You Should Be Me

You Should Be Me
198



"oh iya, Hee oppa belum datang ya? aku gak kelihatan, apa dia belum kesini?" tanya Naryu


"emm, Heechul belum pernah datang kerumah ini dan tidan tau alamat ini juga"


"ohh, kenapa gitu? terus biasanya kalau ketemu?" tanya Naryu


"dulu ke rumah Heechul, tapi akhir akhir ini ke apartemen aku sih" kata Yuhan


"ahh, memangnya kenapa nuna, kalau boleh tau gak bawa kesini saja Heechul?"


"gak mau saja, jangan sampai malah"


"bukannya dulu kan waktu kamu sama Nam, kamu bawa kerumah?" tanya Boseo


"Bo.." ucap Yangsi


"iya gak nuna, maaf" kata Boseo


"gakpapa kok, lagian mau aku bawa gimana disini ada kantor sasaeng ku"


"oh iya juga ya" kata Boseo


"kalau dulu aku bawa Namjoon kan dirumah lama bukan disini, Namjoon pun tidak tau soal rumah baru ku yang ini" jelas Yuhan


"oh, jadi siapa yang tau rumah ini?" tanya Boseo


"kalian, pasti kan itu, amma Munha dan appa Hajun, kepolisian penanganan tuntutan bangtan kepadaku, sudah itu saja" kata Yuhan


"ahh, serius ini? benar benar tidak ada yang tau?"


"aku menjaga rahasia tentang rumah ini, dulunya sih kupikir biar kalian tidak tau juga tapi takdir berkatanya lain"


mereka membahas rumah itu dan juga masa lalu nya Yuhan dengan Namjoon, melihat peluang menanyakan mengapa hubungan Yuhan Namjoon berakhir ini kesempatan Hongjuan dan Yangsi, jadi bisa bertanya tapi Yuhan tidak marah


"kamu jadinya serius berakhir sama Namjoon?" tanya Yangsi


"iya mam, serius, masak kurang percaya sama ada nya Heechul"


"jujur tapi masih ada perasaan kan buat Namjoon?" tanya Hongjuan


"ada sih"


"itu dipertahankan harusnya, aku tau Namjoon pasti masih mengharapkan mu" kata Yangsi


"mam, ada perasaan Yuhan buat dia tapi perasaan itu gambaran dari kekecewaan, masak mau dilanjutkan?"


"memangnya sebesar apa sakit hatimu sampai seperti itu?" tanya Hongjuan


"bayangkan saja bahkan didepan banyak orang, dia tidak memilihku dan meminta ku pergi?" tanya Yuhan


Yuhan menceritakan betapa sakit hatinya ia ketika bagaimana orang yang paling diandalkan olehnya untuk menjaganya dan mendukungnya tapi meninggalkannya


"intinya mam, pap, Bo, Naryu.. saya kecewa pada nama Namjoon"


mereka tidak bisa berkata kata lagi, mereka tau bagaimana cerita berakhir nya Namjoon dan Yuhan bukan karna permintaan Yuhan tapi dari keputusan Namjoon jadi ya memang bukan salah Yuhan meskipun Yuhan yang salah dalam situasinya


hari berlalu...


Yuhan dapat kabar dari Heechul ia sudah balik kerumahnya, Yuhan pun menemui Heechul kerumahnya


sesampainya..


"paman.. eoni.." sapa Yuhan


"hai Yuhan, dikabari Heechul ya?" tanya kakaknya


"iya eoni, sudah datang kan?"


"iya sudah"


"kamu kok tidak pernah terlihat lagi kerumah, kesini?" tanya ayahnya


"iya paman, saya di apartemen saya"


"kadang ke apartemen dia kadang ke apartemen Heechul pa" kata kakaknya


"oh yasudah yang penting masih pacaran sama anak saya, saya kuatir saja ada apa apa sama hubungan kalian karna kamu biasa nya datang kesini" kata ayahnya


"iya nanti janji main main kesini kok paman, tapi Yuhan sering kesini, jarang ketemu paman, paman pas jam kerja"


"oh iya? haha iya jarang ketemu berarti, saya pikir kamu yang gak pernah kesini"


"appa, kenapa pacarku diajak mengobrol diluar ih" teriak Heechul


"ahh iya lupa, hahah"


"iya Yuhan"


Yuhan masuk dan mengurus Heechul disana yang baru pulang dari kerjaannya diluar kota


"malam ini ke apartemen kamu lagi ya chagiya, aku sukaan disana daripada apartemenku" kata Heechul


"iya boleh, setelah makan malan apa makan diluar?"


"makan diluar saja"


malamnya, Heechul sudah siap akan pergi tapi malah ibunya menahannya


"kemana kalian? amma sudah masak, mau pergi gitu?" tanya ibunya


"loh kami mau ke apartemen ma, makan diluar sekalian" kata Heechul


"gak ada, ini amma masak kok mau makan diluar gimana ya?"


"ya gak bisa ma, besok deh, kapan kapan ya"


karna ibunya tau kelemahan anaknya akan menurut pada Yuhan, jadi yang dirayu oleh nya bukan lagi Heechul tapi Yuhan


"yaa nak, mau ya" kata ibunya pada Yuhan


"iya bi, mau kok" kata Yuhan


"ahh ayolah amma, kenapa malah merayu Yuhan?" tanya Heechul


"sudah gak papa dah makan disini saja dulu, kalau mau beli ya beli lagi, makan lagi" kata Yuhan


Yuhan sendiri tidak enak karna kan sudah diusahakan oleh ibu Heechul jadi membantu mengatakan pada Heechul buat makan saja


jadilah mereka makan dirumah dulu...


selesainya baru balik ke apartemen Yuhan..


malamnya setelah sampai dan beristirahat disana


paginya saat mau pergi mencari makan pagi


baru juga akan keluar dari kamar apartemen Yuhan untuk pergi ke apartemen Heechul, mereka kaget tiba tiba Boseo dan Naryu berada di apartemennya


"loh kalian, ngapain kesini?" tanya Yuhan


"aku mau ketemu kamu nuna" jawab Boseo


"seperti yang aku pernah bilang eoni, jadi kami mau menitipkan baby Ryung, bisa gak ya?" tanya Naryu


"loh kalian mau kemana?" tanya Heechul


"kami ada acara buat ketemu klien keluar negri, kalau sekarang lima hari, gak sampai seminggu" jawab Boseo


"iya kalau kami bawa baby takut ribet disana, karna pekerjaannya biar cepat selesai gitu" jelas Naryu


"oh terus?" tanya Yuhan


"mau titip kepada kalian bisa gak ya?" tanya Boseo


Yuhan dan Heechul saling menatap, mau menolak mereka tidak enak, kasihan juga kan, jadi mau mereka mengurus baby Ryung


jadilah Yuhan dan Heechul menerima baby Ryung


Boseo dan Naryu pergi, Yuhan dan Heechul juga jadi pergi, tapi membawa baby Ryung


sampai langsung diapartemen Heechul, Heechul langsung menemani Ryung tidur dulu sampai terlelap dan baru bisa mengobrol berduaan mereka seharian disana


Heechul menjelaskan baru mengatakan kepada Yuhan karna menunggu ragunya hilang kepada Yuhan dan sekarang Heechul sudah sangat serius kepada Yuhan ditambah kan apartemen itu banyak yang tau sama paswordnya teman teman Heechul


sejak itu mereka cukup sering diam di apartemen Heechul, tapi lebih sering diapartemen Yuhan, karna Heechul tau pembedaan apartemen mahal dengan apartemen biasa miliknya


ketika seharian dihabiskan bersama, saat malam harinya, Heechul berpamitan mencari makan diluar dan Yuhan menunggu di apartemen saja


"chagiya, aku pergi keluar sebentar ya" kata Heechul


"loh kemana chagiya?"


"mau beli makanan, bentar kok, aku belikan kamu juga, kamu disini saja"


"yaudah"


Heechul pergi, Yuhan tengah menikmati acara di televisi, seseorang tiba tiba masuk kamar apartemen itu, Yuhan kira Heechul karna kan hanya Heechul pasti berani langsung masuk masuk saja


"chagiya, memangnya dekat sini ada tempat makan?" tanya Yuhan