You Should Be Me

You Should Be Me
269



"jepang? kamu ikut?" tanya Yuhan


"iya diajak, aku bilang mau ijin kamu dulu saja lah, kalau boleh baru aku pergi"


"berapa lama? sama siapa saja?"


"lima hari saja katanya, mau ada rapat direksi saja, sama Eunhyuk oppa dan staff mereka berdua doang"


"oh"


"tapi Eunhyuk oppa bawa pacarnya katanya"


"oh, yaudah gakpapa lah pergi saja kalau mau pergi"


"beneran? serius kamu?"


"lah iya, mumpung aku belum dapat kerjaan baru, jadi bisa lah bantu urusin Wren (serigala peliharaan Yuhan yang diasuh Misilia)"


"waah makasih banget ya Yuhan, aduh jadi gak enak, lima hari kok janjinya, tadi Jazlyn saksinya ya kan Jaz?" tanya Misilia pada Jazlyn


"iya bilangnya hanya lima hari" jawab Jazlyn


"iya sudah gak apa lah, pergi saja, eh Jazlyn gak kamu ajak?" tanya Yuhan pada Misilia


"kenapa aku?" jawab Jazlyn


"kenapa Yuhan?" tanya Misilia


"ya kan ada ehem ehem" kata Yuhan memberikan kode


"ahh, betul juga, kan ada itu Yashimi kan?" ucap Misilia


"emm, Nania kemana ya daritadi tidak terlihat, aku bingung" ucap Jazlyn


"siyah, mau mengalihkan kamu?" tanya Misilia


"apa sih Mi, Yuhan ini juga, gak ada lah, aku sudah lupa semuanya, ada Leeteuk oppa, aku menjaga perasaannya"


"gimana kalau Leeteuk oppa mengajakmu?" tanya Misilia


"gak ada hubungannya, tidak ada kerjaan apa apa di jepang dia" jawab Jazlyn


"ya misalkan ada?"


"ya kalau ngajak?"


"kalau ngajak kamu?"


"ikut lah, tapi gak mungkin kan aku diajak pacarku seperti Donghe oppa mengajakmu tiba tiba kamu bertemu mantan mu? mungkin gak bagimu?" tanya Jazlyn


"iya juga sih, gak mungkin sih"


"eh iya, kemana Nania sejak tadi ya? gak ada lihat aku?" tanya Yuhan


"tadi siang selesai kasih makan Woly, dia pergi ke apartemen Shindong oppa katanya" jawab Misilia


"oh, menginap kah?"


"entahlah"


Yuhan mengobrol hanya bertiga dengan Misilia dan Jazlyn tanpa ada Nania, Yuhan mengatakan kepada mereka berdua jika memberi kebebasan untuk mereka jika mau ada qtime bersama pacar entah keluar kota atau dalam kota


"kalian kalau mau pergi buat qtime sama pacar kalian, mau liburan, seperti Misilia gini, Jazlyn boleh juga kok, penting pamit dulu sama aku atau Unji" kata Yuhan


"aku gak kepikiran Yuhan, Leeteuk oppa masih disini sini saja" jawab Jazlyn


"ya nanti kalau diajak gini, pamitan saja gakpapa"


"siaap deh"


"makasih ya Yuhan sudah ijinkan aku pergi besok" ucap Misilia


"minggu depan kan?" tanya Yuhan


"iya masih minggu depan, ini tadi sore Donghe pergi sudah ke jepang"


mereka membahas perijinan soal Misilia diajak Donghae ke jepang dan Misilia diijinkan


membahas Yuhan, yang sudah seminggu berhenti dari pekerjaannya dan menikmati hari bebas setiap hari dirumahnya


esoknya..


saat pagi menjelang siang, Yuhan tengah mengurus Woozy, salah satu peliharaan baru Yuhan sejak Bobe dan Nickly meninggal


Yuhan membeli seekor bayi Ceetah yang ia beri nama Woozy, saat sibuk di kandang Woozy, Nania baru selesai mengurus Woly, duduk di kursi latar rumah Yuhan


tapi tak lama ia melihat ada telfon masuk dihape Yuhan atas nama SUNG, itu adalah nama dari kontak nomor Yesung


"Yuhan.. hapemu ada telfon" teriak Nania


"bukan, ini disini namanya Sung"


"oh biarin, jangan dijawab"


Yuhan enggan menjawab apalagi dari Yesung


beberapa kali ditelfon tidak diangkat akhirnya Yesung pergi kerumah Yuhan, karna ia tau Heechul lagi banyak sekali kerjaan akhir akhir ini pasti tidak akan sering temui Yuhan


sesampainya dirumah Yuhan


semua lengkap ada dirumah itu, staff secret work dan ketiga teman Yuhan juga termasuk Unji lengkap di rumah, lalu Yesung datang akan tau semua staff secret work bagaimana ulah Yesung


yaa setidaknya beruntung nya Yuhan sudah menghentikan secret work dari kerjaan sasaeng khusus super junior tapi tetap saja Yuhan akan risih pada sikapnya


malah tak lama Yesung datang kerumah Yuhan sungguh


Nania yang membukakan pintu gerbangnya..


"Yesung oppa kan?" sapa Nania


"iya, saya, ada kah Yuhan nya nuna?" tanya Yesung


"ada, masuklah"


"lagi apa ya dia, saya kuatir, kok ditelfon tidak diangkat"


"oh kamu yang telfon tadi kah?"


"iyaa, kamu tau?"


"tau, saya yang lihat, saya kasih tau Yuhan, Yuhan tidak mau angkat katanya"


"oh ya? kenapa?"


"gak tau, gak mau angkat kecuali Heechul oppa menelfon"


"emm"


"oh nama Sung itu kontak nomor mu" gerutu Nania pelan


"kenapa? oh nama nya Sung di hape Yuhan?"


"iya, makanya aku bingung, kupikir teman biasa, soalnya Yuhan akhir akhir ini gak mau diganggu sama siapapun, ini saja sebenarnya tidak mau loh dia ketemu orang" jelas Nania keceplosan


tapi karna Nania memang lola alias loading lama, ia baru sadar kalau sebenarnya tidak boleh kan mengatakan Yuhan ada, apa lagi sampai dipersilahkan masuk


"jadi ini boleh ketemu?" tanya Yesung


Yuhan melihat Nania bersama Yesung pun kaget, Yuhan sadar Nania itu pasti lupa kalau ia menyuruh agar tidak ada yang boleh siapapun temui Yuhan, karna Yuhan tidak mau bertemu siapapun setelah sebulan dari berhentinya kerja


"Naniaaa" teriak Yuhan mendekati arah Nania


"ahh, Yuhan.. iya aku tau kamu marah, lupaaa loh aku" jawab Nania


"memangnya kenapa sih?" tanya Yesung


"aku masuk ya" kata Nania


"kamu ngapain kesini?" tanya Yuhan kearah Yesung


"aku mau tanya soal berhentinya kamu dari kantor, kamu berhenti karna aku ya?" tanya Yesung


"bukan" jawab Yuhan


"jawab lah saja jujur, aku tau karna aku kan? aku pikir ancaman kamu waktu itu hanya sedikit gertakan, tapi benar pergi?"


"aku kan bilang oppa, aku capek, jangan lah ganggu aku, aku cuma pengen bahagia menjalani pacaran ku sama Heechul oppa"


"aku suka kepadamu, dari awal bahkan lebih awal aku mendekatimu, kenapa kamu tidak menerima malah menerima Heechul?"


"Heechul oppa paling pertama mendekatiku, dia paling lama dibandigkan kamu, lagi pula meskipun sama kamu duluan, aku nyaman nya sama Heechul oppa ya tetap akan pilih Heechul oppa"


"itu, kamu tidak punya hati, lihatlah aku berjuang sendirian, tidak kasihan?"


"oppa! bukan soal kasihan, lebih kasihan aku tidak? tolong lah berhenti mengejarku, aku percaya sangat yakin kamu akan dapatkan gadis lain diluar jauh lebih dari aku, kamu terkenal, kamu seorang Yesung suju, siapa tidak mau padamu"


"lalu kenapa kamu tidak mau padaku?" tanya Yesung


"bukan takdirnya"


"Yuhan... kenapa sih?" ucap Yesung terhenti


"kamu yang kenapa, kok aku?"


seketika itu Yuhan melepaskannya karna ia takut ada yang melihat dari staff secret work atau dari orang diluaran sana