
"iya bi, kenapa memangnya bi?" tanya Naryu
"mama kenal? sudah mengingat kenal dimana?" tanya Shinje
"iya, langsung kenal aku sama anak itu, siapa dia" jawab Sungwan
"siapa ma?" tanya Deshin
"ya Yuhan itu" jawab Sungwan
"kenal dimana bi?" tanya Naryu
Sungwan menjelaskan tentang Yuhan dan Hajun apa kaitannya dan kaitan juga dengan dirinya
mendengar tu, Naryu kaget bukan main, ia tidak percaya dengan apa yang dia dengarkan dari bibi kandungnya
"kamu kenal Naryu, siapa nama ibu kandung nya?" tanya Sungwan
"tidak bi, aku tidak tau, malah aku tidak tau kalau ayah kandung nya Yuhan eoni ternyata paman Hajun? ah serius lah bi, bibi lelah ini seharian aktifitas ya bi" kata Naryu
"tidak kok Naryu, kamu ini gak percaya sama saya ya, serius saya"
Naryu menjelaskan memang benar kata Sungwan jika Yuhan tinggal dari bayi sampai besar dengan keluarga angkat, yaitu keluarga Boseo
dan yang Naryu tau hanya keluarga angkat nya saja mengingat jika ayah ibu angkat Yuhan adalah mertuanya
"tunggu dulu, saya ambil sesuatu" kata Sungwan
"apa?" tanya Naryu
Sungwan mengambil buku yang banyak tulisan beberapa teman Hajun yang di curigai oleh Sungwan tentang siapa saja yang kemungkinan mengadopsi anak Hajun
"ini, baca semua nama dilembar buku ini, apa ada nama orang tua Yuhan, coba siapa nama orang tua Yuhan?" tanya Sungwan
Naryu memerhatikan satu persatu sampai ada tulisan Yangsi
yap, Naryu ingat betul nama ibu Yuhan angkat adalah Yangsi dan ayahnya Hongjuan tapi Hongjuan tidak tertulis di list lembar buku itu karna memang Hongjuan bukan teman asli Hajun, hanya Yangsi teman Hajun
"nah, ini, bibi Yang.. Yangsi ini" kata Naryu
"Yangsi? serius kamu?"
"serius lah, bibi ini buku apa memangnya? kenapa banyak nama nama?"
"ini semua nama teman Hajun yang saya curigai telah mengadopsi anak Hajun dan benar kan ternyata ada dari list nama disini, Yangsi ada"
"aku ingat memang nama ibu Yuhan, ya Yangsi, bibi Yangsi karna itu kan ibu kandung dari Boseo"
"berarti ayah Yuhan bernama Juan?" tanya Sungwan
"nah, betul, panggilnya paman Juan, namanya Hongjuan" jelas Naryu
seketika itu langsung punya gambaran tentang Yuhan, tentang bagaimana Yuhan yang selama ini ia buru dan cari
Sungwan menjelaskan semua didepan Naryu dan kedua anaknya tentang siapa Yuhan sebenarnya dengan detail nya ia jelaskan
"kalau begitu ceritanya, terlarang buat Heechul berhubungan dengan gadis itu" kata Deshin
"iya lah, dilarang itu, tidak boleh" kata Sungwan
"ya jangan gitu dong, kasihan Heechul oppa, dia serius loh sama Yuhan eoni, bi" kata Naryu
"tapi mereka tidak boleh dan tidak bisa bersatu, dilarang itu, bagaimana aku mau mempertahankan keponakan ku berpacaran dengan gadis dari hasil perselingkuhan suamiku?" tanya Sungwan
"iya, tapi kasihan, kalau begitu sama saja dong kalian melarang ku dengan Boseo?"
"oh tidak, kalau Boseo kan beda, dia anak kandung Yangsi dan Juan kan? tidak ada hubungan apapun dengan saya, tapi Yuhan besar hubungannya" kata Yangsi
"jangan lanjutkan sudah hubungan mereka ma, kita harus pisahkan" kata Shinje
"pa, ma, kalau Boseo tau bagaimana?" tanya Naryu
"Naryu, ini tidak ada hubungannya sama Boseo kok, ini hanya aku dan Yuhan, kalau mau lanjut kalian lanjutkan saja, tidak ada urusan dengan ku" kata Sungwan
"tapi Boseo adalah adik paling menjaga kakaknya itu"
"tapi dia kan bukan adik kandung Yuhan?" tanya Shinje
"ya sekarang mana kamu pilih, apa kamu pilih membela Yuhan daripada saya, bibimu? saya di hancurkan oleh anak itu loh, lihat lah sekarang Hajun meninggalkan saya untuk tinggal dengan anak itu" kata Sungwan
"iya aku tidak bela apa apa kok soal Yuhan atau bibi, jelas bibi, tapi bagaimana dengan Boseo yang kutanyakan"
"Boseo itu orang lain, beda urusan sudah, kamu tenang saja, tidak akan ada urusan dengannya" kata Sungwan
"kalau perlu kami yang akan jelaskan nanti pada Boseo tentang semua nya" kata Shinje
"tidak perlu, aku yang akan bicarakan ini semua kepada Boseo" kata Naryu
Naryu bingung berada di pihak siapa masalah ini, kalau pilihannya Yuhan atau Sungwan jelas pilihannya Sungwan
tapi jika terlibat Boseo membela Yuhan ya Naryu sebagai istri tidak mungkin melawan suami dan tidak mendukungnya kan apalagi Naryu tau pada kasus ini Boseo akan membela Yuhan mengingat bagaimana dulu dulunya Boseo sangat memperjuangkan Yuhan
disini termasuk masalah mungkin akan berdampak pada hubungan Boseo dan Naryu, Naryu takut banget soal itu
sementara itu....
Yuhan yang baru pergi dari rumah Naryu pun mengantarkan Heechul ke dorm nya untuk persiapan dan lainnya
diperjalan..
"eh tadi kok kita gak ada bahas soal pernikahan kita chagi?" tanya Heechul
"lah iya ya, lupa"
"lah kamu lupa makanya gak ngingetin aku, aku sendiri juga lupa, gimana ini? sekarang ini udah pergi kan?"
"iya gampang lah, balik dari jeju kan bisa, sekalian langsung tunangan"
"oh ya bener juga"
sesampainya..
Yuhan hanya mengantarkan Heechul sampai depan dorm nya dan tidak mau mengantarkan ikut masuk
Heechul turun dan Yuhan pun balik kerumahnya, sampai rumahnya, ia melihat ada Hajun dan Munha didepan rumahnya
"ma, pa, kalian disini sejak kapan?" tanya Yuhan
"semalam, semalam kamu tidur sudah kata Misilia" kata Munha
"iya appa juga melihat semalam tidur kamu sama pacarmu, tidak enak appa bangunkan" kata Hajun
"oh appa yang mengintip di pintu ya? pacarku bilang kepadaku, aku bilangnya pap, kupikir pap yang datang"
"bukan, itu appa yang datang dan mengintip memang"
"kenapa tumben datang malam itu sampai sekarang? biasa nha pagi balik?"
Munha dan Hajun menjelaskan ia menjual apartemen mereka dan menjual rumah juga, jadi menunggu rumah baru dibeli, menginap sementara dirumah Yuhan
"boleh kan?" tanya Hajun
"ya boleh lah, kalian tinggal disini juga tidak masalah atau mau tinggal lebih lama"
"jangan, appa sudah cari rumah baru kok, tapi nanti tetap akan sering kesini gakpapa ya?"
"iya gakpapa lah"
"Yuhan.." panggil Munha
"ah?"
"makasih ya nak"
"makasih? soal apa ma? menginap disini gak masalah lah, kan ini juga rumah kalian" tanya Yuhan bingung
"bukan itu, makasih sudah mau menerima kami" kata Munha
"iya, bener banget, appa juga mau berterimakasih sudah mau menerima appa mu ini sebagai appa kandung" kata Hajun
"ahh, appa, amma, bagaimana pun kalian kan orang tua kandungku, mau bagaimana pun kalian"