
termasuk bagian tentang cincin diuruskan oleh Yuhan karna yuhan ada teman yang bekerja di toko perhiasan yaitu pacar Haejin
pacar Haejin kan masih bekerja di toko perhiasan di tempat dimana Yuhan juga pernah membeli cincin pertunangan nya dengan Namjoon
Yuhan menghubungi Haejin dan meminta bantuannya mengantarkannya pergi bersama Heechul ke toko perhiasan pacar Haejin
sesampainya Yuhan di toko laundry milik Haejin
"kak, bisa bertemu dengan Hejin?" tanya Yuhan
"bisa kak, silahkan"
"Yuhan?" sapa Haejin keluar dari ruangannya
"hai Hejin" sapa Yuhan
"hai, ngapain kesini? tumbenan"
"ada yang mau kubicarakan"
"ahh, apa?"
"tidak disini kan? dimana gitu yang aman"
Haejin membawa Yuhan masuk keruangan kerjanya, ada Dajin tapi Yuhan tidak masalah ada Dajin
"eh Dajin, keluar dulu gih, aku sama Yuhan ada yang mau dibahas" kata Haejin
"okeh eoni"
"eh gakpapa kalau Dajin disini" jawab Yuhan
"gakpapa?" tanya Haejin
"iya lah gakpapa"
"jangan lah eoni, kalau sekiranya penting, saya keluar" kata Dajin
"sudah gakpapa disini, kulihat kerjaanmu banyak"
"yaudah eoni, bicara saja, aku lanjutkan kerjaan kok, aku gak ikut ikut kok yaa" jawab Dajin
Yuhan mulai menjelaskan tentang ia meminta bantuan Haejin mengantarkannya ke toko perhiasan pacar Haejin untuk mempersiapkan cincin pernikahannya dengan Heechul
"jadi aku sama Heechul mau menikah, tapi aku mau mencari cincin di toko perhiasan waktu itu kamu kerja disana, masih bisa gak ya?" tanya Yuhan
"loh, kamu serius mau menikah?" tanya Haejin
"iya, kemarin gagal karna terlalu lama bertunangan, kesalahan lama memang cukup pelik memilih tunangan daripada menikah, tapi sekarang aku rasa yakin untuk menikah saja" jelas Yuhan
"lalu bagaimana dengan pekerjaan dia?"
"pekerjaannya tidak masalah kalau ada yang menikah atau bisa lah ambil masa vakum sementara"
"waaah, selamat ya sudah berhasil ke jenjang ini"
"kan belum, masih mau"
"oh iya, eh terus kenapa bilang kepadaku?"
"ya kan aku mau minta antar kamu ke toko perhiasan dulu kamu kerja, makanya minta antar kamu buat kesana gitu"
"kenapa kamu gak cari tempat lain?"
"aku gak srek, aku banyak perhiasan suka di tempat mu"
"ahh, yaudah aku kabari pacarku dulu ya, nanti aku kabari kamu lagi"
"oh gitu, siap deh"
"nanti kamu sendirian apa sama Heechul?"
"sama Heechul dong, biar tau ukuran dan selera masing masing kan"
"ahh okeh"
"gakpapa jadi ya aku sama Heechul ngajaknya kamu?"
"santai lah, aku anterin nanti kok"
"makasih Hejin, kamu mau bantuin aku"
"iya dong"
"eh tapi kamu sama Heechul belum sempat bertemu kan?" tanya Yuhan
"tapi tau kan sama Heechul?"
"iya tau, super junior kan?"
"iya"
"iya tau kalau dia mah, siapa tidak kenal dia, cuma belum pernah memang bertemu langsung"
"ahh ini pas sekali, bertemu bertatap muka nanti"
"iya ya"
tapi selama obrolan, tadinya Dajin berniat mengerjakan pekerjaannya, bahkan ia sendiri berjanji kepada Yuhan dan Haejin tadi jika ia tidak akan ikut ikut pembahasan atau mendengarkan mereka, akan fokuskan ke pekerjaannya saja
tapi malah jadi ia menguping, mendengarkan obrolan dari awal Yuhan bicara dengan kakaknya karna itu cukup membuatnya penasaran mendengar Yuhan akan menikah
Dajin tau segala tentang hubungan Yuhan dengan Heechul dari sang pacar yaitu Unji bahkan mungkin lebih tau Dajin daripada Haejin tentang hubungan mereka meskipun baik Dajin atau Haejin sama sama tidak pernah bertemu secara langsung dengan Heechul
"kan kamu jadi dengarkan kami bicara ya" kata Haejin
"hehe maafkan aku eoni, aku spontan saja sih, habisnya penasaran" jawab Dajin
"yaudah lah gakpapa kok" jawab Yuhan
"aku baru tau rencana ini, Unji tidak ada yang bilang apa apa" kata Dajin
"yaa.. Unji saja belum tau, nanti setelah beli cincin aku kabari orang dirumah, aku juga banyak kerjaan akhir akhir ini, aku menyelesaikan pekerjaan ku dikantor kerjaku jadi belum sempat jelaskan pada orang rumah" jawab Yuhan
"oh kamu berhenti dari kerjaan juga?" tanya Haejin
"emm"
"kenapa?"
"ya persiapan pernikahan lah, menikah dan stay temani suaminya" jawab Dajin
"oh iya juga sih" jawab Haejin
"iya begitulah" jawab Yuhan
Yuhan mengiyakan saja, ia enggan mengatakan apa masalah ia berhenti padahal bukan itu alasan ia berhenti dari pekerjaan
soal berhenti dari pekerjaan, Yuhan sudah memikirkan ia menghentikan pekerjaan saja bukan untuk fokus setelah pernikahan dengan Heechul tapi menghindari Hyohoon tapi ia tutupi semuanya dari siapapun untuk alasan itu
bahkan Yuhan juga belum sempat mengatakan kepada Heechul tentang rencana pemberhentiannya dari pekerjaannya
Yuhan pun pergi, ia mengatur waktu bersama Heechul untuk bisa pergi bersama sama ke toko perhiasan nya
sedangkan Haejin membantu Yuhan, ia menanyakan kapan ia bisa datang bersama dua temannya untuk melihat lihat dan membeli cincin pernikahan di toko perhiasan pacar Haejin
Haejin dan pacarnya menentukan hari kapan bisa bertemu, Haejin mengabari Yuhan, Yuhan hanya menunggu waktu kosong bersamaan antara Yuhan dengan Heechul
sembari itu, Yuhan juga mulai menjelaskan kepada orangtuanya terkait ia akan menikah dengan Heechul
ia mengabari dulu orangtua angkatnya karna kebetulan ada Yangsi dan Hongjuan dirumahnya
saat mereka baru selesai makan malam
"mam, pap, ada yang mau Yuhan bahas juga" kata Yuhan
"bisa lah, ada apa nak?" tanya Yangsi
Yuhan menjelaskan rencana pernikahan dan persiapan apa saja semua dilakukan dan mulai di atur untuk pernikahan mereka, keduanya (Yangsi dan Hongjuan) sama sama mendukung saja keputusan Yuhan
meskipun keduanya berat karna tau siapa Heechul sebenarnya dari pihak Hajun dan Sungwan
"sudah yakin sama pacarmu ini?" tanya Hongjuan
"sudah pap, Yuhan rasa sudah waktunya serius, tidak perlu lama lama takut seperti sebelumnya, lama tunangan tapi gagal"
"oh jadi kamu pilih sekalian tidak bertunangan langsung menikah karna itu?" tanya Yangsi
"iya lah mam, dan juga merasa sudah dewasa kan, sudah bukan waktu main main, Heechul ajak serius, jelas aku mau"
"iya sudah, pap dan mam merestui kok, berdoa terbaik buat kamu dan Heechul, dan buat pernikahan kalian nanti yang terbaik saja lah" jawab Hongjuan
"pap, kok bilang begitu? ya doa nya biar lancar dong semuanya bukan baik saja" jawab Yangsi
"baik lah, lancar tapi gak baik percuma? akhirnya gak akan lancar juga kan" kata Hongjuan
"iya juga sih pap, ya udah mam dan pap pokok doain yang terbaik buat Yuhan... argh mam jadi sedih, kamu sudah dewasa, baru ditinggal Boseo berumah tangga, sekarang kamu" kata Yangsi
"ya lah mam, kan semua ada masa nya masing masing" jawab Yuhan memeluk Yangsi