You Should Be Me

You Should Be Me
251



Yuhan sampai di balkon bawa kamar itu, dan pemilik unit itu ternyata mengenal Yuhan


pemiliknya adalah sahabat dari Heechul dan dekat juga dengan Yuhan


"loh, kamu Yuhan? ngapain kok di balkon?"


"iya, eoni, aku butuh bantuan mu, maaf ya kagetkan kalian"


"kenapa kamu? kok lewat balkon? ada apa dikamar apartemen Heechul"


"aku kesana tapi hilang kunci, pas ditutup malah terkunci dari luar" jelas Yuhan


Yuhan menjelaskan jika pintu kamar Heechul sedang rusak, karna akan terkunci dari luar jika sampai tertutup dan hanya bisa di buka dari luar


tapi Yuhan kehilangan kunci jadi tidak bisa membukanya lewat dalam


"oh yaudah, lewat dari sini saja"


"iya, coba cari lagi kuncinya atau laporan saja sama pihak apartemennya"


"ahh paling dirumah ada kok pak, saya lupa kali, sudah ya pak, eoni, makasih, maafkan saya ya jadi merepotkan" kata Yuhan


dengan alasan itu diterima oleh tetangga nya itu tanpa curiga curiga dan Yuhan berhasil kabur dari apartemen itu dengan tenang


sementara Yoongi balik kekamarnya sudah tidak ada Yuhan dan berani nya ia kabur lewat balkon itu, Yoongi bingung dengan keberanian dan nekadnya Yuhan kabur dari nya


dan ketika melihat dari balkon itu, ternyata benar saja Yuhan sudah membawa mobilnya kabur dari tempat itu dan dari cengkraman Yoongi


Yuhan pun balik kerumahnya dengan tenang, ia pergi mandi lalu istirahat untuk besok ia bekerja


paginya ia bangun dan mandi, selesai mandi, ia akan pergi, tapi saat akan mengambil hapenya dari tas kemarin dipakainya


Yuhan tidak menemukan hapenya dan ternyata ia ingat, hapenya ia tinggalkan diapartemen Heechul kemarin


Yuhan ingat betul kemarin ia men-charger nya dan meninggalkannya di samping televisi, gegara Yoongi ia lupa memasukkan nya lagi


Yuhan menelfon berkali kali dan akhirnya diangkat


"halo" sapa seorang pria


"ahh, iya, ini hape saya, anda siapa ya?"


"ini Yoongi" kata Yoongi


"Yoongi? ahh hapeku kembalikan, aku akan mengambilnya nanti sore" kata Yuhan


"bisa, temui aku dicafe dekat dorm bangtan, sendirian tidak usah sama siapa siapa, kalau aku lihat kamu sama orang lain, aku tidak akan temui kamu" kata Yoongi


Yoongi langsung menutup telfonnya, Yuhan sebenarnya malas sekali, tapi itu hape isi nomor penting kerjaannya, kalau hape yang tertinggal itu nomor pribadinya, ia tidak akan pernah mau mengambilnya apalagi bertemu Yoongi, membiarkan saja hape itu mau Yoongi apakan


tapi Yuhan butuh karna disitu banyak pekerjaan termasuk tentang secret work


Yoongi melihat lihat seisi hape itu dan memastikan memang tidak ada secret work membahas bangtan, ia juga melihat di grup pekerjaan itu tidak ada pembahasan soal super junior


Yoongi berpikir, apa mungkin yang Yuhan katakan benar waktu itu dimana Yuhan tidak akan menjual berita apapun ketika bekerja bersama idol tersebut


itu pikiran Yoongi, sayangnya Yoongi salah, Yuhan memang tidak akan menjual apapun berita terkait super junior karna Yuhan bekerja disana tapi juga karna permintaan Heechul


sedangkan ketika dengan bangtan, justru Yuhan lah orang yang pertama mengurus tentang penjualan berita bangtan


hari berlalu..


masuk di hari kerja kembali, Yuhan pergi ke kantornya seperti biasa dan melakukan banyak tugasnya


Heechul datang hari itu juga tapi ia tidak bisa menjemput karna pekerjaan dikantor nya banyak dan Heechul tak masalah karna ia tau jadwal Yuhan On/Off pekerjaannya


malamnya, baru mereka bisa bertemu, Yuhan datang kerumah Heechul dan mengobrol disana berdua


esoknya..


setelah kerjaan Yuhan selesai di agenci, ia pulang tapi tidak kerumah atau apartemennya melainkan ke tempat janjiannya dengan Yoongi di cafe dekat dorm bangtan


ia duduk di kursi depan Yuhan, menaruh kunci mobilnya di meja, dan memesan minuman dulu


"gimana waktu itu kamu kaburnya caranya?" tanya Yoongi


"mana hapeku, aku kesini hanya untuk hape itu"


"jelaskan dulu, baru ku kasihkan"


Yuhan menjelaskan bagaimana kemarin ia bisa kabur, mendengar itu Yoongi mengira Yuhan kelewat pintar sampai terkesan gila


"yang penting aku bebas, sekarang mana hapeku, itu hape penting soal kerjaan" kata Yuhan


"bentar tunggu ya, aku minun dulu, itu aku pesankan buatmu" kata Yoongi


pesanan minuman Yoongi datang, padahal Yuhan datang tidak memesan apa apa tapi Yoongi memesankan minuman agar mengulur waktu


Yuhan paham situasi itu, Yoongi pasti akan sangat ribet memberikan hapenya


Yuhan pun menarik perlahan kunci mobil Yoongi tapi Yoongi sadari dan memasukkan kedalam tasnya lalu ia menarik hapenya dan meminta agar Unji datang ke cafe itu, Yuhan mengirimkan lokasi alamat keberadaan Yuhan


Yuhan menjelaskan pada Unji datang menggunakan taksi saja karna Yuhan perlu Unji datang untuk membawakan motor Yuhan dan Yuhan membawa mobil Yoongi untuk jaga jaga saja jika Yoongi macam macam


disini Yuhan yakin betul jika Yoongi benar benar akan menjebaknya


tak lama Unji datang, ia duduk dimeja yang sedikit jauh dari meja duduk Yuhan, Yuhan melihat kedatangan Unji pun langsung menyingkat waktunya


"jangan berlama lama, sekarang mana hapeku?" tanya Yuhan


"oh astaga iya, aku lupa, hapemu ada di apartemenku, aku lupa membawanya" kata Yoongi


dan benar saja kan apa yang Yuhan pikirkan, pasti Yoongi tidak semudah itu memberikan hapenya


"bagaimana bisa kamu tidak membawanya, kamu datang kesini memintaku karna hape itu kan" kata Yuhan


"ayo ke apartemenku, disana beneran ada"


"gak, kedokmu ini kan?"


"sungguh, aku berjanji tidak apa apakan kamu"


"tidak mungkin itu terjadi, saya tau siapa Yoongi" kata Yuhan


"yasudah, kalau tidak percaya, hapemu memang ketinggalan"


"okeh, ambillah hapeku, aku pergi sekarang membawa mobilmu sebagai gantinya" kata Yuhan


"apa yang kamu katakan?"


Yuhan berdiri dan memberikan kunci motornya pada Unji, Yuhan akan masuk dan membawa mobil Yoongi, Yoongi baru sadar jika kunci mobilnya memang tidak ada


Yoongi bingung mau melakukan apa, kalau dibiarkan, mobilnya dibawa itu bahaya


"ehh, aku baliknya bagaimana?" tanya Yoongi


"jalan lah, dari sini kan dekat dorm mu"


"tidak bisa, itu milik dorm mobilku"


"ya bilang saja sama pihak dorm bahkan agencimu, mobilmu aku bawa karna kamu menyita hapeku"


"ya tidak bisa gitu dong"


"ya sini, hapeku mana, kembalikan, aku tau hape itu di tasmu"


"tidak ada, aku bener tidak ada ini"


Yoongi jadi serba salah, kalau ia berikan hape Yuhan, Yuhan kabur, rencananya jadi berantakan tapi jika ia tidak memberikan malah makin lebih bahaya lagi karna akan berurusan dengan pihak agencinya