
"hewan buas?" tanya Jazlyn
"buas dan biasa ada juga sepertinya, lupa deh aku tapi pernah bilang" jawab Yuhan
"nah, ya kasih saja pawang ular, nanti kubantuin"
"ya tanya dulu aja kali ya dia mau atau tidak"
"ya harus mau lah Yuhan, bantu lah bujuk dia untukku, ya kali aku mengurusi ular ular lagi, kan aku udah ada Withe, Bobe dan Nickly"
"iya sih, yaudah lah panggil, mana Unji"
"Unji... Unji.. dipanggil Yuhan nih" teriak Nania
"ssst Na.. malah teriak"
"males berdiri loh" kata Nania
Unji pun berlari kearah Nania
"kenapa nuna?" tanya Unji
"emm Unji, jangan lari ih, jatuh kau" kata Jazlyn
"iya Nania nuna memanggilku dengan teriak, aku kaget" kata Unji
"ahhhsss dia biasa begitu, kamu harus biasa, dia suka teriak teriak gak begitu penting padahal" ucap Misilia
"penting dikit kok, kan soal.." ucap Jazlyn pada Misilia melirik Yuhan
"duduk sini" kata Yuhan
tapi saat Unji akan duduk dibawa tapi Yuhan memberikan kursi
"ngapain dibawa, dikursi loh, ada kursi malah dibawa kamu" kata Yuhan
"tapi.."
"udah disini, kita kan sama sama manusia semua, gak keberatan kan kalian kalau Unji duduk kursi?" tanya Yuhan pada tiga temannya
"ya tidak lah" jawab Misilia
Yuhan pun mempersilahkan duduk, Unji duduk disampingnya dan mulai menjelaskan tentang permintaan Yuhan agar Unji mau menguruskan ular ular miliknya
Yuhan menjelaskan dengan detail, ia akan memberikan ilmu pawang ular yang permanen seperti pada Misilia dulu
karna kan ilmu pawang dibagi dua sisi, ada yang permanen juga ada yang sementara
kalau permanen, maka melekat selamanya, kecuali yang memberikan ilmu pawang itu melepaskannya
tapi kalau yang ilmu sementara, hanya dipakai sekali bertemu dengan hewan itu, lalu keluar kandang ya ilmu pawangnya menghilang sendiri dan orang tersebut kembali normal tidak memiliki ilmu pawang tadi
"gimana?" tanya Yuhan
"aduh, aku dulunya sih memang pemelihara hewan, yaa gak buas sih, aku sempat suka juga kok sama hewan buas"
"lah itu, kan enak" kata Jazlyn
"iya, setidaknya perna berurusan dengan hewan buas kan" kata Nania
"lah masalahnya kan waktu itu harimau, kalau ular, kok geli ya, kan gak berbulu ya" kata Unji
"ya aku ajari kok nanti, yaa.. mau lah" kata Jazlyn
"iya udah gakpapa, tapi ilmu pawangnya bener ya, soalnya kan gak biasa kalau ular aku" ucap Unji
"iyaaa, iya kan Yuhan?" tanya Jazlyn
"iya, yaudah sini, aku kasih ilmu pawangnya dulu, karna aku mau pergi bentar lagi"
Yuhan memberikan ilmu pawang kepada Unji agar bisa mengurus ular ular itu
"udah ya" kata Yuhan
"terus aman ini ya" kata Unji
"aman kok, nanti aku arahin, aku temani dulu, aku bantuin juga kok" jawab Jazlyn
"yaudah aku tinggal deh, urusan kalian sisanya"
"okeh Yuhan" jawab Jazlyn
Yuhan melihat jam sudah menunjukkan pukul 11 siang artinya kurang satu jam lagi acara Hyuni Jiwook dimulai
"eh Unji, saya mau pergi panaskan mobil dulu" kata Yuhan
"yang mana nona?" tanya Unji
"merah"
"okeh"
Yuhan bersiap siap, lalu masuk ke mobilnya yang sudah dipanasi oleh Unji dan juga siap pergi
"mau kuantar nona?" tanya Unji
"tidak usah Unji, dirumah saja, tidak perlu diantar"
"oh baiklah, mobil yang merah sudah saya panasi"
jadi mobil Yuhan ada dua ya, yang pertama mobil milik Yuhan sendiri warna pink muda dengan ungu muda
dan mobil satunya hadiah pemberian Namjoon saat pertemuan mereka dengan keluarga Namjoon untuk pertunangan mereka berwarna merah keungu-unguan
Yuhan pun pergi ke restoran di fast mall dulu untuk membeli makanan buat Jiwook dan Hyuni
setelah membeli itu, Yuhan fokus hanya membeli dan langsung pergi juga
sesampainya..
sudah cukup ramai tapi acara belum dimulai, Yuhan masuk dan melihat sekeliling sana mencari keberadaan Jiwook dan Hyuni
tapi tak lama dari luar tempat acara, Jiwook menyapa Yuhan
"Yuhaaan" teriaknya dari pintu
"hai Jiwook"
Jiwook mendekati Yuhan dan mencium pipi kanan kiri Yuhan, semua heran disana karna semua yang datang disana kebanyakan teman kerja dan teman main dari Jiwook dan Hyuni, jadi tidak kenal siapa Yuhan
"nah ini temanku, sahabat ku dan Hyuni, dia saksi hidup ku bersama Hyuni" kata Jiwook mengenalkan Yuhan pada semua temannya disana
"haha bisa saja dia, salam kenal semua" sapa Yuhan
Yuhan mengenalkan dirinya disana, setelah pekenalan singkat disana, Yuhan mengajak Jiwook agak sedikit menjauh untuk menanyakan Hyuni
"kenapa?" tanya Jiwook
"Hyuni, kemana dia? alu tidak melihatnya"
"ahh, dia ada di dalam, ayo"
mereka masuk dan Hyuni baru selesai make up dan ganti baju
"Yuhaaan" sapa Hyuni
"Hyuni, selamat ya"
"dari tadi?"
"lumayan"
"aku sempat kenalin ke teman teman diluar kok" kata Jiwook
"ahh, eh gimana gimana, udah lihat lihat?"
"belum lah, aku hanya datang mencarimu tadi eh berkenalan tapi langsung kesini"
"ahh, eh sendiri?"
"iya, pacarku gak bisa datang karna keluar kota"
"yaaah, sayang, eh tapi gak papa lah, acaranya bukan couple show haha"
mereka mengobrol sedikit disana lalu keluar dan Hyuni menyapa yang semua datang
mereka memulai acara..
jadi hanya peng-gunting-an saja, setelah selesai, baru semua sibuk berbelanja karna Hyuni memberikan diskon spesial di hari pertama buka
"Hyuni, ini aku bawakan kamu dan Jiwook" kata Yuhan
"waah makanan?" tanya Hyuni
"iya, kalian makan gih, aku tau kalian belum makan kan"
"waah makasih Yuhan, kamu pengertian bawakan kita makanan" kata Jiwook
"ya lah, aku kenal kalian sebelum semua yang datang disini kenal kalian ya"
Jiwook dan Hyuni tertawa membenarkan ucapan Yuhan
Jiwook dan Hyuni pergi makan, Yuhan di tengah acara, mengobrol dengan beberapa teman yang datang
tapi tak lama suju datang..
Super Junior diundang, tapi mereka tidak datang pas ketika pembukaan pertama digelar tadi, jadi terlambat memang
tapi tidak ada yang tau disana jika mereka adalah suju, takutnya kondisinya berantakan karna mereka
mereka memakai masker dan topi untuk menutupi diri dan terkesan tamu undangan biasa saja
kebetulan Jiwook dan Hyuni selesai makan dan melihat kedatangan suju, jelas Hyuni mengenali mereka adalah suju karna Hyuni cukup lama terbilang mengurus mereka
"sujuu" sapa Hyuni
"Hyuni, bagaimana?" sapa Leetuk, leader suju
mereka mengobrol disana
agak sedikit menghindar dari tamu undangan lainnya
suju hari itu kebetulan datang lengkap, ada sembilan member yang sembilan sembilannya semua datang
tak lama Jiwook seketika teringat, jika Hyuni mengatakan akan mengenalkan suju kepada Yuhan