You Should Be Me

You Should Be Me
76



"pak?" sapa Hanuel


"eh nuna, oh ya nuna lihat anjing tidak? berwarna coklat muda"


"ahh, itu anjing siapa?"


"anjing klien, kliennya masih sama pak ceo, tapi anjingnya bersama ku tadi dititipkan eh malah kabur"


"tadi bersama Yuhan"


"Yuhan?"


"ada apa ya kok bahas saya?" sapa Yuhan melirik kearah Hanuel


"ini anjing coklat tadi, kemana?" tanya Hanuel


"itu"


Yuhan menunjukkan anjing coklat tadi bermain dikakinya ternyata tidur dikaki Yuhan dan herannya lagi dimana anjing itu tidur sembari memeluk kaki Yuhan bak seperti sedang tidur memeluk gulingnya


"ssst tidur pak ternyata" kata Yuhan


"waah sini biarkan aku bantu angkat" kata Doyu


"pelan pelan pak kasihan loh, awas sampai bangun, dia lelah tadi bermain dikakiku"


"iyaa"


Doyu melihat anak anjing di pangkuan Yuhan, ia ingat itu anak anjing milik klien yang satunya


jadi klien membawa anjing coklat dititipkan pada Doyu adalah produk sponsor untuk bangtan


sementara anak anjing putih dipangkuan Yuhan itu adalah anak anjing milik klien soal acara award bangtan lusa ini


tapi memang anak anjing putih sengaja dibawa masuk karna masih kecil, takut hilang tapi kenapa ada di Yuhan


"ini milik klien satunya, kenapa ada disini juga?" tanya Doyu


"tadi menghampiriku, dimana sekarang kliennya?" tanya Yuhan


"di ruangan rapat, tapi biarin dah, tunggu sampai ada yang ambil kesini, nanti kamu ganggung meeting lagi"


"iya juga pak, saya takut begitu, biarin deh disini, misalkan ada yang tanya arahkan ke saya saja"


"iyaa"


Yuhan tetap mengusap usap badan anak anjing yang tertidur dipangkuannya itu


sementara pemilik anjing yang tengah meeting tadi, ia selesai urusan malah jadi kehilangan anak anjingnya


ia mencari sekitar ruang meeting tapi tidak ada


"pak, tadi anak anjing saya disini sama saya, apa dia keluar?" tanyanya


"ahh iya mungkin itu pintu sejak tadi sedikit terbuka" jawab ceo


"ahh kemana lalu perginya?" gerutunya


"coba tanyakan pada satpam, mungkin keluar atau bermain dengan anjing milik klien saya satunya"


"ahh"


"mari saya antarkan"


"ya pak"


mereka menemui satpam agenci itu dan menanyakannya siapa tau melihat, dan benar, memang satpam melihatnya


"pak, anjing saya yang saya minta izin bawa masuk tadi kabur, apa ada kemari ya?" tanya klien pada Doyu


"oh ada di ruangan staff pak, bersama staff kami, tadi anjing milik klien satunya juga ada disana saya cari karna sempat hilang" kata Doyu


"staff siapa pak?" tanya ceo


"fotografer bangtan pak" jawab Doyu


"mari saya antar" kata ceo pada kliennya


Doyu menjelaskan tentang keberadaan anak anjing itu kepada kliennya tadi yang mengarah ke meja kerja salah satu staff disana


karna ceo ada pekerjaan lain, ia hanya mengarahkan saja kemana dimaksud oleh Doyu tadi lalu membiarkan klien nya mencari sendiri karna ceo juga dikejar waktu


klien itu pun mengikuti arahan ceo sampai pada meja kerja salah satu staff disana tapi Doyu maupun ceo tidak memberitahu nama staff nya karna Doyu pikir ceo sudah tau dimana dimaksud oleh Doyu


tapi saat baru sampai di meja kerja Yuhan, staff itu kaget karna melihat Yuhan, ia mengenali sosok Yuhan


karna ragu mau menyapa langsung pada Yuhan, ia menanyakan kepada staff sebelah kanan Yuhan yaitu Haneul yang kebetulan akan pergi dari meja kerjanya


"permisi nuna, kamu melihat anak anjing berwarna putih lewat disini? saya tadi tanya pada satpam dan diantarkan pak ceo, katanya ada disekitar sini" kata klien itu


"ahh iya pak, itu diteman saya" kata Haneul


setelah memberitahu, Haneul hanya diam dan meninggalkan meja kerjanya tanpa curiga apapun


saat Yuhan melirik dan melihat klien pemilik anjing itu jadi kaget


"kamu, kok ada disini?" tanya Yuhan


"ahh, saya mau ambil anak anjing itu"


"ahh? apa iya? ini milikmu?"


"emm iya ini milikku"


Yuhan mengembalikan hewan dipangkuannya itu, lalu siapa klien itu?


ia bernama Park Tae, biasa dengan sebutan Pakte, ia adalah staff utama dan tangan kanan dari Chungsuk, mantan pacar Yuhan


"aah Pakte?" sapa Yuhan


"ya nuna?"


"apa ini peliharaanmu?"


"ini milik pak Chun, dia meminta ku membawa nya karna dia lagi banyak rapat kerjaan"


"ah, aku baru tau, apa ini peliharaan baru nya?"


"iya, ini anak dari anjing keluarga dari pak Chun"


"siapa nama dia beri?"


Pakte jadi ragu mau menjelaskan siapa nama itu, ia takut panjang obrolan mereka, tapi tidak enak juga tidak menjawabnya


"namanya Yu-Chun" jawab Pakte


"oh, Yu-Chun? lucu, kenapa nama itu?" ucap Yuhan curiga


karna terdengar ada unsur gabungan namanya dengan nama Chunsuk dipakai oleh anak anjing itu


"ahh nuna, saya tidak tau kenapa, karna itu dari pak Chun, saya pamit ya, takut dicari sama pak Chun" kata Pakte terburu buru


"oh yaudah siap"


Pakte pun pergi dan meninggalkan Yuhan disana membawa anjing itu, Yuhan tidak mau berpikir terlalu banyak dan fokus lagi pekerjaan


sore nya, Yuhan selesai semua urusan, tinggal ke dorm untuk urusan berikutnya


sesampainya di dorm, Yuhan masuk, dan melihat Taehyung bersama anjing peliharaannya


"aaah Yeon" sapa Yuhan


"Yeon?" tanya Taehyung


"Yeontan kan"


"ahh iya sih"


"aku boleh pinjam"


"boleh"


Yuhan bermain dengan Yeontan, Yuhan tidak pernah bertemu Yeontan sejak ia bekerja disana tapi ia kenal Yeontan karna dulu kan Yuhan adalah penggemar bangtan


siapapun penggemar bangtan akan kenal betul siapa Yeontan, si anjing kesayangan Taehyung


"bukannya ini sering bersama mu kan, tapi aku tidak pernah sekali bertemu dia selama aku bekerja" kata Yuhan


"ini sama dengan Holy, jarang bersamaku"


Taehyung menjelaskan Yeontan baru dari rumah orang tuanya, ia memang tidak sering mengurus Yeontan, jadi ketika senggang pasti Yeontan akan bersama Taehyung


tak lama malah Tanwoo datang


"Yuhan.." panggilnya


"ehh astaga iya lupa" kata Yuhan mengembalikan Yeontan pada Taehyung


"malah main main"


"iyaa lupa, ayo dah"


Yuhan berjalan mengikuti Tanwoo dan mereka mengurus pekerjaan, tapi Yeontan mengikuti Yuhan


Taehyung membiarkan kemana akan pergi Yeontan, tapi ia juga mengikuti perginya


ternyata Yeontan berada dikaki Yuhan sambil menatap Yuhan, Yuhan mengangkat Yeontan dan menidurkannya dipangkuannya


"Yuhan kan kita masih mengurus ini" kata Tanwoo


"iya gakpapa, aku bisa konsentrasi tetap, biarkan dia bersamaku" kata Yuhan


"heem, awas sibuk sama dia"


"iyaa, enggak kok, aku bisa konsentrasi"


"yaudah awas aja malah main main dan gak fokus ya"


Taehyung juga ada diruangan yang sama dengan Yuhan dan Tanwoo, memerhatikan Yeontan yang terlihat nyaman pada pangkuan Yuhan