
"area kerja nanti, sama area lainnya deh, aku ada dilantai bawah juga kok kamarnya" jawab Yuhan
malam itu juga Yuhan menyuruh temannya tidur hari itu, dan Yuhan pergi lagi dengan Unji ke apartemennya untuk menjelaskan kepada 10 staff nya disana
mereka setuju saja karna kata mereka, diapartemen itu sangat ketat, jadi tidak bisa membuat mereka bebas membawa pasangan atau teman atau siapapun
setelah sampai dirumah baru Yuhan, ternyata Misilia, Jazlyn dan Nania belum tidur menunggu kedatangan 10 teman Yuhan lainnya
disini Yuhan mengenalkan satu sama lainnya
"ini kita disini tinggal apa pulang pergi eoni?" tanya staffnya
"tinggal disini boleh, terserah kalian, kalau teman ku empat ini (Jazlyn, Nania, Misilia dan Unji) pasti menginap"
jadi semua memutuskan menginap juga dan tinggal disana, mereka mengatur kamar mereka disana dan semua selesai malam itu juga kepindahan besar besaran Yuhan
karna pindah kantor sekaligus pindah rumah
jadi rumah baru Yuhan ada tiga lantai..
lantai paling atas ada lima kamar dan satu kamar mandi
lantai tengah ada lima kamar juga dan satu kamar mandi
di lantai paling dasar, lantai utama, ada tiga kamar
tapi satu kamar untuk kamar tidur Yuhan jika sewaktu waktu pulang
lalu dua kamar lagi untuk kantor kerja masing masing
kamar satu untuk kantor kerja teman sasaeng Yuhan
dan satu lagi untuk ruangan khusus bagi ketiga teman Yuhan
tanpa ada yang boleh masuk keruangan satu sama lain untuk privasi didalamnya
sementara di lantai bawah, hanya ada tiga kamar tapi sudah terdapat dua kamar mandi, satu ruang tamu dan ruang televisi yang menjadi satu, ruang makan, dapur utama, area belakang cuci jemur
sementara kandangnya ada di sisi kanan rumah Yuhan dari depan sampai ke belakang rumah pas
untuk Woly si singa ada di kandang paling dekat dengan pagar gerbang rumah itu, kandang pertama
untuk Wren si serigala ada di kandang setelahnya, yaitu kandang nomer dua
untuk Withe ada di kandang ketiga
sementara kandang keempat, karna paling dekat dengan pintu utama masuk rumah khusus untuk kandang Bobe dan Nickly
kandang kelima, untuk kandang ular ular
sisa satu kandang keenam memang sengaja kosong, kandang paling belakang
tapi sebenarnya masih ada satu lagi lahan paling belakang untuk tempat dapur makanan dan masakan peliharaan
lalu kemana Unji tidur?
Unji tidur dirumah kecil yang ada tepat di samping kiri rumah itu
dikiri rumah Yuhan juga terdapat area untuk garasi yang bisa menampung dua mobil dan lima motor
disamping tembok garasi, terdapat gazebo yang tidak begitu besar tapi tidak begitu kecil, berukuran sedang, bisa untuk Unji duduk santai disana
malam itu Yuhan langsung minta balik ke aparteman Namjoon, waktu menunjukkan pukul lima pagi, tapi langit masih gelap
"disini nona?" tanya Unji
"iya, kamu tinggal dah, kamu bisa istirahat dirumah"
"kalau boleh tau disini tinggal apartemen siapa?"
"kamu mau tau?"
"iya aku ingin tau makanya tanya kan nona"
"ini apartemen Namjoon, aku tinggal disini sementara, tapi sepertinya aku juga akan memakai apartemen ku yang sebelumnya dipakai oleh secret work"
"ahh, disini sama Namjoon hyung?"
"iyaa sama dia, tapi jangan pernah kasih tau siapapun ya, aku percaya sama kamu"
"okeh nona, jangan kuatir itu"
setelah sampai di apartemen itu, Yuhan mulai membersihkan badannya lalu membersihkan apartemen itu
saat selesai semua, Yuhan tidak bisa tidur karna sebentar lagi akan kerja lagi jadi daripada tertidur dan gak masuk kerja lebih baik ia menahan ngantuknya
tapi sekitar jam enam, Yuhan menelfon Namjoon
"pagi sayang" sapa Yuhan
"pagi juga Han, kamu sudah bangun?"
"iyaa, kamu dimana?"
"di gunung AP, suseongmut"
"oh kupikir di dorm, diluar kota dong"
"emm, aku mau nya ajak kamu, ke acara Hyuni dan Jiwook"
"oh ada urusan apa?"
"mereka membuka usaha barunya, dan mau mengundang kita vuat datang kesana"
"oh, yaaah, aku diluar kota sayang, gimana dong"
"yaitu, kalau aku pergi gak apa kan?"
"sendirian?"
"iya lah, sama siapa?"
"oh yaudah, kapan kamu mau pergi memangnya?"
"weekend ini, lusa sih, kamu masih disana ya"
"iya sayang, dua minggu disininya, gimana kalau nanti baliknya aku, kita kesana, salam ke mereka aku tidak bisa datang"
"oh gitu, iya udah tapi nanti kamu balik beneran ya kita kesana lagi"
"iyaa, memang nya mereka buka usaha dimana dan usaha apa?"
"aku lupa, kemarin dibilangintapi lupa, ini, di Hyundai premium outlet"
"waah disana, itu pemiliknya kan ceo yang bangtan bintangi"
"apa iya?"
"iya, mobil Hyundai"
"ahh iya juga ya, enak dong tambah"
"iya udah nanti aku pulang deh sayang ya, aku kesana"
Yuhan mumpung ingat, sekalian ia menjelaskan kepada Namjoon tentang motornya yang ia berikan pada Jijun, agar nanti Namjoon tidak marah ketika tau bukan dari Yuhan
Yuhan menjelaskan jika rencananya motornya ia akan berikan kepada Jijun dan ia akan membeli baru, tapi tidak tau kapan mau beli yang penting sudah izin lebih dulu
"oh gitu? terus kamu sudah beli?" tanya Namjoon
"belum, masih mau beli, nanti kalau ada waktunya deh"
"yaudah tapi kamu mau pergi sama siapa sambil menunggu beli motor baru?"
"Jijun, Jijun menjemputku di apartemen"
"apartemenku?"
"iya, apartemen kamu tapi dia gak masuk kok, selalu menjemput dipagar depan"
"oh, tapi dia sepertinya tidak tau sama apartemenku, kamu bilang apartemen siapa?"
"temanku sih, teman cewek, biar gak curiga"
"oh yaudah"
Yuhan mendapatkan izin dari Namjoon memberikan motor itu dan rencananya akan beli
setelah membahas banyak hal disana, Yuhan dan Namjoon mengakhiri telfonnya
Namjoon takut ada yang bangun dan juga Yuhan akan bersiap kekantor
"Han, ini aku tutup deh ya, kamu kan mau kerja, sekalian deh, aku takut ada yang mendengarku telfon ini" kata Namjoon
"siap, byebye sayang, istirahat yang bener ya, makan tepat waktu, jaga kesehatan"
"iya, mana love u nya"
"love u Nam"
"love to sayaaang"
Namjoon menutup telfonnya dan langsung Jungkook teriak
"hyuuuung" teriak Jungkook
"Jekey?"
"kamu punya pacar? itu pacarmu ya? hyung kenapa gak sharing?"
"emm ini.. itu.. apa itu.." ucap Namjoon bingung
"coba lihat"
Jungkook menarik hape Namjoon dan panggilan terakhir dari nomor yang diberi nama dengan emotikon kepala harimau dan hati ungu
Jungkook mengingat betul sejarah dari nama kontak itu dan ia pernah melihatnya bahkan ia tau siapa nama tersebut, Jungkook kaget bukan main
"hyungie, kamu.." ucap Jungkook
"sssst, Jekey, ini masih pagi, kecilkan suaramu"