
mereka mengobrol bertiga, hingga tak lama Hyunsoon baru keluar dari ruangan Kwan melihat Yuhan bersama teman staff di meja kerja mereka, ia pun datang dan berdiri tepat di hadapan Yuhan
"Yuhan.." sapa Hyunsoon
"eh, Yuhan, aku tinggal ya, ada pekerjaan aku sama pak Kwan" kata Haneul
"ya Haneul"
"Sunmi, ada yang mencarimu, ayahmu" sapa Doyu
"iya pak, tunggu, eh Yuhan aku tinggal ya, tadi ayahku bilang mau datang" kata Sunmi
jadi tinggal Yuhan sendirian bersama Hyunsoon, tapi saat Yuhan akan pergi, Hyunsoon menahannya
"apa?" tanya Yuhan
"Yuhan, kamu menghindariku sangat terasa sekali loh, aku tau mungkin kamu melakukan ii karna kamu tau aku adik dari Hyo" kata Hyunsoon
"iya memang, aku berusaha mengindari nya dan siapapun yang berurusan dengannya" jawab Yuhan
"tapi aku hanya adiknya kan, aku tidak tau masalah kalian dan aku tidak pernah ikut campur, kenapa juga mengikut membenciku?"
Yuhan hanya diam, Hyunsoon memohon agar Yuhan tidak terus diam kepada nya, Yuhan jadi merasa bersalah kepada Hyunsoon, karna Hyunsoon benar
Hyunsoon selama ini juga tidak ikut campur dan tidak ada kaitannya antara urusan Yuhan dengan Hyohoon, kenapa harus ikut membencinya?
tadinya Yuhan menganggap itu hanya ucapan biasa dari seseorang yang membela dirinya dalam masalah, Yuhan memilih tetap tidak mempercayai Hyunsoon dan penjelasannya itu
Yuhan akan berjalan pergi tapi Hyohoon ternyata menyambar ucapan Hyunsoon kepada Yuhan
"dan bahkan dia pergi dari rumah, meninggalkan ku dirumah hanya karna membela kamu yang bukan siapa siapa nya dibandingkan aku, kakaknya" kata Hyohoon
seketika itu Yuhan kaget, Yuhan menoleh kearah Hyunsoon seolah menanyakan apa kebenarannya dan Hyunsoon seolah juga paham apa yang ada pada tatapan Yuhan
"tapi aku tidak bermaksud melibatkan kamu atau menjadikan kamu alasan kok" kata Hyunsoon
"tapi sebelum kamu pergi dari rumah, pertengkaran kita karna kamu membela gadis yang kamu anggap sahabat ini tapi yang sudah menghancurkan harapan hyungmu ini" kata Hyohoon
"tapi aku tidak pernah membawa dia sebagai alasan, aku hanya kecewa kepadamu atas sikapmu, kanu penyebab banyak masalah Yuhan dengan teman teman staff disini" kata Hyunsoon
"jadi selama ini kamu memang penyebab semua masalahku?" tanya Yuhan pada Hyohoon
"karna aku tidak akan membiarkan kamu bahagia tanpa aku" kata Hyohoon pada Yuhan
"capek aku padamu, aku cukup dengan sikap kasar dan jahat ini, aku capek ya, sekarang aku bicara dengan baik baik kepadamu"
"apa? soal apa? soal kamu meminta ku pergi dan berhenti mengganggumu? tidak Yuhan!" kata Hyohoon
Yuhan menangis disini, seperti masalahnya ada saja yang membuatnya tidak tenang
"bebaskan aku Hyo, aku capek dengan kehidupanku, kamu tidak pernah tau bagaimana diposisi ku"
"apa kamu tau di posisiku bagaimana?"
"yaa, okeh, aku minta maaf, maaf jika aku menyakitimu" jawab Yuhan
bahkan Yuhan meminta maaf, hal yang tidak pernah ia lakukan dan katakan, baik kepada Hyohoon atau pun beberapa orang lainnya yang pernah bermasalah dengannya
"aku sudah selalu maafkan kok, apapun kesalahan kamu, tapi untuk meminta ku berhenti, itu tidak akan terjadi"
"apa yang kamu cari dari orang yang tidak menyukai mu? itu menbuang waktumu"
"aku hanya ingin kamu melihatku lagi dan kembali padaku lagi, aku akan buktikan tidak akan ada pria diluar sana seperti aku mencintai kamu" kata Hyohoon
"Namjoon? tunanganmu yang kamu akui hanya sebagai pacarmu itu? aku bisa lebih dari dia Yuhan" kata Hyohoon
"apasih, jangan bicara sembarangan" kata Yuhan
"apa, betul kan kataku? aku bicara dengan yang sebenarnya terjadi kok, kamu mengakui dia pacarmu tapi dia tunanganmu, kamu tinggal satu apartemen dan tidur satu ranjang tapi kamu bilang hanya sekedar main jika kedapatan di apartemen Namjoon" kata Hyohoon
"Hyoo" teriak Yuhan kesal
"apa kamu juga tidak mau mengakui jika kamu dan Namjoon sudah sangat jauh berhubungan tapi masih kamu tutupi dari banyak teman staff disini termasuk bangtan" kata Hyohoon
tapi ternyata disana, beberapa staff mendengar semua pernyataan Hyohoon, dimana Hyohoon sengaja membuka bagaimana sebenarnya hubungan Yuhan dan Namjoon
"kamu tidak tau ceritanya jadi jangan bicara apa apa" kata Yuhan
"aku tau Yuhan, mau yang mana ku jelaskan? aku tau semuanya yang gak sfaff lain tau" kata Hyohoon
Yuhan langsung menoleh kearah Hyunsoon, seolah tatapannya menuduh Hyunsoon dan lagi lagi Hyunsoon paham itu jadi langsung mengelak
"bukan, bukan aku, aku bahkan sudah pergi dari rumah dan emmulai kehidupan diluar tanpa Hyo hyung" kata Hyunsoon
"lalu siapa? tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api" kata Yuhan
"sorry Yuhan tapi ini atas usaha kuz aku tidak tanya kepada dia atau siapapun, aku usaha sendiri" kata Hyohoon
"Aekyo? kau tau dari dia atau dari Tan oppa? apa dari Jijun yang dekat denganmu" tanya Yuhan
"bukaaan, bukan, tapi aku telah mempelajari ilmu bisa mengetahui yang tidak orang ketahui, aku bisa melakukan ilmu hitam itu"
"gila kau!" teriak Yuhan kesal
Yuhan pergi dari sana dan tidak peduli berapa banyak staff yang melihat dan mendengar semua kejadian itu
yang Yuhan tidak ketahui bahwa disana semua staff disana full ada disana termasuk ceo dan staff utama lainnya melihat langsung keributan itu jadi tau semua apa masalah Yuhan dengan Hyohoon
bahkan Yuhan tidak tau jika ternyata ada Aekyo, Aekyo merasa jadi kuatir dengan kondisi Yuhan dan merasa ia selama ini menjadi sahabatnya hanya menambah saja masalahnya jadilah Aekyo pegi mengejar Yuhan
sampai di luar agenci
"Yuhaan" teriak Aekyo memanggilnya
Yuhan terhenti dan menoleh kearah Aekyo, disini Aekyo langsung memeluk Yuhan, Aekyo pertama kalinya melihat Yuhan menangis selama ia mengenal Yuhan
"kamu lihat kan, sekarang semua staff disana tau bagaimana aku dan Hyo" kata Yuhan
"iya, aku tau"
"bahkan dia (Hyohoon) mempermalukan aku, dan ini akan terus berjalan jika aku masih di kantor ini" kata Yuhan masih sambil menangis dan masih memeluk Aekyo
"apa yang kamu katakan? bertahanlah, tunjukkan kepada dia kamu kuat"
"tidak Aekyo, aku sudah lemah sekarang, dia terlalu menyakiti aku, hanya masa lalu sepeleh tapi dia menghancurkan hampir setengah hidupku" kata Yuhan
"kan masih ada setengahnya yang utuh, pertahankan"
"Namjoon" ucap Yuhan langsung mengingat Namjoon
yaa, setengahnya dari hati yang rapuh itu ada karna Namjoon, ia kuatir Namjoon terkontaminasi dengan pikiran dan racun otak dari Hyohoon
karna Yuhan tau bahwa Hyohoon adalah orang yang sangat berani dan nekat