You Should Be Me

You Should Be Me
244



"salam kenal juga, Yuhan" sapa Yuhan mengenalkan dirinya


mereka mengobrol sedikit disana tentang Yuhan dan Heechul kepada Deshin dan Shinje, karna mereka kan belum begitu kenal Yuhan


Heechul mengenalkan dua sepupunya itu pada Yuhan dan juga sebaliknya ia mengenalkan Yuhan kepada mereka


"oh jadi pas di cafe itu belum pacaran?" tanya Shinje


"belum sih, masih pendekatan ya chagi?" tanya Heechul


"iya" jawab Yuhan


"ahh, kukira sudah pacaran, karna aku melihat ada dompet kamu nuna pas Heechul menjemputku" kata Shinje


"oh ya?"


"kok kamu tau ada dompet dia di tasku waktu itu?" tanya Heechul


"ya lah, kita kan duduk jok depan, ada tasmu terbuka dan melihat ada nama Yuhan, disitu kupikir itu dompet sudah milik pacarmu" jelas Deshin


"oh itu dompet kamu yang pas aku temui, aku simpan ditasku" jelas Heechul pada Yuhan


"ahh, itu"


"itu belum dekat sama sekali malah pas itu" kata Heechul pada dua sepupunya


"ah masak? di cafe juga belum?" tanya Shinje


"belum, sekitar sebulan apa lebih gitu pas dari cafe itu baru pacarannya, pendekatan dulu, karna sebulan itu kami masih sama sama memiliki pacar" kata Heechul


mereka mengobrol sedikit disana, Heechul melihat jam sudah hampir sore, ia harus pergi dan memutuskan meninggalkan rumah Naryu


"sini Ryungbo" kata Boseo


"aku yang bawa" kata Yuhan


"jangan ah, kamu kan bakal ditinggal sama Heechul oppa, eoni" kata Naryu


"iya kamu kan bakalan sendirian dirumah juga" kata Heechul pelan


"iya gakpapa, kan rewel lagi nanti acaranya malah ribut kan" jawab Yuhan


"yaudah terserah kamu saja, dirumah gak ada siapa siapa loh ya kamu" bisik Heechul


"Yuhan eoni, sudah lah biarin, dia sudah lebih tenang terlihat" kata Naryu


"iya, besok deh aku main kerumah kamu sama Naryu dan Ryungbo" kata Boseo


"beneran ya, besok kerumah" kata Yuhan


jadilah Yuhan pergi mengantarkan Heechul, Heechul sudah masuk mobil tapi Yuhan lupa mengembalikan tas barang barang keperluan Ryungbo yang tidak jadi ia bawa tapi sudah siap di mobilnya


Yuhan pun turun sebentar mengantarkannya


"loh nak, kenapa lagi?" tanya ibu Heechul


"ini, tas perlengkapan nya kebawa nanti" kata Yuhan


"loh besok kan kami kesana eoni, bawa saja" kata Naryu


"eh jangan, susunya tinggal di kotak dalam tas itu, kita kan belum beli lagi" kata Boseo


"astaga iya lupa, eoni sini deh, maafkan aku ya merepotkan"


"iya gakpapa Naryu, udah ya aku pamit dulu"


begitu Yuhan pergi, pas sekali Yuhan berpapasan dengan Sungwan, istri sah dari ayah kandung Yuhan


ketika sekilas melihat Yuhan, Yuhan melewati Sungwan begitu saja tanpa menyapa, hanya melirik dan tersenyum


tapi Sungwan merasa ada yang ganjal di pikirannya terkait gadid baru saja berpapasan dengannya


Sungwan pun masuk dan menyapa yang lain


"hai, ini makanan buat hari ini buat kita yang persiapan disini" kata Sungwan


"waah, dibelikan ini bi?" tanya Naryu


"ya dong, eh Naryu, baru saja ada tamu ya?" tanya Sungwan


"iya, Heechul oppa"


"cewek?"


"pacarnya, itu pacar Heechul oppa"


"kakak angkat saya bi" jawab Boseo


"oh iya? saya pikir siapa, tadi baru saja ini, papasan soalnya tapi merasa asing saja"


mereka melanjutkan kerjaan hingga malam, malam nya satu persatu yang membantu persiapan pun pulang


dimulai dari keluarga Heechul berpamitan duluan, mereka pulang bertiga, ayah, ibu dan kakak Heechul


"makasih ya paman, bibi, eoni" sapa Naryu


"ya Naryu, semangat ya jaga Ryungbo, semoga gak rewel" kata ibu Heechul


"iya bi, kesal aku, semoga saja ya"


"makasih loh hyung, sudah mau bantuin disini, malah repot repot" kata Sungwan


"iyaa Sungwan, tenang saja, kamu butuh apa apa hubungi kami saja, okeh?" kata ibu Heechul


"oh siap, tapi besok kesini kan?" tanya Sungwan


"kesini dong, besok pagi sekali aku datang" kata ibu Heechul


mereka pun pergi..


Boseo pergi kekamarnya mengambil Ryungbo yang tidur untuk ia bawa kerumah pap dan mam nya


"oh ya bibi sama Deshin dan Shinje jadi kan menginap dirumah?" tanya Naryu


"jadi kok, kan Boseo mau pergi?" tanya Deshin


"kok pergi? mau kemana dia?" tanya Sungwan


"mau bawa Ryungbo ke rumah appa nya" kata Naryu


"ahh, dirumah kakeknya Ryungbo?"


"iya, nanti bangun pasti rewel ini Ryungbo"


Boseo datang..


lalu berpamitan kepada Naryu karna akan pergi kerumah orangtua nya


"Je hyung, De hyung, titip Naryu ya" kata Boseo


"iya, sudah tinggalkan saja, ada kami, ini amma juga menginap kok" kata Shinje


"waah makasih ya bi" kata Boseo


"iya, yang penting gak rewel anakmu itu, sabar saja dulu, namanya anak kecil ya, nanti akan berubah sendiri lagi kok" kata Sungwan


Boseo pun pergi..


semua berberes beres setelah kegiatan seharian persiapan itu, tapi Sungwan masih belum bisa melupakan sosok gadis yag tadi berpapasan dengannya


"kenapa mengganjal sekali ya" gerutu Sungwan pelan


"kenapa bi?" sapa Naryu


"ini, gadis tadi, pacar nya Heechul, dia kok kaya familiar buat bibi ya"


"ah masak ma, amma perasaan aja kali" kata Deshin


"gak kok, sepertinya kenal banget sama dia sebelumnya"


"ya mungkin amma tau cerita tentang dia pacar Heechul sebelum nya kali ya" kata Shinje


"enggak, eh tapi tidak tau lah"


"kecapean bibi ya pasti? tidur duluan bi, gakpapa kok aku" kata Naryu


"tidak tidak, saya gak capek sama sekali kok, sudah gakpapa, belum mengantuk juga"


baru selesai bersih bersih, Naryu tidak sengaja melihat dompet kecil milik Yuhan ketinggalan


"waah ini dompet milik Yuhan eoni ketinggalan deh" gerutu Naryu


"mana mana? coba dilihat isi nya apa saja" kata Shinje


"jangan lah, masak dibuka?" tanya Deshin


"ya biar tau isinya apa, takutnya penting, kalau tidak terlalu penting kan bisa ditunggu besok, sekalian pas kerumahnya, kalau penting ya langsung antar sekarang gitu" jelas Shinje


"oh iya bener, bentar aku tanyain, saja, aku telfon, jangan tiba tiba buka" kata Naryu


Naryu menelfon dan memastikan dompetnya penting atau tidak, ternyata hanya isi uang sekitar 800ribuan jadi tidak masalah dibawakan besok, tidak usah diantar malam malam begini


tapi ternyata Sungwan mendengar Naryu menyebutkan nama Yuhan, ia seketika teringat nama itu adalah nama anak dari hasil perselingkuhan suaminya (Hajun) dengan perempuan lain


"Naryu, itu telfon siapa kamu?" tanya Sungwan


"ini? pacarnya Heechul oppa, ini dompetnya ketinggal bi, takut nya penting" kata Naryu


"siapa namanya kamu sebutin?"


"Yuhan"


"Yuhan? serius? jadi nama gadis tadi itu Yuhan?" tanya Sungwan