You Should Be Me

You Should Be Me
161



"ya lalu siapa kalau bukan kamu?" tanya Aekyo


"tunggu.. kamu ada pernah cerita tentang Yuhan dengan staff lain?" tanya Tanwoo


"emm.. oh ada.." jawab Hyohoon


"ada? siapa?" tanya Aekyo


"Jijun"


"Jijun?" tanya Aekyo


"lah, tadi disini dia, kemana dia?" gerutu Tanwoo


"memangnya apa kamu ceritakan?"


"ya tentang Yuhan"


"semuanya?"


"iya semuanya tentang Yuhan"


"termasuk tentang hubungannya dengan ku dimasa lalu?"


"termasuk"


"oh ya dia pasti penyebarnya" kata Tanwoo


"apa hubungannya dia? kenapa kepadaku? urusannya denganku apa?" tanya Aekyo


"ahh bener kamu hyung, kurasa dia deh" jawab Hyohoon


"ya kan? yakin aku juga"


"ya apa, kenapa dia? aku saja tidak kenal dan dekat dengannya walaupun aku dan dia masuk hampir bersamaan diterima dan mulai bekerja nya, apalagi aku dari awal bekerja di dorm sedangkan dia di agenci kan?" ucap Aekyo


Hyohoon mengatakan kecurigaannya kepada Jijun yang menyebarkan karna Hyohoon tau mungkin Jijun


karna Hyohoon memang banyak cerita dan dekat dengan Jijun selama bekerja, bukan dengan yang lain, jadi masalah apapun dengan Yuhan, ya Hyohoon ceritakan


karna ia hanya ingin share tentangnya bagaimana dulu bahagia bersama Yuhan bermaksud juga agar Jijun cemburu


karna Hyohoon mengira jika Jijun ada perasaan kepada Yuhan, Hyohoon memang curiga sejak awal tentang Jijun menyukai Yuhan


disini Tanwoo dan Aekyo kaget mendengar penjelasan Hyohoon jadi sekarang ketiganya percaya jika Jijun ada dampak dibalik semuanya


"oh pantas saja dia keluar" gerutu Tanwoo


"ssst udah lah, biarin, kita masih di kantor, tidak enak sampai terdengan staff utama apalagi ceo" kata Aekyo


"muter muter ini masalah!" ucap Tanwoo


"loh, kamu merasa begitu? terus ngapain ikut campur, kamu gak masuk masalah kan, ini masalahku" kata Aekyo


"ahh bukan, bukan gitu maksudku" jawab Tanwoo


"ya aku juga sudah bilang, jangan ikut ikut, ini urusanku dengan Yuhan"


"aku peduli sama kamu ya ko, makanya aku begini" kata Tanwoo menyentuh kedua pipi Aekyo


tapi ternyata Yuhan melihatnya, ia baru juga akan masuk keruangan editor mencari Hyohoon


"waaah, apa apaan ini?" tanya Yuhan menggodai keduanya


"Yuhan?" ucap Aekyo kaget


"iya ini aku, kalian ngapain?"


Aekyo menjelaskan jika tentang dirinya tersebar bukanlah Hyohoon tapi Jijun


"jadi gini, ini alu barusaja temui Hyo, aku tanya dia kenapa sebar berita tentangku" kata Aekyo


"emm, lalu?"


"ya dia gak ngaku"


"bukan gak ngaku loh nuna, aku sudah katakan bukan aku, sungguh" kata Hyohoon


"tuh kan" kata Aekyo pada Yuhan


"ya terus siapa kalau bukan kamu?" tanya Yuhan dengan tegas


"aku tidak sama sekali loh sebar itu, sumpah" kata Hyohoon


"tapi kamu yang menyebar berita buruk tentangku kan?"


"kalau tu aku tidak menyebarkan berita buruk, tapi memang faktanya dulu kamu seperti itu kan" ucap Hyohoon


"tapi tidak perlu kamu ungkit ungkit di masa sekarang, itu masa lalu ku" kata Yuhan sedikit nada keras


"emm Yuhan, tapi aku mau bilang sih sama kamu, penyebar berita tentang Aekyo itu sebenarnya Jijun" kata Tanwoo


"iya, kemungkinan itu Jijun" jawab Aekyo


"tidak ada kemungkinan, dia tidak tau urusan kita jadi jangan libatkan dia" kata Yuhan


"loh, tapi memang itu Jijun kok menyebarkannya" kata Tanwoo


"gak ada, aku tau Jijun bagaimana"


"kenapa sebegitunya? faktanya memang Jijun yang membuat nama Aekyo nuna jelek" kata Hyohoon


mendengar semua penjelasan, Yuhan tidak langsung percaya, ia sudah anggap Jijun sangat baik kepadanya


"oh ya, satu hal kenapa aku masuk kesini, aku tadinya mau menanyakan pada Hyohoon tapi sudah tidak perlu, tapi aku hanya mau bilang padamu (Hyohoon), jangan ganggu kehidupan ku, berapa kali ku katakan?" kata Yuhan


"aku mencintaimu, aku tidak peduli bagaimana kamu membenci kh tapi aku mencintaimu, aku berjuang untuk itu" kata Hyohoon


"lupakan, banyak gadis lain yang akan bisa menerima kamu, dan itu bukan aku" kata Yuhan lagi


"tapi aku cintanya sama kamu, aku tidak peduli bagaimana pun situasinya, aku tetap akan mencintaimu, hanya saja sekarang aku sadar, mencintai seseorang tidak harus miliki itu benar adanya"


"capek, bicara sama orang yang tidak bisa menghargai diri nya sendiri dan waktu nya"


"bukan aku yang tidak menghargai diriku sendiri, tapi kamu yang tak menghargai aku" kata Hyohoon


Yuhan tanpa menjawab dan tidak menoleh sama sekali pun lanjut pergi dari tempat itu


seharian berlalu, selepas kerjaan dari kantor, Yuhan turun dan pergi ke parkiran, tapi tepat sekali Yuhan baru sampai di motornya, Jijun menyapanya


"hai Yuhan.. mau balik? ayo bareng?" ajak Jijun


"eh iya, kamu gak sibuk kah?"


"tidak kok, kan dah pulang?"


"bisa bicara sebentar? sambil cari rumah makan dulu aja, penting"


"oh bisa"


jadilah mereka berjalan beriringan dan berhenti dirumah makan cukup sederhana, tidak terlalu mewah


setelah sampai, mereka duduk, memesan makanan, makanan datang dan mulai makan


"eh, ada apa ya?" tanya Jijun


"astaga iya hampir ku lupa, aku mau tanya sesuatu"


"sesuatu apa?"


"soal berita ku di agenci dan semua staff sudah tau"


"oh iya, itu kan aku juga pernah bilang ke kamu"


"iya, aku tau dari kamu pertama"


"terus? ada apa lagi kok masih nanya?"


"soal Aekyo, kamu tau gak berita itu juga menyangkutkan Aekyo"


"Aekyo? emm, staff dorm itu?"


"iyaa.. kamu tau kan?"


"emm tidak tuh"


"masak?"


"ngapain gitu lihat aku?"


Yuhan terus memaksa agar Jijun mengakui saja, Yuhan sudah tau bagaimana Jijun, jadi sekarang itu cukup terlihat jika Jijun memang pelakunya karna terlihat gugup


akhirnya Jijun mengakui memang dia menyebarkan masa lalu Aekyo, karna ia tidak suka Yuhan di beritakan buruk karna masa lalu dengan Aekyo


"kenapa kamu melakukan itu?" tanya Yuhan


"ya karna itu tadi" kata Jijun


Jijun menyakinkan Yuhan jika ia tidak ada maksud merugikan Yuhan disini, ia hanya tidak terima sahabatnya di jatuhkan hanya karna sebuah masalah


"itu saja kok, tidak ada lagi niat apapun, aku tidak rela kamu sahabatku jadi jelek namanya karna urusannya sama Aekyo" kata Jijun


"makasih ya Jijun, sudah mau menjadi sahabatku"


kok jadi terimakasih?


iya lah, Yuhan malah berterima kasih bukan karna Jijun yang sudah membuat nama Aekyo jelek juga tapi karna Jijun peduli banget padanya


Jijun membuat Aekyo jadi ikut terseret agar kesannya tidak selalu Yuhan yang buruk disemua staff, jadi setidaknya ada teman jatuh bersama


"tapi masalah nya kamu tau dari mana soal Aekyo masa lalu nya, aku gak ada bilang apapun kepada mu tentang kami kan?" tanya Yuhan