
"siapa anda bilang? saya? salah, suami anda yang merusaknya sendiri" jawab Yuhan sedikit nada keras
keributan disana terjadi, Yuhan benar benar sudah tidak terkendali, Yuhan geram atas prilaku keduanya disana
Yuhan balik mengancam membubarkan kantor berita itu dan pergi begitu saja
pada faktanya Baori tidak memilih mengejar Yuhan tapi memilih menenangkan istrinya yang baru ia ceraikan itu
Yuhan tanpa malu keluar dari ruang kerja Baori dengan banyak pasang mata melihat nya
"Yuhan" sapa beberapa teman Yuhan di kantor itu yang kenal baik dengan Yuhan
"permisi" ucap Yuhan tanpa menjawab apapun sapaan mereka dan pergi
beberapa orang disana menjadi ini ancaman menakutkan bagi mereka, mereka jadi was was sampai Yuhan benar membuat bubar kantor mereka
hingga salah satu dari temannya menyapa Yuhan dan meminta ikut dengannya saja
Yuhan melirik ke arah mereka yang meminta ikut dengan Yuhan..
"yaa, bagusnya kalian berhenti sebelum perusahaan yang memecat kalian tanpa terhormat" jawab Yuhan
saat Yuhan akan pergi, ia membalikkan badannya lalu mengajak enam teman dekat yang ada disana untuk ia sediakan pekerjaan bersama nya
ia hanya mengajak teman paling dekat saja, selain itu tidak
"aku tunggu dirumah ku malam hari setelah kamu selesaikan urusan disini" kata Yuhan
"yaa, ini aku akan siapkan sekarang dan berhenti sekarang juga"
Yuhan pergi dan melewati semua staff yang memerhatikannya tanpa menyapa bahkan menoleh sedikitpun kearah itu padahal mereka menatap Yuhan bahkan sampai Yuhan pergi hingga masuk lift dan turun lantai karna sebuah kecemasan
sejak itu, Yuhan bingung mencari cara menuntut perusahaan hingga bubar kan semua pekerjaan itu
Yuhan akhirnya juga berani ungkapkan perasaan sebenarnya juga pada Hyohoon dan memutuskan Hyohoon sepihak tapi sudah pada tau kan Hyohoon bagaimana
Yuhan kepikiran Namjoon, bagaimana jika ia menemui Namjoon, Namjoon dan bangtan bahkan staff lainnya akan begitu senang jika Yuhan mampu membantu mereka meringkus kantor berita ilegal itu
lagi pula Yuhan butuh dukungan juga perlindungan mereka selagi Yuhan membantu mereka
tak butuh waktu lama..
dua hari kemudian..
beberapa teman dari kantor Baori menghubungi Yuhan dan akan datang kerumah Yuhan malam itu
Yuhan pun bersiap siap balik kerumahnya tanpa mengabari pada dua temannya
sesampainya..
"Yuhan? kamu datang tidak mengabari dulu?" sapa Nania
"iya, aku mendadak ada urusan kesini"
"loh Yuhan, ada apa?" sapa Jazlyn
"ada urusan sama teman ku sebentar, santai saja, eh ya gimana anak anakku?"
Jazlyn dan Nania pun menjelaskan tentang beberapa hal tentang hewan hewan Yuhan
tak lama Namjoon yang datang, Yuhan pikir itu bukan Namjoon, jadi ia menyuruh Jazlyn menemui nya saja
"itu siapa datang, coba deh Na lihat" kata Yuhan
"siapa? iya tunggu aku yang keluar" jawab Nania
"Na, bilang deh mulai sekarang semuanya kalau aku sudah gak tinggal disini, ini rumah kalian beli gitu deh"
"oh siap deh, kaya kemarin pak Baori datang kan?"
Nania menemuinya dan menyapa Namjoon tanpa ia tau itu adalah Namjoon
"yaa.. cari siapa?" sapa Nania
"Yuhan ada?"
"siapa ya? coba telfon saja pada Yuhan, Yuhan sudah tidak disini"
"oh, Yuhan tidak disini lagi?"
"yaa terimakasih"
"yaaa"
Nania masuk lagi, ia tidak ingat siapa pria itu, tapi ternyata Jazlyn mengingat pria itu ketika ia melihat dari pintu rumah
"lihat apa kamu?" sapa Yuhan
"ohh itu yang datang ternyata staff bangtan yang kemarin itu loh" kata Jazlyn
Jazlyn menjelaskan itu adalah staff bangtan yang perna datang dijemput Seokjin waktu itu
"ahh serius kamu?"
Yuhan berlari keluar dan meminta untuk Nania mengejar pria tadi
tapi Nania melihat sudah pergi jauh..
"kenapa sih Yuhan? kan kamu bilang suruh aku bilang ke semuanya" kata Nania
"iya aku tidak tau itu penting, namanya lupa juga"
"kenapa tidak kamu mengenalinya?"
"lupa aku, tidak jelas aku melihat itu" jawab Jazlyn
tak lama datang lah beberapa teman Yuhan, Nania yang tipe mengingat orang dengan cepat pun melihat siapa yang datang
"perempuan, itu teman kantormu itu" kata Nania
"oh, suruh dia masuk saja deh"
sekitar ada enam orang datang, akan mengobrol banyak hal dengan Yuhan
mereka mengobrol banyak hal disana semua nya tentang pekerjaan dan Baori juga apa yang terjadi waktu itu dan hubungan apa sebenarnya Yuhan dengan Baori
"jadi kamu akan menuntutnya?" tanya
"yaa, aku sudah siapkan, aku akan menuntutnya" kata Yuhan
"beruntung aku berhenti"
Yuhan menjelaskan semuanya tentang kesibukan baru mereka, Yuhan mendirikan usaha sendiri untuk bersama enam orang tersebut
jadi masing masing masih jadi sasaeng dan menjual berita, tapi dalam pengawasan Yuhan, jadi Yuhan mendirikan bisnis ini diam diam secara ilegal juga pastinya, intinya sama seperti pekerjaan sebelum nya mereka kerjakan dan mereka lakukan lagi, bedanya mereka hanya ikut atas nama Yuhan
Yuhan bahkan memberikam hasil yang mereka dapat untuk diri mereka sendiri tapi tetap ada upeti dibayarkan pada Yuhan seberapapun pemberian mereka toh Yuhan juga akan memberika fasilitas
karna pekerjaan mereka sensitif, Yuhan akhirnya membeli sebuah apartemen untuk kantor sekaligus yang mau tinggal disana di fasilitasi Yuhan
saat Yuhan mengajak keenam temannya ke apartemen baru ia beli
"waah ini buat kantor?"
"iya Yuhan, kantor di apartemen, waah mewah sekali rasanya"
"iya, kita kan butuh privasi sangat penting, jadi harus benar benar tertutup" kata Yuhan
"waaah ini buat kantor mewah banget sih, jarang bahkan gak ada kan apartemen jadi kantor"
"kalian boleh tinggal sini kok kalau kalian mau tinggal" kata Yuhan
"boleh? waah iya aku mau"
"tapi soal pekerjaan dan hasilnya kamu tidak ambil? beneran di kelolah masing masing?"
"iya ambil kalian, tetap kasih aku berapa pun deh kalian mau kasih, wajar lah, toh semua fasilitas atas namaku kan" jawab Yuhan
dimana ketika waktu berjalan cukup lama, sampai Hyohoon tidak berhenti mengejarnya Yuhan kepikiran segera menemui Namjoon, karna terus ditunda, ia akan semakin terancam dan bahaya juga
ia tidak pernah ada waktu untuk bertemu apalagi janjian, pasti ada saja yang sibuk dan tidak bisa hadir
jadilah Yuhan datang ke dorm bangtan saja, dengan saku keberanian ia datang ke dorm itu
tapi pas malam itu tidak ada satpam jaga, hanya ada Yoongi yang bersedia menggantikan salah satu satpam berjaga karna sedang ke toilet
Yoongi melihat seorang gadis cantik bahkan dengan pakaian serba mini nya turun dari mobil mewah dan mendekati arahnya