You Should Be Me

You Should Be Me
260



mereka saling terharu seakan keadaan berubah begitu cepat bagi Yangsi dan Hongjuan


gadis kecil yang lucu itu sudah akan menikah


tapi mereka sudah harus merelakan karna yaaa.. mereka pikir Yuhan juga sudah dewasa, sudah tau jalan kehidupannya sendiri kedepannya


sudah membahas ini dengan orangtua angkatnya, ada kesempata baru ia menjelaskan kepada orang dirumah nya


Yuhan menjelaskan kepada tiga temannya yaitu Jazlyn, Nania dan Misilia dan juga pada Unji, tapi tidak ada staff secret work karna mereka tengah sibuk


"kenapa Yuhan? kok tumben ngajak duduk bersama?" tanya Misilia


"aku mau jelaskan soal aku dan Heechul akan menikah"


"menikah?" tanya Jazlyn, Nania, Misilia bersamaan


"aku sudah dengar dari Dajin nona, kamu serius ini ya?" tanya Unji


"iya, serius lah Unji"


Yuhan menjelaskan keputusannya menikah dengan Heechul sudah lama mereka rencanakan bahkan sudah mulai mereka persiapkan


keempatnya sama sama mendukung apa saja yang Yuhan putuskan, yang penting itu terbaik buat Yuhan saja lah intinya


hari tiba dimana Yuhan dan Heechul janjian akan pergi ke toko perhiasan bersama Haejin


tak lama Heechul datang menjemput Yuhan, Yuhan keluar dan pergi bersama Heechul


"kemana dulu chagi?" tanya Heechul


"ini, ke toko laundry depan sini"


"mana? itu, Daha laundry?"


"ahh iyaa itu temanku diluar"


Yuhan membuka kaca mobilnya dan menyapa Haejin, menyuruhnya masuk saja


Haejin masuk, duduk di jok belakang Yuhan


"ini temanku, namanya Hejin" kata Yuhan pada Heechul


"ahh, salam kenal nuna" sapa Heechul


"saya sudah kenal kamu Heechul oppa, kamu mungkin tidak kenal saja hehe"


"ahh iya kah?"


"nama saya Hejin, salam kenal" ucap Haejin


"Hejin?" tanya Heechul


"Haejin, tapi dipanggil biasa Hejin sama teman teman lain chagi" kata Yuhan


"ahh, mirip, tipis tipis lah" jawab Heechul


"kenapa Yuhan?" tanya Haejin


"oh ini, nama kakak perempuan Heechul kan sama denganmu" jelas Yuhan


"apa iya?"


"iya cuma kakak dia Heejin, biasa dipanggil Hijin kan"


"ahh, aku Haejin"


"iya nuna, ya hampir"


"hampir apa lagi?" tanya Yuhan pada Heechul


"hampir mirip lah namanya"


"oh iya"


jadi nama kakak perempuan Heechul adalah Heejin, dengan panggilan Hijin, sementara teman Yuhan itu Haejin, dengan panggilan Hejin


sekilas mirip memang tapi artinya sudah berbeda yaa, beda satu huruf saja sudah beda arti keseluruhan


mereka lanjutkan jalan dan turun ke mall, lalu berjalan kearah lantai tempat toko perhiasan itu dan bertemu pacar Haejin


"nah ini sampai.." ucap Haejin


"hai, selamat datang" sapa pacar Haejin


"ini teman aku yang waktu itu, masih ingat?" bisik Haejin pada pacarnya


"iya ingat, sama Namjoon itu kan? cari cincin tunangan" bisik pacarnya


"ssst, iya jangan dibahas, ada calon suaminya kan tidak enak"


"oh okeh"


"Yuhan, kenalin ini, pacar ku" kata Haejin


"salam kenal, Yuhan" sapa Yuhan


"Heechul" sapa Heechul


"oh iya Hejin, aku langsung pilih pilih saja yaa" kata Yuhan


"oh iya iya silahkan nuna, ini pernikahan kan? ini rekomendasi dari saya" kata pacar Haejin


"oh ini ya? bagus bagus" kata Yuhan


Yuhan memilih milih cincin bersama Heechul dan akhirnya dapat juga yang sesuai kesukaan mereka


mereka memilih, mencoba dan membayarnya


setelah semua selesai, Yuhan dan Heechul pun pamit pulang, Haejin juga ikut pulang dengan Yuhan dan diantarkan di laundry nya lagi


mereka berburu balik karna Heechul ada pekerjaan siang itu, jadi harus cepat balik saja karna Heechul takutnya lupa kalau membawanya karna ia akan sangat sibuk hari itu


"chagi, ini kamu bawa saja ya" kata Heechul


"oh aku? aturan kan kamu yang simpan ini chagi"


"iya aku kan mau kerja, aku lupa nanti sibuk ku tinggal tinggal, besok deh ketemuan lagi ya"


"oh gitu? yaudah, kamu mau kemana?"


"keapartemen ku lagi saja"


"oh yaudah, tapi kamu jemput aku yaa kerumah, dan aku gak mau ditinggal tinggal selama disana"


"iyaa chagi, siap deh"


Yuhan sampai rumah dan turun, jadi Yuhan yang menyimpan cincinnya padahal harusnya sang pria yang menyimpannya tapi karna situasinya lain, tidak masalah lah Yuhan dulu menyimpannya


padahal kepercayaan disana, kalau perempuan yang menyimpan cincin mereka untuk hubungan lebih serius, biasanya tidak akan langgeng alias berakhir sebelum acara direncanakan mereka terlaksana


tapi yasudah lah, Yuhan dan Heechul menganggap itu hanya mitos atau sekedar ucapan orangtua dijaman jaman dulu, jaman sekarang kan berbeda jauh dengan jaman dulu


setelah sampai dirumah lagi dan sibuk dengan kegiatannya lagi, di lain kesempatan dimana Yuhan bergantian menjelaskan kepada orangtua kandungnya


ketika itu Yuhan baru menyelesaikan laporannya, ayah ibu kandungnya datang kerumahnya


"amma appa?"


"ini masuk week end, seperti biasa kami menginap" kata Hajun


"iya pa masuk saja" jawab Yuhan


mereka berberes beres dan kembali menuju ketempat Yuhan duduk tadi di teras depan rumah Yuhan


"lagi tugas?" tanya Hajun


"iyaa, selesai tapi pa"


"gimana sama kerjaan mu?" tanya Munha


"begitulah ma, susah susah tapi mudah, karna sudah terbiasa mungkin"


"kalau ada masalah atau apa, cerita sama kami gakpapa nak" kata Hajun


"iya, ceritakan kepada kami, kami siap sekali mendengar" sambar Munha


"ahhh baru diingat, Yuhan mau jelaskan soal rencana pernikahan Yuhan pa, ma, sama pacar Yuhan" kata Yuhan


seketika itu Munha tersedak karna ia tengah minum


"ma kenapa?" tanya Yuhan


"gak apa nak" jawab Munha


"kamu mau menikah serius?" tanya Hajun


"lah iya serius pa, masak main main?"


"sama pacar kamu yang namanya Heechul kah?"


"iya pa, sama siapa lagi kan dia pacarku, oh astaga sana appa belum pernah bertemu ya, nanti akh atur waktu lagi kok pa, yaa.."


Munha dan Hajun hanya terdiam mendengar itu semua


mereka bingung mau mengatakan apa, dilarang juga Yuhan seperti terlihat yakin akan keputusannya tapi tidak dilarang, hubungan Yuhan dan Heechul saja sudah terlarang apalagi sampai Sungwan tau


menikah kan jelas berkenalan dengan keluarga besar, bukan hanya keluarga inti saja tentu Yuhan akan berkenalan dengan Sungwan dan memperkenalkan Hajun dan Munha sebagai orangtua kandungnya


apa itu mungkin terjadi?


semua sudah dibahas oleh Yuhan dengan keluarganya, ia mengirim kabar kepada Heechul, Heechul lupa ia janjikan mau ketemu Yuhan buat ambil cincin nya tapi malah sudah hampir seminggu


akhirnya Heechul meminta ketemuan dengan Yuhan


setelah ditentukan saat week end di siang hari dirumah Yuhan, Heechul datang


"chagi" sapa Yuhan


"iya chagi, aduh aku lupa sama cincin yang ada di kamu, mana aku minta" kata Heechul


"oh iya, aku pun lupa" kata Yuhan