
karna Aekyo mengabarinya ketika ia sedang menunggu diruang tunggu itu, Hyohoon dapat pesan masuk dari Aekyo yang berisikan
"bersiap siaplah karna aku dengar tadi staff yang akan mengenalkan wilayah kerja kepadamu adalah Yuhan"
isi pesan dari Aekyo
karna ingin membuat Yuhan mencarinya, agar tau rasanya mencari bagaimana seperti saat Yuhan meninggalkan Hyohoon waktu itu tanpa alasan dan sebab apapun
setelah memastikan benar Yuhan yang datang disana, saat Yuhan pergi, ia berpikir ulang untuk yakin lanjutkan pekerjaan disana
alasan pertama karna dia sudah tanda tangan kontrak,
kedua karna dia butuh pekerjaan yang membuatnya mendapatkan cukup uang yaa setidaknya tidak menganggur lah,
ketiga pekerjaan tapi masih bisa bergelut dengan kpop,
dan yang utama alasannya adalah untuk bisa kembali membuat hidup Yuhan tidak tenang karna sudah mempermainkannya,
dalam kata lain ia tidak pernah bisa move on dari sosok Yuhan
ini lah satu satu nya pekerjaan yang sangat tepat untuk ia ambil saat ini
jadilah ia tidak mau menyia nyiakannya
sementara Kwan yang dari rapat, ia melihat berkas milik staff baru, ia tau itu berkas staff yang akan bekerja ditempatnya dan itu tugas Yuhan untuk membantu kepengurusan
tapi karna tidak mau (tidak rela karna cemburu) Yuhan yang mengurus, jadi ia saja yang akan menemuinya
ia menuju ke meja kerja Jijun
"Jun.. staff baru masuk hari ini, ini berkasnya?" tanya Kwan
"iya pak, apa bapak yang mau mengurusi?"
"iya biar saja saya, Yuhan biar ke pekerjaan nya lagi"
"oh baik pak"
jadi Kwan lah yang menemui Hyohoon dan mengajak nya untuk melihat lihat seluruh isi kantor dan segala pekerjaan dalam kantor berita itu
"atas nama Hyohoon?" tanya Kwan
"ya pak, saya" kata Hyohoon
malah makin kaget Hyohoon karna yang datang adalah staff yang ia curigai mendekati Yuhan sejak awal
"mari ikut saya untuk pengenalan lingkungan kerja"
"baik pak"
ini satu dari banyak kemungkinan resiko yang diterima Hyohoon dimana dipertemukan dengan saingannya
tidak bisa membatalkan kontrak karna sudah yakin untuk bekerja disini karna Yuhan jadi Hyohoon meyakinkan dirinya untuk lanjutkan
beberapa hari kedepannya Yuhan sibuk jadi jarang sekali di kantor dan sekalinya ia sempat kekantor..
"Yuhan, berkas kamu kirim aku lewat email kantor kok gak ada" tanya Jijun
"gak ada gimana Jun?"
"coba itu komputer ku, aku mau ada pembenahan rapat iklan"
"yaa okeh"
Yuhan jadi duduk di meja kerja Jijun, ia juga mengurus semua berkas di komputer itu sekalian
tapi tak lama Hyohoon datang menyapa Yuhan yang dikiranya adalah staff lain karna penampilan Yuhan saat bekerja dan dirumah tidak sama, aroma parfum nya pun berbeda jauh jadi tidak tau itu dikiranya staff lain
dalam hati Hyohoon ketika masuk ruangan editing, ia bingung padahal kan staff di editing hanya ada priaz kok staff perempuan, tapi belum sadar itu adalah Yuhan
jadi pekerjaan Hyohoon adalah bagian editing bareng dengan Jijun dan Tanwoo
"nuna, ini berkas yang sudah di rekam diapakan ya, lupa saya? editing dulu apa laporan tulis?" tanya Hyohoon
"bentar lagi saya cek list, eh tapi tanya dulu sama Jijun"
"oh kemana Jijun?"
"masih diluar, ditunggu saja, coba lihat, apa masalahnya?" tanya Yuhan
Yuhan menoleh dan keduanya sama sama kaget, Yuhan langsung berdiri dan menghindari Hyohoon
"Yuhan?" sapa Hyohoon
"kamu ngapain?" sapa Yuhan kaget
"aku bekerja disini"
"sejak kapan?"
"sejak semingguan lalu, aku baru tau pas awal masuk sini kalau kamu disini juga" jawab Hyohoon berbohong
"emm, tau dari mana?" tanya Yuhan
"emm" jawab Yuhan sangat cuek
"apa kabar kamu?" tanya Hyohoon
"baik"
"kamu tidak tanya kabarku?"
"kurasa kabarmu baik" jawab Yuhan kembali duduk
"tidak ada alasan untuk tidak baik baik saja meskipun sudah di tinggalkan tanpa kabar, bukan begitu?" tanya Hyohoon
Yuhan hanya diam, tidak tau mau jawab apa dan juga menutupi rasa ketakutannya
"kamu bisa kembali bekerja, aku sibuk dengan pekerjaanku" kata Yuhan
ini baru permulaan, jadi Hyohoon mengalah saja dulu dan menuruti permintaan Yuhan agar pergi
ia pergi dan Yuhan menoleh, merasa aman, Yuhan mengusap kepalanya dan mencoba berpikir jernih, untuk mencari jawaban bagaimana cara nya Hyohoon masuk kesini
tak lama Jijun datang..
"eh ada staff antarkan berkasnya?" tanya Jijun
"ahh iya, ini"
"oh baiklah, gimana kerjaan mu?"
"sudah"
Yuhan berdiri dan akan pergi tapi ia ragu mau menanyakan soal Hyohoon kepada Jijun
siangnya..
saat akan makan siang, lagi lagi Hyohoon mendatangi Yuhan dan mencoba mendekatinya lagi
setelah apa yang dilakukannya kepada Yuhan, ia merasa kesal karna bagaimana Yuhan tidak merasa bersalah karna telah meninggalkannya tanpa kabar
"kamu" ucap Yuhan melihat Hyohoon meletakkan piring nasi bekalnya ke meja makan Yuhan
"kenapa tidak mau tanya soal kabarku?"
"tadi kan sudah"
"tadi..." ucap Hyohoon terhenti
beruntung Jijun datang, Jijun memang sedang makan siang bersama Yuhan dan melihat Hyohoon disana ia pun menyapanya juga
"kok disini? sudah berkenalan ya?" tanya Jijun
"sudah kenal" jawab Hyohoon
"ahh iya, berkenalan barusaja" kata Yuhan
"ahh, ayo makan bertiga"
"aku rasa sudah kenyang hyung" kata Hyohoon
Hyohoon malah berpamitan pergi, Jijun bingung kenapa cepat sekali padahal baru beberapa menit saja, tapi Yuhan merasa aman
"aku gak pernah tau siapa dia, pas kemarin dari penerimaan staff baru sampai pengenalan wilayah kerja" kata Yuhan pada Jijun
"iya dia satu dari lima orang beruntung, kan dari 40 orang pelamar itu sampai jadi 10 hingga hanya lima ya dia yang salah satunya" kata Jijun
"emm, terus siapa yang mengantarkannya waktu kemarin keliling?"
"pak Kwan sih"
"ahh"
"sudah tau kan nama nya?"
"belum" jawab Yuhan berbohong
"loh tadi bukannya dia disini ya?"
"iya tapi keburu pergi lagi itu, bentar banget kok tadi sebelum kamu datang"
"ahh, namanya Hyo, Hyohoon"
"emm" jawab Yuhan seolah baru tau
"bagus kerjaan nya dia sih"
tapi Jijun tidak menjelaskan jika staff yang terakhir yang kemarin akan diurus Yuhan tapi tidak ada itu adalah Hyohoon, karna Jijun pikir ya Yuhan sudah tau
tapi bukan soal itu dipikiran Yuhan, tapi soal bagaimana bisa Hyohoon masuk ke agenci, siapa memberitahunya jika ada lowongan, dan jelas pasti Hyohoon sudah tau Yuhan juga kerja disana karna sebelumnya kan Hyohoon mengirimkan surat pada Yuhan
Yuhan yakin ada salah satu dari sekian banyak staff agenci mungkin kenal dengan Hyohoon, mungkin saja tau juga tentang kisah Hyohoon dengan Yuhan, Yuhan akan mecari tahu siapa staff itu