You Should Be Me

You Should Be Me
29



pria itu adalah Namjoon dimana ia datang tak sendirian, ia bersama staffnya yaitu Hyunsoon


nah balik ke cerita dimana Namjoon sebelum akhirnya datang bersama Hyunsoon kerumah Yuhan


sekitar empat hari setelah Namjoon menyimpankan identitas Yuhan, malam nya Namjoon mengajak Hyunsoon mengobrol


ia memberitahu kepada Hyunsoon tentang identitas Yuhan yang ia dapatkan


"Hyun, aku mau bicara berdua" kata Namjoon


"wooh, iya ada apa hyung?"


"ini, soal kemarin, gadis yang ada di lift gedung iklan"


"siapa?"


"ini identitasnya"


melihat itu Hyunsoon masih belum ingat dengan gadis itu sampai akhirnya Namjoon mendetailkan tentang gadis itu barulah ingat


Namjoon menjelaskan bagaimana identitas itu bersamanya dan mengajak untuk Hyunsoon pergi ke alamat yang ada di kartu itu


Hyunsoon mengiyakan, ia jadi ikut penasaran kepada gadis itu dan mereka pergilah kerumah Yuhan


"yaudah boleh, aku jadi penasaran pada nya juga" jawab Hyunsoon


"okeh, tapi janji padaku untuk tidak memberitahukan siapapun"


"okeh siap"


mereka pergi hari itu juga


setelah sampai..


"waaah besar sekali" kata Namjoon


"iya, gak salah alamat kan aku ini?" gerutu Hyunsoon


"tidak kok, benar"


"waah, bukan orang biasa sih, kurasa"


Namjoon memencet bel sekali, tapi tidak ada respon baru kedua nya ia dapat respon dimana seseorang membukakan pintu pagar rumah itu


setelah Namjoon menjelaskan dan Boseo membawa mereka masuk, disini Hyunsoon takjub karna melihat begitu banyak kandang berukuran besar disekeliling rumah itu


tapi berbeda dengan Namjoon yang sejak awal malah jadi fokus pada Boseo, karna ia berpikir tentang pria didepannya itu pasti pacar dari Yuhan


setelah masuk, lalu dipersilahkan duduk di latar depan rumah itu, Boseo masuk, membuka pintu Yuhan lagi dan membangunkan Yuhan lagi


"nuna, nuna" panggil Boseo mengguncang badan Yuhan


"aaah Booo ada apa?" jawab Yuhan setengah sadar


"ada orang didepan loh"


"ya kan ada kamu, ada Jaz dan Na"


"tapi dia butuh buat menemui mu, dia mengatakan menyimpan kan identitasmu waktu terjatuh"


"ahh apa iya?"


"iyaaa sana makanya"


Yuhan bersiap siap, sementara Namjoon dan Hyunsoon melihat kandang kandang didepan nya jadi kaget katika seekor harimau mengaum tepat di sangkar depan mereka duduk


"astaga, hyung, itu harimau, hyuuung" ucap Hyunsoon ketakutan


"astaga bagaimana bisa ternyata itu hewan buas" gerutu Namjoon juga jadi ketakutan


Nania melihat ada dua orang pun menyapanya dan menanyakan siapa mereka


"ahh apa sudah bertemu dengan orangnya?" sapa Nania


"sudah, sudah" jawab keduanya tapi ketakutan


"ahh kalian tidak biasa ya, maaf kan aku"


Nania jadi pergi, karna Nania malah membawa anak singa dihadapan Namjoon dan Hyunsoon


"astaga apa itu tadi anak singa? baru saja kita lihat disana ada harimau" gerutu Hyunsoon


"apa ini memang kandang kandang hewan buas?" tanya Namjoon


Namjoon dan Hyunsoon kaget bukan main, meskipun hewan nya diam, tapi mereka tidak terbiasa dengan hewan buas berkeliaran


"kita salah rumah kali ini" jawab Hyunsoon


"betul kok, itu tadi pria yang menyapa kita betul bilang"


tak lama Yuhan keluar, dengan baju yang sudah ganti pastinya dari baju tidurnya dan juga dengan make up nya, karna Yuhan tidak pernah menemui orang dengan tanpa make up kecuali pada keluarganya


jadi bisa dibayangkan bahkan Jazlyn dan Nania pun meskipun satu rumah, tetap tidak tau bagaimana wajah polos Yuhan


ketika Yuhan menuju kearah pintu utama, lalu menyapa mereka berdua yang duduk disana


Namjoon pun berdiri dan menjawab Yuhan


"iyaa.. ini kami mengembalikan identitasmu.. kemarin tertinggal" jawab Namjoon menyodorkan kartu identitas milik Yuhan itu


"waaah terimakasih yaa" kata Yuhan sambil menarik kartu identitasnya dari tangan Namjoon


"emm aku penasaran apa ini rumah kamu?" tanya Hyunsoon


"iya.. rumah saya.. oh ya masuk yuk apa mau duduk diluar?" sapa Yuhan


"boleh kah didalam, aku masih terlalu takut dengan hewan buas itu" kata Hyunsoon


"ahh bisa, ayo.."


Yuhan mengajak keduanya masuk dan mempersilahkan duduk tanpa tau bahwa itu adalah Namjoon dan Hyunsoon


"emm aku masih heran kenapa kamu begitu banyak hewan hewan itu? semua buas kan? kamu tidak takut?" tanya Hyunsoon


"iya semua buas.. tapi memang itu peliharaan ku.. itu hobiku" jawab Yuhan


"emm apa disini aku boleh membuka jaketku? aku kegerahan, karna melihat hewan itu" kata Namjoon


"boleh lah, aduh maafkan aku ya, kalian tidak biasa ya"


"sama sekali tidak biasa" jawab Hyunsoon


tapi ketika Namjoon membuka jaket, lalu topi dan kacamata juga maskernya, Yuhan malah berdiri


"weeeh, ada apa?" tanya keduanya ikut berdiri karna kaget


"Namjoon?" ucap Yuhan


"iya, aku Namjoon"


"kamu?" tanya Yuhan menunjuk Hyunsoon


"aku staffnya, apa ku lupa aku yang di lift waktu itu, kan aku juga bersama bangtan dan yang lain" jawab Hyunsoon


"iya, waktu itu identitasmu itu jatuh, makanya aku simpankan dan baru bisa antarkan sekarang" jelas Namjoon


"ahh"


Yuhan mencoba mengingat lagi, dan ia mendapatkan sedikit ingatan itu, tapi seiring waktu mereka mengobrol, Yuhan mulai sedikit lebih baik, ia tidak masalah tentang itu Namjoon tapi hanya sedikit kaget saja dengan situasinya


selama obrolan Yuhan dengan Hyunsoon, Namjoon hanya memerhatikan Yuhan


dan bagaimana pun Yuhan berterimakasih atas pengembalian kartu identitasnya


hari berlalu..


meninggalkan kegiatan Yuhan yang sibuk dengan urusan nya dengan para peliharaannya, Yuhan selalu mengurus para hewan hewannya setiap ia tidak ada pekerjaan diluar rumah


sementara itu bangtan.. Namjoon sudah selesaikan tugasnya seharian itu.. siangnya ia bebas.. masih kepikiran tentang Yuhan, berencana menemui Yuhan tapi siang itu terlalu terik


lagi pula ia takut jika Yuhan sibuk pekerjaan di jam kerja jadi menunggu sore setidaknya langit tidak begitu panas


sorenya.. barulah ketika semua belum bersiap untuk pulang kembali ke dorm, Namjoon sudah siap lebih dulu tapi ia tidak berpamitan kepada member nya jika akan pergi duluan


ia berpamitan hanya pada manager nya, Sejin..


"sudah akan pulang?" sapa Sejin


"iya hyung.. tapi aku ada urusan mau pergi jadi pergi duluan"


"loh membermu?"


"ada masih disana.. aku baru akan pamit kepadamu"


"oh yaudah.. ada acara ke mana?"


"ehh kerumah amma"


"oh ya sudah lah"


barulah Namjoon pergi dan meminta Hyunsoon mengantarkannya lagi


"Hyun.. kau sudah pergi jam kerjanya kan?" tanya Namjoon


"sudah.. bangtan juga selesai bukan?"


"iya.. bangtan masih dalam ruangannya.. aku mau minta antarkan kamu pergi lagi.. apa kamu bisa mengantarku?"


"oh.. kau minta aku antar ke mana?"


"kerumah Yuhan.."


"Yuhan?"


"yang kemarin"


"oh iya tau.. yaudah ayo"


mereka pun jalan, ditengah jalan, Hyunsoon merasa curiga