You Should Be Me

You Should Be Me
67



Kwan yang baru sampai disana pun disambut oleh Misilia, Misilia tidak tau jika itu Kwan, staff utama di agenci yang menaungi bangtan


"cari siapa?" sapa Misilia


"Yuhan, ini rumah Yuhan betul kan?"


"emm kalau boleh tau atas nama?"


"Kwan"


"ahh saya sepertinya kenal, apa kau teman kerja tempat baru Yuhan?" tanya Jazlyn


"yaa, saya teman kerja di agenci yang sama"


"ahh, masuklah, apa sudah janjian?"


"sudah sudah, ini bukti chat"


"oh baiklah, masuk dulu"


kwan datang memberitahu kedua teman Yuhan bukti bahwa ia akan kesini hari itu, ketiganya berpikir tamu dimaksud oleh Yuhan itu mungkin pria itu


"masak pria itu dimaksud Yuhan?" tanya Nania berbisik ke kedua temannya


"iya mana kutahu, memang dia mungkin, kan dia yang kasih bukti nya beneran janjian" jawab Jazlyn


"tapi sepertinya bukan dia, aku merasa bukan dia" jawab Misilia


baru juga Yuhan selesai mandi pagi,


Nania memanggilnya..


"Yuhan, ada tamu, itu yang kamu maksud hari ini akan datang kan?" tanya Nania


"siapa?"


"ya mana aku tau siapa, dia hanya bilang sudah janjian, namanya Kwan"


"ahh iya, tunggu aku memakai baju, kasih suguhannya"


Nania balik pada Jazlyn dan Misilia, lalu memberikan suguhan kepada Kwan lalu Jazlyn dan Misilia menarik Nania untuk berbicara


"gimana?" tanya Jazlyn


"apanya?" tanya Nania


"bener dia bukan tamunya? nanti salah orang?" tanya Misilia


"bener kok, Yuhan sendiri mengatakan"


"ahh yaudah lah" jawab Misilia


"apa mungkin ada hubungan lebih kali ya" bisik Jazlyn


"kemana orangnya?" tanya Yuhan


"ahh itu didepan"


Yuhan menyapa Kwan, lalu mengobrol disana, membahas banyak hal tentang hewan peliharaan Yuhan


tapi selang satu jam, bangtan sudah akan datang, ketika Kwan juga akan pamitan pergi


telfon masuk dari Namjoon di hape Yuhan..


"Yuhan, aku pamitan pergi dulu ya" kata Kwan


"lah kok keburu?"


"iya ada keluarga jauh baru datang, penting sudah main ya kesini"


"waah cepat sekali rasanya yaa"


"lain kali bisa kok main lagi aku"


"okeh deh"


Yuhan mengantarkannya sampai depan gerbang sembari Kwan mendorong motornya


"naiki saja motormu, tidak masalah" kata Yuhan


"tidak, aku tidak enak padamu mengantarkanku"


"ahh tidak masalah kubilang"


"jangan"


tapi baru sampai depan gerbang, maklum karna dari rumah kearah gerbang cukup jauh


setelah Kwan pergi


barulah Yuhan mengangkat telfon dari Namjoon


"halo, Yuhan..?" sapa Namjoon


"yaa Namjoon?"


"kamu didepan ya, aku sudah akan sampai?"


"ahh, kamu sudah tau alamat ku yang baru kah?"


"lah ya tidak, aku juga baru inget kamu pindahan, dimana alamat baru itu sudah?"


"yaudah aku arahin ya, kamu gakpapa berhenti dirumah lama ku, nanti kuarahkan, siapa yang menyetir?"


"Hobi"


"okeh, aku arahin deh"


Yuhan mengarahkan mereka dari rumah lama kerumah baru, cukup lama sedikit jauh juga tapi akhirnya mereka sampai dengan selamat


sampai didaerah rumah Yuhan, Yuhan melambaikan tangannya dan memberi kode untuk mereka langsung memasukkan mobil mereka saja


Kwan pergi tidak menunggu bangtan, saat Namjoon turun lebih dulu


"ahh disini?" tanya Namjoon


"iyaa, aku pindah disini, banyak lah masalah dirumah itu"


"lalu rumah itu?"


"sudah kujual"


"pembeli nya belum pindahan dalam waktu dekat sih"


"ahh"


Yuhan mengarahkan Hobi yang menyetir mobil depan


sementara Namjoon mengarahkan juga mobil belakang yang dikendarai Yoongi


mereka membawa dua mobil karna membawa staff keamanan alias boardiguad mengingat mereka harus ada penjagaan ketat


berawal dari Misilia yang melihat kedatangan dua mobil bangtan itu merasa tak asing


apalagi melihat seseorang turun dari mobil itu (Namjoon) yang menyapa Yuhan


hingga setelah memarkirkan semua mobilnya lah baru turun satu persatu member dari mobil mereka


"bangtan!" ucap Misilia kaget


Misilia langsung menarik kedua temannya yang lain dan memperlihatkan apa yang ia sudah lihat tadi


sementara bangtan turun dan melihat sekelilingnya dan antara takjub juga kaget


takjub karna penataan hewan peliharaan begitu rapi di sekeliling tembok pagar rumah itu dengan berukuran sangat besar hampir menyamai rumah utama


kaget karna Yuhan benar benar pecinta hewan buas


"waah" ucap Taehyung


"sudah ada yang masih meragukan?" tanya Yuhan


"tidak ada nuna, keren kamu memang" jawab Jimin


"waaah hebat kali kau nuna" sambar Jungkook terkesima


"hehe, biasa saja lah"


saat mereka akan duduk di kursi latar depan rumah Yuhan bagian teras, Namjoon melihat ada benda yang ia seperti mengenali


"baru ada tamu ya?" tanya Namjoon


"ahh, oh iya, ada baru pulang dia"


"ahh"


Namjoon mengingat dan itu ia kenali adalah barang milik orang tak asing baginya tapi Namjoon kalah cepat dengan Yoongi yang mengenalinya lebih dulu bahwa itu adalah dompet mini berisikan sim card milik Kwan di meja depan mereka


"itu sepertinya.." ucap Namjoon


Yuhan baru ingat jika dompet milik Kwan tertinggal


"eh iyaa.." jawab Yuhan mengambil lalu menyimpan nya


padahal sebelumnya Yoongi sudah menyadari keberadaan dompet itu milik Kwan


"itu tadi seperti aku kenal?" ucap Yoongi


"siapa?" tanya Hoseok


"tadi bukannya itu dompet milik Kwan hyung?" tanya Yoongi lagi


"ahh iya" jawab Hoseok mengingatnya


"oh beneran jadi milik Kwan hyung?" tanya Jimin


"iya memang itu dia"


"dari ngapain disini?" tanya Seokjin


Yuhan menjelaskan agar tidak ada kesalah pahaman diantara mereka


"dia sempat mengantarkanku pulang waktu aku tidak membawa motorku, tapi tidak bisa mampir, jadi baru tadi pagi kesini"


"ahh dari pagi?" tanya Namjoon


"iya tapi kupikir tadinya janjian sama kalian, eh dia pergi duluan"


"kenapa?"


"ada keluarganya mendadak datang"


"ahh"


mereka mulai membahas beberapa hewan milik Yuhan


"ahh nuna.. itu singa?" tanya Taehyung


"iya singa"


"woooah boleh aku melihatnya?" tanya Taehyung lagi


"boleh, tapi gak mau duduk dulu kubikin kan minum?"


"lihat lihat dulu saja" jawab Jungkook


mereka berjalan mendului Yuhan, Yuhan juga mengikuti dibelakang, paling belakang berjalan Yoongi, Yuhan spontan menyapanya


"makasih sudah datang bersama lainnya, kupikir kamu tidak akan mau datang" kata Yuhan


"emm" jawab Yoongi dingin


Yuhan pikir Yoongi tidak akan mau datang tapi Yuhan sedikit tau jika Yoongi mungkin juga penasaran atas peliharaannya


tapi Yuhan lebih paham, itu adalah Yoongi, dia tidak akan memberitahu apapun meskipun ia penasaran


"waaah, nunaaa, ini jenis apa?" tanya Jungkook


"ini serigala"


"wooh, serigala pemakan manusia itu kan" tanya Jungkook


"iya, tapi dia jinak"


"jinak gimana itu serigala nuna, makannya sungguh sungguh daging manusia" jawab Taehyung


"tapi buktinya aku masih hidup disini"


"eh nuna, apa kamu pergi masuk juga dalam sangkar ini?" tanya Jimin


"aku memberi makan kan harus masuk"