
malamnya..
saat Yuhan akan balik ke apartemennya, Namjoon dan Hyunsoon akan mengantarkannya
"aku sudah suruh Hyun siapkan mobil, kamu jadi balik kerumah mana?" tanya Namjoon
tak lama Hyunsoon menyapa Namjoon
"hyung.. sudah siap mobilnya" kata Hyunsoon
"kamu saja yang mengantarkanku" kata Yuhan
"aku tidak bisa, aku masih harus stay di dorm untuk beberapa waktu, besok kan ketemu lagi di dorm untuk kerjaan" kata Namjoon
"yaah.. tidak usah deh gakpapa" kata Yuhan
"tidak usah gimana kan kamu gak bawa motor, sama Hyun saja, sekalian gitu loh, kalau sama aku pun, berangkatnya kan kamu yang menyetir lalu pulangnya?" ucap Namjoon
"males ah, udah, kurasa balik sendiri bisa, kalau kamu tidak bisa"
Yuhan langsung pergi begitu saja, Hyunsoon dan Namjoon bingung tapi lama kelamaan mereka jadi sadar apa yang membuat Yuhan tidak mau diantarkan
karna Hyunsoon, karna tau jika Hyunsoon adik dari Hyohoon, dan keduanya tau Hyohoon dengan Yuhan bermasalah
"dia tidak bermaksud apapun kok" kata Namjoon
"i know" kata Hyunsoon
hari berlalu..
dimana saat Aekyo berkesempatan datang ke agenci untuk menyerahan laporan mingguan dan kebetulan ada jadwal laporan bulanan harus di kirim hari yang sama
ia datang ke agenci dan menemui Kwan dan ceo, setelah selesai, ia tadinya berencanaau mendatangi meja kerja Yuhan
karna selama Yuhan bekerja di agenci, sekalipun Aekyo tidak pernah mendatangi meja kerja Yuhan jadi kebetulan sekarang lagi ada di agenci dan hubungan mereka juga tengah baik, ia berencana mendatangi meja kerja Yuhan
tapi saat baru sampai di lantai ruangan kerja Yuhan, ia seketika teringat tentang Hyohoon
tidak jadi Aekyo pergi menemui Yuhan di meja kerjanya padahal sudah didepan mata, jadi mencari Hyohoon saja
"permisi eoni, apa kamu melihat staff Hyo?" tanya Aekyo
"ahh, tadi saya lihat nya di ruangan Jijun, staff penerimaan karyawan baru"
"ahh terimakasih"
Aekyo berjalan kearah ruangan dimaksud oleh staff tadi, dan membukanya perlahan, dan benar ada disana Hyohoon
tapi tak lama staff yang sama, staff baru saja berpapasan dengan Aekyo malah berpapasan juga sama Yuhan
"hai eoni" sapa staff itu
"hai eoni, oh iya, melihat staff Hyo tidak?" tanya Yuhan
"ahh dia, ada, ada diruangan editor sana"
"ahh okeh terimakasih"
Yuhan peegi kearah ruangan dimaksud, staff itu bingung kenapa hari ini banyak sekali yang mencari staff Hyohoon, ia pikir mungkin karna terlalu banyak saja kerjaannya
sementara Aekyo yang tadi baru sanpai, ia membuka pintu, karna pintu ruangan itu jika dibuka mengeluarkan bunyi, jadi staff didalam sana langsung menoleh semua
"cari siapa nuna?" tanya Jijun
"ko? ngapain?" tanya Tanwoo
"ada perlu sama kamu (Hyohoon)" jawab Aekyo
"aku? oh kenapa?" tanya Hyohoon
"masuk saja ko, jangan diluar" kata Tanwoo
"ada apa ini hyung?" tanya Jijun
"ssst dengerin saja, biar sekalian kamu tau ada apa" bisik Tanwoo
diruangan itu ada tiga staff yaitu Hyohoon, Jijun dan Tanwoo
"kamu ya.. aku sudah bilang kan kepadamu, jangan bawa bawa aku" bentaknya
"apasih? apa yang kamu katakan nuna?" tanya Hyohoon
"jangan sok tanya, aku tau ya kamu kan penyebar masa lalu Yuhan, aku yang disalah kan oleh Yuhan" kata Aekyo
"loh, bukannya yang namanya bangkai kalau ditutup juga akan tercium baunya?" jawab Hyohoon santai
"masalahnya, kamu membawa bawa aku disini" bentak Aekyo
"loh, urusan apa?"
"jangan urusan apa, asal kamu tau, semua staff tau bagaimana aku dimasa lalu, kamu kan?"
Hyohoon terdiam, ia juga tidak tau apa yang terjadi, diam karna bingung apa dimaksud oleh Aekyo
Jijun melihat itu, ia rasa tidak berada di waktu yang tepat, ia pikir ia harus keluar saja dan keluar diam diam
saat ia keluar dan berjalan pergi, ia melihat Yuhan, mau ia sapa tapi saat tau Yuhan kearah ruangan editor juga, tidak jadi menyapanya, karna tau Yuhan pasti akan menemui Hyohoon, Tanwoo dan Aekyo di ruangan sana
"kalau tentang Yuhan kamu tau masa lalunya dan kamu sebarkan, mungkin aku terima saja, bahkan tidak peduli, itu urusan kalian berdua, mau kayak gimana di jalaninya dan selesaikannya saya tidak peduli" kata Aekyo
"kok diam?" tanya Tanwoo
"aku tidak tau apa yang dikatakan kamu nuna" kata Hyohoon
"jangan menutupi diri, aku sudah tau semuanya" bentak Aekyo
"sumpah nuna, aku tidak tau" kata Hyohoon
seketika itu, Tanwoo menoleh kearah Aekyo begitupun sebaliknya, Aekyo menatap kedua mata Tanwoo seolah sama sama saling bertanya pada tatapan itu tentang siapa penyebarnya
"sungguh, aku benar bersumpah, aku memang mengatakan sedikit demi sedikit ke beberapa staff tentang Yuhan, tapi tentang kamu, aku tidak tau!" kata Hyohoon
"lalu siapa penyebarnya? apa mungkin Yuhan?" tanya Tanwoo pelan
"tidak mungkin sih, eh tapi siapa lagi yang tau tentangku?"
"memangnya berita apa?" tanya Hyohoon
"tentang masa lalu aku, aku culun, aku banyak dibully, aku sangat buruk intinya di masa lalu, intinya hal buruk tentang ku" kata Aekyo
"sungguh, aku tidak tau, bahkan tentang mu di masa lalu saja aku tidak tau"
"kemungkinan kamu lah yang tau dari semua staff, kalau Tan oppa tidak tau aku dulu bagaimana, tau pun ya aku cerita, taupun dia tidak akan menyebarkannya"
"bagaimana kamu mengatakan kemungkinan aku tau?"
"secara kamu pernah berpacaran dengan Yuhan, siapa tau Yuhan menceritakan tentangku kepadamu"
"sedikit saja tidak pernah, aku tau kamu kenal dengan Yuhan saja baru baru, saat aku minta masukkan pekerjaan kesini"
"wooh?" ucap Tanwoo kaget
mendengar itu Tanwoo kaget kenapa jadi Aekyo berkaitan masuknya Hyohoon, sebelumnya kan Aekyo hanya menceritakan jika ia memang mengenal Hyohoon saat apa dan dimana
Aekyo menjelaskan kepada Tanwoo jika benar memang dirinya membantu Hyohoon masuk ke agenci itu
"ahh jadi kamu?" ucap Tanwoo
"tapi dia berjanji tidak membawa ku dalam masalahnya" kata Aekyo
"aku tidak membawa mu sama sekali kok, sekecil apapun itu" kata Hyohoon
"pantas saja Yuhan menuduhku waktu itu, karna dia mikirnya kan Hyohoon ada hubungannya dengan Aekyo, Aekyo ada hubungannya dengan aku" jawab Tanwoo
"iya saat itu kan?"
"jujur, aku tanya serius padamu, ini soal pertemanan kita deh, kamu sudah kuanggap sahabatku disini, kamu cukup baik membantu pekerjaan ku, jadi aku mau tanya, benar kamu tidak tau?" tanya Tanwoo
"aku bersumpah" jawab Hyohoon dengan yakin
itu cukup membuat Aekyo dan Tanwoo percaya tapi siapa kalau bukan Hyohoon
"aku bukan tipe yang mudah mengingkari janji ku sendiri kok, aku tidak semurah itu" kata Hyohoon