
"serius kita, kita banyak berhutang, aku harap kamu selalu dalam kebahagiaan" kata Hajun
"pasti, pasti.. terimakasih atas doa mu" jawab Yangsi
situasi ini sebenarnya Yangsi salah, karna membantu mereka dalam keburukan tapi jauh lebih buruk dimata Yangsi jika sampai Hajun dan Munha membunuh bayi yang tidak tau apa salah dia
siapa Yangsi?
sorry sejak awal belum dijelaskan detail siapa Yangsi hanya mengatakan Yangsi adalah teman dekat semasa SMP dengan Hajun dan teman dekat semasa SMA dengan Munha
Yangsi memiliki nama asli Yang Ssi Yung, ia adalah sosok yang lembut dalam urusan hewan buas bahkan yang non buas sekalipun
sedikit dari Yangsi ini, ia mampu menjatuhkan hati seorang psikopat gila hanya karna hal sederhana dimana hewan peliharaan psikopat itu kritis dan ia membantu agar membaik lagi meskipun akhirnya mati juga
yap psikopat itu adalah Hongjuan, Hongjuan setengah mati jatuh hati dan mencintai Yangsi dalam segala kekurangan Yangsi
dan tidak hanya kasus hewan peliharaannya hampir mati itu saja dibuat jatuh cita pada Yangsi, tapi banyak hal pada diri Yangsi yang mampu membuat pikiran dan hati Hongjuan menjadi hidup
okeh lanjut kisah Hajun dan Munha dimana sudah akan masuk masa kelahiran yang hanya dihitung dengan hari saja
seiring berjalannya waktu, ketika Yangsi baru pulang dari salah satu rumah makan bersama Hongjuan
Hongjuan masuk lalu duduk di sofa, Yangsi pergi mandi, Hongjuan melihat Bowni tidak seperti biasanya seperti lemas dan tidak berdaya
Hongjuan masuk sangkar Bowni dan mencoba berinteraksi
Hongjuan tidak menyukai hewan sejak kematian peliharaannya tapi Yangsi mampu mengembalikan lagi rasa peduli Hongjuan yang telah mati bersama hewan peliharaannya
tak beberapa lama Yangsi selesai mandi dan melihat Hongjuan bermain dengan Bowni dan Beckly
"ehh, perut itu" kata Yangsi dalam hati melihat bentuk perut Bowni
"sayang.. dia sakit apa? aku lihatnya lemas sekali" teriak Hongjuan dari sangkar Bowni
"ahhh astaga tunggu sayang" kata Yangsi berlari ambil alat medisnya
Yangsi memeriksa dan ternyata Bowni tengah hamil, betapa senang nya Yangsi disana apalagi anak Bowni kembar yaitu dua
mengetahui itu mereka menjelaskan kabar baik kepada Munha dan Hajun
kehamilan Bowni dijaga ketat oleh Yangsi, ia memerhatikan ekstra kepada Bowni tentu kepada Beckly juga sebagai calon ayah dikandung Bowni
hari berlalu begitu cepat, detik detik dimana hari kelahiran Munha, Hajun dibantu oleh Hongjuan untuk membawa Munha kerumah sakit
"ayo aku antarkan, sana kamu bawa Munha, aku bawakan tasnya" kata Hongjuan
setelah mengantarkan kerumah sakit..
"Yangsi kemana?" tanya Hajun
"ah Yangsi juga menjaga Bowni, Bowni akan lahiran juga jadi lebih extra menjaganya, aku harus pergi, Yangsi butuh aku juga" kata Hongjuan
"ahh Juan, makasih ya, maafkan aku jadi menambah bebanmu" kata Munha
"ya, semangat ya kalian, semoga lancar segalanya" kata Hongjuan
tanpa menunggu jawaban keduanya, Hongjuan langsung cepat balik, dan benar saja, Bowni akan lahiran, tugas Hongjuan menenangkan Beckly karna Beckly tidak bisa diam sejak tadi
baru saja Hongjuan pergi, Munha juga merasakan perutnya sangatlah sakit, ia langsung dengan cepat memanggil dokter dan dokter memeriksanya
hingga lahir lah bayi perempuan ditanggal 1 februari 1990 pada pkl 2 pagi
dan dihari yang sama juga Bowni melahirkan dua bayi kembar nya ditanggal sama dan waktu yang sama juga
hari berikutnya, Yangsi belum bisa melihat Munha karna urusan Bowni belum selesai hingga seminggu kemudian barulah ia bisa datang
itupun ketika Munha dan Hajun sudah persiapan untuk pulang dari rumah sakit tapi tak masalah, Yangsi membantu kepulangan Munha dan Hajun ke apartemen mereka lagi
beristirahat dulu, memulihkan diri dulu, dan atur waktu untuk lusa bertemu di rumah Yangsi
dua hari kemudian..
Hongjuan menjemput Munha dan Hajun agar bisa kerumah Yangsi kebetulan Hongjuan dari daerah dekat apartemen mereka juga
mereka pergi bareng dan sesampainya..
Hajun dan Munha melepaskan rindu kepada Bowni dan Beckly, tentu kepada anak anak dari Bowni dan Beckly, begitupun Yangsi yang melepaskan rasa lega dan bahagia karna ia akan memiliki anak perempuan
"perempuan ya?" tanya Yangsi
"iya Yangsi, sekalian kita perlu bahas banyak hal lagi" kata Munha
"soal?"
"bayi ini, bagaimana kelanjutannya?" tanya Hajun
mereka membahas bayi perempuan itu bagaimana kehidupannya berikutnya
keputusan itu adalah, bayi akan diasuh dan dianggap oleh Yangsi langsung bahkan Hongjuan tak segan mengatakan jika ia ingin kepengurusan tanda lahir langsung diuruskan atas nama Hongjuan dan Yangsi
bukan tanpa sebab, Hongjuan merasa jatuh cinta pada bayi itu seketika melihatnya pertama kali, berbeda dari apa yang dirasakannya sebelumnya dimana ia terbiasa melihat kelahiran baik normal atau sesar tapi kali ini terasa entah begitu berbeda pada bayi ini
pembuatan nama juga telah dipersiapkan oleh Yangsi dan Hongjuan juga Hajun dengan Munha
bayi perempuan yang lahir pada 1 february 1990 itu resmi mereka beri nama Yang Yu Han Juan
bukan tanpa alasan dan tanpa arti, nama yang cukup lama diperdebatkan hari itu memiliki makna bagus
Yang : adalah nama depan Yangsi
Yu : identik dengan nama gadis yang sangat lucu dan mempesona
Han : bisa dikatakan singkatan dari nama orang tua kandung yaitu Hajun dan Munha
Juan : nama belakang dari Hongjuan
sementara mereka disana juga membahas tentang dua nama bayi kembar dari Bowni dan Beckly yang masing masing telah dibahas untuk nama adalah
Bobe dan Nickly yang diambil dari gabungan dari nama orang tua mereka
"Yangsi, aku akan membawa Bowni kembali bersamaku" kata Munha
"ohh kenapa tidak disini saja, kamu bisa kapan saja datang"
"jangan, itu akan makin membebanimu" kata Munha
"tidak Munha, aku sudah begitu sayang kepadanya"
"jangan, lebih baik kami membawa lagi saja, anak itu saja sudah membuat kami merasa membebanimu" kata Hajun
"iya Yangsi, lagi pula aku tidak akan bisa jika tidak bersama Bowni" kata Munha
"baiklah kalau begitu itu terserah kalian, tapi aku rasa biarkan Bobe dan Nickly disini" kata Yangsi
Hajun dan Munha saling tatap, itu membuat mereka berat juga, padahal mereka berdua sangat inginkan anak anak itu juga
"lebih baik, Bobe dan Nickly berikan kepada Munha dan Hajun" sambar Hongjuan yang sambil menggendong bayi baru nya
"sayang, kenapa kamu bicara begitu? kamu gak merasa keberatan kan aku mengasuh Bobe dan Nickly juga?" tanya Yangsi menatap Hongjuan
"tidak, tidak begitu, tapi aku sudah tau dari wajah mereka, kamu lupa aku adalah lulusan terbaik psikologi membaca wajah dan ekspresi?"
"tapi mereka tidak keberatan kok" jawab Yangsi