You Should Be Me

You Should Be Me
292



ia sampai tapi tanya kepada staff jaga disana, mereka bilang Yuhan tidak datang hari itu, akhirnya Heechul memutuskan balik saja


esoknya..


Heechul berusaha menemukan Yuhan sampai ia rela menunggu di apartemen Yuhan


beruntungnya Yuhan datang ke apartemen itu, jika tidak, ia akan sia sia lagi


langsung Heechul turun dan pergi berlari mendekati Yuhan


Yuhan yang berjalan masuk dari luar ke lobi itu, satpam jaga menanyakan kartu akses masuk milik Yuhan, Yuhan kaget, ternyata satpam itu meminta milik pria dibelakang Yuhan


"kartu aksesnya?" tanya satpam jaga


"ahh, saya kan pemilik disini, bagaimana kamu meminta saya?"


"bukan nona, dia maksudnya"


satpam menunjuk kearah belakang Yuhan, jelas Yuhan langsung menoleh dan kaget itu Heechul


"loh, kamu?" tanya Yuhan


"aku mau bicara sama kamu penting"


"soal apa?"


"penting banget bahas didalam, kumohon"


Yuhan akhirnya membawa Heechul masuk dan satpam mengizinkannya


setelah didalam unit apartemen itu


"ada apa?" tanya Yuhan


barulah Heechul mulai menjelaskan kedatangannya dan meminta mengobrol berdua dengan Yuhan untuk meminta mereka balik


Yuhan mendengarkan dulu tanpa memotong apapun yang tengah dijelaskan oleh Heechul


sampai setelah Heechul selesai menjelaskan niatnya mengajak Yuhan balikan dengannya, disini lah Yuhan melepaskan tangan Heechul..


"aku tidak bisa" jawab Yuhan


"aku memilih kamu dari bibi ku, aku rela sekarang melepaskan dan memilih bersama kamu, aku sadar, aku mencintai kamu"


"kenapa gak dari awal kamu melakukan itu? kenapa baru sekarang?"


"aku baru sadar akan hal ini, tapi aku serius sekarang, aku ambil semua resikonya"


"kenapa tiba tiba mengatakan itu?" tanya Yuhan


Heechul menjelaskan semuanya mengapa akhirnya ia memilih bersama Yuhan daripada bibinya karna Heechul masih menyimpan perasaannya untuk Yuhan tapi sayangnya ia terlambat


"aku sudah katakan TIDAK, Heechul, aku tidak bisa kembali bersama mu lagi, maaf, semua terlambat!"


"kenapa? apa kamu sudah tidak ada lagi cinta kepadaku? secepat itukah?"


"dalam hidupku, aku sudah tidak sama sekali pun percaya pada sebuah hubungan, sejak kita berakhir, itu adalah kegagalan kedua ku ditengah rencana pernikahanku, itu bukan hal mudah kuterima" jawab Yuhan


"aku datang ini, untuk kita, aku sungguh meminta maaf dan memohon kepadamu kali ini dan aku tidak akan pernah lagi meninggalkanmu"


Heechul menyentuh lengan Yuhan tapi sekali lagi Yuhan melepaskannya


Yuhan menjelaskan dengan sangat sangat tegas bahwa dirinya tidak akan lagi pernah mencintai siapapun dalam sebuah hubungan


karna Yuhan sudah menyatakan dirinya tidak akan pernah lagi percaya kepada sebuah hubungan baik pacaran atau bertunangan bahkan pernikahan sekalipun bahkan ia tidak percaya pada siapapun pria dimuka bumi


"ini terakhir kukatakan, jadi ingat, jangan harap aku bisa menerima kamu dalam hubungan kita lagi, karna kita tidak akan pernah kembali meskipun kamu adalah jodohku, aku menolak dan menentang takdir itu" kata Yuhan


seketika Heechul terdiam, seketika pening kepalanya mendengar pernyataan Yuhan itu


melihat Heechul disana terdiam, Yuhan tidak sama sekali merasa kasihan, Yuhan bahkan dengan tega menarik Heechul keluar kamar unit nya itu dan meminta agar Heechul lebih baik pergi dari sana


"kurasa ini terbaik buatku dan keadaan kita" jawab Yuhan


Yuhan langsung masuk kekamarnya dan menutup pintunya


dia tidak merasa bersalah atas sikapnya?


tidak! karna Yuhan merasa dirinya disakiti atas apa yang telah terjadi, sepanjang sejarah selama Yuhan berpacaran, Yuhan selalu meninggalkan dan jelas ia tidak pernah meminta balikan, apalagi ketika ia yang ditinggalkan oleh sang pacar


dimasa itu, Yuhan yang disakiti maka jelas semakin yakin ia tidak akan pernah mau menerima kembali mereka meskipun memohon mau bagaimana juga


Yuhan telah berada di keputusan dan tekad yang telah bulat ia ambil, jadi tidak akan lemah dan langsung memaafkan meski dapat kembali yang ia sangat harapkan


Yuhan menyelesaikan urusannya di apartemennya lalu pergi dan melihat Heechul sudah tidak ada disana lagi


Heechul memilih pergi dari sana, lalu kembali kerumahnya, sesampainya ada orangtuanya, tapi mereka biasa saja, mereka tidak tau apa yang baru saja terjadi


kakaknya balik dari mengajar, menyapa orangtuanya dan menanyakan adiknya, tentu ayah mengatakan dikamar, jadi si kakak langsung pergi kekamar adiknya


ia mengintip adiknya ternyata tengah tiduran sambil main hape nya, ia masuk menyapa..


"Heechul?" sapa kakaknya


"nuna?" jawab Heechul bangun dan duduk dari posisi tidurnya


"gimana?"


"gagal"


"gagal gimana?"


Heechul menjelaskan semua apa yang dikatakan Yuhan tadi kepadanya, kakak nya kaget, keputusan Yuhan sangat besar diambil oleh Yuhan


ia berpikir itu artinya Yuhan tidak akan pernah menerima pria siapapun, tidak akan berpacaran dan menikah itu berarti suah contoh ketidak-percayaannya agi kepada sebuah hubungan


artinya tidak akan pernah lagi ada kata Heechul balik bersama Yuhan


mereka saling diam disana...


meninggalkan mereka..


kembali kepada Yuhan yang pergi dari apartemennya setelah pertemuannya dengan Heechul, Yuhan memulai kehidupan barunya


satu persatu, bergantian, beberapa teman Yuhan baik dari sekolah lama sampai kampusnya datang ketempat usaha Yuhan


bahkan kedatangan Aekyo disambut oleh Yuhan nya sendiri dengan sangat baik


"hai.. sudah tadi menungguku ya?" tanya Aekyo


"iya gakpapa lah, sekalian ini keliling tadi, ayo masuk jalan jalan"


"okeh"


mereka jalan masuk dan keliling disana..


"oh iya, Unji boleh ikut ya keliling" ucap Yuhan


"oh boleh boleh"


"agak jauhan jalannya ya Unji, biar sedikit lepas aku dan Aekyo mengobrol" kata Yuhan pada Unji


"siap nuna" jawab Unji


"eh iya ko, kamu sendirian?" tanya Yuhan


"iya, mau sama siapa lagi?"


"loh, pacarmu?"


"kan pacarku Tan oppa?"


"ya kenapa? gak ada masalah"


"kupikir gak enak lah ajak dia tadi, takut kamu gak berminat jalan barengnya"


"gakpapa lah santai"


"ya kalau gitu lain hari deh, eh iya soal pacar, aku dengar kamu putus sama Heechul suju?"


"iyaa"


"kenapa?"


"masalah keluarga.. emm tidak cocok saja sih, eh iya, bahas yang disini saja kan kita jalan nya di kebun binatang, kamu masih suka hewan buas kan ko?" tanya Yuhan


Aekyo paham Yuhan mengalihkan pembicaraan itu karna tidak mau membahas saja, Aekyo menghargai Yuhan dan privasinya


mereka lanjutkan jalan jalan...


beberapa hari berikutnya...


Boseo, Naryu dan Ryungbo yang datang dan Yuhan yang menemani mereka


Yuhan sepanjang jalan melihat Ryungbo menyukai hewan hewan buas, antusias kepada hewan seperti Yuhan


"eh anak ini? kok ternyata antusiasnya gede juga soal hewan ya?" tanya Yuhan


"ehh iya bener banget eoni, Ryung suka bangeeet sama hewan" jawab Naryu


"ahh apa iya? waah serius kalian, terus hewan apa?" tanya Yuhan


"iya eoni, hewan apa saja dia temui"