
"dia suka banget, dan seolah bisa bicara sama hewan itu gitu" sambar Boseo
"lebih ke perasaannya ya nuna, mirip pokoknya sama kamu, mirip banget udah, hewan hewan buas begitu dia suka" jawab Naryu
mereka lanjutkan jalan dan setelah hari itu...
beberapa hari kemudian barulah Jiwook dan Hyuni yang datang
"hai Yuhaaan?" sapa Hyuni
"Yuhan?" sapa Jiwook juga
"hai kalian, ayo masuk langsung"
seperti biasa Yuhan mengantarkan dan menemaninya karna mereka masuk tamu spesial
banyak hal mereka bahas disana termasuk tentang hubungan Yuhan dengan Heechul yang berakhir, Yuhan menceritakan kondisi dari hati hancurnya setelah gagalnya pernikahan kedua Yuhan
bahkan Yuhan sharing lebih jauh kepada mereka tentang dirinya yang tidak akan pernah mau berhubungan dalam situasi apapun
Yuhan menjelaskan ia masuk jadi satu teman Jiwook dan Hyuni yang tidak percaya pernikahan
"ahh, serius Yuhan?" tanya Hyuni
"iya, aku tau sekarang rasanya jadi kalian, aku tau"
"yaaah, maafkan aku yaa, menyinggung" kata Jiwook
"gakpapa lah, memang itu yang terjadi sengaja aku ceritakan kok"
setelah seharian jalan, beberapa hari kemudian beberapa teman lainnya menyusul dan yang tidak terlalu dekat, Yuhan tidak terlalu lama menemani, tapi yang sangat dekat, Yuhan temani dari awal sampai mereka pulang
beberapa hari berlalu..
Yuhan kembali kekesibukannya di tempat usaha nya yang masih berjalan lancar dengan banyaknya peminat
suatu hari..
ia mendapat tawaran untuk produk makanan kemasan dari pabrik makanan hewan, tentu Yuhan menerima dan mereka janjian bertemu di perusahaan milik klien barunya
tepat dihari itu juga, Yuhan baru selesai pertemuan, dan berpamitan pulang, tapi kejadian dimana Yuhan menjatuhkan dompet berisi beberapa identitasnya kembali diulanginya
tepat ketika lift baru buka, Yuhan akan keluar dan seseorang baru masuk, jadi mereka berpapasan tapi sama sama sibuk hape masing masing
pria itu adalah Taemin, salah satu idol terkenal juga dari grup idol bernama SHINee
tapi sayangnya ketika Taemin mau mengembalikan dompet terjatuh itu, malah liftnya sudah tertutup, akhirnya terpaksa ia menyimpan dulu
ia melihat lihat didalam dompet itu beberapa foto Yuhan, cukup untuk membuatnya tertarik
disana Taemin mulai penasaran dan mencari tau siapa gadis dalam identitas tersebut
beruntungnya disana ada nomor hape nya, jadi bisa langsung di telfon
"halo?" sapa Yuhan
"iya, ini atas nama Yuhan?"
"iya saya, ini dengan siapa?"
"saya Taemin, yang menemukan dompet anda terjatuh didalam lift, saya mau mengembalikan tapi tidak tau kemana, jadi saya buka buka, maafkan saya"
Yuhan langsung melihat kearah tasnya dan benar dompet itu tidak ada
"iya astaga dompet saya tidak di tas"
"bisa kalau mau bertemu hari ini tapi malam, nanti kalau mau bisa janjian ulang melalui chating"
"siap" jawab Yuhan
mereka akhirnya memutuskan janjian dan ketemuan..
malam itu juga mereka akhirnya bertemu pertama kali
"Taemin?" sapa Yuhan
"iyaa saya Yuhan, salam kenal"
"salam kenal balik, oh ini dompet nya maaf ya jadi langcang buka buka"
"gakpapa lah, saya malah berterimakasih"
mereka pun mulai mengobrol banyak hal, dan itu cukup membuat Taemin semakin penasaran pada Yuhan
dari sana mereka intens berhubungan, mereka sering chating, telfon, bahkan bertemu diluar, bahkan dalam waktu dua bulan kenal, hampir seluruh staff di Bobly bahkan juga ketiga teman Yuhan mengenal Taemin sudah jadi teman baru yang dekat Yuhan saat ini
hari berlalu begitu cepat, kedekatan mereka semakin nyata dan membuat keduanya saling nyaman
tapi bisa dikatakan Yuhan hanya menganggap Taemin sahabat baru saja, sama sekali tidak ada perasaan lebih dari itu sementara Taemin menunjukkan begitu banyak perhatiannya kepada Yuhan
hari berbeda..
ketika Yuhan mendapatkan jadwal pergi luar negri, ia akan pergi ke new york dan ke london untuk melihat beberapa usaha milik adiknya selama disana
kabar itu terdengar oleh Namjoon dan membuatnya akhirnya lebih sering datang ke apartemen Yuhan ketika ingin suasana sepi dan sendiri
kabar itu Namjoon dapat dari staff di Bobly yang sengaja ia tanyai tentang Yuhan
perhitungan Namjoon dari penjelasan staff Bobly bekisar dua minggu Yuhan diluar negri itu, memang sengaja lama untuk bisa berlibur juga
tapi ternyata Yuhan hanya menempuh waktu delapan hari saja untuk kegiatan dari new york ke london nya karna ia pikir untuk apa berlama lama kan dia juga ada usaha yang butuh dia awasi juga
akhirnya Yuhan pulang tapi Yuhan memutuskan balik ke apartemennya
Yuhan tidak mau diantarkan Unji karna ingin sendiri beristirahatnya tapi sesampainya...
Yuhan kaget melihat berapa sudut sisi apartemen itu cukup berantakan
Yuhan menggerutu pasti itu Namjoon, karna yang punya kartu akses masuk apartemen itu hanya Namjoon
tapi ketika Yuhan akan balik kekamar, ia melihat dibawa laci dapur nya ada beberapa botol bir
Yuhan mengira itu jelas milik Namjoon, ia mengambil nya dan membawanya kedepan televisi, ia melihat lihat dan memutuskan meminumnya saja
"milik Namjoon kah? minum saja kali ya, nanti ku ganti deh yang kuhabiskan" gerutu Yuhan
Yuhan pun meminum dan tanpa terasa malah menghabiskan empat botol dari delapan botol, karna kadar alkohol nya tinggi, tentu itu sudah cukup membuat Yuhan jadi mabok
ketika Yuhan mulai teler inilah, Namjoon malah datang, ia membuka pintu dengan kunci tapi tidak bisa
Namjoon kaget karna kalau begitu didalam pasti ada orang, karna penasaran jadilah ia memencet bel kamar itu dan tak lama Yuhan membukanya
ketika Yuhan membuka, betapa kagetnya Namjoon ternyata ada Yuhan didalam
"siapa kamu?" tanya Yuhan dengan nada kurang jelas
"ah apa? aku Namjoon"
"Namjoon? sini masuk, aku kedinginan, bisa peluk kamu tidak?"
ditengah kebingungan tapi Namjoon menikmati pelukan dari Yuhan, saat mencium aroma bibir Yuhan ternyata bau alkohol dan melihat habis empat botol, tentu Yuhan tidak akan sadar melakuka itu dengan Namjoon
sekalian juga Namjoon mengajak Yuhan melakukan kembali hubungan intim itu dan Yuhan menerima ajakannya
mereka melakukan itu hampir semalaman, sayangnya Yuhan sudah sadar setelah permainan ronde ke tiga
Yuhan kaget tengah melakukan itu dengan Namjoon tapi ia menikmatinya saja dulu permainan mereka diatas ranjang itu
jadi dilakukan Yuhan dan Namjoon dari Yuhan belum sadar, sedikit sedikit Yuhan sadar tapi menikmatinya, sampai akhirnya Yuhan sadar sepenuhnya yang dilakukan mereka berdua adalah salah
"Namjoon, sudah, hentikan!" teriak Yuhan
"bukankah kamu tadi menikmatinya? aku sudah lama tidak merasakan seperti ini denganmu Yuhan, aku ingin lagi"
"tidak, jangan bodoh, kamu memiliki pacar yang baik, jangan sakiti dia"
"aku tau, tapi aku mau menikmati kamu dulu"