
lalu Yuhan? bagaimana bisa ia menjadi pawang hampir semua hewan buas?
itulah kelebihan Yuhan yang benar benar turun temurun baik dari keluarga kandung maupun keluarga asuh nya
oh ya belum perkenalan ya, nama nama hewan peliharaan Yuhan, jadi nama peliharaan masing masing ada..
Withe si harimau
Wren si serigala
Woly si singa
sementara ular ular, memiliki nama masing masing tapi nama dari pemiliknya, bukan Yuhan memberikan nama nya yaitu dari Yashimi
setelah selesai menidurkan Woly, Yuhan keluar dan melihat Namjoon malah jadi meringkuk dan masih ketakutan
"aduh Namjoon, maafkan aku" ucap Yuhan
"Yuhan, aku takut, nyawa ku nyaris hilang baru saja"
"maaf maaf, aku minta maaf" ucap Yuhan merasa bersalah
"Yuhan, jangan tinggalkan aku sendirian"
"tidak, aku akan mengecek lagi semua kandang setiap kamu akan datang"
Namjoon memeluk Yuhan ketakutan, tak lama ia sadar lagi tapi kali ini tidak melepaskannya malah tetap sengaja memeluknya karna sekarang Namjoon benar benar masih gemetaran
Yuhan mengusap kepala Namjoon, Namjoon duduk di kursi luar itu tapi Namjoon menarik nya dan membawa ke kursi dalam rumah saja, dan Yuhan mengikuti nya saja
Yuhan tau itu bisa saja akan jadi traumatis bagi Namjoon, jadi agar tidak trauma, ia memberikan pelukan lagi dan mengusap kepalanya agar lebih tenang
"maafkan aku yaa.. jangan takut kesini lagi ya" kata Yuhan dengan merasa bersalah
"tapi kamu janji kan akan melihat lagi semua gembok kandang, dan aku mau kamu jemput aku didepan gerbang setiap aku datang kesana"
"iyaaa iya aku janji" jawab Yuhan meyakinkan Namjoon disana
setelah lebih baik lagi, Yuhan akhirnya mengajak Namjoon untuk pergi jalan..
"yaudah, hari ini jalan jalan saja yuk, gimana? aku bayarin semua nya sebagai ganti permintaan maafnya" tanya Yuhan
"serius? yaudah ayo kita pergi saja"
mereka memutuskan pergi, tapi Yuhan tidak bisa jika pergi tanpa membawa peliharaannya
akhirnya ia membawa bayi harimau baru miliknya pemberian Yashimi kemarin yang dititipkan kepadanya
"katanya mau jalan? kamu masih mau membawa hewan itu?" tanya Namjoon
"iyaa dia masih bayi kok, gak akan buas, malah belum buas kok"
"seriusan kamu"
"iya beneran ini"
mereka pun keluar, Yuhan yang membawa mobil jadi Yuhan yang menyetir, karna Yuhan pun tau Namjoon tidak akan bisa menyetirkan
mereka pergi jalan ke pusat perbelanjaan yang tak jauh dari dorm bangtan
"sudah, kita parkir disini saja kali ya" ucap Yuhan
"ahh tunggu, biarkan aku memakai maskerku"
"oh iya, yaudah"
Yuhan turun bersama bayi harimau nya dan disusul Namjoon, mereka hanya jalan berkeliling saja sebagai ganti agar Namjoon tidak terus menjadi ketakutan sampai traumatis
ia tau ini bukan hal mudah bagi Namjoon setidaknya ia menghibur Namjoon agar melupakan yang terjadi baru saja
sampai akhirnya Yuhan mampir membeli es cup, Yuhan memesan nya dan saat staff penjual es nya menanyakan memakai identitas siapa, Yuhan lupa kalau yang bersama nya Namjoon
kalau sampai identitas Namjoon dipakai, maka satu lokal area itu akan ramai tapi karna lupa jadi ia diam saja
"emm Yuhan?" sapa Namjoon
"yaa.. oh tolong dong ini uangnya, kamu bayarkan dulu" ucap Yuhan memberikan dompetnya pada Namjoon
"tapi pakai nama siapa? apa namaku?" tanya Namjoon
"oh astaga iya, jangan deh, tunggu aku saja, ini pegangkan dulu tali ini"
"ehh tapi Yuhan.."
"bentar sungguh, bentar"
setelah selesai minum dan lanjutkan jalan, tidak jauh masih dari sana ada pameran kecil dengan hewan buas yang dikurung kandang besar
Yuhan mendekatinya dan melihat harimau itu, tapi saat Yuhan akan pergi, ia menoleh pada Namjoon yang disana ia menggelengkan kepala nya
"sebentar ya, kamu tunggu disini saja itu" kata Yuhan
lagi lagi Namjoon menggelengkan kepalanya..
karna tidak tega jadi Yuhan membatalkan keinginan nya melihat itu
dan baru Namjoon lah orang yang bisa membuat Yuhan menerima ketika dilarang mendekati hewan
"yaudah ayo jalan lagi" kata Yuhan
"kamu tidak jadi?" tanya Namjoon
"tidak kok"
Yuhan menarik tangan Namjoon dan lanjutkan jalan, mereka jalan disana berdua untuk kali pertama tapi sudah sangat terasa dekat
hari berlalu..
kegiatan kesibukan kembali berjalan, Namjoon sibuk kegiatannya dan juga Yuhan dengan pekerjaannya
tapi mereka sejak itu sering saling kirim kabar dengan rutin meskipun selalu menunggu Namjoon duluan yang mengirim pesan nya
tapi disisi lain, pria bernama Hyohoon, masih ingat? dia pria yang mengajak berkenalan Yuhan ketika dari cafe beberapa waktu lalu
Hyohoon datang kerumah Yuhan, disaat itu Yuhan ada didepan teras rumahnya, spot terbaik selalu dipakai Yuhan ketika sedang berada dirumah entah santai atau mengerjakan beberapa pekerjaan nya di laptopnya
Yuhan melihat ada mobil berhenti dan menuju kearah pagar lalu menyapa pria itu
"wooh, kamu kan" lata Yuhan
"iyaa, apa kabarmu?"
"kenapa kamu tau rumahku"
"bukankah waktu itu aku berkenalan disini malah saat kamu baru dari cafe"
"ahh iya oh yaudah masuk yuk"
disini Yuhan bersikap baik, ia pikir menambah teman kan, seiring berjalannya waktu mereka jauh lebih dekat lagi
ketika Hyohoon sengaja mengajak Yuhan makan ditempat ketika awal Hyohoon bertemu dengan Yuhan
"oh iya, kamu waktu di cafe ini awal aku lihat loh, dari mana?" tanya Hyohoon
"itu aku dari bertemu teman sih"
"teman? ooh kenapa harus vvip?"
"ooh kamu tau?"
"tau lah, aku melihatnya"
"yaa urusan pekerjaan aja biar lebih lega membahasnya"
"oh ya? emm"
"kamu sendiri ngapain pas disini?"
"makan lah, kebetulan dirumah tidak masak, jadi aku pergi kesini"
"kenapa memangnya dekat sama rumah dari sini?"
"tidak begitu, hanya ingin kesini"
mereka mengobrol disini dan banyak kebohongan yang mereka sama sama lontarkan, dimana keduanya sama sama membohongkan diri mereka
Yuhan berbohong atas pertemuannya untuk sebuah bisnis ilegal bersama salah satu sasaeng waktu itu
Hyohoon juga berbohong atas alasan ia lontarkan kepada Yuhan
karna sebenarnya ia memang tengah memerhatikan Yuhan, sejak Yuhan kenal dengan Misilia
lalu siapa Hyohoon, apa hubungannya dengan Misilia, kenapa semua malah berkaitan?
sedikit spill cerita, Hyohoon adalah mantan pacar Misilia, ia selalu membayangi Misilia kemana mana dan sejak bertemu Yuhan, ia malah jadi menyukai Yuhan, bukan lagi mengejar Misilia, tapi tetap Hyohoon membayangi sang mantan, Misilia
Misilia berpikir ia cukup bebas akhir akhir ini karna mulai terlepas belenggu mantan pacarnya yang selalu menganggap mereka tidak pernah putus itu