
"bahkan sampai Holy sejauh itu dan se-happy itu" kata Jimin
"ahh sama Jimin, aku pikir juga begitu" kata Hoseok
"ayo lah kapan kita main kesana? kerumah nuna, aku penasaran" jawab Taehyung
karna penasaran inilah bangtan terutama maknae line nya meminta agar bisa main kerumah Yuhan, melihat peliharaan Yuhan
saat Yuhan baru selesai urusan nya dan akan pulang
"nuna, aku ingin main kerumahmu, aku jadi penasaran pada hewan hewanmu" kata Jimin
"ahh kenapa?"
"yaa ingin tau" jawab Taehyung
"sampai bisa membuat Holy segila itu" kata Yoongi
"segila itu, ah kamu, ya bisa, kapan deh ayo"
"lusa, lusa libur kan, buat persiapan kita empat hari kemudian keluar negri?" tanya Jungkook
"ahh iya boleh tu"
Yuhan tentu mengizinkannya dengan senang hati dan mengundangnya saat libur, jadilah besok lusanya untuk janjian kerumah Yuhan
Yuhan pergi pulang, baru juga naik motornya, Kwan menyapanya
"Yuhan" sapa Kwan
"eh hai, kenapa?" sapa Yuhan
"kukira dari tadi pulang?"
"belum baru nidurin Holy lagi, mau pulang ini dia kebangun"
"ohh, ahh, eh iya, dulu aku tidak sempat main, boleh ya main kerumahmu"
"waah bisa bisa, kapan?"
"lusa gimana, lusa lagi free banget"
"bisa dong, aku tunggu deh oppa"
"siap, kabar kabaran lagi yaa"
"siap"
Yuhan pikir Kwan akan pergi bersama bangtan, ia pikir kan Kwan mau main karna tau bangtan akan kerumahnya padahal Kwan dan bangtan sama sama tidak tau akan kerumah Yuhan
hari itu akhirnya pulang berdua, berjalan beriringan dengan motor masing masing sekalian jalan karna Kwan searah juga arah pulangnya dengan rumah Yuhan
Yuhan sampai dirumahnya pun mengatakan pada ketiga temannya disana jika akan kedatangan tamu spesial mengingat ketiga tiga nya tidak akan asing atas nama bangtan dan salah satunya adalah fans berat bangtan yaitu Misilia tapi masih sengaja di rahasiakan untuk sureprize saja
"hai, gimana anak anakku?" tanya Yuhan
"aman deh" jawab Nania
"bagus, eh ya, besok lusa, dua hari lagi sih, akan ada tamu datang"
"oh ya? siapa?" tanya Misilia
"mau tau gak? siapa tamunya?"
"teman kita?" tanya Jazlyn
"bukan, nanti kalian tau"
"siapa ih?" tanya ketiganya
"yaah.. akan datang kerumah kita, aku pikir biar sureprize"
"iyaa serius, besok lusa tapi ya"
Yuhan meminta agar mereka mempersiapkan baik makanan, minuman, dan beberapa snack untuk disuguhkan nantinya
kedatangan tamu spesial harus perfecty kan
meskipun Yuhan tidak memberitahu apapun kepada ketiga temannya tentang tamu yang datang itu adalah bangtan
esoknya, saat Yuhan pergi bersama Jazlyn untuk membeli makanan bulanan peliharaan ular ular dari Yashimi, Yuhan melihat ada toko baju dan kepikiran membelikan baju Hoseok sebagai ganti mengambil bunga itu
"eh Jaz, aku mampir toko baju dulu" kata Yuhan
"bah, ngapain kamu?"
"mau beli baju buat teman ku"
"oh yaudah sana, aku tunggu disini saja ya"
"okeh deh"
Yuhan pergi membeli baju dan memilih, ternyata ada dua baju bagus dan lucu untuk Hoseok, ia membelinya tanpa menawarnya lalu membungkusnya
saat membayar dikasir, tidak jauh dari tempat kasir malah Yuhan melihat ada baju yang mengingatkannya pada Namjoon
ia kepikiran bagaimana membelikan Namjoon juga
"ada yang mau ditambah eoni?" sapa staff kasir
"iya, tunggu"
Yuhan mengambil dua kaos disana juga untuk Namjoon jadilah ia membawa empat kaos, dimana masing masing kaosnya berwarna biru tosca tua dan kuning untuk Hoseok bergambar bunga dan matahari dan berwarna biru tua dengan hitam untuk Namjoon bergambar tikus dan keju
"emm Jaz, aku pergi ya" kata Yuhan
"loh, kemana?" tanya Jazlyn
"ahh yaudah"
sampai rumah, Yuhan hanya menurunkan Jazlyn dan langsung pamit pergi lagi tanpa bilang kemana
Yuhan ke dorm lagi, pergi mencari Hoseok, beruntung Hoseok belum pergi dari dorm, karna yang lain sudah pergi dari dorm untuk ke agenci
"ahh hobi" sapa Yuhan
"nuna? kamu datang kesini?"
"iyaa, emm mana yang lain"
"sudah berangkat ke agenci lebih awal nuna, aku kan lagi beberes"
"ahh, emm bisa bicara dulu?"
"aku? ada apa nuna?"
Yuhan menjelaskan tentang ia ingin mengambil lagi bunga kemarin diberikan pada Hoseok dengan ganti hadiah lain
Hoseok tadinya berat tapi melihat baju dari Yuhan lucu, jadi ia mengembalikan saja bunganya
"ini bunganya, mana baju itu" kata Hoseok
"hehe"
"ketawa pula, ngapain sih dikasih diminta lagi"
"hehe kan udah ku ganti ya Hobi, jangan lah marah, baju nya lucu kan gambar bunga dan matahari"
"iya sih, awas aja minta diganti lagi bajunya, gak akan aku kasih"
"hehe iya, eh makasih ya"
"iyaa"
Yuhan pergi, balik lagi ke rumahnya dan menyimpan bunganya juga merawatnya
entah apa dipikiran Yuhan tapi ia seperti merasakan napas lega karna melihat bunga pemberian dari Namjoon sudah ditangannya
Yuhan lanjut mencari Namjoon..
"oh ya, kamu kelihatan Namjoon tidak?" tanya Yuhan
"sepertinya dia baru datang sih, di ruangan kerja sama Hyun"
"okeh"
Yuhan pergi keruangan kerja lalu menyapa Namjoon dan Hyunsoon
"hei, pada kerja aja" sapa Yuhan
"Yuhan, kapan datang?" sapa Namjoon
"baru saja, eh iya, lagi ngapain?"
"kerja lah, eh Yuhan kamu kan gak jadi tinggal dorm ya, aku sudah dijelaskan Namjoon" kata Hyunsoon
"ahh iya"
"kenapa tidak membawa beberapa bajumu, kata nya masih ditinggal"
"kata siapa?"
"kata Haneul dan Sunmi"
"oh iya biar dipakai mereka, mereka sering meminjam nya kok, jadi biar kutinggalkan saja, bisa jadi gantian baju kalau aku pas disini kan"
"ahh"
berbasa basi dulu memastikan besok jadi kerumahnya atau tidak dan Namjoon mengatakan jadi akan pergi kerumahnya
saat Yuhan berpamitan pergi, ia memberikan bingkisan kepada Namjoon didepan Hyunsoon
"ini buatmu" kata Yuhan
"aku?" tanya Namjoon
"iya, aku beli itu sengaja, keinget sama kamu saja, warna biru, bajumh banyak biru kan"
"iya biru tua dan hitam"
"iya itu biru tua dengan hitam"
"serius?"
"iya"
"hemm ada acara apa?" tanya Namjoon
"kan sudah kubilang hanya ingat kamu pas lihat warna dan model bajunya"
"waah makasih yaa"
Yuhan berpamitan pergi juga menyapa kepada Hyunsoon dan meninggalkan tempat itu, Hyunsoon melirik wajah Namjoon yang begitu bahagia mendapatkan hadiah dari Yuhan
"waah semakin terang" sindir Hyunsoon
tapi Namjoon tidak menjawab apapun hanya diam saja malah perhi membawa bingkisan itu kekamarnya
hari berganti..
tiba dihari kedatangan bangtan itu, Yuhan baru selesai mandi pagi, untuk persiapan menyambut datangnya bangtan
tapi yang datang malah Kwan, karna memang Yuhan juga janjian dengan Kwan bahkan sebelum janjian dengan bangtan