You Should Be Me

You Should Be Me
238



"yaa kalau gak bilang, aku terus diganggu, dihantui terus rasa bersalah" jawab Yuhan


"aduh ribut kali , bingung yaa" jawab Nania


"Mi, kok kamu diam saja dari tadi? kan yang mengawali pembahasan ini kamu?" tanya Jazlyn


mendengarkan cerita tentang Yesung, Misilia jadi teringat tentang Hyohoon


"enggak, aku jadi kepikiran soal Hyo, sama deh tipe nya kan sama Hyo?" tanya Misilia


"nah, baru tadi aku juga merasa sama, satu saja rasa mau pecah ini kepala, apalagi dua"


"apa tipenya Yesung sama dengan Hyo Hyo itu?" tanya Jazlyn


"sama banget sih aku kalau dengar cerita nya" jawab Misilia


"iya memang sama sepertinya kurasa juga" kata Yuhan


sialnya, ketika mereka membahas ini, diwaktu bersamaan ditempat berbeda, Hyohoon sudah berhasil masuk sebagai staff baru di agenci super junior juga


bukan hal mudah masuk agenci yang baru ini ia masuki, Hyohoon harus bersabar melewati banyak ujian dan proses pemanggilan yang cukup lama juga


dan pada akhirnya Hyohoon berhasil menjadi salah satu staff di agenci itu


dimana ketika pagi dihari pertama Hyohoon masuk.. Hyohoon sampai di depan agenci dan menyapa satpam


"pak, saya Hyohoon, staff baru bekerja disini" kata Hyohoon


"ahh, sudah tau saya, mari biar saya antarkan ke ruangan untuk staff baru"


karna Yanglee adalah satpam utama alias pengawas satpam di agenci itu, ia bertugas mengantarkan Hyohoon untuk menuju keruangan yang harus dikunjungi pertama kali


Yanglee baru juga pergi mengantarkan Hyohoon, Yuhan juga baru datang dan melihat tidak ada Yanglee


"tumbenan pak satpam belum datang, apa aku ke-pagian? gak ah, biasanya pak satpam udah ada kok jam segini dikantor" ucap Yuhan dalam hati


Yuhan lanjutkan masuk dan mulai bekerja tanpa ada pikiran apapun, Yanglee yang tadi mengantarkan Hyohoon keruangan staff khusus untuk karyawan baru


selesai urusan disana, Yanglee bertugas menemani staff baru keliling sekitar kantor dan menjelaskan pekerjaan apa saja yang ada di kantor itu


esoknya di hari kedua, baru lah Hyohoon mulai diarahkan ke pekerjaan utamanya, karna Hyohoon berpengalaman di bidang editing dan pekerjaan dilamarnya juga bagian editor, ia jadi langsung mulai bekerja di hari keduanya


dihari ini juga Yuhan baru datang, melihat sudah ada Yanglee seperti biasanya, jadi sehari kemarin saja Yuhan selama bekerja tidak disambut oleh Yanglee


"hai pak satpam" sapa Yuhan


"hai nuna, selamat datang"


"kemarin gak masuk ya?"


"masuk kok, kenapa gak masuk, gak pernah aku libur nuna"


"ah masak? kok kemarin jam segini aku datang, kamu tidak terlihat disini kok, gak ada"


"oh kemarin jam segini mungkin aku pas ke ruangan staff baru"


"ahh, jadi membuka lowongan?"


"jadi kok"


"dapat?"


"dapat, beberapa"


"ahh bagus lah cepat dapat"


"iya kalau disini cepat nuna, yang melamar saja berjibun"


"haha betul sekali, eh udah nih, malah mengobrol, masuk dulu ya"


"siap"


Yuhan masuk tanpa ada perasaan yang tidak enak karna satu dari beberapa staff baru itu adalah Hyohoon


Yuhan tidak tau sama sekali terkait itu, ia pikir staff baru ya sudah ada orang baru kan dikantornya berarti, bukan kepikiran untuk dimulai kembali kehancuran yang sama


Hyohoon mulai bekerja dan genap seminggu sudah ia bekerja tapi belum juga menampakkan dirinya kepada Yuhan


kurang lama bertahan disana, setidaknya sebulan dulu bekerja sembari mencari tau bagaimana sosok Yuhan dikantor baru ia tampakkan diri depan Yuhan


rencana Hyohoon semua tersusun rapi seperti yang sudah pernah ia lakukan dulu ketika di agenci bangtan untuk kehancuran Yuhan, kali ini sama, kedatangannya sebagai kehancuran kedua bagi Yuhan


seminggu pun berlalu..


pekerjaan masih berjalan dengan normal tapi fakta pertama diketahui oleh Hyohoon terkait Yuhan


Hyohoon mulai sedikit curiga dengan sebuah hal kecil hanya perkara panggilan Yuhan di kantor itu, yang membuat Hyohoon berpikir ada sedikit kejanggalan


dimulai dari Hyohoon yang merasa aneh karna semua staff di kantor itu memanggilnya sebutan berdasarkan jabatan atau usia


karna panggilan kepada Yuhan dari staff yang usianya lebih tua dari Yuhan,


bahkan juga panggilan itu dari staff yang bekerja lebih lama dari Yuhan,


ataupun staff yang jabatannya lebih tinggi dari Yuhan,


semua memanggil Yuhan sebutan nuna dan eoni


aturan kan staff lebih tua, staff jabatan lebih tinggi, atau staff yang lebih lama bekerja itulah yang dipanggil sebutan lebih sopan seperti nuna, eoni, hyung, bu, pak, dll


tapi dikasus ini didapatkan oleh Hyohoon semua staff di agenci itu entah yang lebih tua dari Yuhan, entah yang lebih lama bekerja dari Yuhan, entah jabatannya lebih tinggi dari Yuhan, entah usianya yang lebih tua


tetap, semua staff memanggil Yuhan sebutan nuna dan eoni


karna rasa penasarannya itu besar, ketika pas ada kesempatan tanya juga ke staff lain, dimana ketika itu Hyohoon balik lebih lama dari sebelumnya dan melihat ada Yanglee yang bersiap siap akan pulang


"pak satpam" sapa Hyohoon


"eh, pak, kamu? kok belum balik?"


"kerjaan baru kelar, sekalian diselesaikan saja pak"


"masih ada orang kah didalam?"


"sudah tidak ada sih"


"oh yasudah, saya pikir semua sudah balik, soalnya kan tugas saya selesai kalau semua staff balik pak"


"oh gitu"


"iya, kenapa pak panggil saya tadi?"


"mau tanya ini pak" kata Hyohoon


"apa pak?"


"staff disini ada namanya Yuhan kan?" tanya Hyohoon


"oh ada pak, bagian editing juga kayaknya"


"iya, itu kenapa ya kok semua orang disini yang bekerja, semuanya panggil nuna dan eoni?"


"kan aturan gitu memang pak, bapak lupa aturan kalau staff baru pada staff lama panggilnya apa gimana?"


"loh saya tau pak, kalau saya jelas panggil nuna, masalah nya semua nya loh pak manggil nuna atau eoni"


"semuanya gimana pak?" tanya Yanglee masih bingung


"ya semuanya, misalkan jabatannya lebih tinggi dari Yuhan atau staff lebih lama bekerja dari sebelum Yuhan, atau staff yang usia nya lebih tua gitu, panggilnya nuna atau eoni"


"oh itu, iya semua karna sudah mengenal Yuhan nuna jauh sebelum nuna bekerja disini"


"mengenal?" tanya Hyohoon


"iya, semua kenal Yuhan nuna jauh sebelum bekerja disini, dan yang baru baru bekerja, baru tau nuna, juga akhirnya tau siapa nuna kok" kata Yanglee


"ahh maksudnya gimana pak, saya kurang goal pikirannya ini, kenal Yuhan nuna sebelum dia kerja disini? itu kenal gimana?"


"ya kenal, arrrgh astaga saya lupa, kamu baru ya, biar saya jelaskan dulu, Yuhan nuna kenapa dipanggil sebutan itu sama semua staff dikantor ini" jawab Yanglee