
setelah masuk, ia melihat semua barang barang Yuhan, beberapa ber-merk tapi lebih banyak non merk, alias biasa saja
Yuhan bukan tipe yang suka barang mahal dan brended, ia suka tapi gak sampai se-fanatik perempuan kaya kebanyakan
tapi ketika melihat beberapa baju di salah satu sisi lemari, semua baju disitu sangat minim bahan, ala ala pakaian cewek feminim yang sangat seksi
"oh iya ya, Yuhan itu kan anaknya sangat seksi waktu itu"
Heechul baru sadar jika dulu kan Yuhan memang cukup seksi, dulu waktu awal pertama Heechul mengenal Yuhan saat Yuhan masih berpacaran dengan Chunsuk
Heechul lupa Yuhan adalah gadis seksi dulunya karna sejak putus dengan Namjoon kan Yuhan memutuskan merubah style dan tampilannya 180derajat berbeda
Heechul malah jadi penasaran ketika Yuhan sekarang memakai pakaian seksi itu lagi didepannya yang sudah menjadi pacarnya
tapi malah Heechul bukan hanya mendapatkan Yuhan yang berpakaian seksi, malah ia mendapatkan lebih dari itu karna saat Heechul memikirkan pikiran kotornya di depan lemari baju baju Yuhan
Yuhan masuk ke walk in closednya yang Yuhan kira tidak ada siapa siapa disana jadi dengan santainya Yuhan masuk hanya mengenakan handuk yang dililitkan dibadannya
"chagiya?" sapa Yuhan
melihat Yuhan datang hanya dengan lilitan handuk, iru jauh lebih dari yang ia harapkan baru saja ia ucapkan
"hei, chagi? kok sudah?" tanya Heechul
"iya memang sudah mandi, kukira kamu diluar apa dikamar kok disini?"
"aku penasaran tadi tapi masuk dan melihat ini, tidak sengaja"
"oh, ini baju baju ku jaman jaman dulu" ucap Yuhan
"iya, aku baru juga ingat kamu dulu kan se-seksi ini, kenapa sekarang malah jadi sedikit tomboy?"
"tapi aku masih seksi kok, cuma gak seberani dulu, tapi sesekali masih seksi kok"
"apa, ketika dirumah atau sedang berdua denganku, kamu hanya memakai baju kaos milikku atasannya saja"
"itu cukup terbilang seksi bukan?"
"iya sih, tapi terlalu sering"
tapi Yuhan langsung paham apa yang ada dipikiran Heechul, ia peka jika maksud dari Heechul ingin Yuhan lebih seksi lagi dari biasa nya dan didepan Heechul
pada akhirnya ya Heechul dan Yuhan tidak melakukan hubungan intim meskipun sudah ***** ***** dan berciuman bibir pertama kali nya dalam hubungan mereka
semalaman berduaan, bahkan tidur hingga paginya, saat bangun, mereka bersiap siap untuk beraktifitas masing masing
Yuhan dan Heechul pergi dari apartemen, dimana Yuhan mengantarkan Heechul balik kerumah Heechul baru Yuhan balik kerumahnya
"Yuhaaan" sapa ibu Heechul
"hai bibi, mau ke toko anggur?"
"iya ini, eh kamu kok jarang main kesini? bibi sampai kangen"
"dia ada kerjaan ma, gak kayak dulu lagi, dulu kan nganggur" jawab Heechul
"iya bi, sekarang kan Yuhan kerja jadi repot sekali, maafkan ya bi"
"ahh tidak apa apa, kapan kapan main dan menginap lagi"
"siap deh bi"
Yuhan pun berpamitan pergi kerumahnya, sesampainya ia melihat sudah ada mobil Munha dan Hajun
"ada amma appa?" tanya Yuhan pada Nania
"iya Yuhan, semalam aku lihat, mereka baru datang langsung masuk kamar" jawab Misilia
"oh, yaudah biarin, masih tidur?"
"iya kayaknya"
"iya biarin sudah, kasihan"
"ehh Yuhan.. tunggu" kata Misilia
"ahh"
"kamu bersih bersih dulu deh, terus kedepan ya, ada yang mau aku obrolin"
"oh soal apa?"
"okeeh tunggu ya"
Yuhan pun pergi mandi dan membersihkan badannya lalu keluar lagi dan duduk di samping Misilia dan Nania didepan teras
"baby baby (peliharaan) sudah beres?" tanya Yuhan
"sudah Yuhan, beres semua, mandi, makan pagi, tuh bermain main" jawab Nania
"oh iya, Mi ada apa tadi?"
"oh ini, aku mau bahas soal Donghae kemarin" kata Misilia
"Donghae suju? kenapa sama dia?" tanya Yuhan
Misilia menjelaskan bagaimana sikap Donghae kepada Misilia saat di myeongdong waktu itu
mulai dari perhatian saat mereka jalan waktu di myeongdong itu,
diantarkan balik kerumah sampai depan rumah,
meminta nomor hape Misilia,
bahkan sempat Donghae mengatakan jika nanti kalau ada waktu kosong mau mengajak Misilia jalan
"waah bagus dong" kata Yuhan
"aku belum yakin"
"belum yakin karna apa?"
"setahuku, Donghae itu playboy kan, suka merayu banyak gadis"
"yaudah jalani dulu saja lah, kalau cocok kan enak, yang penting niat kamu baik"
"iya sih, aku takut kalau dekat, aku terlalu berharap, karna aku begitu orangnya"
"ya gakpapa lah, berharap kan gak ada yang salah, gak dosa juga"
"iya sih, berharap lalu dianya hanya iseng atau main main? gimana?"
"ya jangan lah kepikiran buruk, jalani dulu aja, aku mendukung kamu yang terbaik, aku pengen kamu lupa masa lalu kamu, soal Donghae, aku rasa dia baik orangnya, aku dekat dengannya juga dan beberapa member suju lainnya, dia baik aslinya" jelas Yuhan
"iya, dia memang baik sih citranya, aku tau dia baik kok, sikapnya kemarin juga kukatakan juga baik kan gak ada yang buruk, cuma akunya saja kurang"
"yaudah, proses, semua juga ada proses, pasti kalau hubungan butuh proses lah"
"iya sih"
"terus terus sejak kemarin, katamu dia minta nomor hapemu, apa dia chat atau telfon?"
"chat sih, dia bilang masih sibuk untuk kegiatannya"
"oh iya sih, dia memang ada kegiatan, beda sama suju ya, karna semua kan sudah pada solo karier, pokok kalau Heechul oppa ya nge-mc"
"iya itu, tapi dia kirim pesan, kemarin kabari aku kalau dia sampai dirumahnya, ini tadi pagi pagi banget juga kabari mau pergi ke tempat apa tadi lupa, kerjaan pokoknya sih"
"ya jalani dulu saja lah, eh ini Nania gimana gimana?" tanya Yuhan
"Nania malu maluin, masak dia dulu apa apa, kayak terkesan dia yang kejar kejar itu member Shindong, kan aturannya kaya Donghae yaa" kata Misilia
"lah kenapa memangnya Mi? kan aku begini memang orangnya" kata Nania
"iya aku tau Nania gitu, kan biasa" kata Yuhan
"iya sih, agak geli aja" jawab Misilia
"tapi Shindong oppa ke kamu gak cuek kan? kecuali kalau Shindong oppa cuek dan kamu masih aja gatel itu terlarang banget, bener Mi kalau bikin geli" kata Yuhan
"gak kok, baik dia" jawab Nania
"kan sudut pandangmu, menurutmu gimana Mi?" tanya Yuhan pada Misilia
"gak sih, dia memang baik, malah terbilang sepertinya Shindong juga menyukai Nania deh" kata Misilia
"ah masak, serius lah Mi, mau buat aku malu apa ngerjain aku?" tanya Nania malu
"gimana itu gimana, kok bisa kamu bilang gitu ada apa?" tanya Yuhan