You Should Be Me

You Should Be Me
213



tapi jika pembahasan lain dari agenci atau bangtan...


dan Aekyo menghargai keputusan Yuhan...


yang penting, sikap Yuhan kepadanya masih baik dan tidak lagi saling membully atau menghina lagi seperti sebelumnya, setidaknya itu lebih baik..


malamnya...


Aekyo mencoba mengirim pesan lagi kepada Yuhan dengan berlagak ingin bertemu diluar dan kembali mengobrol seperti saat sekolah jaman dulu banget


Yuhan menyanggupi nya dan bahkan mengajak makan Aekyo di Bona resto, restoran milik Boseo dan Naryu


mereka mengatur janji ketemuan, dan hingga hari itu tiba, Yuhan sudah sampai di Bona resto pun menunggu Aekyo


baru Aekyo datang langsung memesan makanan dan mengobrol


"kisa sudah lama gak jalan bersama ya" kata Aekyo


"iya ya, terakhir jaman SMP, sebelum kita pecah" jawab Yuhan


"iya, bener, itu lama banget"


"waktu itu terakhir ke tempat liburan ya, sama appa ku dan appamu" kata Yuhan


"iyaa bener banget, masih ingat?"


"ingat banget lah, jalan beli es, makan makan ciki, begitu lah"


mereka mengobrol sambil membahas hal yang sudah lama tidak mereka lakukan dan akan mereka lakukan lagi sekarang


"oh ya, gimana habis ini jalan jalan?" tanya Yuhan


"boleh banget, aku lagi free, ayo dah"


"free hari ini saja?"


"dua hari sih"


"oh ya puas dong, menginap sekalian di apartemen aku"


"serius?"


"ya dong, mau kan?"


"mau dong"


mereka akhirnya melakukan qtime mereka sejak pagi itu, mulai dari pergi ke mall, jalan, nonton, dan menikmati hari hingga sore


mereka pun balik ke apartemen Yuhan dan menginap disana


"disini kamu tinggal?" tanya Aekyo


"iya, aku membeli unit apartemenya"


"waah, ini apartemen sangat mahal kan, aku sempat tau, malah ini kaya pembelinya kayak sekelas pengusaha gitu, pejabat"


"iya pengusaha, pejabat yang intinya memiliki duit lah ya, aku buktinya bukan pejabat apalagi pengusaha, pengangguran sejak berhenti dari kantor lama, tapi kan bisa beli unit disini"


"iya sih, eh iya, kamu sudah gak kerja lagi jadi setelah dari sana?" tanya Aekyo


sebenarnya Aekyo ragu mau membahas soal kerjaan, apalagi mneyangkut agenci bangtan tapi rasa penasarannya membuat ragunya terkalahkan


"kerja sih" jawab Yuhan


"oh kerja? kerja dimana?"


"agenci ceo Chun"


"ceo Chun? loh bukannya agenci yang sama dengan pengurusan suju?"


"iyaa memang"


Yuhan menjelaskan pekerjaan nya selama di agenci milik ceo Chun itu, Aekyo juga menanyakan bagaimana hubungan Yuhan terkini dengan Heechul, semua Yuhan jelaskan


"terus sekarang mana Heechul? aku tidak melihatnya?" tanya Aekyo


"dia masih sibuk sih, nanti minggu depan full time for me"


"ahh"


semalaman mereka bercerita di apartemen Yuhan, tentang pekerjaan ditempat baru Yuhan bekerja sampai tentang hubungannya dengan Heechul


setelah cukup larut malam, Yuhan dan Aekyo pergi tidur masing masing, hingga paginya sama sama bangun dan memulai aktifitas lagi


"sejak semalam, aku tidak mendapatkan paman atau bibi kesini, kamu tinggal disini sendirian memangnya?" tanya Aekyo


"iya, mam dan pap dirumah sendiri"


"cukup sering sih" jawab Yuhan berbohong


Yuhan berbohong karna sebenarnya baik Hongjuan atau Yangsi sama sama tidak tau Yuhan memiliki apartemen disini


tapi Aekyo masih teman terdekat dan masih memiliki perasaan persahabatan dalam pada Yuhan, jadi ia tau bagaimana Yuhan dan eskpresinya itu seolah menggambarkan suasana hatinya sedang tidak baik tentang keluarga


"kamu ada masalah sama paman atau bibi ya? wajahmu begitu" kata Aekyo


"tidak kok, kami sudah membaik"


"oh berarti habis ada masalah?"


"begitu lah, aku mau ceritakan tapi tolong ya jangan bahas ini pada siapapun, pada siapapun deh orang terdekatmu"


"kenapa Yuhan? ada masalah kau?"


Yuhan menceritakan tentang ia dan keluarganya, bagaimana ia dengan Hongjuan, Yangsi, Hajun, Munha dan Boseo


semua ia jelaskan dan membuat Aekyo cukup kaget, sudah lama tidak bersama tiba tiba cerita keluarga Yuhan seberantakan itu


tapi Yuhan menjelaskan semua kondisi sudah membaik dan Yuhan sudah mampu menerima tentang orang tua kandungnya juga


"astaga Yuhan, sejauh itu ya ceritanya aku tinggalkan selama kita tidak bersama" kata Aekyo


"tapi bener ya, jangan kamu bahas ini pada siapapun, siapapun deh pokoknya"


"bahkan pada appa dan amma tidak akan"


"eh tapi kecuali paman dan bibi (ayah ibu Aekyo) mereka seperti ayah ibuku sendiri, gakpapa kamu ceritakan saja, aku mau bertemu kapan kapan, aku rindu, boleh?"


"tentu lah boleh, hari ini gimana?"


"waah boleh sih, tapi sore gimana, soalnya pagi aku mau ajak kamu ke suatu tempat gitu"


"kemana?"


"ada deh, ayo siap siap"


mereka pun pergi ke toko milik Jiwook dan Hyuni, Yuhan sengaja membawa Aekyo disana agar Yuhan bisa membuat Aekyo dan Hyuni baikan, tapi Yuhan salah.


dimana sampai ditoko itu, Jiwook menyapanya..


"Yuhaaan" sapa Jiwook


"hai Jiwook, kemana Hyuni?" tanya Yuhan


"Yuhan!" ucap Aekyo


"aah?"


"ngapain bawa aku kesini sih? apa maksud kamu?" tanya Aekyo


"tenang dulu"


Yuhan membawa Aekyo keruangan kerja Hyuni, Aekyo sudah berpikir ia dijebak, pasti Yuhan sengaja membawa kesini dan mempertemukan nya dengan Hyuni


"Yuhan.." sapa Hyuni kaget melihat Aekyo juga disana


"Yuhan, benar benar kamu ya? sengaja ya? gak nyangka loh aku, kamu begini padaku" kata Aekyo kesal


"kalian jangan salah paham dulu" kata Yuhan


Yuhan menjelaskan pada Aekyo, membawanya kesini untuk mempertemukan dengan Hyuni memang tapi bukan untuk menjebaknya


Yuhan juga sekaligus menjelaskan kepada Hyuni, kedatangannya membawa Aekyo juga disengaja memang tapi bukan mau membuat keributan disana


jadi niat Yuhan ya untuk memperbaiki hubungan antara keduanya biar tidak saling bermusuhan nantinya


"Yuhan, berapa kali ya kubilang, aku tidak mau, terserah deh, kamu mau baik sama dia, sama siapapun itu, aku gak masalah dan bahkan tidak peduli" kata Hyuni


"iya tapi kan kenapa harus bermusuhan kalau bisa berteman kan?"


"aku tidak mau berteman dengan orang yang membenciku Yuhan, dan kurasa tidak akan ada orang yang mau berteman dengan pembencinya" kata Aekyo


"ya setidaknya gini deh, kalian biar tau saling tau dan menghargai aku, aku ada ditengah tengah nih, aku tidak mau memihak satu diantara kalian, aku mau nya netral"


"okeh, aku menghargai, aku tidak masalah kamu berteman dan kembali bersahabat dengannya Yuhan, jangan libatkan aku tapi, aku menghargai kok" kata Hyuni


"Aekyo?"


"gak masalah, kamu berteman sama dia gakpapa, yang penting gak berubah sama aku, aku masalah kan karna kamu berteman dengannya malah menghindariku" kata Aekyo


"gini Aekyo, aku tidak pernah menghasut Yuhan, kalian bermasalah kan karna waktu iu kasus Yuhan pacaran dengan paman kamu"