You Should Be Me

You Should Be Me
149



"ini menunya ini saja?" tanya Yuhan pada pelayan


"iya eoni, ini ada menu andalan nya stick, atick wagyu, ayam, sapi, babi, dan ada sop daging"


"lain daging?"


"kami kebetulan fokus makanan daging"


"oh, fokus makanan daging? okeh cancel pesanan tadi, tidak jadi makan disini"


"loh kenapa eoni?"


"tidak, saya tidak suka makan daging, saya tidak tau ini resto daging"


semakin heran lah Heechul pada sikap Yuhan itu, akhirnya mereka pergi dan melihat restoran yang ada menu non-daging jadilah mereka memesan disana saja


"silahkan buku menu nya" kata staff disana


Yuhan memesan makanan disana sekitar ada dua makanan dan dua minuman


"ini kamu mau pesan apa, pesan saja" kata Yuhan


"ah, samain saja deh" kata Heechul


"samain ya, silahkan ditunggu" kata staff pelayan


sembari menunggu pesanan datang, Heechul menanyakan tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Yuhan kenapa terkesan aneh dan takut dengan makanan berbau hewani


"kamu ini kenapa kok gak mau makan makanan hewan? daging, rasa, kandungan, semuanya" tanya Heechul


"kenapa ya oppa?"


"tidak, aneh saja sih, apa kamu tidak suka hewan?"


"hewan aku suka, malah aku sangat suka sama hewan, makanya itu kenapa aku tidak mau makan yang mengandung unsur hewani" kata Yuhan


"serius? masak sampai segitu nya?"


Yuhan menjelaskan, ia sangat menghindari makanan hewan bukan karna tidak suka hewan justru karna ia sangat menyukai hewan jadi tidak tega harus makannya


makanan pun datang, mereka makan tapi masih sambil sharing tentang Yuhan dan kebiasaan anehnya yang mungkin hanya satu manusia dibumi yang memiliki kebiasaan makan seperti Yuhan


"ohh jadi selama ini kamu gak makan daging dong?" tanya Heechul


"sama sekali"


"sama sekali, berarti tidak tau dong rasanya daging?"


"yap, daging apapun"


"serius?"


"emm"


"rasa? misalkan rasa sapi panggang seperti tadi? atau rasa ayam bakar, atau rasa ikan?"


"sama sekali, tidak kumakan, bagaimana memakannya, aku lihat saja daging nya tadi mual"


"eh iya juga sih ya, hemm, kok aneh?"


"aneh ya aku?"


"ahh, bukan gitu maksudku"


"haha gakpapa lah, semua orang yang sudah kenal aku lama pun sama masih mengatakan begitu"


mereka lanjutkan makan, dan menikmati hari itu hingga sorenya bahkan menjelang malam


sorenya mereka pergi ke pinggiran fast mall sampai malamnya, karna disana begitu banyak penjual street food


seperti biasa, Yuhan selalu menanyakan kandungan pada makanan itu terbuat dari bahan masakan apa saja


tapi sedikit mulai bisa diterima oleh Heechul meskipun masih belum bisa mengerti, yaa maklumi saja lah


jangankan Heechul yang baru dekat dan baru jalan bahkan baru tau tentang itu, teman Yuhan yang sudah kenal lama terkadang berpikir sama dengan Heechul yaitu merasa aneh


tapi setelah ini apa Heechul tidak jadi mendekati Yuhan? mundur karna merasa ilfeel? tidak!


malah ini alasan untuk Heechul bisa menerima kekurangan Yuhan, gadis yang ia suka dan ia target untuk dapat berpacaran dengannya


setelah seharian jalan, masuk pada malam nya, dimana di street food luaran dari fast mall cukup rame


"eh itu mau tidak makan disitu, buat makan malam?" tanya Heechul


"wooh, boleh, apa disitu ada?"


"banyak sih tapi tidak ada kok bahan hewani"


"waah mau mau, ayo"


mereka menuju ke salah satu lapak penjual di pinggiran jalan itu, yaa makan makan ala lesehan gitu


mereka memesan makanan disana, tapi baru selesai memesan dan memilih tempat duduk, penjualnya malah seperti tidak asing dengan Heechul yang baru memesan tersebut


Heechul dan Yuhan lalu duduk menunggu pesanan mereka


"kamu pernah kesini ya?" tanya Yuhan


"jarang sih"


"oh tapi pernah dong"


"iya, kenapa?"


"yaa begitu lah"


"sama siapa?" tanya Yuhan lagi


"apanya?"


"kesininya"


"sendiri"


"emmm"


"kadang sama member suju juga sih"


"ahh"


pesanan pun datang, penjualnya memberikan pesanan dari Heechul dan melihat ke arah gadis bersama Heechul, memerhatikan betul gadis bersama pelanggannya itu


saat pergi, penjualnya jadi aneh..


"kok beda? baru beberapa hari lalu deh sepertinya dia itu pacarnya, tapi bukan yang ini kok pacarnya" kata penjual dalam hatinya


Yuhan dan Heechul mulai makan masih sambil mengobrol, karna Heechul masih belum tau apa Yuhan seorang penyuka hewan makanya tidak mau makan hewan atau justru alasan tidak makan hewan karna tidak suka


"oh iya, kamu ini sebenarnya suka sama hewan?" tanya Heechul


"hewan? suka, aku suka semua jenis hewan"


"kenapa makan daging tidak bisa?"


"tidak tega saja sih"


"oh jadi tidak makan daging itu karna kamu menyukai hewan makanya tidak tega, gitu?"


"yaa, begitu"


mereka lanjut mengobrol lagi tapi hanya ada waktu satu jam saja untuk mereka jalan karna keduanya sama sama harus kembali ke urusan masing masing


"emm, yaudah, mau kuantar kerumahmu buat balik?" tanya Heechul


"ahh, tidak usah deh, kamu kan juga lanjut kan mau ke tempat dorm mu"


"iya tapi antar kamu dulu gak masalah"


"udah jangan, aku soalnya juga lanjut mau ada urusan lainnya"


"ohh, yaudah, berarti pisah disini?"


"iya, gakpapa"


"tapi aku tinggal duluan"


"boleh, gakpapa, aku tunggu jemputan ku kok"


"okeh"


Yuhan menunggu di warung makan pinggiran jalan itu sembari menunggu Unji datang menjemputnya


penjual itu mau menyapa bahkan ingin menanyakan soal hubungan apa gadis itu (Yuhan) dengan pria tadi (Heechul)


tapi ia takut, takut Yuhan marah atau tersinggung, atau apa, jadi mengumpulkan niat dulu untuk menyapa nya


sayang ketika terkumpul niat dan keberaniannya, malah Yuhan pergi karna Unji datang, ya alhasil tidak jadi tanya


Yuhan masuk ke mobil..


"mau kemana nona?" tanya Unji


"ke apartemenku"


"apartemen kamu?"


"iya yang aku, kalau apartemen Namjoon kan dekat disini"


"ahh, oh yang disana, okeh"


jadi Unji ini sudah full bekerja dengan Yuhan, ia sudah bersama Yuhan segala waktunya, bukan lagi ikut Boseo atau siapapun


jadi Unji tau dimana saja Yuhan akan pergi, tempat apa dan tempat siapa saja Yuhan datangi termasuk tentang apartemen Namjoon


bahkan disaat tidak ada satu orangpun dirumah Yuhan yang tau tentang hubungan Yuhan Namjoon tapi Unji sudah sangat tau, ia benar benar pengganti Boseo bagi Yuhan


Yuhan sampai di apartemennya, pergi tidur, dan besok persiapan ke kantor


paginya..


Namjoon menelfonnya..


"yaa halo Nam?" sapa Yuhan


"dimana?" tanya Namjoon


"di apartemenku"


"apartemen kamu? yaudah ini Hyun kusuruh jemput kamu"


"loh ngapain?"


"ya kan kamu belum ada motor, aku suruh Hyun datang menjemputmu biar dia mengatarkanmu, kebetulan dia ada urusan ke agenci"