
Sangja menjelaskan secara detail, dari awal sampai akhir, bagaimana cerita Yuhan ada didunia ini dan hidup, menjelaskan juga semua hubungan diantara Yuhan dengan Munha dan dampak dari pernikahan Munha dengan Sangja
"apa hubungannya sama Yuhan? kan masalah itu masalah paman sama bibi" kata Jijun
"ya itu anak hasil selingkuhan dari Munha dan pria itu adalah Yuhan" kata Sangja
"ahh serius paman, jangan bercanda"
"lah bagaimana bisa aku bercanda? tidak mungkin lah" kata Sangja
Sangja mengatakan ia telah memburu Yuhan cukup lama, bahkan sebelum pernikahan nya dengan Munha berakhir
"ah serius paman, salah orang nih paman" jawab Jijun
"gimana salah orang, bener paman, serius loh paman ini"
"beda orang kali paman" kata Jijun
"coba sebutkan ciri ciri Yuhan yang kamu tau"
Jijun menjelaskan detail ciri ciri Yuhan, lebih detail dari kedua sepupunya, dan Sangja semakin yakin itu lah Yuhan yang ia cari
"bener kan, semua itu ciri ciri anak Munha yang aku tau ya itu, sama dengan kalian sebutkan" kata Sangja
"ahh kenapa paman gak tadi saja bilang, pas ada Namjoon?" tanya Jijun
"memangnya Namjoon tau semuanya?" tanya Yungju
"ya iya lah, dia mantan tunangan Yuhan kan, sudah kubilang" kata Jijun
"lah iya ya, pasti tau" jawab Yungju
"tapi kamu selama jadi sahabatnya seberapa tau soal keluarganya?" tanya Jungji
"emm gak sebanyak Namjoon pasti lah"
"ya yang kamu tau saja" kata Jungji
Jijun menjelaskan yang ia tau dari keluarga Yuhan, ya Yuhan tinggal dengan ibu angkat sejak kecil bahkan sejak ia lahir
"ibu angkat?" tanya Yungju
"iya, ayah ibu angkat, bukan kandung berarti loh"
"ya terus ayah ibu kandung gimana?" tanya Jungji
"Yuhan hanya mengatakan kalau bercerai"
"nah, terus apa lagi?" tanya Sangja
"apa ya? iya itu saja aku tau, kalau Namjoon tadi jelas banyak tau dia, kenapa gak pas tadi ada dia"
"ya kamu kenapa gak bilang ke paman?"
"appa gimana sih, ya mana kita tau lah, kami saja anakmu tidak tau apalagi Jijun, masalah ini bagaimana kami tidak tau" kata Yungju
"iya sih, okeh tapi setidaknya paman sudah tau kemana paman harus melangkah mencari gadis itu"
"paman, jangan lah sakiti Yuhan, Yuhan baik banget sama Jijun" kata Jijun
"iya, dia baik dan ramah banget lagi" kata Jungji
"tapi dia penghancur segala nya" kata Sangja
"ya bukan salah dia dong, pasti Yuhan juga korban lah" kata Jijun
"sudah sudah, apa yang bisa kamu banti buat paman ini sekarang?" tanya Sangja pada Jijun
"tidak tau ah paman, saya takut, jangan lah sakiti Yuhan"
"kau tenang, kami tidak akan menyakitinya kok, jadi setidaknya dia tau siapa dirinya" jawab Sangja
Jijun menawarkan membantu Sangja, tapi meminta agar Sangja tidak kasar nantinnya pada Yuhan
Jijun akan membantu mengurus pertemuan pamannya dengan Namjoon untuk beberapa informasi terkait Yuhan
karna Jijun bagaimana pun dekatnya tidak seperti bagaimana Namjoon mengenal Yuhan, jelas jauh perbedaannya
niat nya membantu untuk bisa tau kejelasan dari masalah ini langsung dari Yuhan, karna ia penasaran saja
"padahal tadi appa bilang kalau pernah tanya nama Yuhan kepada Namjoon kan pa, kenapa gak temui Namjoon tadi, bener Jijun" kata Yungju
"paman tanya Yuhan pada Namjoon? kapan?" tanya Jijun
"itu pas kamu dirawat dirumah sakit, appa bilang ketemu sama Yuhan" kata Yungju
"papasan sih, paman baru dari ruangan dokter mau masuk ruangan rawatmu, tapi dia baru keluar dari ruanganmu" kata Sangja
"serius paman?"
"iya, makanya ciri cirinya sama, paman ingat ciri ciri anak itu, tapi tidak tau awalnya siapa namanya, makanya tanya pada Namjoon" jelas Sangja
"Namjoon? berarti ada bangtan atau Namjoon saja pas tau kalau Yuhan dirumah sakit?"
"ada bangtan kok, lengkap mereka, aku tanya nama anak itu saja depan member bangtan lainnya" kata Sangja
Jijun kaget bukan main ternyata Yuhan datang kerumah sakit, tapi ia tidak tau ditambah semua member yang tau kedatangan Yuhan tidak mengatakan kepadanya malah membohonginya bilang tidak ada Yuhan datang
"serius gak sih paman? soalnya tidak ada yang bilang pada Jijun kalau Yuhan datang kerumah sakit, Jijun tanya pada diam dan bilang tidak ada Yuhan datang, aku menunggu dia" kata Jijun
"kenapa menunggunya?" tanya Yungju
"iya kan aku mau minta maaf, mau jelaskan, kamu tau hyung motornya gimana"
mendengar penjelasan itu, Jijun mau menghubungi Namjoon tapi sudah larut malam, tidak enak ganggu jam istirahat Namjoon
esok paginya..
Jijun langsung menghampiri dorm menemui Namjoon untuk menanyakan masalah Yuhan datang tapi tidak ada yang bilang
sesampainya..
Aekyo yang melihat kedatangan Jijun pun mengatakan kepada Hanuel yang akan pergi dari dorm, meminta agar menyapa Jijun dulu
karna Aekyo tidak mau menyapa Jijun duluan, selain gengsi ia juga malas, intinya ia tidak mau menyapa duluan karna pernah bermasalah dengan Jijun
"itu Jijun bukan?" tanya Aekyo
"oh iya, dia tuh, ada apa ya kesini?" tanya Haneul
"coba tanyain, kata Tan oppa dia kan sudah berhenti ya dari pekerjaan disini"
"hai Jijun, kamu tumben datang?" sapa Haneul
"hai nuna, iya ni, lagi nyari Namjoon hyung ada gak?"
"Namjoon? ada sih, masuklah"
"panggilkan dong nuna"
"lah masuk saja, ngapain minta panggilkan"
"memang nya boleh, kan aku bukan staff mereka lagi"
"tapi kan kenal sama kamu, kita semua"
"iya sih"
"masuk deh, itu ada didalam, ko, antar gih, aku mau balik ini" kata Haneul pada Aekyo
"lah jadi disuruh ke aku eoni ni" gerutu Aekyo dalam hati
Jijun dan Aekyo saling canggung, canggung saling menyapa jadi terkesan kaku
"aku panggilkan dulu, kamu duduk saja diruang tamu" kata Aekyo
"terimakasih" kata Jijun sedikit canggung
tak lama Namjoon keluar menyapa Jijun dan duduk di sofa yang sama dengan Jijun
"Jijun?" sapa Namjoon
"hyung? ehh aku to the point saja ya, aku mau tanya deh soal dirumah sakit kemarin, beneran Yuhan gak ada datang ke rumah sakit?" tanya Jijun
"Yuhan lagi? kenapa kamu selalu membahasnya? aku mau melupakan jadi susah malah dibahas" kata Namjoon
"oh, maafkan aku hyung, tapi aku bener bener mau tau, kok kata paman kemarin waktu dirumah sakit, Yuhan datang, paman papasan, dan malah tanya kepadamu didepan member lain tentang Yuhan" kata Jijun
"itu.." ucap Namjoon dipotong lagi oleh Jijun bicara
"kan berarti Yuhan sebenarnya datang menjengukku dirumah sakit kan hyung, dan artinya member bangtan lainnya tau kan?" tanya Jijun