You Should Be Me

You Should Be Me
12



"serius kita, kita banyak berhutang, aku harap kamu selalu dalam kebahagiaan" kata Hajun


"pasti, pasti.. terimakasih atas doa mu" jawab Yangsi


situasi ini sebenarnya Yangsi salah, karna membantu mereka dalam keburukan tapi jauh lebih buruk dimata Yangsi jika sampai Hajun dan Munha membunuh bayi yang tidak tau apa salah dia


siapa Yangsi?


sorry sejak awal belum dijelaskan detail siapa Yangsi hanya mengatakan Yangsi adalah teman dekat semasa SMP dengan Hajun dan teman dekat semasa SMA dengan Munha


Yangsi memiliki nama asli Yang Ssi Yung, ia adalah sosok yang lembut dalam urusan hewan buas bahkan yang non buas sekalipun


sedikit dari Yangsi ini, ia mampu menjatuhkan hati seorang psikopat gila hanya karna hal sederhana dimana hewan peliharaan psikopat itu kritis dan ia membantu agar membaik lagi meskipun akhirnya mati juga


yap psikopat itu adalah Hongjuan, Hongjuan setengah mati jatuh hati dan mencintai Yangsi dalam segala kekurangan Yangsi


dan tidak hanya kasus hewan peliharaannya hampir mati itu saja dibuat jatuh cita pada Yangsi, tapi banyak hal pada diri Yangsi yang mampu membuat pikiran dan hati Hongjuan menjadi hidup


okeh lanjut kisah Hajun dan Munha dimana sudah akan masuk masa kelahiran yang hanya dihitung dengan hari saja


seiring berjalannya waktu, ketika Yangsi baru pulang dari salah satu rumah makan bersama Hongjuan


Hongjuan masuk lalu duduk di sofa, Yangsi pergi mandi, Hongjuan melihat Bowni tidak seperti biasanya seperti lemas dan tidak berdaya


Hongjuan masuk sangkar Bowni dan mencoba berinteraksi


Hongjuan tidak menyukai hewan sejak kematian peliharaannya tapi Yangsi mampu mengembalikan lagi rasa peduli Hongjuan yang telah mati bersama hewan peliharaannya


tak beberapa lama Yangsi selesai mandi dan melihat Hongjuan bermain dengan Bowni dan Beckly


"ehh, perut itu" kata Yangsi dalam hati melihat bentuk perut Bowni


"sayang.. dia sakit apa? aku lihatnya lemas sekali" teriak Hongjuan dari sangkar Bowni


"ahhh astaga tunggu sayang" kata Yangsi berlari ambil alat medisnya


Yangsi memeriksa dan ternyata Bowni tengah hamil, betapa senang nya Yangsi disana apalagi anak Bowni kembar yaitu dua


mengetahui itu mereka menjelaskan kabar baik kepada Munha dan Hajun


kehamilan Bowni dijaga ketat oleh Yangsi, ia memerhatikan ekstra kepada Bowni tentu kepada Beckly juga sebagai calon ayah dikandung Bowni


hari berlalu begitu cepat, detik detik dimana hari kelahiran Munha, Hajun dibantu oleh Hongjuan untuk membawa Munha kerumah sakit


"ayo aku antarkan, sana kamu bawa Munha, aku bawakan tasnya" kata Hongjuan


setelah mengantarkan kerumah sakit..


"Yangsi kemana?" tanya Hajun


"ah Yangsi juga menjaga Bowni, Bowni akan lahiran juga jadi lebih extra menjaganya, aku harus pergi, Yangsi butuh aku juga" kata Hongjuan


"ahh Juan, makasih ya, maafkan aku jadi menambah bebanmu" kata Munha


"ya, semangat ya kalian, semoga lancar segalanya" kata Hongjuan


tanpa menunggu jawaban keduanya, Hongjuan langsung cepat balik, dan benar saja, Bowni akan lahiran, tugas Hongjuan menenangkan Beckly karna Beckly tidak bisa diam sejak tadi


baru saja Hongjuan pergi, Munha juga merasakan perutnya sangatlah sakit, ia langsung dengan cepat memanggil dokter dan dokter memeriksanya


hingga lahir lah bayi perempuan ditanggal 1 februari 1990 pada pkl 2 pagi


dan dihari yang sama juga Bowni melahirkan dua bayi kembar nya ditanggal sama dan waktu yang sama juga


hari berikutnya, Yangsi belum bisa melihat Munha karna urusan Bowni belum selesai hingga seminggu kemudian barulah ia bisa datang


itupun ketika Munha dan Hajun sudah persiapan untuk pulang dari rumah sakit tapi tak masalah, Yangsi membantu kepulangan Munha dan Hajun ke apartemen mereka lagi


beristirahat dulu, memulihkan diri dulu, dan atur waktu untuk lusa bertemu di rumah Yangsi


dua hari kemudian..


Hongjuan menjemput Munha dan Hajun agar bisa kerumah Yangsi kebetulan Hongjuan dari daerah dekat apartemen mereka juga


mereka pergi bareng dan sesampainya..


Hajun dan Munha melepaskan rindu kepada Bowni dan Beckly, tentu kepada anak anak dari Bowni dan Beckly, begitupun Yangsi yang melepaskan rasa lega dan bahagia karna ia akan memiliki anak perempuan


"perempuan ya?" tanya Yangsi


"iya Yangsi, sekalian kita perlu bahas banyak hal lagi" kata Munha


"soal?"


"bayi ini, bagaimana kelanjutannya?" tanya Hajun


mereka membahas bayi perempuan itu bagaimana kehidupannya berikutnya


keputusan itu adalah, bayi akan diasuh dan dianggap oleh Yangsi langsung bahkan Hongjuan tak segan mengatakan jika ia ingin kepengurusan tanda lahir langsung diuruskan atas nama Hongjuan dan Yangsi


bukan tanpa sebab, Hongjuan merasa jatuh cinta pada bayi itu seketika melihatnya pertama kali, berbeda dari apa yang dirasakannya sebelumnya dimana ia terbiasa melihat kelahiran baik normal atau sesar tapi kali ini terasa entah begitu berbeda pada bayi ini


pembuatan nama juga telah dipersiapkan oleh Yangsi dan Hongjuan juga Hajun dengan Munha


bayi perempuan yang lahir pada 1 february 1990 itu resmi mereka beri nama Yang Yu Han Juan


bukan tanpa alasan dan tanpa arti, nama yang cukup lama diperdebatkan hari itu memiliki makna bagus


Yang : adalah nama depan Yangsi


Yu : identik dengan nama gadis yang sangat lucu dan mempesona


Han : bisa dikatakan singkatan dari nama orang tua kandung yaitu Hajun dan Munha


Juan : nama belakang dari Hongjuan


sementara mereka disana juga membahas tentang dua nama bayi kembar dari Bowni dan Beckly yang masing masing telah dibahas untuk nama adalah


Bobe dan Nickly yang diambil dari gabungan dari nama orang tua mereka


"Yangsi, aku akan membawa Bowni kembali bersamaku" kata Munha


"ohh kenapa tidak disini saja, kamu bisa kapan saja datang"


"jangan, itu akan makin membebanimu" kata Munha


"tidak Munha, aku sudah begitu sayang kepadanya"


"jangan, lebih baik kami membawa lagi saja, anak itu saja sudah membuat kami merasa membebanimu" kata Hajun


"iya Yangsi, lagi pula aku tidak akan bisa jika tidak bersama Bowni" kata Munha


"baiklah kalau begitu itu terserah kalian, tapi aku rasa biarkan Bobe dan Nickly disini" kata Yangsi


Hajun dan Munha saling tatap, itu membuat mereka berat juga, padahal mereka berdua sangat inginkan anak anak itu juga


"lebih baik, Bobe dan Nickly berikan kepada Munha dan Hajun" sambar Hongjuan yang sambil menggendong bayi baru nya


"sayang, kenapa kamu bicara begitu? kamu gak merasa keberatan kan aku mengasuh Bobe dan Nickly juga?" tanya Yangsi menatap Hongjuan


"tidak, tidak begitu, tapi aku sudah tau dari wajah mereka, kamu lupa aku adalah lulusan terbaik psikologi membaca wajah dan ekspresi?"


"tapi mereka tidak keberatan kok" jawab Yangsi