You Should Be Me

You Should Be Me
215



Unji hanya diam, ia takutnya Yuhan benar..


"soalnya ya Unji, kalau cewek butuh kepastian, Unji"


"memangnya menurut nona, Dajin mau gak sama aku?"


"lah masih nanya, masih kurang yakin ya?"


"gak sih"


"ya gakpapa kalau belum yakin, jangan dipaksakan dulu, tapi ya jangan kelamaan" kata Yuhan


"kalau nyatain sekarang apa belum terlambat? aku takutnya karna kelamaan, Dajin malah menolakku"


"gini, kalau tidak diberikan kepastian, iya kalau sabar menunggu seperti Dajin, kalau sepertiku?"


tapi disini, Unji belum yakin menyatakannya


jadi masih menjalani saja dulu


tapi Unji sudah pikir jika dalam waktu dekat memang harus mengatakannya, karna sebenarnya hatinya juga menyukai Dajin


esoknya..


Yuhan bersiap siap untuk pergi menjemput Heechul di bandara, ia pergi sendirian dengan mobilnya, dan setelah sampai, banyak sekali wartawan di depan bandara untuk menunggu kedatangan super junior


Yuhan mengirimi pesan kepada Heechul posisinya karna ia tidak turun, tinggal menunggu Heechul dimobilnya saja


tak lama Heechul terlihat berlari, mengetuk kaca mobil Yuhan, Yuhan membukakan pintunya


"chagiya, bukain pintu belakang juga, member ada yang menumpang" kata Heechul


"okeh, siap"


Yuhan membukakan kunci pintu jok belakang, dan tiga member super junior (Leeteuk, Shindong, Donghae) masuk di jok belakang sedangkan Heechul di jok depan, samping Yuhan


dan ketika sudah berada dalam mobilnya..


"ahh akhirnya masuk mobil ini dengan aman" kata Heechul


"kok kalian kesini juga? kenapa?" tanya Yuhan


Heechul menjelaskan jika tiga member super junior itu ada halangan yang menjemput mereka


Leeteuk harusnya dijemput pamannya tapi istri pamannya tengah dirumah sakit dan operasi kelahiran bayi mereka hari itu juga


Shindong harusnya dijemput oleh ayahnya tapi bos kantor kerja ayahnya itu membutuhkan ayah Shindong datang mendadak


Donghae harusnya dijemput oleh sepupunya, kakak laki laki, tapi sepupunya itu tengah sakit


"ahh kasihan, lalu yang lain?" tanya Yuhan


"aman yang lain, cuma mereka terburu balik dan gak bisa ditumpangi" kata Heechul


"Yuhan, aku numpang kan gakpapa ya?" tanya Leeteuk


"iya Yuhan, maafkan kami jadi merepotkan kamu" kata Donghae


"kalau misalkan keberatan, kami akan turun dan cari taksi lain kok" jawab Shindong


"lahh apa sih kalian, gak sama sekal lah, aku senang malah jadi rame" jawab Yuhan


"makasih ya Yuhan, maafkan kami ya" kata Leeteuk


"iya, yasudah, siap? ayo pergi?" kata Yuhan


mereka pun pergi dengan aman melewati banyaknya media disana dan tidak ada yang tau mobil lewat itu adalah mobil Yuhan dan didalamnya ada empat member super junior


Yuhan dan Heechul membahas tentang mereka berdua saja, tapi tengah mengobrol, Yuhan melihat kearah ketiga member lainnya dari cermin yang ada di mobilnya


"gimana selama disana Lee oppa?" tanya Yuhan


"ahh, yaa lancar lah, syukur juga" kata Leeteuk


"seru seruan dong, Donghae oppa pasti happy happy ya?" tanya Yuhan lagi, menggodai Donghae


"ya harus happy kan" kata Donghae


"haha bener, memangnya ngapain aja yang seru seru selain syutingnya ya"


"jalan jalan, kalau disana sore seru loh" kata Donghae


"oh ya? asik banget, kapan kapan mau lah ikut kalian, mau lihat saja, nanti bayar transport sendiri, jadi pengen tau keseruan kalian"


"boleh lah, kalau mau ikut" kata Leeteuk


"Shindong oppa, apa kalau di acara yang sempit waktu, kamu masih sempat memikirkan tentang fashion?" tanya Yuhan pada Shindong


"ooh, ya dong, kan dipersiapkan buat style nya selama disana sudah dari lama, pas di dorm sudah ditentukan"


"ahh, asik ya, eh iya, aku pengen jalan dengan suju deh, seseru apa, ayo kapan jalan"


"kemana gitu, apa ke tempat tempat hiburan, gak perlu di luar luar lah, di seoul kan banyak"


"kamu mau kemana?" tanya Heechul


"kalau aku pengen banget dari dulu ke nyeongdong"


"oh disana, yaudah, bisa aku"


"kamu bisa, member suju lainnya?"


"iya nanti ditanyain lagi yaa"


jadi diperjalanan, Yuhan mengobrol juga dengan tiga member disana yang nebeng tidak hanya mengobrol dengan Heechul agar ketiga member lainnya tidak canggung


Yuhan pun rela mengantarkan satu persatu mereka ke rumah masing masing termasuk Heechul


Heechul sampai dirumahnya, mereka masuk dan hanya ada ibu Heechul


"pulang nak?" tanya ibunya


"iya maa"


Heechul pun masuk untuk bersih bersih, Yuhan menyapa ibu Heechul dan mengobrol disana


"kemana eoni, bi?" tanya Yuhan


"baru saja pergi, dia menjaga murid tengah ujian kenaikan, Yuhan" kata ibunya


"waaah sudah kenaikan saja, bentar lagi liburan ya, bi"


"lah itu dah"


tak lama Heechul balik duduk di ruang tamu menemani Yuhan


"appa kemana?" tanya Heechul


"appa nelum datang kerjaan nya" jawab ibunya


"nuna?"


"baru beberapa menit tadi sebelum kalian datang, dia pergi menjaga muridnya ujian"


"ahh"


Yuhan pernah beberapa kali dirumah Heechul ketika tidak ada orang, ada orang pun hanya satu saja


jika Yuhan dirumah Heechul ketika hanya ada ayah Heechul pernah, ketika hanya ada kakaknya juga pernah tapi keduanya baik kakak atau ayahnya bersikap nya biasa saja


tapi berbeda dengan ibunya..


dimana ibunya yang memang mendukung sejak awal Heechul membawa Yuhan kerumah, sejak itu pula ibunya merestuinya


"emm amma pamit dulu yaa, mau keluar sebentar" kata ibunya


"iya ma" jawab Heechul


"diantarkan lah" kata Yuhan pada Heechul


"diantarkan ma?" tanya Heechul


"tidak usah lah" jawab ibunya


ibunya pergi membeli makanan di cafe sebelah, tapi tidak bilang dulu kepada Heechulau beli apa


jadinya ibunya membelikan Yuhan katsu sandwich dan makgulli


setelah sampai, ia menyuguhkannya untuk Yuhan dan juga anaknya


"ini makan, saya belikan di cafe dekat sini" kata ibunya


Yuhan melihat itu sudah tau jika itu katsu sandwich dan ia sudah tau katsu adalah bahan dasarnya ayam, ayam adalah hewan tapi Yuhan bingung, mau makannya bagaimana, itu tidak akan pernah terjadi ia lakukan


jika makgulli tidak masalah, Yuhan juga pernah dibelikan oleh ayah Heechul ketika ia main kerumah ini tidak ada orang kecuali ayahnya


karna ayahnya bingung waktu itu jadi membelikan beberapa makanan non daging dan makgulli, apalagi makgulli kan hanya minuman yang mengandung sedikit alkohol


Heechul melihat itu juga, ia mau menolak tidak enak pada ibunya


"sudah makan lah, kenapa dilihati begitu? apa kamu tidak suka ya Yuhan?" tanya ibunya


"ahh mau kok bi, mau" jawab Yuhan berbohong


"ya memangnya amma mu diam disini terus hanya melihat kita makan? malu lah ma" kata Heechul


"oh iya ya, haha, iya sudah lanjutkan"


Heechul membantu Yuhan karna tau pacarnya tengah berbohong menjawab mau memakan nya