You Should Be Me

You Should Be Me
77



Taehyung berpikir, Yeontan aman dengan Yuhan, jadi ia tinggalkan saja


Tanwoo dan Yuhan menyelesaikan pekerjaannya selama 30menit dan menyelesaikannya


tapi Yeontan malah tertidur dalam pangkuan Yuhan sejak tadi


Yuhan tidak pergi, ia menggeser sedikit kursi nya agar mendekati tembok dan membuat Yeontan tidur tidak terganggu semetara Tanwoo mengurus sisa kerjaannya


Tanwoo memerhatikan Yuhan sesekali dan berpikir, apa sejauh itu Yuhan menyukai hewan?


"kenapa tidak dikembalikan saja kepada V?" tanya Tanwoo


"jangan, dia baru terlelap"


"wooh" ucap Tanwoo kaget


"dia mengantuk sejak tadi, makanya sekarang tidur" kata Yuhan pada Tanwoo


"dari mana kamu tau?" tanya Tanwoo


"aku bisa merasakan apa dirasakannya kok" kata Yuhan


Yuhan memberikan kenyamanan pada semua hewan apapun jenisnya, rasa kecintaannya membuat hewan apapun menjadi luluh dan merasa tenang bersama Yuhan


Tanwoo memerhatikan Yuhan dan cara bagaimana mengusap Yeontan, ia adalah bentuk memberikan perhatian selama Yeontan tidur


Tanwoo tau dari cerita ke cerita memang soal Yuhan menyukai banyak hewan, tak heran rasa ber-peri-ke-hewan-an pada diri Yuhan membuat banyak hewan disekitarnya menjadi se-lengket itu


tapi dari segi pandang Tanwoo sendiri melihat Yuhan, antara aneh dan fiksi seorang manusia bisa mengerti apa kemauan hewan tapi itu adanya Yuhan


Tanwoo adalah staff yang sampai saat ini masih belum mempercayai Yuhan sepenuhnya meskipun kasus nya benar benar sudah dibabat habis dan Yuhan membuktikan tentang ketulusannya membantu mereka (agenci dan bangtan beserta staff staffnya) untuk kasus Baori


tapi entah bagaimana dalam hati paling dalam Tanwoo benar benar belum percaya sepenuhnya soal Yuhan


setelah cukup terlelap, Yuhan membawa Yeontan kembali kepada Taehyung dan membiarkannya tidur


"tidur?" tanya Taehyung


"emm, ssst, jangan berisik"


"ahh aku akan keluar deh, kamu tidurkan saja dia, temani dia tidur dulu disini sampai benar benar terlelap" kata Taehyung


"oh yaudah"


Taehyung keluar dan duduk di ruang televisi, selang beberapa lama, beberapa member berdatangan


"mana Yeontan" sapa Jimin


"ssst, Jimin, jangan keraskan suaramu" kata Taehyung


"ada apa?"


"dia tidur"


"ahh, tidur, dimana aku melihatnya boleh"


"jangan ah Jimin, biarkan tenang dulu, ada Yuhan tidur bersama nya dikamarku" kata Taehyung


"Yuhan? ngapain tidur dikamarmu?" tanya Namjoon


"ehh jangan salah paham dulu lah, dia menidurkan Yeontan" kata Taehyung


"oh, dikamarmu?" tanya Namjoon


"iya, dia habis main sama Yuhan jadi kusuruh tidur sama Yuhan dikamarku saja" kata Taehyung


"kenapa gak dikamar staff?" tanya Namjoon


"biarin lah, terlanjur tidur disana Yeontan"


"kalau aku tidak mempercayakan tidur dengan peliharaanku, nanti kebiasaan mau sama Yuhan nuna, gak mau sama aku" kata Yoongi


"kalau aku biarin dah hyung, malah enak" jawab Taehyung


Namjoon berjalan perlahan kearah kamar Taehyung agar tidak mengganggu tidurnya Yeontan, lalu membuka pintu dan melihat memang keduanya tengah tidur


melihat Yeontan tidur Yuhan juga tidur, Namjoon berencana mengangkat Yuhan agar tidur dikamar staff saja, ia kurang srek melihat Yuhan tidur dikamar Taehyung apalagi Yeontan kan sudah tertidur saja


tapi akan mengangkat Yuhan, malah ia tidak kuat, merasakan jika badan Yuhan cukup berat, sampai membuat Yuhan terbangun


"Namjoon" ucap Yuhan


"ahh aku mau pindahkan kamu kekamar staff bersama Haneul, tapi aku tidak bisa mengangkat mu"


"mengangkatku tidak bisa? ahh kamu akhir akhir ini bukankah nge-gym?"


"iya sih, tapi tidak tau lah"


"memang aku berat katanya, padahal makan ku kamu tau sendiri bagaimana, tapi.. eh untung Yeon tidak bangun kamu ini"


"iyaa iya maaf deh"


"yaudah ayo keluar, dia sudah terlelap, bisa kita tinggalkan, sekalian aku mau pulang, kerjaan beres, nambah keburu malam"


"yaudah, aku antarkan ya"


"malam malam begini"


"ya gak papa lah"


"jangan, motormu tinggal sini, aku antarkan kamu pulang bersama Hyun"


Yuhan pergi kepada Taehyung memberitahu Yeontan tengah tidur, Yuhan juga berpamitan pulang disana


Namjoon bersiap siap dan memanggil Hyunsoon lalu mereka pergi bertiga


Namjoon dan Hyunsoon masuk lebih dulu karna Yuhan masih mengobrol dengan Tanwoo baru Yuhan menyusul mereka berdua


tapi seseorang ternyata mengintai sejak Yuhan masuk mobil untuk diantarkan pulang bahkan seseorang itu mengikuti Yuhan sejak dari agenci sampai ke dorm bahkan hingga sekarang Yuhan akan pulang diantarkan


sementara Yuhan masuk mobil dan duduk di belakang, Namjoon didepan bersama Hyunsoon yang tengah menyetir


"besok biar Hyun jemput kamu lagi kalau gitu" kata Namjoon


"gak usah, dirumah ada Boseo kok"


"oh ya bisa juga minta antar Boseo saja jadi"


setelah sampai, mereka berdua hanya menurunkan Yuhan tanpa mereka ikut turun


"sudah jangan ikut turun, sudah malam, cepat balik saja ya" kata Yuhan


"tapi biar kuantar sampai gerbang saja" kata Namjoon


"tidak usah, kalian langsung saja, ini malam, sana deh, cepat tidur kalian ya, besok masih ada jadwal buat latihan untuk mengisi award loh"


Yuhan turun, lalu masuk gerbang dan menutup lagi gerbangnya lalu pergi masuk rumahnya


tapi seseorang tadi masih mengikuti Yuhan yang diantarkan mobil dari dorm dan kini ia tau dimana rumah Yuhan yang baru


siapa seseorang itu?


ia adalah Hyohoon..


sementara Namjoon bersama Hyunsoon lanjut pergi dan menuju dorm kembali


diperjalanan, Namjoon curhat kepada Hyunsoon soal perasaannya kepada Yuhan


dan akhirnya Namjoon mengakui semua perasaannya yang ia tutupi dan ia elak.an dari tuduhan Hyunsoon, Hyunsoon hanya tersenyum lebar disana


"jangan hanya senyum ih" kata Namjoon


"iyaa hyung, akhirnya kamu mengakui"


"aku mengakui sekarang, lalu bagaimana?"


"bagaimana apa?"


"kaaan Hyuuun, kamu mendengarkan ku tidak sejak tadi?" tanya Namjoon kesal


"iya hyung dengar, tapi bagaimana apanya loh?"


"yaa bagaimana ini?"


"ya bilang lah"


"malu lah"


"yaudah diam"


"lah diam gitu"


"ya gimana malu kan, mau maksa juga gimana?"


"ya gimanaaa"


Hyunsoon memberikan masukan agar cepat mengatakan nya saja, toh setelah banyak waktu bersama, tidak dikatakan itu terlalu cepat menyatakan mengingat mereka berdua kenal sudah cukup lama


Hyunsoon juga memberikan saran agar mengatakan nya lebih cepat karna ia memiliki sebuah ke-curiga-an kepada salah satu staff yang menyukai Yuhan


"staff? memangnya ada?" tanya Namjoon


"ya ada lah, kamu tidak memerhatikan detail berarti"


"siapa Hyun?"


"Kwan hyung" kata Hyunsoon


"Kwan hyung?"


"iyaa dia, aku begitu yakin dia menyukai Yuhan, banyak hal membuat aku rasa memang nyata Kwan hyung menyukai Yuhan"


"apa salah satunya"


Hyunsoon bahkan tidak lagi menceritakan salah satunya tapi semua bentuknya, mulai dari awal ia curiga sampai detik ini kecurigaannya makin besar


tentang Kwan perhatian, Kwan rela pulang pergi setiap dari kerjaan