
Yuhan mengobrol dengan Ryungbo disana sembari menonton tentang pembahasan flora dan fauna, Yuhan sama dengan Boseo yang menginginkan Ryungbo bisa menjadi penyuka tanaman atau bahkan hewan buas seperti mereka
selang beberapa menit Ryungbo tertidur, Yuhan memindahkannya kekamarnya, Yuhan menutup semua jendela rumah dan akan menutup pintu tapi Yesung datang kerumah Yuhan lagi
apalagi tengah tidak ada orang dirumahnya, mana hanya ada Ryungbo, bisa apa Ryungbo membantu Yuhan dari Yesung situasi begini
"oppa, ngapain malam malam kesini?" tanya Yuhan
"ini baru jam sembilan malam, belum malam sekali loh"
jam sembilan malam di korea sama dengan jam tujuh malam di indonesia ya gengs
"aku mau tidur sudah jam segini" kata Yuhan
"jangan dulu lah, aku datang kok" kata Yesung
"gak ada, ini sudah malam, tidak enak kalau malam"
"pagi enak, biarkan aku menginap disini, kan tidak ada Hee, dia keluar kota masih lusa baliknya"
Yesung memaksa masuk rumah Yuhan dan melihat situasinya sepi
"gak ada orang ya dirumah? sepi sekali?" tanya Yesung
"ada, ada lah, kenapa tidak ada"
"masak semua gak balik atau jalan gitu, ini kan week end"
"mereka tidur semua makanya sepi, gak pulang juga kan urusan mereka"
"kenapa sih kamu begitu amat?"
"oh ya maaf, aku gak bermaksud"
setelah melihat sekeliling lantai satu..
"dimana kamar kamu?" tanya Yesung
"kenapa? buat apa tanya kamarku?"
"pengen tau saja"
"gak boleh, gak baik kamu mau tau kamar orang"
"oh yaudah"
tak lama malah Ryungbo terbabgun ternyata
"bibi Yu, kenapa gak tidur?" tanya Ryungbo
"eh ada Ryung? hai Ryung?" sapa Yesung
"hai paman" sapa Ryungbo
"emm, aku mau tidurkan Ryung dulu" kata Yuhan
"kenapa dia ada disini?"
"appa dan amma nya pergi keluar kota"
karna Ryungbo sudah merengek minta tidurkan, Yuhan akhirnya menidurkan Ryungbo dikamarnya membuat Yesung tau kamar Yuhan jadinya Yesung melihat lihat kamar Yuhan
tidak ada foto Yuhan dan Heechul disana, biasanya kalau cewek berpacaran kan menyimpan foto dikamar mereka bahkan memajangnya
Ryungbo sudah tertidur, melihat itu, Yesung langsung memeluk Yuhan yang menidurkan Ryungbo dan menciumi pipinya
Yuhan bangun perlahan agar Ryungbo tidak bangun dan membawa Yesung keluar
"jangan sembarang oppa, kenapa menciumi ku?" tanya Yuhan
"gakpapa, gemas melihatimu menidurkan bayi itu"
Yesung mendekati Yuhan dan memeluknya dari belakang, tidak melepaskannya sama sekali, Yuhan tidak bisa melepaskannya karna terlalu kuat
"oppa, mending kamu pulang saja, ini larut malam" kata Yuhan
"tidak"
"kalau tidak, tidur saja di kamar tamu"
"sama kamu"
"tidak" kata Yuhan
Yuhan dan Yesung masih berpelukan disana, sampai Misilia datang dan Yesung baru melepaskannya..
Misilia melihat semuanya, dimana Yesung memeluk Yuhan, dan Yuhan terlihat memang berusaha melepaskannya berarti apa yang Yuhan ceritakan memang benar, bukan Yuhan yang mau tapi Yesung yang memaksa
"Mi, sudah pulang?" sapa Yuhan bernapas lega
"iya, kok ada Yesung oppa?" tanya Misilia
"emm, kami hanya bertemu sebentar ini" kata Yesung
"ahh apaan, tau semua aku" jawab Misilia dalam hati
"baru saja Donghae oppa pergi, tau gitu kan bisa bareng balik" kata Misilia
"iya, sama dia" jawab Misilia
"emm Mi, ada Ryung dititipin sama Boseo, aku temani dia tidur ya" kata Yuhan
"ada Ryung? sudah tidur?"
"iya, dikamarku"
Yuhan setidaknya aman tidur dikamarnya kalau sudah ada Misilia, karna Misilia tidak akan tidur sampai pagi, jadi bisa menjaga Yuhan tidur dari Yesung
"aku pamit pulang ya" kata Yesung
"oh yaudah, hati hati ya" kata Yuhan bernapas lega
"nanti aku main kesini lagi ya"
"emm, bye" ucap Yuhan
Yesung pun pergi...
paginya..
Yuhan bangun duluan, ia sudah menyiapkan makan pagi untuk Ryungbo dan dirinya tapi ternyata ia melihat staff secret work sudah pada datang, Jazlyn, Nania dan Unji juga sudah lengkap pagi itu
Yuhan merapikan Ryungbo, dan akan membawanya ke acara bazar yang diadakan oleh agenci Yuhan
mereka pun pergi berdua, dan sesampainya di tempat, Yuhan menyapa beberapa staff disana sembari menunjukkan Ryungbo, semua staff menyapa Ryungbo karna sudah lama tidak bertemu tau tau sudah besar
"hai aunty uncle" sapa Yuhan
"waaah Ryuuuung" sapa para staff disana
"waah eoni, ini Ryung ya? udah besar dia"
"iya, tau tau gede"
"alu bisa bicara juga loh" kata Yuhan mengajari Ryungbo
"oh ya? mana suaranya aunty mau dengar dong"
"hai bibi" sapa Ryungbo
"wwwooh iyaaa, nuna, bisa bicara dia ya, waah anakmu sudah gede"
sebenarnya disini Hyohoon melihat Yuhan membawa bayi itu, tapi ia belum begitu fokus, ia pikir itu anak dari salah satu staff disini
hingga siangnya Yuhan balik membawa Ryungbo balik dan melakukan aktifitas seperti kemarin
baru besoknya Boseo dan Naryu datang menjemput anak mereka, Ryungbo pun pergi
"makasih ya eoni jagain dia" kata Naryu
"iya"
"rewel gak selama disini tadi?" tanya Boseo
"gak sama sekali loh" jawab Yuhan
"waah pinter"
mereka pun membawa Yuhan balik..
"kamu kok gak bilang apa apa kepada eoni?" tanya Naryu
"gak ah, gak tega, biarin deh" kata Boseo
Naryu kemarin sudah menjelaskan semuanya kepada Boseo tentang Yuhan dan Sungwan, menjelaskan semua apa hubungan Yuhan dengan Sungwan, dan hubungan Yuhan dengan Hajun, lalu nasib hubungan Yuhan dengan Heechul
tapi kemarin Boseo memutuskan memilih membela Naryu apapun yang terjadi Boseo akan tetap memilih Naryu
Boseo rasa Yuhan sudah dewasa, bahkan lebih dewasa darinya, ia sudah tidak mau terlalu ikut campur urusan Yuhan terlalu jauh karna ia sudah berpikir mereka sudah sama sama memiliki cerita kehidupan masing masing kan
jawaban dan pilihan itu ternyata jauh dari dugaan Naryu yang sudah mengira Boseo akan membela Yuhan
"aku minta maaf ya, jadi kamu tidak enak karna ini" kata Naryu
"gakpapa lah, bener yang dikatakan bibi Sungwan, itu sudah lain urusannya denganku, kan itu urusannya Yuhan nuna dengan papa Hajun dan bi Sungwan sendiri"
"lalu bagaimana mengatakan ini kepadanya?"
"jangan ikut campur, biarkan ini dijalani sendiri sama nuna, biarkan saja jangan ikut ikut"
"iya sih"
"aku tidak mau ini berdampak pada kita, karna akan berdampak pada Ryung"
tiba tiba Ryungbo menyeletuk
"kenapa Ryung pa?" tanya Ryungbo
"oh tidak ada nak" jawab Boseo
Naryu dan Boseo melihat anak mereka mulai anteng, bahkan sampai rumah juga tidak lagi rewel
berarti memang karna Ryungbo kangen pada Yuhan kali makanya akhir akhir ini rewel minta keluar tapi tidak bisa menjelaskan bahwa maunya Ryungbo sendiri menginap dengan Yuhan