You Should Be Me

You Should Be Me
71



"eh siapa?" tanya Seokjin pada Misilia


"itu Boseo, yang laki itu adiknya Yuhan, tapi aku baru lihat yang perempuan nya" jawab Misilia


"iya aku tau kalau Boseo itu adiknya Yuhan nuna, sempat bertemu aku juga" kata Seokjin


"iya kah hyung?" tanya Jimin


"kapan kau pernah bertemu?" tanya Taehyung


"saat aku antarkan Yuhan pulang dari dorm yang dijemput adiknya kan, yang adiknya belum tau dorm kita"


"memangnya kamu bertemu hari itu?" tanya Taehyung


"bahkan menyapa dan berkenalan kok, aku tau dia, itu loh pas aku bersama Namjoon ke supermarket"


"iya, ingat aku, itu malam kan, kamu bisa mengingat itu adik nuna?" tanya Hoseok


"ingat lah, iya iya ingat aku" jawab Seokjin


"tapi gadis itu, pacarnya kah?" tanya Seokjin


"tidak tau ya, baru datang juga" jawab Misilia


disana mereka membahas soal Boseo, adik Yuhan yang menurut mereka terlihat tidak seperti adik Yuhan karna terlihat berbeda, hanya saja mereka tidak enak membahas lebih detail didepan ketiga teman Yuhan


Naryu tidak jauh berbeda dengan Yuhan, cantik iya, putih iya, wangi iya, semua hampir lengkap, makanya member bangtan disana penasaran siapa yang baru datang


saat Boseo akan pergi, Boseo menyapa bangtan disana sebagai salam perkenalan


"hai, bangtan sonyeondan?" sapa Boseo


"hai" sapa mereka


"salam kenal, saya Boseo, adik dari Yuhan nuna" kata Boseo


"salam kenal Bo" sapa para member bangtan


"hai Bo, aku Jin, masih ingat?" sapa Seokjin


"ah iya aku ingat kamu hyung, wah bisa ketemu lagi ya hyung" jawab Boseo


"haha iya"


dan juga Boseo sekalian mengenalkan pacarnya pada Jazlyn, Nania dan Misilia


"eh iya nuna, perkenalkan ini Naryu, pacar ku" kata Boseo pada Jazlyn, Nania dan Misilia


"waah salam kenal yaa" sapa ketiganya


"salam kenal balik nuna" sapa Naryu


Naryu juga berkenalan dengan bangtan disana


setelah perkenalan singkat disana, Boseo pun pergi bersama pacarnya itu dan akan kembali lagi nanti saat malamnya


bangtan selesai makan juga termasuk Namjoon dan Yuhan, mereka pergi keruang tamu Yuhan yang juga ruang keluarga dan ruang televisi yang menjadi satu juga


mereka duduk bersama disana ditemani beberapa camilan yang disuguhkan oleh Yuhan


"bangtan.. aku tinggal ya, aku mau memandikan Woly" kata Nania


"siapa Woly, nuna?" tanya Seokjin


"itu, singa nya Yuhan"


"ahh itu namanya Woly?"


"iyaa, memang tidak dikasih tau?"


"tidak, cuma dikasih tunjuk hewan peliharaan Yuhan nuna saja" jawab Jimin


"ahh, yaudah deh, aku pergi dulu ya"


"nuna, aku ikut boleh?" tanya Jimin


"ahh, ngapain ikut? memang berani?" tanya Yuhan


"berani saja, aku diluar kandang saja gak ikut masuk" jawab Jimin


"yaudah sana kalau berani" jawab Yuhan


Jimin pergi bersama Nania yang berpamitan mengurus Woly, Jazlyn juga berpamitan mengurus Wren tapi Jungkook dan Taehyung malah ingin ikut


"yaudah deh, sekalian mau ngurus Withe, ku tinggal juga ya" kata Jazlyn


"Withe siapa lagi?" tanya Seokjin lagi


"kalau Withe harimau nya"


"iya udah boleh, diluar ya kaya Jimin, jangan masuk kandang" kata Jazlyn


"siap"


"iya aku juga mau ikut deh" jawab Jungkook ikuti Taehyung dan Jazlyn


tapi beberapa staff yang malah ikut Jimin, Taehyung dan Jungkook melihat hewan hewan beraktifitas karna mereka juga masih penasaran


"pada pergi aja" gerutu Hoseok


"lah iya ya" jawab Seokjin


Misilia juga pergi tapi tanpa berpamitan, sebenarnya Seokjin dan Hoseok ingin ikut dengan Misilia tapi mereka malu, masih gengsi


tapi Misilia hanya melihat Wren, serigala Yuhan, apa sudah tidur atau belum, karna Wren tidur, jadi Misilia melihat kekandang yang lainnya


tinggallah diruang tamu hanya ada Yuhan bersama Namjoon, Hoseok, Seokjin dan Yoongi dimana semua sibuk dengan hape masing masing


sementara tiga teman Yuhan mengurus soal peliharaan Yuhan, Misilia pergi membereskan bekas makan makan tadi, karna tidak enak kalau sampai Yuhan sendirian yang mengurusi


"kemana nuna?" tanya Hoseok


"ini beresin dapur, bekas makan" kata Misilia


"ayo kubantu" kata Hoseok


"jangan deh, ngerepotin saja"


"tidak kok"


"iya biar kubantu juga kok" jawab Seokjin


"ahh serius?"


"iyaa ayo" jawab keduanya


beberapa member bangtan itu menyukai ketiga teman Yuhan disana


Jimin tertarik kepada Nania


Taehyung dan Jungkook tertarik kepada Jazlyn


untuk itu kenapa mereka bertiga meminta ikut dengan Jazlyn dan Nania untuk mengurus peliharaan tadi


sementara Hoseok tertarik kepada Misilia, sebenarnya Seokjin cukup tertarik


tapi hanya tertarik saja karna Seokjin sebenarnya menyukai Yuhan


seperti Taehyung dan Jungkook, hanya tertarik pada Jazlyn bukan berarti menyukainya


sementara Hoseok lebih kepada tertarik karna menyukai Misilia sama seperti Jimin pada Nania


sisanya member dan staff lainnya diruang tamu tadi,


tak lama Namjoon meminjam toilet kepada Yuhan.


"Yuhan aku pinjam dimana ya toiletnya?" tanya Namjoon


"dapur, antara dapur kotor dan dapur bersih, tadi belakangku makan" jelas Yuhan


"ahh okeh, bentar ya"


Namjoon pergi kesana, karna harus melewati kamar Yuhan tapi Namjoon masih belum tau itu kamar Yuhan, ia hanya melewatinya saja


dan baliknya setelah dari toilet, Namjoon melewati salah satu ruangan terlihat seperti kamar dan melihat ada bunga yang pernah ia berikan pada Yuhan tapi Yuhan berikan pada Hoseok ternyata ada di kamar itu


melihat itu jadi penasaran malah Namjoon masuk, ia melihat sekitar kamar itu, Namjoon melihat banyak sekali barang milik Yuhan disana, ia sudah bisa memastikan itu kamar Yuhan


"ahh ini apa kamar Yuhan? tapi kenapa kamar nya dekat dengan dapur? mungkin biar beda saja kali yaa.." gerutu Namjoon


ia melihat sekeliling kamar yang bisa dikatakan cukup luas, mungkin itu kamar utama tapi sayangnya itu tadi, didekat dapur..


rumah Yuhan sendiri sebenarnya tingkat, tapi yang atas khusus untuk Jazlyn, Nania dan Misilia


jadi yang atas itu wilayah khusus mereka bertiga sementara Yuhan lantai dasar


tapi tengah melihat lihat kamar itu, Namjoon mendengar seseorang berjalan mendekati kamar, ia pun segera mencari persembunyian


akhirnya ia masuk ke ruangan walk in closed milik Yuhan yang ada dikamar itu


melihat lihat lagi cukup banyak baju yang berharga fantastis bukan main main lagi, Yuhan memang bukan dari kalangan biasa


tapi saat ia melihat lihat di walk in closed itu, ia mencari tempat bersembunyi lebih aman tapi ia tidak mendapatkan tempat yang pas bersembunyi yang ada ia malah mendapatkan sebuah kotak kardus besar hampir setengah ukuran badan nya


karna penasaran sampai ada kardus raksasa disana, ia sedikit membuka kardusnya untuk mengintip dan ternyata isinya adalah beberapa barang yang menjadi satu