
"toilet luar ada staff apartemen, lagi ada perbaikan, ketoilet kamar ku saja"
"oh boleh? yaudah"
Namjoon pikir tak masalah Hyunsoon tau Yuhan ada dikamarnya toh dia meminta Hyunsoon datang untuk mengantarkannya kerumah Yuhan
setelah Hyunsoon masuk, lalu ke toilet, dan keluarnya ia kaget melihat ada seorang perempuan hanya dengan selimut saja dengan bajunya berserakan di lantai sekitar ranjang
"sudah?" tanya Namjoon
"hyung, siapa?" tanya Hyunsoon
seketika Namjoon kaget melihat baju bajua Yuhan berserakan dilantai
"astaga, kenapa kamu membuka semua bajumu?" ucap Namjoon
Namjoon sendiri saja jadi kaget karna Yuhan melepas semua bajunya untungnya memakai selimut
"siapa hyung? astaga" ucap Hyunsoon
ketika Hyunsoon melirik dan itu Yuhan, Hyunsoon shock, ia tidak percaya ternyata itu Yuhan
"astagaaa Yuhan ini?" ucap Hyunsoon melirik arah Namjoon
"ahh aku bisa jelaskan, aku tidak tau dia melepaskan semua bajunya" kata Namjoon
"bagaimana mungkin tidak tau ini bukankah kamar mu hyung?"
"iya aku hanya memindahkannya ke kamar dari sofa, tidak enak karna ada petugas apartemen membersihkan toilet luar"
"hyung, tenang saja, aku tidak akan memberitahu siapapun"
"jangan salah paham dulu"
"hyung, sungguh tidak apa apa, aku tau dari awal kamu menyukai nya kan?"
mendengar keributan itu Yuhan bangun, melihat ada Hyunsoon langsung menutupi badannya dengan selimut
"loh, kenapa disini?" tanya Yuhan
Namjoon meminta Yuhan menjelaskan yang terjadi dan kenapa Yuhan melepaskan bajunya
"Yuhan, tolong jelaskan kenapa kamu melepaskan pakaianmu?" tanya Namjoon
"ahh, aku terbiasa tidur begini"
"jelaskan, aku tidak apa apakan kamu kan?"
"tidak, kenapa ih"
jadilah Yuhan menjelaskan semua karna kebiasaannya yang tidur selalu tidak mengenakan apapun meskipun akhirnya ditutupi selimut
"ya kalian kenapa tidak mengakui saja?" tanya Hyunsoon masih juga belum percaya
"aku serius kami tidak ada apa apa" jawab Namjoon
"kamu mau minta antarkan kemana hyung?" tanya Hyunsoon pada Namjoon
"ya antarkan dia pulang, karna aku pikir kan sudah malam, tidak baik dia pulang pergi sendirian, tau nya tertidur"
"disini saja hyung, besok pagi saja"
"loh jangan, nanti keluarganya nyari"
"nyari keluarganya Yuhan?" tanya Hyunsoon pada Yuhan
"tidak, aku tinggal sendirian dirumah, ayah ibuku tinggal tempat berbeda" jawab Yuhan
"kan aku bilang juga apa.." kata Hyunsoon
"terus kamu akan pergi juga?" tanya Namjoon pada Hyunsoon
"iya, biar kalian dulu berduaan biar bisa lanjutkan acara berduanya" bisik Hyunsoon pada Namjoon
Hyunsoon jadi balik lagi kerumahnya dan balik besok paginya
Namjoon menanyakan sekali lagi kenapa harus Yuhan melepas semua bajunya dan lagi lagi Yuhan menjelaskan kebiasaannya itu
"paaak, toilet selesai" sapa staff apartemen
Namjoon keluar dan mengantarkan staff tadi lalu balik masuk kamarnya tapi Yuhan yang telanjang dada membelakanginya dengan duduk sambil memakai baju, baru saat Yuhan selesai, Yuhan balikkan badannya dan baru sadar jika ada Namjoon
"kamu lihat?" tanya Yuhan kaget
"ahh aku baru masuk" jawab Namjoon berbohong
"oh ya mana Hyun? aku mau pulang diantarkan dia kah?"
"oh kamu disini saja"
"ahh, aku gak apa disini dulu?"
"iya besok saja, Hyunsoon sudah pulang juga"
Yuhan jadi tidak pulang, tapi kalau ia sudah tidur lalu bangun, ia tidak akan tidur lagi, sampai Namjoon tidur pun ia masih tetap disamping Namjoon yang duduk didepan televisi
hingga paginya..
Yuhan yang masih belum tidur pun tidak enak mau mandi padahal badannya sudah lengket harus dimandikan
tapi tak lama malah telfon berdering panggilan masuk dari Hyohoon
iya malas tadinya mengangkat tapi berisik
"iyaa halo" sapa Yuhan dengan nada pelan
"dimana kamu, dirumah tidak ada orang, kata adikmu tidak pulang semalaman?"
dalam hati Namjoon, Boseo kan belum tau pada Hyohoon, jadi pasti ketika Hyohoon tanya ya dijawab saja apalagi Hyohoon orang yang nekad
"pulang, aku akan mencarimu, kamu bilang akan menjadi pacarku setelah putus dengan Bao"
"iya aku akan pulang, aku sampai rumah besok pagi" kata Yuhan
"besok pagi? sekarang dimana, dimana kamu, aku jemput"
"tidak usah, saya bisa pulang sendirian"
"ya saya jemput dari pada pulang sendirian kamu, kamu harus malam ini pulang"
"tidak, siapa kamu? aku sama teman teman"
"yaudah saya tunggu dirumahmu, ini aku didepan rumahmu"
"hei, gak usah, besok, aku akan cepat pergi menemuimu kok"
"benar ya, jangan sampai terlambat atau mepet"
"iya"
Yuhan menutup telfonnya dan kaget ternyata Namjoon sudah duduk dan terbangun
Namjoon bangun mendengar Yuhan mengobrol di telfonnya dengan sesorang tapi tidak tau Namjoon siapa itu
Namjoon kira teman kerja Yuhan tapi sepertinya beda, apa mungkin pacar nya, tapi kenapa sampai seperti itu menyuruh Yuhan cepat pulang dan sampai kantornya
seperti seorang pacar yang kuatir pacarnya diluar
"siapa?" sapa Namjoon
"ahh adikku aku"
"Boseo?"
"hemm hehe"
"kenapa?"
"emm kuatir saja aku belum pulang, disana memang tidak boleh datang mepet apalagi terlambat"
"ahh, lalu bagaimana?"
"gak masalah, ini sudah akan pagi, ayo cepat lah, siap siap, antarkan aku pergi"
"tunggu, aku menelfonkan Hyunsoon dulu sekalian persiapan lah"
"emm"
setelah menelfon..
Namjoon siap siap,
Hyunsoon datang dan mereka pergi
setelah sampai dirumah Yuhan..
saat akan turun, Yuhan mengusap lengan Hyunsoon dan Namjoon bergantian untuk memberikan ucapan terimakasih karna sudah mengantarkannya
baru Yuhan turun dan Namjoon ikut turun, Yuhan sekali lagi memberikan ucapan terimakasih sembari mengusap tangan Namjoon lalu pergi masuk rumahnya
Namjoon masuk lagi ke mobilnya tapi melihat Hyunsoon yang menyentuh lengannya yang bekas dipegang Yuhan
Namjoon melihat itu langsung mengusap lengan Hyunsoon dengan jaketnya dan tidak membiarkan Hyunsoon menikmati sekedar bekas sentuhan Yuhan
"hyuuuung, apa kau lakukan?" tanya Hyunsoon kesal
"diam, kau jangan sentuh itu milikku"
"ahh baiklah, gak enakin saja jadi aku senang disentuh gadis secantik itu kapan lagi" gerutu Hyunsoon
"apaaa hah?" ucap Namjoon
"hehe kaga"
sepanjang jalan, Hyunsoon terus menanyakan soal hubungan apa Yuhan dengan Namjoon tapi karna memang tidak ada hubungan ya tidak ada yang bisa di jelaskan oleh Namjoon selain pertemanan biasa
hari berlalu berikutnya..
dimana bangtan sibuk dengan serangkaian kegiatan, Yuhan pun sama dengan banyak nya pekerjaan
tapi sejak itu mereka kembali aktif saling kabar melalui chat, telfon bahkan cukup sering video calling
tapi masalah baru datang..
Hyohoon datang kerumah Yuhan, tapi dilarang oleh Jazlyn dan Nania, Hyohoon mencoba merayu Misilia, Misilia malah menutupi dirinya dengan bersembunyi dibalik badan Jazlyn dan Nania