You Should Be Me

You Should Be Me
296



waktu berlalu dengan sangat cepatnya..


tak terasa sudah masuk bulan ke sembilan kehamilan Yuhan


Namjoon selalu sedia ada disamping Yuhan karna sudah rawan kelahiran


hanya butuh hitungan hari saja, Yuhan dilarikan kerumah sakit dan melahirkan anak tersebut


anak perempuan yang lahir dengan normal itu telah lahir kedunia, Yuhan hanya perlu memberikan kebutuhan internal atau eksternal bayi hanya seminggu dirumah sakit selama perawatan pasca kelahiran saja


setelah dari sana, ketika sudah diperbolehkan dokter untuk pulang, ketika sampai di apartemen Yuhan..


"Namjoon" ucap Yuhan


"ya?" sapa Namjoon berbalik badan


Yuhan langsung memberikan bayi dalam gendongannya kepada Namjoon


"ini sudah kuberikan kepadamu, ini kan yang kamu mau?" ucap Yuhan


Namjoon menerima bayi itu penuh dengan kebingungan, ternyata Yuhan benar benar melakukan itu, meninggalkan bayi itu kepada Namjoon begitu saja


saat Yuhan akan pergi masuk kamarnya untuk mengambil beberapa barangnya dalam kamar, Namjoon memanggilnya


"Yuhan? kamu serius memberikan bayi ini begitu saja?" tanya Namjoon


"bukannya kesepakatannya begitu?"


"iya aku paham, tapi dia terlalu bayi, usianya saja baru seminggu, dia masih butuh kamu sebagai ibunya, tidak kah mau tinggal beberapa minggu dulu setidaknya sebulan?"


"aku harap jangan pernah lagi menggangguku"


Yuhan masuk kamar, membereskan beberapa barangnya lalu pergi dengan kondisi yang benar benar belum pulih


ia memesan taksi dan meminta mengantarkannya balik


saat Yuhan akan pergi..


ia memberikan semua kunci akses masuk apartemen itu dan menitipkan kepada Namjoon untuk Namjoon nanti memberikan kepada anak nya


"apa ini?" tanya Namjoon


"semua kartu akses kesini, aku tidak mau memakai apartemen ini, dijual juga sayang, aku berikan sekalian saja kepada anak ini, biar jadi milik anak ini, biarkan jadi kenangan pertama dan terakhir dari ku sebagai ibu yang pernah mengandungnya" jelas Yuhan


Yuhan lalu pergi..


sesampainya dirumah..


Yuhan turun dari taksi, Unji dan Dajin melihat kedatangan Yuhan dibantu oleh supir taksi yang membawakan tas milik Yuhan, Unji langsung berlari membantu membawa barang Yuhan sedangkan Dajin menuntun Yuhan


"nuna, kamu sepertinya pucat, terus jalan mu? kenapa sama kamu?" tanya Unji


"aku hanya kelelahan"


Yuhan meminta diantarkannya naik ke kamar nya dan meminta Unji menjaga agar tidak ada yang mengganggunya


Yuhan pun memperbanyak istirahatnya karna memang ia benar benar baru seminggu dari operasi tapi nekad langsung balik


sementara Namjoon diapartemen Yuhan bingung mau apa disana, ia tidak berpengalaman mengurus bayi, ia teringan Minsi seketika


ia tau Minsi berpengalaman bayi karna dulu Minsi pernah merawat bayi dari sang kakak laki lakinya karna istri dari kakaknya meninggal ketika melahirkan jadi harus Minsi yang merawat dari bayi sampai masuk sekolah, barulah dilanjutkan kakak laki laki Minsi sendiri setelah anak itu sekolah


ia menelfon Minsi dan meminta agar ia datang ke apartemen itu


karna Namjoon tau apartemen itu sangat ketat, ia akhirnya meninggalkan bayi itu tengah tidur disana untuk menemui Minsi


tak lama Minsi sampai, Namjoon menyapanya dan membawa nya masuk


dengan rasa kebingungan, Minsi mengikuti saja perginya Namjoon, dan setelah sampai di kamar unitnya,l


belum selesai bertanya, ia melihat bayi karna Namjoon memberitahu bayi itu


"bayi? beneran bayi? bayi siapa ini sayang?" tanya Minsi semakin bingung


Namjoon akhirnya menjelaskan semuanya kepada Minsi soal bayi itu, soal Yuhan, soal apa yang telah terjadi


mendengar itu, seketika Minsi seperti merasa mendapatkan serangan mendadak ke jantungnya


"kalau kamu serius dan tulus bersama ku, bisa kah kamu menerima bayi ini sebagai anakku?" tanya Namjoon


itu pertanyaan yang begitu sulit pastinya bagi Minsi


tapi pada akhirnya Minsi bertanya beberapa hal lebih dulu sebelum yakin mengambil keputusan apa


"tapi beberapa hal mau aku tanyakan kepadamu sebelum aku jawab" kata Minsi


"apa? tanyakan?"


"kamu bisa berjanji tidak akan meninggalkanku?"


"aku sangat berjanji, sama sekali tidak meninggalkanmu jika kamu bisa menerima bayi ini"


"kamu mengakui ini anakmu tentu ini akan dianggap orang adalah anakku? kamu terima?"


"iya pastinya"


"bukan Yuhan dikenal ibunya nanti oleh banyak orang ya, tapi aku"


"iya, Yuhan memberikan sepenuhnya kepadaku, aku mempercayakan kepadamu"


"lalu apa kamu akan menghidupi anak ini tanpa merepotkanku?" tanya Minsi untuk terakhir kalinya


"tentu, bahkan biaya hidup bayi ini sepenuhnya atas tanggung jawabku bahkan kamu juga akan jadi tanggung jawab prioritas utamaku" jawab Namjoon dengan yakin


mendengar itu Minsi yakin menerima bayi itu demi Namjoon dan hubungannya


mereka mulai hidup baru setelah keberadaan bayi itu sebagai anak mereka


Minsi adalah gadis berbesar hati menerima cerita Namjoon yamg notabene nya adalah pacarnya dengan anak perempuan dari Yuhan, gadis yang sudah dianggapnya teman baik


kehidupan terus berjalan, kesepakatan Namjoon dan Minsi, mereka memberikan nama Nam Min Joon


gabungan untuk nama dari Namjoon sang ayah kandung dengan nama Minsi, sang ibu angkat tapi akan menjadi ibu kandung selamanya


kehidupan mereka terus berjalan, mereka memutuskan tidak mempublish apapun terkait anak mereka tersebut ke media tapi mereka memberitahu kepada teman inti dan keluarga masing masing terkait anak itu memang anak kandung hasil hubungan Minsi dengan Namjoon


tapi yang namanya tinggal dalam kehidupan industri hiburan apalagi idol, tidak akan ada yang namanya rahasia mau bagaimana pun mereka menutupi privasi mereka


karna masih ada saja media dan beberapa sasaeng yang masih saja mengetahui terkait anak perempuan Namjoon


Namjoon beberapa kali juga men-spill tentang anak perempuan, itu membuat jiwa penasaran para fans maupun sasaeng menjadi jadi dan mereka sedikit sedikit mendapatkan beberapa bukti


tapi meskipun begitu, Namjoon terus menepis tuduhan yang mulai beredar kepadanya di banyak media tentang ia memiliki anak


ia rela sampai mengatakan akan melaporkan siapapun yang masih menyebarkan dirinya memiliki anak, itu semua Namjoon lakukan untuk menyimpan nama baik bangtan dalam beberapa bulan sisa nya kedepan


karna dalam hitungan bulan, Namjoon akan bersolo karier dan akan menyibukkan diri masing masing member dengan apapun kegiatan mereka baik pribadi maupun pekerjaan dan kepentingan lainnya


beberapaa bulan berlalu..


setahun sudah usia Minjoon, anak dari Namjoon tersebut, bahkan dihari ulangtahunnya, Yuhan selaku ibu kandung nya tidak sama sekali menanyakan kabar, apalagi mau datang melihat anak nya


balik kepada Yuhan dengan kesibukannya pasca melahirkan disana, Yuhan melakukan beberapa hari dirumahnya masa pemulihan, ia pakai waktunya dengan beristirahat


ketika Yuhan sudah bisa berakhtifitas diluar rumah, mulai bekerja, mulai pengawasan ke Bobly, intinya pekerjaan yang lainnya yang perlu turun tangannya Yuhan