapa ada Namjoon?"


"tidak apa, dia pacarku"


"wooh?" ucap Tanwoo kaget


jadi Tanwoo adalah staff yang sangat sibuk dan juga staff paling tidak peduli pada Yuhan dulunya jadi apapun tentang Yuhan, Tanwoo tidak tau


Tanwoo kaget ketika Yuhan mengatakan Namjoon pacarnya


"kenapa? kok kaget?" tanya Namjoon


"tidak, sejak kapan? aku baru dengar? apa staff lain dan member bangtan tidak ada yang tau?" tanya Tanwoo


"kamu saja sibuk membenciku dulu kan, tidak suka padaku jadi tidak peduli" jawab Yuhan


Namjoon menjelaskan jika mereka memang sudah pacaran, bahkan Namjoon mengatakan jika semua member bahkan staff sebagian sudah tau tentang hubungan mereka jadi tidak semua staff tau hubungan itu, termasuk Tanwoo


Tanwoo pun membahas tentang Hyohoon, ia geram dengan ucapan dan sikap Hyohoon tadi pada Yuhan


"kamu kenapa diam? benci aku sama dia, aku kalau benci tidak bisa berbohong loh Yuhan" ucap Tanwoo


"yaa sudah biarin saja, kurasa semua orang lebih percaya aku, bahkan kamu lebih percaya aku kan dibandingkan Hyo?"


"iya sih, tapi tidak bisa didiamkan terlalu lama dia" kata Tanwoo


Yuhan membahas bersama Tanwoo soal Hyohoon, Namjoon tau cerita tentang Yuhan dan Hyohoon


selesai urusan Tanwoo dengan Yuhan membicarakan Hyohoon, Namjoon menunggu Tanwoo pergi tapi belum juga pergi


"kamu belum mau pergi hyung?" tanya Namjoon


"belum, aku belum selesai dengan Yuhan, aku masih banyak yang mau dibicarakan"


"ahh"


"kamu kenapa Nam?" tanya Yuhan


"tidak apa apa kok, lanjutkan saja" jawab Namjoon dingin


mendengar itu, Yuhan tau Namjoon pasti salah paham pada Tanwoo, Yuhan disini pun menjelaskan soal bagaimana Tanwoo dan Yuhan mulai dekat karna Aekyo