
setelah sampai di agenci, Yuhan diam beberapa menit dulu menenangkan pikirannya
Namjoon menyentuh lengan Yuhan, Yuhan merasa sentuhan itu sangat berarti, ia semakin menangis sesegukan
Namjoon makin tidak tega dan memeluk Yuhan, Yuhan merasa diri nya sangat aman dan nyaman pada pelukan itupun mengeluarkan semua tangisan nya
"aku bahkan tidak tau bagaimana ayahku bekerja sekeji itu" kata Yuhan
"tenangkan saja dirimu"
"maafkan aku ya kamu jadi tau semuanya, harusnya aku antarkan kamu dulu"
"tidak apa Yuhan, sudah tenangkan dirimu"
sedikit mulai tenang, Yuhan merapikan make up nya, laou turun dari mobil menuju lobi dimana semua sudah ada disana menunggu Namjoon dan Yuhan saja
"ahh kalian lama dari mana weh" gerutu Seokjin
"lah kan kupikir kita jadwal hanya malam saja, aku jadi kerumah Yuhan" kata Namjoon
"memangnya ngapain kerumah Yuhan?" tanya Seokjin curiga
"ya main saja, tapi tidak sempat kok"
"kenapa tidak sempat?" tanya Hoseok
"ya keburu kesini kan, dikabari oleh Hyun"
"ehh Namjoon, kenapa lengan mu basah?" ta ya Yoongi
"ahh, oh iya" kata Namjoon
Namjoon melihat ternyata lengannya basah sekali, itu bekas air mata Yuhan tadi yang menangis, Yuhan hanya diam dan sesekali melirik kearah Namjoon
"ini terciprat saja tadi" jelas Namjoon
"ngapain kalian?" tanya Jimin curiga
"apa ya, tidak ada, ini benar air cipratan biasa ini" kata Namjoon
"okeh sudah siap?" tanya manager
"sudah hyung" kata Namjoon
"ayo pergi ke lokasi"
"baik"
mereka pergi, menyelesaikan urusan, dua jam kemudian balik masing masing karna urusan sudah selesai dan menunggu jadwal latihan bangtan nanti malam saja
Yuhan pulang lagi ke rumah nya untuk menaruh barang barangnya yang tadi ia bawa dari rumah Hongjuan dan Yangsi dan menatanya dirumah sendiri
lalu persiapan untuk malamnya Yuhan akan bekerja sekalian kepindahan ke dorm bangtan
sorenya, Yuhan melihat tas yang ada amplop isi uang untuk ayah ibunya tadi tidak jadi ia berikan, bukan lupa tapi tidak jadi di berikan, jadi memang sengaja tidak memberikannya
sisa bagian untuk kebutuhan pribadinya
dan kebutuhan makanan untuk hewan hewannya, tapi tidak mengandalkan gaji saja karna itu tentu tidak akan cukup apalagi ia pertama kerja di agenci itu yang gajinya jauh bahkan dari bulanan didapat Yuhan lainnya
setelah urusan rumah, urusan hewan, semua selesai, Yuhan pun pergi ke dorm untuk memulai kontraknya yang mengharuskannya tinggal di dorm
setelah sampai, ia melihat kamarnya dan merapikan semua barang bawaannya
hari berganti, esoknya saat Yuhan baru sampai di agenci bersama member bangtan lainnya, ia tidak sengaja melihat keributan
"terus untuk penggantinya siapa? kita butuh cepat loh" ucap Kwan
"ya pak, tapi staff mendadak juga"
"loh ya kalau begitu tidak profesional lah, resiko dia"
"dia sudah saya peringatkan itu"
"eoni? Kwan oppa?" sapa Yuhan
"sudah ya saya tidak tau, kamu bertanggung jawab soal ini" kata Kwan
"sudah balik kerja, inget, jadwal bangtan seminggu lagi loh, lima hari sudah harus ada yang gantikan"
"siap"
"sudah balik kerja"
tinggallah Yuhan dengan Kwan, Kwan disini terlihat berbeda, jauh dari Kwan sebelumnya
ketika marah, selesainya pun mood nya jadi buruk, tapi kali ini, mood selesai marahnya hilang seketika melihat Yuhan
"kenapa oppa?" sapa Yuhan
mulai lah Kwan menjelaskan masalah nya dengan staff tadi yang ternyata masalahnya dimana staff make up khusus Seokjin malah cuti dadakan ada urusan penting lain
jadi masalahnya, bangtan akan ada acara award dan mengisi disana tapi make up untuk Seokjin tidak ada jadilah harus mencari yang bisa menggantikannya
Yuhan bukan ahli make up, tapi ia paham soal make up, hidupnya tergantung make up
tapi ia tidak kepikiran untuk menggantikan staff make up Seokjin karna ia sendiri memiliki tugasnya sendiri
hari berlalu..
dimana tiga hari sebelum acara award, staff make up sudah ada penggantinya untuk Seokjin
tapi staff penggantinya itu tidak terlalu baik dalam pekerjaan, maklum ia masih di awal awal pekerjaannya jadi masih harus mengajari
mendengar ribut kembali Kwan dengan staff yang mencarikan pengganti staff cuti itu, Yuhan menenangkan keduanya dulu
"oppa? kalau soal kerjaan, bisa lah dibicarakan baik baik" kata Yuhan
"saya bicara ini baik baik, bagaimana bisa saya memberikan staff kurang baik untuk Seokjin yang selektif itu?"
Yuhan memberikan saran dan masukan, meskipun tidak membantu tapi setidaknya ada jalan lain menyelesaikan masalahnya
akhirnya keputusan dimana staff make up yang baru dipakai untuk Namjoon sementara staff make up Namjoon dipakai untuk Seokjin
mengingat Seokjin kan sangat selektif, takutnya staff baru banyak hal kurang ia paham atas komplainan dari Seokjin sedangkan Namjoon adalah yang paling diam dan menurut masalah make up
"yasudah, terserah kalian saja lah, saya percayakan saja" jawab Kwan
"iya, nanti kalau tidak paham staff barunya bisa saya bantu kok, saya paham make up, saya bantu arahkan nanti" kata Yuhan pada Han eul
"makasih Yuhan" ucap Han eul benar benar merasa lega
Kwan mempercayakan keputusan itu kepada Yuhan, staff utama itu pun merasa lega
"Yuhan makasih" kata Han Eul
"yaa eoni, aku bisa membantu mu kenapa tidak kan?"
Han Eul atau dengan panggilan sebutan Hanul adalah penanggung jawab utama bangtan
jadi semua urusan bersangkutan bangtan adalah tanggung jawab pekerjaannya, atas bantuan Yuhan, ia lebih lega, sejak ini ia dan Yuhan lebih dekat
sekedar informasi, Yuhan bekerja di tempat baru yaitu agenci bangtan terbilang cukup cuek, sama dengan citra nya di kantor lama nya ketika bekerja pada Baori
terkenal Yuhan pekerja yang mandiri, semua ia bisa kerjakan dengan individu tanpa bantuan apapun dan siapapun membuatnya terkesan sombong dan tidak butuh teman untuk itu ia tidak dekat dengan siapapun di tempat kerjanya
tapi sejak hari ini ia dekat dengan Haneul
hari itu tiba, dimana bangtan bersiap ke gedung acara lalu pergi meninggalkan agenci bersama para staffnya juga termasuk Yuhan
setelah sampai di tempat acara, masuk ruangan mereka untuk ganti dan staff baru mulai mengerjakan tugasnya untuk make up Namjoon
Yuhan sibuk dengan tugasnya sekalian dengan membantu staff baru yang bernama Sun Mi
"eoni, betulkah?" tanya Sunmi
"coba, oh iya, tunggu bener" kata Yuhan
Yuhan memerhatikan garapan dari staff baru itu yang merias wajah Namjoon tapi Namjoon memerhatikan wajah Yuhan
"coba lihat Sunmi, kamu tolong ambilkan semprotan wajah di tas make up tadi" kata Yuhan
Sunmi mengambil barang di tas make up khusus Namjoon, Yuhan membetulkan hasil make up di wajah Namjoon