
tapi Heechul belum sadar Yuhan pindah kekamarnya dan tidur memeluknya dari belakang
baru sadar ketika Heechul bangun lebih awal karna memang Yuhan dibandingkan Heechul pasti Heechul yang bangun lebih awal
lucunya kebiasaannya berbeda ketika Yuhan dengan Namjoon atau keluarganya karna Yuhan lah yang paling pertama bangun dibandingkan Yuhan dan keluarganya
Heechul sendiri kaget ketika baru bangun, ada tangan memeluk badannya dari belakang dan saat menoleh kebelakang ternyata Yuhan
"chagiyaa.. kamu disini sejak kapan?" tanya Heechul
"emm, chagi, kamu bangun?"
"iya, kamu loh dari kapan disini?"
"semalam, alu semalam kedinginan, jadi tidur kesini buat meluk kamu"
"kan matikan ac bisa"
"kenapa aku pilih kesini? kamu gak mau?"
"gak gitu, aku gak enak lah sama kamu, masak udah tidur seranjang aja"
"gakpapa lah, kan aku yang mau, kamu gak mau jangan jangan?"
"mau lah, yaudah ayo tidur lagi" kata Heechul memeluk Yuhan lagi
"hihi gitu dong"
mereka malah lanjut tidur, karna Heechul tidak ada pekerjaan pagi itu, ada nya nanti malam karna ada mc malam nya
apalagi Yuhan yang tidak ada pekerjaan sama sekali
mereka lanjutkan tidur sampai siangnya baru bangun lagi dan itupun masih sama sama belum beranjak dari posisi tidur masing masing
karna Heechul sendiri terlalu enak dan nyaman tidur disana apalagi disampingnya ada Yuhan
"chagiya.." sapa Heechul yang ada dipelukan Yuhan
"yaa, kenapa?"
"soal teman teman kantor kemarin, bagaimana kalau ramai nanti dibahas soal kita di media?"
"ya kenapa? gak masalah lah"
"kamu gakpapa beneran ke ekspose? soalnya aku kepikiran hubungan kamu sebelumnya"
"gakpapa lah, kemarin aku belum berani ekspose karna banyak hal dan salah satunya memang aku tengah sama dia kan, tapi sekarang aku milik kamu sepenuhnya"
"heheh iya ya, aku masih belum nyangka chagiya, kamu mau sama aku"
"kenapa gak mau? kamu baik, kamu dewasa, lucu juga, aku suka"
"hehe tau dari mana aku lucu?"
"lihat acara yang mc nya kamu itu"
"ohhhh"
"apalagi waktu sama kamu kan, kamu lucu juga, aku terhibur"
"terhibur? bahagia tidak?" tanya Heechul
"tentu lah bahagia"
mereka mengobrol masih sama sama dalam pelukan diatas ranjang dengan posisi duduk
"oh iya, mulai nanti malam aku akan ada deadline kerjaan chagiya" kata Heechul
"oh ya gakpapa"
"masalahnya semingguan, gak bisa ketemu, tapi chat bisa, telfon gak sempat deh"
"oh ya gakpapa, kerjaan kan penting"
"kamu gimana?"
"gakpapa kok beneran"
"oh, gimana sisa siang ke sore ini jalan lagi yuk"
"kemana?"
"kemana gitu, atau ke tempat Naryu?" ajak Heechul
"oh tempat usaha nya itu sama Boseo?" jawab Yuhan
"iya, gimana?"
"mau, boleh deh"
"lah iya ya, boleh deh"
mereka bersiap siap, keluar apartemen dan pergi menuju restoran usaha milik Naryu dan Boseo
saat sampai, Yuhan sepertinya kenal dengan gedung rumah makan itu, saat turun benar saja, Yuhan melihat gedung itu adalah gedung yang sudah lama Yuhan tinggalkan dan berikan kepada Boseo
gedung perusahaan makanan olahan daging hewan buas, peralatan kebutuhan hewan, dan penjualan lain lainnya menjadi restoran
Heechul turun dari mobil dan memberikan tangannya kepada Yuhan, disaat ini ada salah satu media mendapatkan foto Heechul tengah menggandeng seorang perempuan
sementara Yuhan dan Heechul masuk lalu menyapa satpam jaga disana
"pak, saya bisa bertemu dengan Naryu? saya sepupu nya"
"oh bisa, silahkan.."
satpam jaga mengarahkan untuk menuju ke ruangan kerja Boseo dan Naryu yang ada di lantai paling atas
Yuhan melihat sekelilingnya itu, banyak sekali menyediakan masakan makasan disana, ada tujuh lantai dan enam lantai dari bawah ke atas nomor dua restoran nya sedangkan lantai teratas dijadikan kantor khususnya
jadi restoran milik Boseo dan Naryu yang mereka kembangkan berdua ini adalah perusahaan yang memang merintis dari bawah meskipun sudah dapat tempat gedung secara cuma cuma
restoran itu terdapat banyak sekali menu
20 macam olahan daging-dagingan
20 macam olahan sayur-sayuranan,
20 macam olahan buah-buahan,
20 macam olahan jajanan seperti kue tart, pie, bolu, dll (kue basah)
20 menu minuman
jadi sekitar 100 macam menu olahan berbeda beda
melihat gedung miliknya ini berubah drastis, membuat Yuhan kaget tapi ia tidak bisa jika marah, karna ia sudah sah memberikan gedung itu atas nama Boseo jadi terserah Boseo mau diapakan, yang penting di manfaatkan bukan dijual
tapi setidaknya, Yuhan bisa mengambil kesimpulan jika Boseo hanya merubah fungsi gedung saja dari perusahaan menjadi restoran mewah tapi tidak merubah apapun bagian bagian di gedung itu
misalkan tembok masih perpaduan chat ungu muda, pink dan putih
beberapa tempat tidak direnovasi, dibiarkan begitu saja seperti aslinya
saat sampai di ruang kerja itu, Heechul mengetuk pintunya, tak lama Naryu yang membukakan pintunya dan seketika itu kaget
bukan karna kedatangan Heechul tapi karna Yuhan datang
"eoni?" ucap Naryu kaget
"iya, aku" kata Yuhan
tak hanya Naryu tapi Yuhan pun juga aneh, karna melihat perut Naryu kempes padahal kata Namjoon, Naryu tengah hamil, tapi Yuhan gengsi untuk tanya
"ahh masuk, oppa.. eoni.." kata Naryu
"iya" jawab Yuhan
"mana pacarmu?" tanya Heechul
"ada, bentar"
saat Yuhan dan Heechul masuk keruangan itu, Naryu mengatakan kepada Boseo jika ada Yuhan dan Heechul
Boseo kaget karna kenapa bisa ada Yuhan, ia kuatir Yuhan datang kesana untuk marah karna tempat ini dijadikan usaha restoran bukan lagi perusahaan
"nuna? kamu kapan datang?" tanya Boseo
"baru" jawab Yuhan
"kamu datang mau marah karna gedung ini ya? maafkan aku nuna, aku memang lancang merubah konsep"
"tidak, ini hak mu, kan sudah atas nama kamu, kuberikan kepadamu terserah bagaimana kamu mengaturnya"
"lalu kamu datang untuk apa?" tanya Boseo
"menemani dia (Heechul)"
barulah Boseo sadar kenapa Yuhan datang bersamaan dengan Heechul, Naryu dan Boseo sama sama bingung bagaimana Yuhan dan Heechul bisa datang bersama apalagi Yuhan datang hanya untuk menemani Heechul bilangnya
Heechul menjelaskan jika ia dan Yuhan berpacaran sejak empat bulan lalu, mereka menjalani hubungan bersama sama selama itu dan Naryu Boseo baru tau itu hari ini
"kenapa baru bilang nuna? lalu kamu sama.." ucap Boseo terhenti karna tidak enak pada Heechul
"sudah kubilang, kalau sampai aku datang menemui mu dan mau menyapamu lagi, tandanya aku telah berakhir dengan Namjoon" jawab Yuhan tegas
"nuna? serius, apa masalahnya? bukan karna aku kan? aku sudah tidak menghubunginya lagi"