You Should Be Me

You Should Be Me
186



"kamu tidak salah sama sekali Yuhan" kata Munha


"Yuhan, saya mohon maafkan atas masa lalu kami" kata Hajun


Yuhan memeluk Hajun dan Munha bersamaan disana dan meminta maaf juga atas sikapnya


Yuhan meminta maaf atas sikap kerasnya, kemarahannya, dan membuat sedih oran tua kandungnya itu


"tidak seharusnya aku bersikap seperti itu bagaimana pun kalian darah daging yang bersatu padaku" kata Yuhan


mereka akhir lebih baik lagi, yaa.. Yuhan yang sekarang banyak keterbukaan dan keiklasan dalam menjalani banyak masalah dikehidupannya


Yuhan adalah tipe yang selalu menerapkan prinsip orang lain


ketika ia sudah kehilangan, seperti dulu saat prinsipnya berubah ketika harta bukanlah hal utama dalam percintaan yang ia terapkan sejak ia kehilangan Boseo


dan kini ia menerapkan memaafkan kesalahan dimasa lalu karna tanpa masa lalu tidak akan ada dirinya yang ia ambil prinsip dari Namjoon tapi ia terapkan ketika sudah kehilangan


itu lah memang sifat Yuhan sejak dulu, baru menerapkan apa yang diajarkan orang lain ketika ia kehilangan


malamnya, keempat orang tua Yuhan berkumpul


Munha dan Hajun yang memang sejak pagi dirumah Yuhan belum pulang juga dari sana hingga malam malah berencana menginap


tapi malamnya malah Hongjuan dan Yangsi baru datang karna mereka mengurus pekerjaan mereka dan rencananya masih mau menginap di rumah Yuhan karna masih kangen


"kalian kenapa disini?" tanya Yangsi


"kamu ngapain disini?" tanya Munha


"tolong jangan ribut ya" bisik Hajun pada Munha


"gak ribut, aku tanya, buat apa kesini kesini" kata Munha pada Hajun


"sudah, sudah ya, jangan terpancing, luruskan jalan kan niat kita" kata Hongjuan pada Yangsi


"kesal sekali melihatnya" jawab Yangsi pada suaminya


"apa kalian masih mau bermusuhan?" tanya Yuhan


Yuhan mulai menengahi kedua belah pihak, Yuhan meminta agar keduanya kembali akur, bahkan Yuhan memberikan pilihan berhenti permusuhan dan kembali menjadi sahabat seperti dulu atau lupakan Yuhan selamanya


dan Yuhan berhasil membuat pertemanan itu membaik lagi, kini Yuhan benar benar menerapkan untuk menjadi anak yang baik untuk orang tua angkat atau bahkan orang tua kandung


kehidupan keluarga Yuhan berangsur angsur membaik sejak hari itu


hari berlalu..


esoknya Yuhan sudah janjian jalan dengan Heechul


pagi sekali Yuhan sudah bersiap siap dan akan pergi, ia mau memberikan sureprize kepada Heechul untuk datang lebih pagi kerumahnya


tapi saat ia sudah siap, dan keluar dari pintu rumahnya, ia baru sadar mobil yang ia pakai dari Namjoon


ia tidak mau memakai mobil dari Namjoon, tapi mobilnya yang asli miliknya sudah ketinggalan jaman, tapi bukan Yuhan namanya kalau tidak langsung membeli baru mobil


"Unji..." panggil Yuhan


"iyaa.. kenapa nona?"


"hari ini antar aku beli mobil"


"pagi ini nona?"


"oh siap"


tak butuh waktu lama hari itu juga pergi cari mobil baru, orang kaya mah bebas mau beli langsung beli tanpa nunggu terkumpul dulu uangnya


Yuhan pergi bersama Unji ke toko mobil dengan menggunakan mobil dari Namjoon dulu


setelah sampai ditoko, Yuhan membeli mobil terbaru, termewah, termahal juga pastinya berwarna hitam


warna yang paling ia tidak suka sejak dulu tapi Yuhan yang sekarang menyukai warna serba hitam karna ia mau melupakan menyukai warna ungu dan pink karna itu berkaitan dengan Namjoon


"oh ya selesai kepengurusan semua nya di toko mobil ini, bisa langsung pergi kerumah balik saja ya kau" kata Yuhan


"siap nona"


"oh sama sekalian kamu langsung post mobil lama ku"


"yang dirumah nona?"


"iya itu, mau kujual, sudah bukan tipe model terbaru, dan mobil ini siapkan saja, bersihkan semua barangku dari mobil ini, keluarkan semua"


"untuk apa nona?"


"mau ku kembalikan kepada orang yang membelikannya itu kepadaku, sama tolong, cincin ini simpankan" kata Yuhan


Yuhan melepaskan cincin yang masih ia pakai di jari manisnya agar Unji saja menyimpannya, ia mau mengembalikan kepada Namjoon


Yuhan pun pergi kerumah Heechul, beruntung masih cukup lama dari janjian mereka jadi masih bisa memberika sureprize kedatangan lebih awal


sesampainya..


bukan Heechul saja yang sureprize kedatangan Yuhan, tapi keluarga Heechul karna melihat mobil mewah, mahal dan keluaran terbaru yang dibawa oleh Yuhan


"Yuhan, kamu?" tanya kakak Heechul


"iya eoni, selamat pagi"


"ini mobil siapa nak?" tanya ibu Heechul


"mobil saya bi"


"waaah serius?"


ternyata mereka baru tau jika pacar Heechul ini bukan gadis sembarangan, maklum yang mereka tau kan Yuhan hanya membawa motor setiap kerumah Heechul atau janjian mau pergi bersama selalu memakai mobil Heechul


tak lama Heechul yang keluar dan ia juga kaget kedatangan Yuhan lebih awal, bukan kaget karna Yuhan datang dengan mobil mewah karna Heechul tidak kaget jika Yuhan mampu membeli dan memiliki mobil seharga ratusan juta itu


merekan mengobrol disana, Yuhan menjelaskan jika baru membeli mobil


Heechul sama sekali tidak kaget tapi ia malah tau jika Yuhan mampu, meskipun tau pacarnya terbilang lebih kaya darinya


tapi Heechul menolak tegas jika Yuhan membelikannya barang, yang ada Heechul yang selalu memberikan barang untuk Yuhan sebagai bentuk tanggung jawab seorang pria


Heechul tidak menyentuh apapun milik Yuhan meskipun Yuhan adalah pacarnya sekarang


saat mereka sudah akan pergi, Heechul masuk untuk persiapan tapi ia di cegah oleh orang tuanya dan kakak nya


ia diinterogasi tentang mobil Yuhan dapat dari mana, beli dimana, sejak kapan punya, dan jelas Heechul mengatakan bahwa Yuhan memang anak tajir mlintir


memberikan beberapa contoh bukti kekayaan Yuhan memang sangat fantastis tapi Heechul meyakinkan dirinya tidak melihat Yuhan karna itu


"sudah ya paham kan?" tanya Heechul


"wooh, baru tau aku, dia ternyata setajir itu" kata kakaknya


"gak menyangka juga amma, dia anak kaya raya, pasti keluarga nya juga tajir itu" kata ibunya


"tapi bukan masalah itu Heechul memacari Yuhan maa, Heechul tulus dan Yuhan juga tulus buktinya mau menerima Heechul" kata Heechul


"itu benar, penting ketulusan, sudah tertinggi nilainya" kata ayahnya


Heechul dan Yuhan berpamitan pergi tapi Heechul tidak mau memakai mobil Yuhan, jadilah Yuhan menitipkannya kepada orang rumah Heechul


bahkan ia mempercayakan kuncinya juga kepada orang tua Heechul jika butuh mau dipakai kemana seharian itu karna mobil Heechul dibawa pergi bersama Yuhan seharian


"di acara apa sih? pernikahan apa ulang tahun chagiya?" tanya Yuhan


"kumpulan biasa kok, gak ada acara"


"oh sama suju?"


"bukan, sama teman di tempat kerja ku sih, sebenarnya gak harus sama pacar, tapi aku kangen"