
"apa jangan jangan ada masalah nya sama kamu kah?" tanya Chunsuk
"ahh tidak pak, kami baik baik saja"
"lah itu kamu saja tidak tau kan kalau ternyata berhenti Yuhan dari kerjaan, kamu tidak tau juga sejak kapan?"
"iya karna sibuk saja pak, kebetulan kesini jadi tanya disini, kalau ke Yuhan masih datang temui dia kan, bentar lagi kerjaan lagi ada"
"kan bisa lewat hape ya"
"gak sempat pak, nanti saya tanya deh lewat hape"
"nah, tanyakan kenapa alasannya gitu dia pergi, saya masih penasaran"
"emm, iya deh pak"
Heechul pun pergi, tapi tidak langsung menemui Yuhan, ia hanya memastikan apa Yuhan masih ada di rumah nya atau pindahan rumah juga karna Heechul tau masa lalu Yuhan dengan Namjoon bagaimana maka Yuhan akan berpindah rumahnya
setelah sampai, dari luar pagar masih terlihat ada aktifitas dirumah itu
masih terlihat Jazlyn mengasuh Withe di luar pagar itu bersama Yuhan juga, berarti Yuhan masih ada dirumah itu, Heechul sedikit lega bisa memastikan masih bisa menemui Yuhan nantinya tapi ia lebih lega karna bisa melihat Yuhan lagi setelah hampir sebulan tidak bertemu
Heechul balik ke rumahnya disambut ayah ibunya, ayah ibunya menjelaskan jika beberapa hari lalu Yuhan datang kerumah itu
tapi karna ayahnya kerja dan ibunya di toko buah jadi tidak berpapasan, padahal ada kakak Heechul dan ayah ibunya menjelaskan jika kakak Heechul memang sengaja tidak membukakan pintu dan menemui Yuhan
sayangnya kakak Heechul sudah diluar kota lagi untuk pekerjaannya
Heechul diam tidak menjelaskan apa apa dari berhentinya Yuhan dipekerjaannya di kantor agenci Heechul kepada ayah dan ibunya
"keputusan apa yang sudah kamu ambil sekarang? apa kamu sudah meninggalkan Yuhan?" tanya ibunya
"belum"
"terus ada apa dia datang waktu itu?"
"tidak tau"
"terus kenapa belum diputuskan?" tanya ibunya lagi
"cepat kasih kepastian, kalau dipertahankan ya pertahankan dengan segala resikonya, kalau mau di lepaskan, katakan secepatnya jangan suruh orang menunggu" jawab ayahnya
"iya"
"kasihan sama Yuhan, Yuhan juga gak mau diposisi ini, tapi lebih baik cepat beri kepastian jawaban pilihanmu" kata ibunya
"iyaa maa, secepat nya aku akan mengatakan"
"kamu sudah tau jawab apa?" tanya ayahnya
"tidak tau paa.."
Heechul masuk kekamar nya dan merenungi itu, dan perlu waktu seminggu dimana akhirnya sebulan tepat dengan berhentinya Yuhan dari kantor
ia memutuskan akan menyelesaikan hubungannya dengan Yuhan saja
penuh pertimbangan, Heechul tetap memilih bibinya dibandingkan pacarnya, karna ia berpikir bagaimana pun sejauh dan sedalam cintanya kepada Yuhan sebagai pacar tetap akan kalah dengan perjuangan dari Sungwan yang banyak membantu ia dan kakaknya dalam karier
dari sini Heechul memutuskan akan menyelesaikan hubungannya meskipun berat baginya
Heechul terus memandangi cincin pernikahan yang telah mereka beli itu, dan akan mengembalikan kepada Yuhan saja tapi hanya satu dikembalikannya kepada Yuhan, yang cincin milik Yuhan saja
ia berpikir, apa ada kaitannya dengan larangan seperti kata kebanyakan orang soal cincin pernikahan di simpan calon pengantin perempuan pasti akan gagal?
Heechul menyesal tidak membawa cincin itu, tau gitu ia bawa saja meskipun hilang dan jatuh dari tasnya, itu lebih baik daripada ia kehilangan calon pengantinnya bukan?
tapi ini benar adalah takdir yang harus dia jalani, ia mulai bulatkan tekad, percayakan diri dengan jawaban pilihannya
esok paginya..
Heechul bersiap siap pergi..
"loh bukan nya jadwal hari ini kamu kosong kan? kemarin amma lihat di tembok jadwal dikamarmu" ucap ibunya
"hari ini aku mau pergi ke dorm"
"ahh, apa ada janjian ketemuan atau kesana saja?"
"kesana saja, member lain tengah sibuk masing masing tapi hanya ingin main saja"
"ohh.. yaudah makan dulu, biar dijalan enak badannya segar"
"iya"
Heechul ikut makan bersama ayah dan ibunya, tapi kedua orangtua Heechul merasa aneh dengan gaya makan anak mereka
Heechul mengambil nasi dengan tumpukan sangat banyak, lauknya bahkan hampir setengah dari yang ibunya masak padahal ibunya memasak untuk enam porsi
sengaja enam porsi agar bisa makan dua porsi perorangnya (ayahnya, ibunya dan Heechul sendiri)
tapi melihat Heechul makan sebanyak itu jadi mereka masing masing hanya makan satu porsi karna sisanya yaitu empat porsi dimakan Heechul sendirian
"kamu kok makan banyak sekali?" tanya ibunya
"kata amma biar dijalan itu enak kan badannya segar"
"iya, tapi tumben"
"aku butuh tenaga buat ketemu Yuhan" jawab Heechul
seketika itu ayah dan ibu Heechul saling bertatapan
"kamu mau ketemu Yuhan?" tanya ibunya
"iya"
"apa hubungannya buat bikin tenaga? kamu gak jalan kan?"
"naik mobil"
"terus bikin tenaga gimana maksudnya gitu?"
"yaa bikin tenaga biar kuat menjalani takdirku yang sulit, takutnya aku tidak bisa kuat ketika melihat wajah apalagi mata Yuhan"
Heechul segera menyelesaikan makannya yang benar benar ia habiskan semuanya yaitu empat porsi
setelah semua benar habis, baru ia berpamitan pada ayah ibunya, mereka hanya diam dan saling tatap dengan penuh kekuatiran
Heechul pergi dan sampai didepan rumah Yuhan..
ia menyiapkan cincin yang akan ia kembalikan kepada Yuhan, ia menyiapkan mental terutama, lalu turun dari mobil dan berjalan kearah rumah pagar rumah itu
saat membuka pagarnya, terlihat rumah sangat sepi, seperti tidak ada orang tapi Heechul tetap mencoba masuk dan mencari keberadaan Yuhan
sampai dipintu, ia mengetuk beberapa kali dan tak lama Yuhan sendiri yang membukakan
"iya sebentar.. kenapa..?" ucap Yuhan terhenti ketika melihat itu Heechul
"chaaaagi?" ucap Yuhan lagi
Yuhan tanpa basa basi memeluk Heechul, memeluk pacarnya itu disana, Heechul tadinya terlena akan pelukan dari Yuhan, ia malah jadi menikmati pelukannya itu
tidak ada masalah kan? seorang pacar yang saling berpelukan setelah cukup lama tidak bertemu
bahkan Heechul sempat mengusap kepala Yuhan sedikit hingga akhirnya tersadar seketika langsung ia melepaskan pelukan itu
tapi Yuhan belum sadar apa maksud dari Heechul melepaskan pelukan darinya itu tapi Yuhan tetap memegang tangan Heechul
"chagi aku kangen, tidak bertemu sebulan kan kita? kamu sibuk sekali ya? aku datang kerumah mu tidak bertemu satu orangpun chagi, ke dorm juga kamu lagi sibuk naru datang dan pergi lagi dari dorm buat kerjaan selanjutnya, aku mau ke apartemen kamu takut dan kamu tau kan itu, tapi ditelfon, di kirim pesan, tidak ada respone, pasti sangat sibuknya ya chagi?" jelas Yuhan
Yuhan bicara panjang lebar karna ia pikir pacarnya datang memang untuk menemui nya ,lama tidak bertemu, dan banyak hal mau ia bahas bersama sang pacar