You Should Be Me

You Should Be Me
39



setelah mendengarkan penjelasan semuanya disana, Unji dan Boseo menjadi kuatir dengan Yuhan


Boseo tak masalah jika Unji memilih bersama Yuhan, Unji sendiri tidak mau melepaskan pekerjaan kantor nya tapi kuatir pada Yuhan


jadi Unji memutuskan untuk bekerja dua pekerjaan berbeda secara bersamaan, tapi sedikit lebih lega lagi karna pekerjaan kantor di kurangi oleh Boseo agar Unji tidak terlalu berat


jadi setidaknyakini Yuhan bisa sedikit tenang karna ia memutuskan agar Unji menjadi asisten pribadi dan boardiguardnya


Unji masih staff dikantor, tapi pekerjaannya jadi double...


seiring berjalannya waktu, dimana ketika lengahnya Yuhan dan Unji, ketika mereka akan makan disalah satu restoran, benar saja, kesempatan tidak di sia siakan oleh Hyohoon


ia langsung berdiri dari kursi duduknya dan pindah duduk kesamping Yuhan


"Hyo" ucap Yuhan kaget


"apa kabarmu setelah seminggu tidak bertemu"


"aku pastikan kita tidak akan pernah bertemu" kata Yuhan


"jangan lah Yuhan, seminggu cukup menunggu waktuku seperti setahun" jawab Hyohoon


"apa sih maumu Hyooo" tanya Yuhan dengan tegas


"jadi pacarmu"


"tunggu aku putus dengan Bao"


"okeh, aku tunggu"


"tapi jangan buat ribut dan gaduh, sampai aku benar benar selesai tanpa ada campur tanganmu"


"siap"


sebelum Unji datang, Hyohoon pergi duluan, Yuhan pun bersikap santai


Yuhan yang sudah habis kesabaran dikejar kejar oleh Hyohoon pun membuat senggang dengan alasan menunggu nya sampai putus dengan Baori yang artinya ia memberikan harapan pada Hyohoon jika akan putus dengan Baori dan berpacaran lah dengan Hyohoon


tapi berjalannya waktu, tidak terasa malah memang banyak masalah akhir akhir ini dengan hubungan Baori dan Yuhan setelah hampir delapan bulan berpacaran, dan pada akhirnya memutuskan untuk putus di bulan ke sembilan, bahkan belum genap setahun pun


"aku capek ya, atas semua yang Hyo lakukan, tidak mungkin kalau kalian tidak ada hubugan diam diam, aku yakin" kata Baori


"stop ya, berapa kali aku bilang, aku saja tidak tau dia bagaimana bisa meneror mu terus, aku sendiri pun dia teror terus, bukan hanya kamu"


"tapi sejak awal harusnya aku curiga kamu juga akan meninggalkan ku kan, aku tau kamu akan bersama pria itu"


tapi karna putusnya mereka bukan karna keputusan berdua, melainkan karna tidak tahan nya Baori kepada pria yang selalu mengganggu hubungannya tapi yang harusnya mempertahankan, malah ia lengah dan melepaskan


hari berlalu..


selepas putusnya Yuhan dengan Baori, Yuhan baru saja dapat kiriman dari orang tua kandungnya yang langsung masuk ke rekeningnya yang ia tau itu dari Yangsi, dan juga mendapatkan uang bulanan dari Hongjuan juga


intinya Yuhan dapatkan uang dari Munha dan Hajun melalui nama Yangsi tapi mendapatkan uang dari Yangsi dan Hongjuan atas nama Hongjuan


"halo semua, aku dapat berita bagus" kata Yuhan pada ketiga temannya termasuk Unji


"kenapa Yuhan?" tanya Misilia


karna tau mendapatkan banyak uang, ia memutuskan untuk memberikan uang kepada ketiga temannya yang setia mengurusnya peliharaannya dan kepada Unji yang sejak jadi boardiguard Yuhan juga jadi pengurus dari ular ular titipan Yashimi


"waah serius? waah mau" kata Nania


"iya mau kan? okeh, besok siap siap ya"


"Yuhan ada rangka apa memang?" tanya Misilia


"aku hanya ingin ajak kalian jalan saja, sekalian menikmati week end besok, aku juga dapat kiriman dari mam dan pap bulananku turun"


"waah enak ya jadi kamu, kerjaan ada, uang ada, bulanan masih berjalan" kata Jazlyn


"yaa makanya aku mau berbagi sama kalian"


"terus Unji bagaimana?" tanya Nania


"tidak, kamu dirumah, besok aku sudah bayar pak Woohe untuk jaga rumah selagi kita jalan"


"ahh aku diajak nona? serius?" tanya Unji


"iya lah, ikut juga, harus mau"


"mau kok nona"


Yuhan juga mengajak semua makan diluar, tadinya mau ajak Boseo, tapi Boseo sudah ada janji lain yang lebih penting bersama sang pacar dan Yuhan memahami adiknya yang memang harus mengutamakan pacarnya


lagi pula Boseo juga sudah dapat sendiri bulanan nya, meskipun tidak sama banyak nya dari yang Yuhan dapat


hari itu tiba, mereka sudah melakukan persiapan, Yuhan pergi bersama keempat temannya dan menunggu kedatangan Woohae saja sebagai orang yang dibayar khusus menjaga rumah Yuhan hari itu


kenapa Woohae? karna memang Yuhan sangat percaya pada pekerjaan Woohae dari sekian banyak satpam dikantor nya


setelah semua selesai, Yuhan dan keempat nya bersiap pergi dan mereka menikmati hari itu penuh canda tawa


"happy day nona" sapa Woohae


"ya pak, jaga rumah dulu ya" jawab Yuhan


"iyaa pasti, ahh apa kalian membawa bayi bayi itu?"


"iya kami membawa semua kecuali ular ular kok pak"


"ahh, okeh, happy week end juga ya" jawab Woohae


Yuhan membawa juga Woly, Wren dan Withe agar ikut jalan bareng mereka juga


mengingat Yuhan tidak pernah bisa lepas sebentar saja dengan satu saja peliharaannya


tinggallah Woohae disana sendirian, ia diam didepan gerbang bagian dalam sembari mengawasi luar pagar sesekali


semua sudah seperti anggap Woohae adalah ayah mereka karna sikap ke-bapak-an nya yang begitu membuat nyaman semua orang sekitar Yuhan, jadi bukan hanya Yuhan saja yang dapat rasa kepercayaan pada sosok Woohae


semua kebahagiaan Yuhan keluarkan sebelum ia menutup diri dari dunia agar tidak bertemu lagi dengan Hyohoon apalagi saat tau jika hubungan nya dengan Baori telah berakhir


tapi disaat jalan bersama teman temannya ini, ia tidak mendengar telfon masuk dihapenya, ya kan ia fokus pada teman temannya dan happy me time nya


setelah waktu akan malam, langit juga akan mulai gelap, mereka menuju mobil mereka


barulah Yuhan melihat hapenya dan terdapat telfon dari Namjoon


lagi dan lagi, entah kenapa dan apa yang dirasakan oleh Yuhan, Yuhan malah menjadi sumringah ketika melihat ada telfon masuk dari Namjoon


tanpa berlama lama ia mengangkatnya


"halo?" sapa Yuhan


"halo, Yuhan?"


"yaa, ini aku, ada apa ya?"


"kamu sekarang lagi dimana sih, daritadi selalu lama balas, biasa nya gak gitu" tanya Namjoon


"ahh.. aku bersama teman temanku"


"ahh sibuk? aku gak tau, lanjutkan deh"


"tidak masalah, tapi agak lama gakpapa ya jawab"


"iya deh tidak apa apa, memangnya dimana sih? dirumah apa diluar jalan jalan?"


"lagi di street food"


"oh ya? street foot luarnya Fast mall?" tanya Namjoon


"emm, tapi aku diluar nya saja, malas mau mau strees foot, karna ini masuk malam banyak jualan makanan juga kan diluar"


"oh iya sih, eh iya apartemenku disana"