You Should Be Me

You Should Be Me
274



tapi yang dilakukan Heechul adalah melepaskan tangan Yuhan dari tangannya perlahan, lalu mengambil kotak cincin dalam tasnya dan memberikan pada Yuhan


"chagi, apa ini? kok dikasihkan lagi?" tanya Yuhan


tidak ada jawaban apapun dari Heechul, Yuhan ya langsung membuka kotak cincin itu yang hanya ada satu


"chagi, kok hanya satu? ini yang milikku pula, milikmu satu lagi ini kemana?" tanya Yuhan


"ada yang mau aku bahas dan soal ini memang" kata Heechul akhirnya bicara


"oh, kamu mau bilang cincinnya jadi hilang ya? gakpapa chagi, beli saja lagi, ini aku simpan kok tetap"


"aku mau kita berakhir" jawab singkat Heechul


"chagi? kamu bicara apa?" tanya Yuhan kaget


"aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita, aku minta maaf"


"chagi, apa sih kamu?"


"maafkan aku"


"kita mau menikah, kamu serius ini, jangan main main, kita mau ke jenjang lebih serius"


"iyaa, aku lebih serius"


"ada apa? apa masalahnya? aku ada salah apa?"


"bukan kamu salah tapi keadaan yang salah" kata Heechul


"apa maksudnya sih? aku tidak paham"


"maaf, aku rasa tidak perlu berlama lama, kalau mau jelasnya kenapa bisa coba ditanyakan saja kepada paman Hajun" kata Heechul


"Hajun appa?"


"oh iya, ini sama kartu akses ke apartemen kamu, saya kembalikan" kata Heechul


Yuhan menerima kartu akses dan kunci kamar unit diapartemennya, Yuhan hanya melihat kepergian Heechul disana tanpa tau apa yang sebenarnya terjadi


Yuhan langsung menelfon appanya..


"halo appa?" sapa Yuhan


"ya nak? kenapa?"


"appa kerja? dimana sekarang?"


"iya kerja, ini jam kerja nak, kenapa?"


"nanti balik kerumah Yuhan bisa?"


"kenapa ya?"


"datag saja, ada yang mau kubahas, kutanya soal Heechul"


"Heechul?"


"iya, appa pasti paham maksudnya aku kan dengan nama Heechul?"


"apa masalahnya?"


"nanti saja aku tunggu appa datang"


Yuhan langsung mematikan telfonnya dan Hajun hanya diam kebingungan, seketika ia sadar pasti Yuhan sudah mengetahui semuanya


sorenya, ketika balik dari kantor kerjanya, Hajun balik dulu kerumahnya dan menceritakan kepada Munha soal telfon Yuhan, Hajun juga mengajak Munha untuk ikut dengannya agar ada yang menemani dan membantu penjelasannya


"serius? anak itu apa sudah tau?" tanya Munha


"sepertinya sudah, makanya aku ajak kamu, biar tidak sendirian"


"oh yaudah, tapi apa aku hubungi Yangsi dan Juan kah?" tanya Munha


"jangan dulu deh, kita kesana saja dulu, nanti baru jika butuh butuh mereka baru dihubungi"


mereka pergi kerumah Yuhan dan sampainya disambut Yuhan didepan teras rumahnya


Yuhan tidak mau berlama lama langsung to the point


"apa yang appa tau soal Heechul pa?" tanya Yuhan


"Yuhan, tunggu dulu, kenapa tiba tiba bertanya begitu, ada apa kamu?" tanya Hajun


"pa jawab pa, aku butuh penjelasan, selama ini aku memang tidak sempat memberitahu siapa pacarku dan bertemu dengan appa, tapi ternyata ada masalah ditutupi appa kan soal terkait Heechul?"


"bicara dulu baik baik nak, apa yan terjadi sampai kamu begini? apa ada yang membuatmu kurang enak hati atau apa?" tanya Munha


"dia bilang gitu?" tanya Hajun


"iya"


Yuhan menjelaskan detail bagaimana tadi Heechul datang kepadanya hanya untuk mengakhiri hubungan mereka ditengah jalan


mendengar itu, keduanya tidak kaget, mereka tau ini akan terjadi dan hari ini benar terjadi


"appa, amma? ada yang kalian tutup ya? kenapa biasa saja ketika tau aku selesai dengan Heechul? kenapa kalian biasa saja? aku batal loh menikah sama pacarku bahkan aku putus" kata Yuhan


"sepertinya kamu harus ceritakan saja" jawab Munha pada Hajun


"ceritakan? apa itu?" tanya Yuhan


Hajun pun menjelaskan semuanya, kenapa bisa sampai Heechul mengakhiri hubungan itu dengan Yuhan padahal Heechul dan Hajun sebelumnya tidak pernah bertemu sekalipun didepan Yuhan


tapi sebenarnya Hajun adalah paman dari Heechul, Hajun pria yang menikahi bibi kandung Heechul


jadilah Heechul menjelaskan semuanya tentang Sungwan juga, terbuka semuanya disini dari Hajun kepada Yuhan, dibenarkan juga oleh Munha


mendengar semua itu Yuhan kaget bukan main, Yuhan tau ia lahir dalam keadaan salah, tapi ia tidak pernah tau bagaimana cerita dan silsilah keluarga kedua orangtua kandungnya


"jadi bibi Heechul itu adalah istri appa? dan Heechul keponakan appa juga gitu?" tanya Yuhan


"iyaa" jawab Hajun


Yuhan menghela napasnya cukup panjang dan menghembuskannya, seolah ia ingin mengeluarkan otak dari kepalanya agar bisa terlupa dari segala masalah dikepalanya


seketika Yuhan teringat jika istri Hajun adalah bibi dari Heechul, berarti bagaimana silsilah dengan Naryu dan kedua sepupu Heechul yang sempat Yuhan kenal juga yaitu Shinje dan Deshin, Yuhan menanyakan itu semua disana


"pa, kalau istri appa adalah bibi Heechul, lalu apa hubungannya dengan Naryu? Naryu kan menikah dengan Boseo?"


"Naryu itu anak dari adik Sungwan juga" jawab Hajun


"adiknya? terus Deshin dan Shinje?"


"kamu kenal sama mereka?" tanya Hajun


"kenal"


"bagaimana cara kenalnya?"


"ya kan Heechul pacar aku pa, Heechul sepupunya mereka berdua juga dan Naryu juga lah, jelas dikenalin kepada mereka"


Y9*


"jadi sempat berkenalan juga dengan mereka? mereka apa tau kamu anak appa?" tanya Hajun


"tidak tau"


"oh mereka tidak tau?"


"maksudnya aku yang tidak tau mereka itu tau apa tidak aku anak appa" kata Yuhan


"ahh, eh tapi kamu pernah ketemu sama bibi Heechul itu?"


"yang istri appa? gak pernah sama sekali sih, tapi sekarang aku tau, baru tau ini dari appa"


"ahh pantas saja, pasti pas kamu berkenalan dengan Shinje dan Deshin, mereka belum kenal kamu anak appa"


"memangnya kenapa sih pa sama mereka berdua?"


"mereka berdua adalah anak appa"


"apa pa? beneran?"


"iya, mereka anak kandung appa dengan Sungwan, istri appa, jelas yang artinya mereka sepupu Heechul seperti Naryu"


"memangnya silsilah jelas nya gimana?"


"Sungwan anak pertama, itu istri appa, anak kedua ayah Heechul, dan anak ketiga nya ibu dari Naryu"


"ooh astaga begitu?"


"iya, makanya appa yakin mereka tidak tau kamu anak appa juga ketika kalian pertama berkenalan"


"lalu masalah ini apa Naryu tau ya?"


"appa tidak tau apa Naryu tau apa tidak?"


"tapi appa tau sejak lama kan soal ini?"


"iya, tapi appa pikir tidak perlu lah ikut campur urusan kamu dengan Heechul"


"arggh kenapa bisa terjadi seperti ini sih? kenapa Heechul memilih meninggalkan ku? bukannya dia bibi Heechul harusnya paham dengan hati Heechul? aku yakin Heechul masih mencintaiku" ucap Yuhan