
"ya sama susah kok pa, intinya milih kan susah" jawab ibunya
mereka berdebat dalam telfon, siapa akan dipilih Heechul, ibunya yakin Sungwan akan dipertahankan tapi ibunya malah yakin nya Yuhan dipertahankan sedangkan kakaknya tidak tau siapa dipertahankan oleh adiknya nanti meskipun hanya mengira ngira
balik lagi kepada kesibukan Heechul, saat Heechul tidak ada diruang latihan diagenci nya
tapi beberapa member ada yang jadwal ke agenci hari ini salah satunya yaitu Ryeo-wook dan Yesung, dimana keduanya yang tengah sibuk dalam persiapan drama musikal tengah datangi agenci untuk beberapa hal
setelah urusannya selesai, Ryeo-wook pamit ke toilet sebelum balik bareng Yesung
Yesung kepikiran saat Ryeo-wook ketoilet, apa dia mengintip Yuhan tengah kerja, karna penasaran ketika jam kerja Yuhan ngapain saja
ia pun berjalan keruangan staff dan mencari meja kerja Yuhan tapi meja nya rapi seperti tidak ada yang memakai meja kerja itu
"Yuhan kemana? apa dia pindah meja kerja? dimana tapinya?" gerutu Yesung dalam hati
Yesung bingung karna meja kerja Yuhan sangat rapi, terkesan tidak ada pemakai nya, makanya ia bingung jadi ia pikir mungkin saja Yuhan pindah meja kerja
karna takut Ryeo-wook tau dirinya tidak ada dan malah curiga karna baru dari ruangan staff, Yesung kembali ke ruangannya dan menunggu Ryeo-wook sampai selesai
Yesung disini belum tau sama sekali terkait Yuhan telah berhenti dari agenci nya
ketika Ryeo-wook selesai...
"hyung, sudah, ayo" ucap Ryeo-wook
"lama kali lah"
"sakit perutku tiba tiba"
"lah jadi aku nungguin orang buang air besar dong?"
"hehe gak rugi lah nungguin aku hyung"
"rugi banget, berapa menit tadi, bisa dibuat tidur lah"
"hyuuung"
"ayo sudah cepat"
mereka tengah jalan, tapi Ryeo-wook saat akan masuk lift malah melirik ke arah ruangan staff staff
jadi ruangan staff dan ruangan khusus super junior ada di satu lantai yaa, kalau ruangan super junior dari lift ke kanan sedangkan ruangan staff staff dari lift ke kiri
saat akan masuk, Ryeo-wook malah jadi penasaran di jam segini, Yuhan tengah melakukan apa
"hyung, tunggu lah, aku mau ke ruangan staff sana" ucap Ryeo-wook
"ngapain?" tanya Yesung
"bentar, aku penasaran, pacarnya Hee hyung jam segini ngapain kerjaannya ya? penasaran banget soalnya, aku gak pernah tau sejak dia kerja disini ngapain tugasnya dilakukan selama jam kerja" jelas Ryeo-wook
itu tadinya alasan yang sama dengan Yesung saat pergi melihat ruangan staff tadi
sebenarnya semua member super junior kagum kepada sosok Yuhan, alasan kagumnya tidak lain dan tidak bukan karna terkesan dengan wangi tubuh Yuhan yang seperti nya tidak pernah luntur sedikitpun meski berhari hari tidak mandi pun terasa tetap segar saja aromanya
Ryeo-wook berjalan mendekati ruangan itu dan melihat meja kerja Yuhan juga rapi
"eh itu meja kerjanya yang sebelah pas dengan ruangan editor kan?" tanya Ryeo-wook
"katanya begitu sih"
"iya, aku ingat nya juga begitu, di ujung paling depan, pas meja ke dua dari tembok ruangan editor"
"oh iya berarti"
"tapi kok rapi, apa memang se-rapi itu anaknya ya?"
"itu rapi terkesan tidak ada orang gak sih, seperti nya mejanya tidak dipakai"
"eh iya juga ya"
"nah, terkesan meja meja yang baru di siapkan untuk staff baru gitu" kata Yesung
"ahh bener juga"
"kemana tapi, diruangan ini tidak ada Yuhan"
mereka mengobrol sampai disapa oleh Yanglee, satpam yang tengah bertugas berkeliling itu melihat Yesung dan Ryeo-wook mencurigakan, mengintip dan memerhatikan para staff diruangan itu, ada apa?
ia pun mendekati keduanya
"pak" sapa Yanglee
"pak Yang?" sapa Ryeo-wook
"kalian disini ngapain kok memerhatikan sekeliling ruangan staff? ada masalah?" tanya Yanglee
Ryeo-wook dan Yesung saling bertatapan bingung mau bagaimana nenjelaskan jika mereka mencari Yuhan
tapi tidak bertanya membuat mereka penasaran apalagi mereka mengingat Yuhan paling dekat dengan Yanglee, Pakte dan Chunsuk selama bekerja sedangkan dengan staff lain tidak begitu dekat
tapi tetap saja gengsi mereka lebih tinggi dibandingkan rasa penasarannya jadi mereka memutuskan diam saja
"mungkin ada masalah biar saya bisa bantu mungkin pak, katakan saja, jangan diam, saya jadi tidak tau" kata Yanglee
"tidak ah pak, cuma pengen lihat saja jam kerja begini, apa saja dilakukan para staff" jelas Yesung
"ahh begitu? saya pikir apa ada masalah gitu" jawab Yanglee
"tidak kok pak, tidak ada, aman pak" jawab Yesung lagi
"yasudah saya lanjutkan kelilingnya ya, saya tinggal, nanti ada perlu gakpapa kabari saya saja"
"baik pak"
Yanglee pergi, keduanya saling tatap dan saling paham kalau mereka tengah sama sama gengsi mengatakan jika mencari keberadaan Yuhan
sampai saat mereka akan pergi, staff penerimaan karyawan baru, datang bersama staff baru masuk, mereka melewati Yesung dan Ryeo-wook, keduanya memerhatikan ternyata staff itu memberikan meja kerja milik Yuhan pada staff baru tersebut
"nah pindah meja kerja beneran berarti itu" kata Ryeo-wook
"iya, itu ada staff baru, memakainya"
tapi saat staff penerimaan karyawan baru tadi yang mengantarkan staff baru ke meja kerja Yuhan, ia keluar lagi dan akan melewati Yesung dan Ryeo-wook lagi
keduanya tidak mau menghilangkan kesempatan dan bertanya kepada staff itu
"pak, itu meja kerja Yuhan kan? kok dipakai staff baru?" tanya Yesung to the point
"oh iya, dipakai staff baru pengganti Yuhan nuna"
"pengganti Yuhan? maksudnya gimana?" tanya Yesung lagi
"iya kan Yuhan nuna berhenti dari agenci seminggu yang lalu, dan ada staff baru masuk tiga hari ini, jadi dikasih meja kerja bekas pakai Yuhan nuna saja"
"Yuhan berhenti?" tanya keduanya bersamaan
"iya berhenti"
"berhenti maksudnya menyelesaikan kontrak gitu?" tanya Ryeo-wook
"iya pak, berhenti dari kontrak, jadi tidak bekerja lagi disini sejak seminggu lalu sudah"
mereka berdua shock karna itu sangat tiba tiba dan berhentinya cukup lama, seminggu yang lalu artinya ya cukup lama tapi kenapa mereka tidak ada yang tau soal berhentinya Yuhan?
apa hanya mereka yang tau soal Yuhan berhenti atau hanya mereka yang baru tau Yuhan berhenti
"pak, sudah? saya tinggal ya?"
"keburu kah?" tanya Yesung
"tidak sih pak, ada apa lagi pak?"
"cuma tanya satu lagi saja, itu memangnya kenapa Yuhan berhenti?" tanya Yesung
"nah soal itu tidak tau saya pak, tidak ada yang tau juga, apalagi pak Chun, sampai cari cari penyebabnya, tidak mendapatkan apapun kenapa Yuhan sampai memutuskan berhenti"