
waktu berlalu dengan sangat cepatnya..
tak terasa sudah masuk bulan ke sembilan kehamilan Yuhan
Namjoon selalu sedia ada disamping Yuhan karna sudah rawan kelahiran
hanya butuh hitungan hari saja, Yuhan dilarikan kerumah sakit dan melahirkan anak tersebut
anak perempuan yang lahir dengan normal itu telah lahir kedunia, Yuhan hanya perlu memberikan kebutuhan internal atau eksternal bayi hanya seminggu dirumah sakit selama perawatan pasca kelahiran saja
setelah dari sana, ketika sudah diperbolehkan dokter untuk pulang, ketika sampai di apartemen Yuhan..
"Namjoon" ucap Yuhan
"ya?" sapa Namjoon berbalik badan
Yuhan langsung memberikan bayi dalam gendongannya kepada Namjoon
"ini sudah kuberikan kepadamu, ini kan yang kamu mau?" ucap Yuhan
Namjoon menerima bayi itu penuh dengan kebingungan, ternyata Yuhan benar benar melakukan itu, meninggalkan bayi itu kepada Namjoon begitu saja
saat Yuhan akan pergi masuk kamarnya untuk mengambil beberapa barangnya dalam kamar, Namjoon memanggilnya
"Yuhan? kamu serius memberikan bayi ini begitu saja?" tanya Namjoon
"bukannya kesepakatannya begitu?"
"iya aku paham, tapi dia terlalu bayi, usianya saja baru seminggu, dia masih butuh kamu sebagai ibunya, tidak kah mau tinggal beberapa minggu dulu setidaknya sebulan?"
"aku harap jangan pernah lagi menggangguku"
Yuhan masuk kamar, membereskan beberapa barangnya lalu pergi dengan kondisi yang benar benar belum pulih
ia memesan taksi dan meminta mengantarkannya balik
saat Yuhan akan pergi..
ia memberikan semua kunci akses masuk apartemen itu dan menitipkan kepada Namjoon untuk Namjoon nanti memberikan kepada anak nya
"apa ini?" tanya Namjoon
"semua kartu akses kesini, aku tidak mau memakai apartemen ini, dijual juga sayang, aku berikan sekalian saja kepada anak ini, biar jadi milik anak ini, biarkan jadi kenangan pertama dan terakhir dari ku sebagai ibu yang pernah mengandungnya" jelas Yuhan
Yuhan lalu pergi..
sesampainya dirumah..
Yuhan turun dari taksi, Unji dan Dajin melihat kedatangan Yuhan dibantu oleh supir taksi yang membawakan tas milik Yuhan, Unji langsung berlari membantu membawa barang Yuhan sedangkan Dajin menuntun Yuhan
"nuna, kamu sepertinya pucat, terus jalan mu? kenapa sama kamu?" tanya Unji
"aku hanya kelelahan"
Yuhan meminta diantarkannya naik ke kamar nya dan meminta Unji menjaga agar tidak ada yang mengganggunya
Yuhan pun memperbanyak istirahatnya karna memang ia benar benar baru seminggu dari operasi tapi nekad langsung balik
sementara Namjoon diapartemen Yuhan bingung mau apa disana, ia tidak berpengalaman mengurus bayi, ia teringan Minsi seketika
ia tau Minsi berpengalaman bayi karna dulu Minsi pernah merawat bayi dari sang kakak laki lakinya karna istri dari kakaknya meninggal ketika melahirkan jadi harus Minsi yang merawat dari bayi sampai masuk sekolah, barulah dilanjutkan kakak laki laki Minsi sendiri setelah anak itu sekolah
ia menelfon Minsi dan meminta agar ia datang ke apartemen itu
karna Namjoon tau apartemen itu sangat ketat, ia akhirnya meninggalkan bayi itu tengah tidur disana untuk menemui Minsi
tak lama Minsi sampai, Namjoon menyapanya dan membawa nya masuk
dengan rasa kebingungan, Minsi mengikuti saja perginya Namjoon, dan setelah sampai di kamar unitnya,l
belum selesai bertanya, ia melihat bayi karna Namjoon memberitahu bayi itu
"bayi? beneran bayi? bayi siapa ini sayang?" tanya Minsi semakin bingung
Namjoon akhirnya menjelaskan semuanya kepada Minsi soal bayi itu, soal Yuhan, soal apa yang telah terjadi
mendengar itu, seketika Minsi seperti merasa mendapatkan serangan mendadak ke jantungnya
"kalau kamu serius dan tulus bersama ku, bisa kah kamu menerima bayi ini sebagai anakku?" tanya Namjoon
itu pertanyaan yang begitu sulit pastinya bagi Minsi
tapi pada akhirnya Minsi bertanya beberapa hal lebih dulu sebelum yakin mengambil keputusan apa
"tapi beberapa hal mau aku tanyakan kepadamu sebelum aku jawab" kata Minsi
"apa? tanyakan?"
"kamu bisa berjanji tidak akan meninggalkanku?"
"aku sangat berjanji, sama sekali tidak meninggalkanmu jika kamu bisa menerima bayi ini"
"kamu mengakui ini anakmu tentu ini akan dianggap orang adalah anakku? kamu terima?"
"iya pastinya"
"bukan Yuhan dikenal ibunya nanti oleh banyak orang ya, tapi aku"
"iya, Yuhan memberikan sepenuhnya kepadaku, aku mempercayakan kepadamu"
"lalu apa kamu akan menghidupi anak ini tanpa merepotkanku?" tanya Minsi untuk terakhir kalinya
"tentu, bahkan biaya hidup bayi ini sepenuhnya atas tanggung jawabku bahkan kamu juga akan jadi tanggung jawab prioritas utamaku" jawab Namjoon dengan yakin
mendengar itu Minsi yakin menerima bayi itu demi Namjoon dan hubungannya
mereka mulai hidup baru setelah keberadaan bayi itu sebagai anak mereka
Minsi adalah gadis berbesar hati menerima cerita Namjoon yamg notabene nya adalah pacarnya dengan anak perempuan dari Yuhan, gadis yang sudah dianggapnya teman baik
kehidupan terus berjalan, kesepakatan Namjoon dan Minsi, mereka memberikan nama Nam Min Joon
gabungan untuk nama dari Namjoon sang ayah kandung dengan nama Minsi, sang ibu angkat tapi akan menjadi ibu kandung selamanya
kehidupan mereka terus berjalan, mereka memutuskan tidak mempublish apapun terkait anak mereka tersebut ke media tapi mereka memberitahu kepada teman inti dan keluarga masing masing terkait anak itu memang anak kandung hasil hubungan Minsi dengan Namjoon
tapi yang namanya tinggal dalam kehidupan industri hiburan apalagi idol, tidak akan ada yang namanya rahasia mau bagaimana pun mereka menutupi privasi mereka
karna masih ada saja media dan beberapa sasaeng yang masih saja mengetahui terkait anak perempuan Namjoon
Namjoon beberapa kali juga men-spill tentang anak perempuan, itu membuat jiwa penasaran para fans maupun sasaeng menjadi jadi dan mereka sedikit sedikit mendapatkan beberapa bukti
tapi meskipun begitu, Namjoon terus menepis tuduhan yang mulai beredar kepadanya di banyak media tentang ia memiliki anak
ia rela sampai mengatakan akan melaporkan siapapun yang masih menyebarkan dirinya memiliki anak, itu semua Namjoon lakukan untuk menyimpan nama baik bangtan dalam beberapa bulan sisa nya kedepan
karna dalam hitungan bulan, Namjoon akan bersolo karier dan akan menyibukkan diri masing masing member dengan apapun kegiatan mereka baik pribadi maupun pekerjaan dan kepentingan lainnya
beberapaa bulan berlalu..
setahun sudah usia Minjoon, anak dari Namjoon tersebut, bahkan dihari ulangtahunnya, Yuhan selaku ibu kandung nya tidak sama sekali menanyakan kabar, apalagi mau datang melihat anak nya
balik kepada Yuhan dengan kesibukannya pasca melahirkan disana, Yuhan melakukan beberapa hari dirumahnya masa pemulihan, ia pakai waktunya dengan beristirahat
ketika Yuhan sudah bisa berakhtifitas diluar rumah, mulai bekerja, mulai pengawasan ke Bobly, intinya pekerjaan yang lainnya yang perlu turun tangannya Yuhan