You Should Be Me

You Should Be Me
261



Yuhan mengambilkan cincinnya dan memberikan pada Heechul untuk menyimpannya


"maafkan aku ya chagi jadi lupa sama ini, padahal janjinya besok malam malah seminggu kemudian"


"gak masalah chagi, aku tau jadwal mu kan gimana"


"hehe, lagi apa kamu?"


"tidak ada, baru selesai mengerjakan tugas"


"kantor?"


"emm"


"ohh, eh ini sepi sekali?" tanya Heechul


"ada kok anak anak, di kamar masing masing kali"


"ahh"


"eh iya chagi, aku sudah jelaskan kepada orangtua ku semua soal pernikahan kita" jelas Yuhan


"oh ya? yaah sayang aku gak bisa menemanimu"


"iya lah gakpapa"


mereka mengobrol disana cukup lama, dari pagi hingga sore, sorenya mereka pergi buat jalan jalan berdua mumpung week end dan keduanya free kerjaan


mereka pun jalan berdua dan menikmati kebersamaan, makan, jalan, nonton, jajan, begitu terus dilakukan sampai malamnya


"malamnya kemana?" tanya Heechul


"balik chagi, kemana lagi?"


"aku masih pengen sama kamu"


"oh astaga ya gakpapa terserah kamu dah mau kemana?"


"apartemen ku"


"iya sudah, ayo, tapi ingat, aku gak mau ditinggal tinggal" kata Yuhan


"iyaa chagi"


mereka menuju apartemen Heechul


Yuhan memang paling berat ke apartemen Heechul, bukan karna apartemen Heechul tidak sebesar dan semewah apartemennya tapi karna apartemen Heechul cukup banyak pria lain teman teman Heechul yang tidak dekat dengan Yuhan yang keluar masuk disana, apalagi Yoongi


mereka sampai pun melihat benar saja banyak sekali teman teman Heechul dan terdapat Yoongi juga tengah berkumpul di apartemen itu


"rame amat" bisik Yuhan


"gakpapa, mereka teman temanku kok"


"iya tau"


Heechul menyapa teman temannya itu, mereka teman teman Heechul yang tau cerita Heechul dengan pacarnya bernama Yuhan tapi baru pertama kali bertatap muka dengan Yuhan


"ini Yuhan, pacarku" kata Heechul


"Yuhan" sapa Yuhan memperkenalkan dirinya


"salam kenal nuna" sapa beberapa teman Heechul disana


"masuk yuk, capek sudah ngantuk juga" bisik Yuhan pada Heechul


"aku masuk duluan ya" kata Heechul pada teman temannya


Yuhan Heechul masuk, beberapa teman Heechul disana heboh tapi tidak bersuara karna tidak enak pada Heechul


hebohnya karna mereka melihat bagaimana Yuhan, pacar temannya itu ternyata sangat jauh dari ekspetasi mereka


mungkin mereka sudah tau cerita Yuhan bahkan foto Yuhan ketika bersama Heechul juga mereka sempat lihat


tapi ternyata tinggi badan Yuhan lebih tinggi dalam foto, seksi nya Yuhan juga juga lebih berani dari foto, bahkan yang mereka tidak bisa lupakan yaitu wangi aroma tubuh Yuhan yang begitu segar


hingga ada yang menyeletuk soal wangi aroma tubuh Yuhan


"itu pacar Hee, pakai parfum merk apa ya? berapa harganya ya? pasti deh mahal"


"iya, yang harga puluhan juta tapi botolan kecil 60ml gitu"


"seperti mandi parfum saja wanginya sampai satu ruangan dia pergi juga masih terasa"


"enak jadi Hee ya"


mereka membahas Yuhan, tapi Yoongi tidak ikutan, ia hanya diam tanpa mau membahas pacar Heechul itu


Yuhan tidur bersama Heechul, tapi sekitar dua jam berikutnya, empat teman Heechul kecuali Yoongi, Yoongi kebetulan sudah pamit pergi satu jam yang lalu


mereka berempat penasaran masih dengan sosok Yuhan, mereka mendekati kamar Heechul dan mengintip Heechul Yuhan tidur


mereka kaget karna melihat beberapa baju dipakai Yuhan tadi saat awal datang malah berserakan dilantai begitu juga baju Heechul


jika Heechul, mereka sudah mengenal bagaimana Heechul ketika tidur, mereka tau Heechul akan membuka semua baju menyisahkan ****** ***** nya saja saat tidur


tapi mereka tidak tau Yuhan kan ketika tidur?


ya sebenarnya memang sama kebiasaan Yuhan tidur dengan kebiasaan Heechul


ia akan membuka semua pakaiannya, tapi ketika ada teman tidur entah pacar, orangtua, atau teman, Yuhan akan menyisahkan pakaian dalam (bikini) saja tapi ketika sendirian, ia benar benar tanpa menyisahkan apapun dibadannya tapi berselimut tebal


disitulah keempat teman Heechul melihat baju baju Yuhan dan Heechul berserakan dilantai dan tidur dalam satu selimut sama, pikiran kotor pun beraksi


"ahh sudah masuk kapal selamnya"


"tapi bisa bisa nya mereka melakukan itu kita tidak dengar ya?"


"sengaja di silent lah, kalau dibunyikan, kita dengar, kita heboh pula"


"eh tapi bener sih, emang bisa main tanpa suara? setidak nya ada lah dikit dikit suara"


"ada lah kalau sudah terbiasa bermain kapal selamnya?"


"mungkin juga memang tipe yang main tidak bersuara"


mereka jadi membicarakan Yuhan dan Heechul dengan kebiasaan tidur mereka berdua


paginya..


Heechul bangun, disusul Yuhan, dan seharian itu bermanja manja, dari pagi pagi buta hingga siang


siangnya..


pergi pergi masing masing, tidak bisa bersama, karna kegiatan akan mereka lakukan juga berbeda


Yuhan pergi ke agencinya sedangkan Heechul pergi ke tempat syuting untuk acara mc siangnya tapi karna acara Heechul masih kurang dua jam, jadi ia memutuskan dulu balik kerumahnya


sesampainya...


Heechul kaget melihat sudah ada Sungwan dan kedua anaknya dirumah Heechul itu


"bibi.." sapa Heechul


"lah ini dia" jawab Deshin


"kenapa? aku baru datang memang"


"dari mana kok semalam tidak balik?" tanya Deshin


"menginap diapartemen, semalam balik kemalaman, takut ganggu amma appa sudah tidur"


"ada yang mau kami bahas dan ini sama kamu saja" jawab Shinje


"ada apa sih? kenapa ma?" tanya Heechul


ayah dan ibu Heechul ada disana hanya diam, mereka juga bingung mau bagaimana, jadi posisi mereka disini sudah tau tentang siapa dan bagaimana Yuhan dari penjelasan Sungwan


tapi mereka berdua bingung mau menanggapinya bagaimana, mereka merasa merestui hubungan antara Yuhan dan Heechul, sangat merestui, tapi masalah ini terlalu besar bagi situasi hubungan mereka


"ada apa ya bibi? saya bingung" kata Heechul


"ini tentang pacar kamu" kata Sungwan


"pacar aku? kenapa?"


"siapa nama pacar kamu?"


"Yuhan, aku sudah kenalin ke amma dan appa, bahkan mereka dekat dan menerima keberadaan Yuhan sebagai pacarku" jelas Heechul


"oh, itu tidak penting bagi saya" jawab Sungwan


"terus kenapa tadi mau bahasnya tentang pacar aku kan katanya?"


"oh iya, tapi lain cerita tentang hubungan kalian, aku hanya ada perlu pembahasan tentang pacarmu, bukan hubungannya"


"iya kenapa? gimana?"


"ya tunggu, bibi tanya detail lainya


dulu"


"yaa"


"namanya Yuhan?"


"iya, Yuhan"


"berapa lama sama kamu?"


"pacarannya? masuk dua tahun bentar lagi"


"dua tahun? lama yaa, saya baru tau soal itu"


"iya lama memang tapi amma appa tau yang penting itu mereka kan"


"iyaa, terus anak keberapa dia?"


"anak satu satunya"


"lalu seberapa dekat kamu sama keluarga pacarmu itu?" tanya Sungwan


"cukup jauh sih aku tau, aku tau banyak"