You Should Be Me

You Should Be Me
30



karna atas permintaan Namjoon untuk mengantarkannya kepada Yuhan lagi


"hyung.." sapa Hyunsoon


"yaa?"


"kau suka pada Yuhan ya?"


"apa kamu bicarakan?"


"akuilah saja"


tapi Namjoon bersikekeh tidak mengakuinya, Hyunsoon juga tidak mau memaksa tapi ia sangat yakin Namjoon menyukai Yuhan


setelah sampai..


seperti tidak ada dirumah itu Yuhan berada karna sepi, mereka memencet bel pagar rumah itu tapi tidak ada yang keluar kearah pagar.. tapi saat Hyunsoon melihat gembok pintu pagar tidak terkunci.. ia mencoba membukanya


"tidak dikunci.. masuk saja kalau tidak dengar kan bisa pancet bel dalam sana kata Yuhan kemarin" ucap Hyunsoon


tapi tiba tiba salah salah satu peliharaan Yuhan malah keluar dan mengejar mereka berdua


"Hyyuun.. hewan itu kemari" teriak Namjoon


"astaga ayo cepat lari"


beruntung mereka sigap dan cepat lari kearah gerbang lalu menutupnya dengan rapat, sedikit saja terlambat mereka tidak tau apa masih berada didunia setelah apa yang baru saja mereka alami itu


mereka pergi kemobilnya dan menarik napas mereka penuh kelegaan


tak lama mobil berhenti, tapi yang keluar orang asing


pria tidak dikenali oleh keduanya itu hanya turun dari mobilnya, lalu memerhatikan kearah dalam rumah dan tapi tidak masuk dalam gerbangnya meskipun tau gerbangnya tidak terkunci


tapi yang bikin aneh keduanya, pria itu tidak takut untuk menyentuh bagian kepala dari hewan peliharaan Yuhan yang keluar dan berada di gerbang itu tapi pria itu tau Yuhan sedang tidak dirumah jadi pergi lagi


setelah pria itu pergi..


tapi mereka masih menunggu, karna sama sama tidak ada nomor Yuhan, disini membuat semakin Hyunsoon yakin bagaimana keinginan Namjoon dekat dengan Yuhan sangat besar


"pria itu sepertinya sudah tau tidak ada orang dirumah" kata Hyunsoon


"iya"


"ayo pergi juga"


"menunggu saja sebentar, aku mohon"


"ahh"


baru tak lama mobil Yuhan datang, Yuhan terlihat turun dari mobilnya lalu melihat hewannya lepas dari kandangnya ia pun langsung mendekatinya dan memeluk nya dengan santainya


"loh astaga iya baby aku lupa menutup kembali pintu kandangmu ya nak, mana pintu gerbang tidak terkunci.. untung saja tidak bisa baby ku keluar" gerutu Yuhan sambil mengantarkan hewannya kembali ke kandangnya


setelah selesai memasuk kan harimau nya yang terlepas dari kandangnya, ia menuju mobilnya untuk mengambil hewannya lagi dari dalam mobil nya tapi Namjoon dan Hyunsoon menyapanya


"Yuhan?" sapa Hyunsoon


"wooh kamu?"


"kamu dari mana? baru datang kan?"


"iya, aku lagi dari salon buat spa peliharaan ku rutin"


Yuhan mengambil kembali hewan nya dari mobil, rencananya mau membantu tapi karna itu serigala yang dikeluarkan ya tidak jadi membantu karna takut


"sini kubantu" ucap Namjoon


"jangan, sudah lah" jawab Yuhan


"ahh hewan buas" jawab Hyunsoon


"iyaa, jangan makanya ku bilang"


"kamu benar benar menyukai hewan hewan buas?" tanya Hyunsoon


"iyaa aku sangat menyukainya, oh iya ayo masuk juga, masak kalian tamu mengobrol diluar.."


"oh iya makasih"


mereka masuk, tapi mengikuti Yuhan untuk menaruh srigala nya dan memberikan makan untuk hewan hewan yang lain


Namjoon dan Hyunsoon melihat apa yang dilakukan Yuhan jadi merasa ngeri sendiri


bagaimana tidak, Yuhan saja masuk di kandang hewan hewan buas dengan santai nya sementara mereka saja sudah hampir mati denyut nadi ketika melihat satu hewan buas disana lepas kandang


setelah selesai semua berkeliling..


"ahh maafkan aku jadi membuat kalian ikut keliling, harusnya jangan ikuti aku kalian"


"terus kemana?"


"ya duduk disana tunggu"


"ahh sudah lah tak masalah itu" jawab Namjoon


"emm aku minta antarkan Hyun buat kemari, aku pengen kenal lebih dekat sama kamu" jawab Namjoon


Yuhan kaget.. bahkan Hyunsoon juga kaget.. bagaimana tidak, apa itu pernyataan sesungguhnya sebagaimana seorang pria menyatakan perasaannya kepada seorang gadis disukainya?


Namjoon merasa ucapannya kurang jelas jadilah ia jelaskan maksud dari ucapannya


"ahh.. jangan salah paham, tatapan kalian seolah mencurigaiku, aku hanya ingin berteman kan tidak ada yang salah?" jawab Namjoon


"ahh iya bener juga" jawab Yuhan


"bener kan?" ucap Namjoon kearah Hyunsoon


"yaa.. boleh, kenapa kearahku mengatakannya?" tanya Hyunsoon


"yaa memastikan saja agar kamu tidak salah paham"


"yaa Namjoon, gak masalah, tapi apa kalian tidak masalah aku menyukai hewan buas?"


"ya tentu tidak masalah" jawab Namjoon dan Hyunsoon bersamaan


"wooh?" ucap Yuhan


mereka mengobrol disana, sampai Yuhan lupa tidak membuatkan minuman untuk mereka, jadi Yuhan pergi kedapur membuatkan minum dan membawanya kepada mereka lagi


"minumlah, aku baru ingat memberimu itu" kata Yuhan


"yaaah, terimakasih" jawab Namjoon


tak lama seseorang pria datang, pria yang sama dengan yang tadi Namjoon dan Hyunsoon lihat


"Yuhan" sapa pria itu


"wooh hai, kamu darimana? kapan datang?" sapa Yuhan


"aku baru datang"


"terus apakah tuntas kuliah mu?"


"belum sih, tapi ada perbaikan kampusku jadi aku libur dalam beberapa saat, jadi pulang saja"


"tapi selesai kan bentar lagi pekerjaan kampus disana?"


"yaa selesai tapi sepertinya jadi lanjut kerja disana sana saja"


"bah kenapa begitu? gak balik korea dong"


"balik lah beberapa kali, aku sudah nyaman saja disana"


mereka jadi mengobrol, Namjoon membisik kepada Hyunsoon


"itu yang tadi kan?" bisik Namjoon


"iya yang tadi disana"


"kita pamitan saja deh, mereka asik"


"ya bener, ayo"


tapi saat Namjoon menyapa Yuhan dan pria itu, Yuhan meminta maaf karna melupakan mereka dan malah jadi mengenalkan pria itu kepada keduanya


"emm Yuhan, kami balik saja sepertinya, sudah mulai terlalu sore"


malah jadi Yuhan mengenal kan pria itu, teman Yuhan yaitu Yashimi


masih ingat kah dengan Yashimi?


sedikit penjelasan lagi terkait Yashimi, yang baru datang dari Jepan itu, ia pria keturunan korea dari sang ayah dan keturunan jepang dari sang ibu, tapi ia jadi hak asuh milik ibunya karna memang ibunya pemenang hak asuh atas anak nya itu


Yashimi sendiri dulu tinggal di korea dari ia lahir hingga sekolah terakhir yaitu SMA, tapi sejak bekerja, memutuskan ikut dengan ibunya dan pindah ke jepang


"ehh tunggu dulu, ini kenalkan temanku, Yashimi" kata Yuhan


"Yashimi" sama Yashimi


"Namjoon" sapa Namjoon


"Hyun" sapa Hyunsoon


"ahh apa aku mengganggu kalian ya?" tanya Yashimi


"oh tidak, kami juga sudah akan pamitan kok" jawab Hyunsoon dengan cepat menjawabnya


"oh begitu? cepat sekali?" sapa Yuhan


"iya terburu sore"


"yuk kuantarkan kedepan"


sampai depan dari rumah dalam sana, Namjoon mengingat akan meminta nomor Yuhan, dan ketika diluar ia pun mengatakannya


"ahh Yuhan, aku boleh meminta nomor ponsel mu?" tanya Namjoon